بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَصَدُّوْا عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ اَضَلَّ اَعْمَالَهُمْ
Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menghapus segala amal mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang mengingkari bahwa Allah, Dia-lah ilah yang haq semata tiada sekutu bagiNya, dan menghalang-halangi manusia dari agama-Nya, maka Allah menghapus amal-amal mereka, dan mencelakakan mereka karenanya.وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَاٰمَنُوْا بِمَا نُزِّلَ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَّهُوَ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۚ كَفَّرَ عَنْهُمْ سَيِّاٰتِهِمْ وَاَصْلَحَ بَالَهُمْ
Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan amal-amal saleh dan beriman (pula) kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang hak dari Rabb mereka, Allah mengahpus kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang beriman kepada Allah, mengikuti syariat-Nya, dan membenarkan kitab yang diturunkan kepada Muhammad saw, dan itulah yang haq dari Rabb mereka tiada keraguan padanya, maka Allah menghapus dan menutupi kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan, sehingga Dia tidak menghukum mereka karenanya, dan memperbaiki keadaan mereka di dunia dan akhirat.ذٰلِكَ بِاَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوا اتَّبَعُوا الْبَاطِلَ وَاَنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّبَعُوا الْحَقَّ مِنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَذٰلِكَ يَضْرِبُ اللّٰهُ لِلنَّاسِ اَمْثَالَهُمْ
Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti yang hak dari Rabb mereka. Demikianlah Allah membuat untuk menusia perbandingan-perbandingan bagi mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Disesatkan atau diberi petunjuk itu sebabnya adalah karena orang-orang kafir mengikuti setan lalu menaatinya, sedangkan orang-orang yang beriman mengikuti Rasul Saw dan apa yang dibawanya berupa cahaya dan petunjuk. Sebagaimana Allah telah menjelaskan apa yang diperbuat-Nya terhadap dua golongan, kaum kafir dan kaum beriman, sesuai apa yang menjadi hak keduanya, Dia membuat untuk manusia permisalan-permisalan mereka, lalu masing-masing kaum dikategorikan dengan apa yang sesuai dengannya dari perumpamaan-perumpamaan dan bentuk-bentuk itu.فَاِذَا لَقِيْتُمُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَضَرْبَ الرِّقَابِۗ حَتّٰٓى اِذَآ اَثْخَنْتُمُوْهُمْ فَشُدُّوا الْوَثَاقَۖ فَاِمَّا مَنًّاۢ بَعْدُ وَاِمَّا فِدَاۤءً حَتّٰى تَضَعَ الْحَرْبُ اَوْزَارَهَا ەۛ ذٰلِكَ ۛ وَلَوْ يَشَاۤءُ اللّٰهُ لَانْتَصَرَ مِنْهُمْ وَلٰكِنْ لِّيَبْلُوَا۟ بَعْضَكُمْ بِبَعْضٍۗ وَالَّذِيْنَ قُتِلُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ فَلَنْ يُّضِلَّ اَعْمَالَهُمْ
Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebagian kamu dengan sebagian yang lain. Dan orang-orang yang gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Apabila kalian, wahai orang-orang Mukmin, bertemu dengan orang-orang kafir di medan perang, maka perangilah mereka dengan sebenarnya, dan pancunglah batang leher mereka. Hingga apabila kalian telah melemahkan mereka dengan banyak pembunuhan, dan kalian telah mematahkan kekuatan mereka, maka tawanlah mereka. Sesudah itu kalian boleh memilih sejumlah pilihan, kalian membebaskan mereka dengan tanpa imbalan atau mereka menebus diri mereka dengan harta atau selainnya, atau mereka dijadikan sebagai budak, atau mereka dibunuh. Teruskanlah hal itu sampai perang berhenti. Hukum yang disebutkan itu tentang diujinya kaum beriman dengan orang-orang kafir dan dipergilirkannya hari-hari (kejayaan) di antara mereka. Seandainya Allah menghendaki, niscaya Dia akan menolong orang-orang yang beriman atas orang-orang kafir dengan tanpa peperangan, tetapi Allah mengadzab mereka lewat tangan-tangan kalian. Karenanya, disyariatkan jihad, untuk menguji kalian dengan mereka dan untuk menolong agama-Nya lewat kalian. Dan orang-orang yang terbunuh di jalan Allah dari kalangan kaum yang beriman, Allah tidak akan membatalkan pahala amal-amal mereka.سَيَهْدِيْهِمْ وَيُصْلِحُ بَالَهُمْۚ
Allah akan memberi petunjuk kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Dia akan memberikan mereka taufik semasa hidup mereka kepada ketaatan pada-Nya dan mencari keridhaan-Nya, memperbaiki keadaan dan urusan mereka, memberi pahala kepada mereka di dunia dan akhirat, memasukkan mereka ke dalam Surga yang telah diperkenalkan-Nya dan disifatkan-Nya kepada mereka. Dia memberikan mereka taufik untuk melaksanakan apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka -- termasuk di antaranya syahadah (mati syahid) di jalanNya --
وَيُدْخِلُهُمُ الْجَنَّةَ عَرَّفَهَا لَهُمْ
dan memasukkan mereka ke dalam surga yang telah diperkenalkan-Nya kepada mereka.
