× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Orang-orang yang kafir dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menghapus perbuatan-perbuatan mereka. Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan amal-amal yang saleh serta beriman (pula) kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad dan itulah yang hak dari Tuhan mereka, Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka. Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil, dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti yang hak dari Tuhan mereka. Demikianlah Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka. Firman Allah Swt.: {الَّذِينَ كَفَرُوا} Orang-orang yang kafir. (Muhammad: 1) kepada ayat-ayat Allah Swt. {وَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ أَضَلَّ أَعْمَالَهُمْ} dan menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah, Allah menghapus perbuatan-perbuatan mereka. (Muhammad: 1) Yaitu membatalkan dan meleyapkan amal-amal tersebut, tidak memberinya pahala dan tidak pula imbalan. Semakna dengan firman-Nya: {وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا} Dan Kami hadapi amal yang mereka kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan. (Al-Furqan: 23) Kemudian dalam firman selanjutnya disebutkan: {وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ} Dan orang-orang yang beriman (kepada Allah) dan mengerjakan amal-amal yang saleh. (Muhammad: 2) Yakni hati mereka beriman dan jugajiwa mereka, tunduk patuh kepada syariat-syariat Allah semua anggota tubuh mereka; mereka beriman lahir dan batinnya. {وَآمَنُوا بِمَا نزلَ عَلَى مُحَمَّدٍ} dan beriman (pula) kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad. (Muhammad: 2) Hal ini merupakan ataf khas kepada am yang menunjukkan pengertian bahwa beriman kepada Al-Quran merupakan rukun iman lain sesudah beriman kepada Nabi Muhammad. Firman Allah Swt.: {وَهُوَ الْحَقُّ مِنْ رَبِّهِمْ} dan itulah yang hak dari Tuhan mereka. (Muhammad: 2) Kalimat sisipan yang baik. Karena itu, dalam firman selanjutnya disebutkan: {كَفَّرَ عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَأَصْلَحَ بَالَهُمْ} Allah menghapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan memperbaiki keadaan mereka. (Muhammad: 2) Ibnu Abbas r.a. mengatakan bahwa yang dimaksud dengan balahum ialah urusan mereka, menurut Mujahid perihal mereka, dan menurut Qatadah dan Ibnu Zaid keadaan mereka. Masing-masing pendapat tersebut berdekatan pengertiannya. Di dalam sebuah hadis mengenai jawaban terhadap orang yang bersin (yang mengucapkan Alhamdulillah) disebutkan: "يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ" Semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu. Kemudian Allah Swt. berfirman: {ذَلِكَ بِأَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا اتَّبَعُوا الْبَاطِلَ} Yang demikian adalah karena sesungguhnya orang-orang kafir mengikuti yang batil. (Muhammad: 3) Sesungguhnya Kami hapuskan amal-amal mereka yang kafir dan Kami maafkan keburukan-keburukan orang-orang yang bertakwa serta Kami perbaiki keadaan mereka karena orang-orang kafir itu selalu mengikuti kebatilan. Yakni mereka lebih memilih kebatilan daripada kebenaran. {وَأَنَّ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّبَعُوا الْحَقَّ مِنْ رَبِّهِمْ كَذَلِكَ يَضْرِبُ اللَّهُ لِلنَّاسِ أَمْثَالَهُمْ} dan sesungguhnya orang-orang yang beriman mengikuti yang hak dari Tuhannya. Demikianlah Allah membuat untuk manusia perbandingan-perbandingan bagi mereka. (Muhammad: 3) Allah menjelaskan kepada mereka akibat dari amal perbuatan mereka dan tempat kembali mereka di hari kemudian, hanya Allah sajalah Yang Maha Mengetahui.

Back

Snow
Snow
Snow