Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Qatadah bahwa akhir ayat ini (Muhammad: 4) turun pada waktu Perang Uhud, saat Rasulullah berada di markas. Pada waktu itu perang sedang berkecamuk dan banyak yang luka-luka serta gugur. Kaum musyrikin berteriak: "Alaa hubal (keagungan bagi tuhan Hubal)." Kaum Muslimin berseru: "Allaahu alaa wa ajal (Alah lebih Luhur dan Mulia)." Kaum musyrikin berkata: "Kami mempunyai al-Uzza, sedang kalian tidak mempunyai al-Uzza." Rasulullah saw memerintahkan pasukannya untuk menyahut: Allaahu maulaanaa wa laa maulaakum (Allah pelindung kami , dan kamu tidak mempunyai pelindung). Ayat ini (Muhammad: 4) mengemukakan jaminan pahala kepada orang yang berperang fisabilillah.
Back