Tafsir Al-Muyassar
kemudian Dia memberitahu mereka akan tempat tinggal mereka di sana, ketika mereka telah masuk Surga.يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنْ تَنْصُرُوا اللّٰهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ اَقْدَامَكُمْ
Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.
Tafsir Al-Muyassar
Hai orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya_ serta mengamalkan syariat-Nya, jika kalian menolong agama Allah, dengan berjihad di jalan-Nya, berhukum dengan kitabNya, melaksanakan perintah-perintah-Nya, dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Niscaya Dia akan menolong kalian atas musuh-musuh kalian dan mengokohkan kaki-kaki kalian saat peperangan.وَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَتَعْسًا لَّهُمْ وَاَضَلَّ اَعْمَالَهُمْ
Dan orang-orang yang kafir maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menghapus amal-amal mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang kafir maka kecelakaanlah bagi mereka, dan Allah menghapus pahala amal-amal mereka.ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ كَرِهُوْا مَآ اَنْزَلَ اللّٰهُ فَاَحْبَطَ اَعْمَالَهُمْ
Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (al-Quran) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Hal itu disebabkan karena mereka benci kepada Kitabullah yang diturunkan kepada Nabi-Nya, Muhammad saw. Lalu mereka mendustakannya, sehingga Allah menghapuskan amal-amal mereka; karena ini adalah ketaatan kepada setan.اَفَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَرْضِ فَيَنْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۗ دَمَّرَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ ۖوَلِلْكٰفِرِيْنَ اَمْثَالُهَا
Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu.
Tafsir Al-Muyassar
Apakah orang-orang kafir itu tidak mengadakan perjalanan di muka bumi untuk mengambil pelajaran dari adzab yang menimpa umat-umat sebelum mereka yang mendustakan (para Rasul)? Allah menghancurkan pemukiman mereka, dan orang-orang kafir akan menerima akibat seperti itu yang pernah menimpa umat-umat tersebut.ذٰلِكَ بِاَنَّ اللّٰهَ مَوْلَى الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَاَنَّ الْكٰفِرِيْنَ لَا مَوْلٰى لَهُمْ
Yang demikian itu karena sesungguhnya Allah adalah pelindung orang-orang yang beriman dan karena sesungguhnya orang-orang kafir itu tiada mempunyai pelindung.
Tafsir Al-Muyassar
Apa yang telah Kami perbuat terhadap kedua golongan, golongan orang beriman dan golongan orang kafir, karena Allah adalah pelindung dan penolong orang-orang yang beriman, sedangkan orang-orang kafir itu tiada mempunyai pelindung dan penolong.اِنَّ اللّٰهَ يُدْخِلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُ ۗوَالَّذِيْنَ كَفَرُوْا يَتَمَتَّعُوْنَ وَيَأْكُلُوْنَ كَمَا تَأْكُلُ الْاَنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوًى لَّهُمْ
Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengerjakan amal shalih ke dalam Surga yang mengalir sungai-sungai di bawah istana-istana dan pepohonannya sebagai anugerah bagi mereka. Perumpamaan orang-orang yang kafir dalam hal makan dan bersenang-senangnya mereka di dunia seperti binatang ternak yang tidak memiliki keinginan kecuali makan itu saja, dan Neraka Jahanam adalah tempat tinggal mereka.وَكَاَيِّنْ مِّنْ قَرْيَةٍ هِيَ اَشَدُّ قُوَّةً مِّنْ قَرْيَتِكَ الَّتِيْٓ اَخْرَجَتْكَۚ اَهْلَكْنٰهُمْ فَلَا نَاصِرَ لَهُمْ
Dan betapa banyaknya negeri-negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka; maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Banyak dari penduduk negeri-negeri yang lebih kuat daripada penduduk negerimu, wahai Rasul, yaitu Makkah yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka dengan berbagai macam adzab, dan mereka tidak mendapatkan seorang penolong pun yang menolong mereka dari adzab Allah.اَفَمَنْ كَانَ عَلٰى بَيِّنَةٍ مِّنْ رَّبِّهٖ كَمَنْ زُيِّنَ لَهٗ سُوْۤءُ عَمَلِهٖ وَاتَّبَعُوْٓا اَهْوَاۤءَهُمْ
Maka apakah orang-orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Rabbnya sama dengan orang yang (syaitan) menjadikan mereka memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya.
Tafsir Al-Muyassar
Apakah orang yang berpegang pada keterangan yang nyata dari Rabbnya dan mengetahui keesaan-Nya itu sama dengan orang yang dijadikan setan memandang baik perbuatannya yang buruk dan mengikuti ajakan nafsunya berupa bermaksiat kepada Allah dan beribadah kepada selain-Nya dengan tanpa bukti dan keterangan? Mereka tidaklah sama.مَثَلُ الْجَنَّةِ الَّتِيْ وُعِدَ الْمُتَّقُوْنَ ۗفِيْهَآ اَنْهٰرٌ مِّنْ مَّاۤءٍ غَيْرِ اٰسِنٍۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ لَّبَنٍ لَّمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهٗ ۚوَاَنْهٰرٌ مِّنْ خَمْرٍ لَّذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَ ەۚ وَاَنْهٰرٌ مِّنْ عَسَلٍ مُّصَفًّى ۗوَلَهُمْ فِيْهَا مِنْ كُلِّ الثَّمَرٰتِ وَمَغْفِرَةٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ ۗ كَمَنْ هُوَ خَالِدٌ فِى النَّارِ وَسُقُوْا مَاۤءً حَمِيْمًا فَقَطَّعَ اَمْعَاۤءَهُمْ
(Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar (arak) yang lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka di dalamnya memperoleh segala macam buah-buahan dan ampunan dari Rabb mereka, sama dengan orang yang kekal dalam jahanam dan diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?
Tafsir Al-Muyassar
Sifat surga yang dijanjikan Allah bagi orang-orang yang bertaqwa, di dalamnya ada sungai-sungai besar dari air yang tiada berubah, sungai-sungai dari susu yang tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar yang lezat rasanya bagi peminumnya, dan sungai-sungai dari madu yang telah disaring dari noda-noda yang mencampurinya. Di dalam surga ini orang-orang yang bertakwa akan memperoleh segala macam buah-buahan dan selainnya. Dan yang lebih besar daripada itu ialah diampuni dosa-dosa mereka. Apakah orang yang berada di surga seperti ini sama dengan orang yang tinggal di dalam neraka selama-lamanya tidak pernah bisa keluar darinya, dan mereka diberi minuman dengan air yang mendidih hingga memotong-motong usus mereka.وَمِنْهُمْ مَّنْ يَّسْتَمِعُ اِلَيْكَۚ حَتّٰىٓ اِذَا خَرَجُوْا مِنْ عِنْدِكَ قَالُوْا لِلَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ مَاذَا قَالَ اٰنِفًا ۗ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ طَبَعَ اللّٰهُ عَلٰى قُلُوْبِهِمْ وَاتَّبَعُوْٓا اَهْوَاۤءَهُمْ
Dan di antara mereka ada orang yang mendengarkan perkataanmu sehingga apabila mereka keluar dari sisimu mereka berkata kepada orang yang telah diberi ilmu pengetahuan (sahabat-sahabat Nabi): "Apakah yang dikatakannya tadi?" Mereka itulah yang dikunci mati hati mereka oleh Allah dan mengikuti hawa nafsu mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Di antara orang-orang munafik itu ada orang yang mendengarkan perkataanmu, wahai Nabi, dengan tanpa pemahaman, karena meremehkan, hingga ketika mereka keluar dari majelismu, mereka berkata kepada orang-orang yang hadir di majelismu, yaitu orang-orang yang telah diberi pengetahuan tentang Kitabullah (para shahabat Nabi) sebagai bentuk ejekan, "Apakah yang dikatakan Muhammad tadi?" Mereka itulah orang-orang yang dikunci hati mereka oleh Allah, sehingga tidak memahami kebenaran dan tidak tertunjukkan kepadanya, dan mereka mengikuti hawa nafsu mereka dalam kekafiran dan kesesatan.وَالَّذِيْنَ اهْتَدَوْا زَادَهُمْ هُدًى وَّاٰتٰىهُمْ تَقْوٰىهُمْ
Dan orang-orang yang mendapat petunjuk Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka (balasan) ketaqwaannya.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang mendapat petunjuk untuk mengikuti kebenaran, Allah menambahkan petunjuk kepada mereka, sehingga petunjuk yang mereka peroleh menjadi kuat karenanya, dan memberi mereka Taufik untuk bertakwa serta memudahkan hal itu bagi mereka.فَهَلْ يَنْظُرُوْنَ اِلَّا السَّاعَةَ اَنْ تَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً ۚ فَقَدْ جَاۤءَ اَشْرَاطُهَا ۚ فَاَنّٰى لَهُمْ اِذَا جَاۤءَتْهُمْ ذِكْرٰىهُمْ
Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari kiamat sudah datang?
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang mendustakan itu tidak menunggu melainkan Hari Kiamat yang dijanjikan kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena telah datang tandatandanya, tapi mereka tidak mengambil manfaat darinya. Lantas apakah faidahnya bagi mereka kesadaran mereka itu, apabila Hari Kiamat sudah datang pada mereka?فَاعْلَمْ اَنَّهٗ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۚ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوٰىكُمْ
Maka ketahuilah, bahwa tidak ada Tuhan (Yang Haq) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang Mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat tinggalmu.
Tafsir Al-Muyassar
Ketahuilah, wahai Nabi, bahwa tidak ada Ilah yang berhak disembah melainkan Allah, dan mohonlah ampunan bagi dosamu, serta mohonlah ampunan bagi orang-orang Mukmin, baik laki-laki maupun perempuan. Allah mengetahui kegiatan kalian saat berjaga di siang hari, dan mengetahui tempat kalian saat tidur di malam hari.وَيَقُوْلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَوْلَا نُزِّلَتْ سُوْرَةٌ ۚفَاِذَآ اُنْزِلَتْ سُوْرَةٌ مُّحْكَمَةٌ وَّذُكِرَ فِيْهَا الْقِتَالُ ۙرَاَيْتَ الَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ يَّنْظُرُوْنَ اِلَيْكَ نَظَرَ الْمَغْشِيِّ عَلَيْهِ مِنَ الْمَوْتِۗ فَاَوْلٰى لَهُمْۚ
Dan orang-orang yang beriman berkata: "Mengapa tiada diturunkan suatu surat?" Maka apabila diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya dan disebutkan di dalamnya (perintah) perang, kamu lihat orang-orang yang ada penyakit di dalam hatinya memandang kepadamu seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati, dan kecelakaanlah bagi mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang beriman Kepada Allah dan Rasul-Nya berkata, "Mengapa tidak diturunkan satu surat dari Allah yang memerintahkan kepada kita untuk memerangi kaum kafir." Tatkala diturunkan suatu surat yang jelas maksudnya (muhkamah) yang berisi penjelasan, kewajiban, dan disebutkan di dalamnya perintah berperang, maka engkau melihat orang-orang yang dalam hatinya terdapat keraguan pada agama Allah dan kemunafikan memandang kepadamu wahai Nabi seperti pandangan orang yang pingsan karena takut mati.طَاعَةٌ وَّقَوْلٌ مَّعْرُوْفٌۗ فَاِذَا عَزَمَ الْاَمْرُۗ فَلَوْ صَدَقُوا اللّٰهَ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْۚ
Taat dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi mereka). Apabila telah tetap perintah perang (mereka tidak menyukainya). Tetapi jikalau mereka benar (imannya) tehadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Yang terbaik bagi orang-orang yang dalam hati mereka terdapat penyakit ialah menaati Allah dan mengucapkan kata-kata yang sejalan dengan syariat. Apabila perang telah diwajibkan dan datang perintah Allah yang mewajibkannya, maka orang-orang munafik tidak menyukainya. Jikalau mereka jujur kepada Allah dalam hal iman dan amal mereka, niscaya itu lebih baik bagi mereka daripada kemaksiatan dan pembangkangan.فَهَلْ عَسَيْتُمْ اِنْ تَوَلَّيْتُمْ اَنْ تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ وَتُقَطِّعُوْٓا اَرْحَامَكُمْ
Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan dimuka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?
Tafsir Al-Muyassar
Maka suatu yang mungkin, jika kalian berpaling dari Kitabullah dan Sunnah NabiNya, Muhammad Saw, kalian akan bermaksiat kepada Allah di muka bumi, dengan mengingkari-Nya, menumpahkan darah, dan memutuskan kaum kerabat kalian.اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ لَعَنَهُمُ اللّٰهُ فَاَصَمَّهُمْ وَاَعْمٰٓى اَبْصَارَهُمْ
Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Mereka itulah orang-orang yang dijauhkan Allah dari rahmat-Nya, lalu Dia menjadikan mereka tidak mendengar apa yang bermanfaat bagi mereka, dan tidak melihatnya. Akibatnya, mereka tidak mengetahui keterangan dari Allah meskipun sedemikian banyaknya.اَفَلَا يَتَدَبَّرُوْنَ الْقُرْاٰنَ اَمْ عَلٰى قُلُوْبٍ اَقْفَالُهَا
Maka apakah mereka tidak memperhatikan al-Quran ataukah hati mereka terkunci?
Tafsir Al-Muyassar
Apakah orang-orang munafik itu tidak memperhatikan pesan-pesan al-Quran dan memikirkan keterangan-keterangannya? Bahkan hati mereka terkunci sehingga tidak sampai kepadanya sedikit pun dari makna-makna al-Quran ini. Akibatnya ia tidak bisa memperhatikan peringatan-peringatan Allah dan pelajaran-pelajaran-Nya.اِنَّ الَّذِيْنَ ارْتَدُّوْا عَلٰٓى اَدْبَارِهِمْ مِّنْۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْهُدَى الشَّيْطٰنُ سَوَّلَ لَهُمْۗ وَاَمْلٰى لَهُمْ
Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang yang murtad dari petunjuk dan keimanan, kembali ke belakang dalam keadaan kafir kepada Allah, sesudah kebenaran itu jelas bagi mereka, setan telah menjadikan mereka memandang baik dosa-dosa mereka, dan memanjangkan angan-angan mereka.ذٰلِكَ بِاَنَّهُمْ قَالُوْا لِلَّذِيْنَ كَرِهُوْا مَا نَزَّلَ اللّٰهُ سَنُطِيْعُكُمْ فِيْ بَعْضِ الْاَمْرِۚ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ اِسْرَارَهُمْ
Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah (orang-orang Yahudi): "Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan," sedang Allah mengetahui rahasia mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Dipanjangkannya angan-angan mereka hingga mereka melampui batas dalam kekafiran, hal itu karena mereka berkata kepada orang-orang Yahudi yang benci pada apa yang diturunkan Allah, "Kami akan mematuhi kalian dalam beberapa urusan," yang sebenarnya menyelisihi perintah Allah dan perintah RasulNya, sedangkan Allah mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka rahasiakan. Karena itu, hendaklah orang Muslim berhati-hati dari menaati selain Allah dalam perkara yang menyelisihi perintah Allah SWT dan perintah Rasul-Nya, Muhammad Saw.فَكَيْفَ اِذَا تَوَفَّتْهُمُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ يَضْرِبُوْنَ وُجُوْهَهُمْ وَاَدْبَارَهُمْ
Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka seraya memukul muka mereka dan pungggung mereka
Tafsir Al-Muyassar
Bagaimanakah Keadaan mereka, ketika malaikat mencabut nyawa mereka seraya memukul wajah dan punggung mereka.ذٰلِكَ بِاَنَّهُمُ اتَّبَعُوْا مَآ اَسْخَطَ اللّٰهَ وَكَرِهُوْا رِضْوَانَهٗ فَاَحْبَطَ اَعْمَالَهُمْ
Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan (karena) mereka membenci (apa yang menimbulkan) keridhaan-Nya; sebab itu Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Adzab yang mereka terima itu dikarenakan mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah pada mereka, yaitu menaati setan, dan mereka membenci apa yang menimbulkan keridhaan-Nya kepada mereka, yaitu amal shalih, di antaranya memerangi kaum kafir setelah perang diwajibkan atas mereka. Karena itu, Allah menghapus pahala amal mereka berupa sedekah, silaturahim dan selainnya.اَمْ حَسِبَ الَّذِيْنَ فِيْ قُلُوْبِهِمْ مَّرَضٌ اَنْ لَّنْ يُّخْرِجَ اللّٰهُ اَضْغَانَهُمْ
Atau apakah orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka?
Tafsir Al-Muyassar
Bahkan apakah orang-orang munafik menyangka bahwa Allah tidak akan menampakkan apa yang dalam hati mereka berupa kedengkian dan dendam terhadap Islam dan pemeluknya? Tidak, tapi Allah membedakan orang yang jujur dari orang yang dusta.وَلَوْ نَشَاۤءُ لَاَرَيْنٰكَهُمْ فَلَعَرَفْتَهُمْ بِسِيْمٰهُمْ ۗوَلَتَعْرِفَنَّهُمْ فِيْ لَحْنِ الْقَوْلِۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ اَعْمَالَكُمْ
Dan kalau Kami menghendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu.
Tafsir Al-Muyassar
Sekiranya Kami menghendaki, wahai Nabi, niscaya Kami perlihatkan kepadamu sosok-sosok mereka, sehingga kamu benar-benar dapat mengenali mereka dengan tanda-tanda yang nyata pada diri mereka. Dan sungguh kamu benar-benar akan mengenali mereka dari kata-kata mereka yang menunjukkan pada maksud mereka. Allah mengetahui perbuatan-perbuatan orang yang menaati-Nya dan mengetahui perbuatan-perbuatan orang yang durhaka kepada-Nya, serta Dia akan membalas masing-masing dengan balasan yang layak bagi mereka.وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتّٰى نَعْلَمَ الْمُجٰهِدِيْنَ مِنْكُمْ وَالصّٰبِرِيْنَۙ وَنَبْلُوَا۟ اَخْبَارَكُمْ
Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar diantara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kalian, wahai orang-orang Mukmin, dengan perang dan jihad melawan musuh-musuh Allah hingga tampak jelas apa yang telah diketahui Allah di masa azali; agar Kami membedakan orang-orang yang berjihad di antara kalian dan bersabar dalam memerangi musuh Allah, serta kami menguji kata-kata dan perbuatan kalian, sehingga terlihat orang yang jujur di antara kalian dari orang yang dusta.اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَصَدُّوْا عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَشَاۤقُّوا الرَّسُوْلَ مِنْۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْهُدٰى لَنْ يَّضُرُّوا اللّٰهَ شَيْـئًاۗ وَسَيُحْبِطُ اَعْمَالَهُمْ
Sesungguhnya orang-orang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah serta memusuhi rasul setelah petunjuk itu jelas bagi mereka, mereka tidak dapat memberi mudharat kepada Allah sedikitpun. Dan Allah akan menghapuskan (pahala) amal-amal mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang mengingkari bahwa Allah Dia-lah ilah yang haq satu-satunya tiada sekutu bagi-Nya, dan menghalangi manusia dari agama-Nya, serta menyelisihi Rasulullah saw lalu memeranginya setelah datang kepada mereka keterangan-keterangan yang jelas bahwa ia adalah Nabi dari sisi Allah, maka mereka tidak dapat memberi mudarat kepada agama Allah sedikit pun, dan Allah akan menghapuskan pahala amal-amal yang mereka lakukan di dunia karena mereka tidak meniatkannya untuk mencari wajah Allah.يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَطِيْعُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوا الرَّسُوْلَ وَلَا تُبْطِلُوْٓا اَعْمَالَكُمْ
Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan taatlah kepada rasul dan janganlah kamu merusakkan (pahala) amal-amalmu.
Tafsir Al-Muyassar
Wahai orang-orang yang mempercayai Allah dan Rasul-Nya serta melaksanakan syariatNya, taatilah Allah dan taatilah Rasul berkenaan dengan perintah dan larangan keduanya, serta janganlah kalian membatalkan amal-amal kalian dengan kekafiran dan kemaksiatan.اِنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَصَدُّوْا عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ثُمَّ مَاتُوْا وَهُمْ كُفَّارٌ فَلَنْ يَّغْفِرَ اللّٰهُ لَهُمْ
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah kemudian mereka mati dalam keadaaan kafir, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampun kepada mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari bahwa Allah Dia-lah Ilah yang haq satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya dan menghalangi manusia dari agama Allah, kemudian mereka mati atas perkara itu, maka Allah tidak akan memberi ampunan untuk mereka. Dia akan mengadzab mereka sebagai hukuman atas kekafiran mereka, dan membeberkan aib mereka di hadapan para saksi.فَلَا تَهِنُوْا وَتَدْعُوْٓا اِلَى السَّلْمِۖ وَاَنْتُمُ الْاَعْلَوْنَۗ وَاللّٰهُ مَعَكُمْ وَلَنْ يَّتِرَكُمْ اَعْمَالَكُمْ
Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah-(pun) beserta kamu dan Dia sekali-kali tidak akan mengurangi (pahala) amal-amalmu.
Tafsir Al-Muyassar
Janganlah kalian lemah -wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya- dan janganlah takut dari memerangi kaum musyrik, lalu kalian mengajak mereka untuk melakukan perdamaian, padahal kalianlah yang menang dan dominan atas mereka. Allah senantiasa menyertai kalian dengan pertolongan dan dukungan-Nya. Di dalamnya berisi kabar gembira yang besar akan datangnya pertolongan dan kemenangan atas musuh. Dan Allah sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal kalian.اِنَّمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ ۗوَاِنْ تُؤْمِنُوْا وَتَتَّقُوْا يُؤْتِكُمْ اُجُوْرَكُمْ وَلَا يَسْـئَلْكُمْ اَمْوَالَكُمْ
Sesungguhnya kehidupan dunia hanya permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertaqwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.
Tafsir Al-Muyassar
Kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan tipu daya. Jika kalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta bertakwa kepada Allah dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban dari-Nya dan menjahui dari bermaksiat kepada-Nya, niscaya Dia akan memberikan pahala amal kalian. Dia tidak meminta kalian mengeluarkan harta kalian seluruhnya untuk dizakatkan, tetapi Dia meminta kalian mengeluarkan sebagiannya.اِنْ يَّسْـئَلْكُمُوْهَا فَيُحْفِكُمْ تَبْخَلُوْا وَيُخْرِجْ اَضْغَانَكُمْ
Jika Dia meminta harta kepadamu lalu mendesak kamu (supaya memberikan semuanya) niscaya kamu akan kikir dan Dia akan menampakkan kedengkianmu.
Tafsir Al-Muyassar
Jika Dia meminta harta kepada kalian, dengan mendesak dan memaksa kalian, niscaya kalian akan kikir dan menghalanginya, serta akan tampak kedengkian yang ada dalam hati kalian, jika Dia meminta dari kalian apa yang kalian tidak suka mendermakannya.هٰٓاَنْتُمْ هٰٓؤُلَاۤءِ تُدْعَوْنَ لِتُنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِۚ فَمِنْكُمْ مَّنْ يَّبْخَلُ ۚوَمَنْ يَّبْخَلْ فَاِنَّمَا يَبْخَلُ عَنْ نَّفْسِهٖ ۗوَاللّٰهُ الْغَنِيُّ وَاَنْتُمُ الْفُقَرَاۤءُ ۗ وَاِنْ تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْۙ ثُمَّ لَا يَكُوْنُوْٓا اَمْثَالَكُمْ
Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka diantara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan(Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini).

