بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
طٰسۤمّۤ
Thaa Siim Miim.
Tafsir Al-Muyassar
Thaa, Siin, miim. Penjelasan tentang huruf-huruf penggalan seperti ini telah hadir di awal surat al-Baqarah.تِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ الْمُبِيْنِ
Inilah ayat-ayat al-Quran yang menerangkan.
Tafsir Al-Muyassar
Ini adalah ayat-ayat al-Quran yang menjelaskan segala sesuatu, pemisah antara hidayah dengan kesesatan.لَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ اَلَّا يَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَ
Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Mungkin kamu, wahai Rasul karena kesungguhanmu untuk membimbing manusia, akan mencelakakan dirimu sendiri, karena mereka tidak mempercayaimu, tidak mengamalkan petunjukmu, maka jangan melakukan itu.اِنْ نَّشَأْ نُنَزِّلْ عَلَيْهِمْ مِّنَ السَّمَاۤءِ اٰيَةً فَظَلَّتْ اَعْنَاقُهُمْ لَهَا خَاضِعِيْنَ
Jika Kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya.
Tafsir Al-Muyassar
Bila Kami berkehendak, Kami akan menurunkan mukjizat dari langit atas orang-orang yang mendustakan dari kaummu, mukjizat tersebut akan membuat mereka ketakutan dan membuat mereka beriman. Sehingga leher mereka menjadi tunduk dan hina, akan tetapi Kami tidak menghendaki itu, karena iman yang berguna adalah iman atas dasar sesuatu yang ghaib secara suka rela.وَمَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ ذِكْرٍ مِّنَ الرَّحْمٰنِ مُحْدَثٍ اِلَّا كَانُوْا عَنْهُ مُعْرِضِيْنَ
Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru dari Rabb Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang musyrikin yang mendustakan itu tidak didatangi oleh al-Qur’an yang turun dari Allah Yang Maha Pengasih yang baru diturunkan sedikit demi sedikit, yang memerintahkan dan melarang mereka, mengingatkan mereka tentang agama yang haq, kecuali mereka akan berpaling darinya dan menolaknya.فَقَدْ كَذَّبُوْا فَسَيَأْتِيْهِمْ اَنْۢبـٰۤؤُا مَا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ
Sungguh mereka telah mendustakan (al-Quran), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.
Tafsir Al-Muyassar
Sungguh mereka telah mendustakan al-Quran dan meremehkannya, mereka akan mengetahui berita umat-umat yang telah mendustakan ayat-ayat Allah dan merendahkannya. Dan mereka akan ditimpa adzab sebagai balasan atas kedurhakaan mereka kepada Rabb mereka.اَوَلَمْ يَرَوْا اِلَى الْاَرْضِ كَمْ اَنْۢبَتْنَا فِيْهَا مِنْ كُلِّ زَوْجٍ كَرِيْمٍ
Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?
Tafsir Al-Muyassar
Apakah mereka mendustakan padahal mereka belum melihat kepada bumi di mana Kami menumbuhkan padanya segala bentuk tanaman yang indah lagi berguna, di mana tidak ada yang mampu menumbuhkannya kecuali Rabb semesta alam?اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةًۗ وَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya dalam pengeluaran tanaman dari perut bumi mengandung bukti yang nyata atas kodrat Allah yang sempurna. Namun sangat disayangkan kebanyakan manusia justru tidak beriman.وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ
Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
Dan sesungguhnya Rabbmu Mahaperkasa atas seluruh makhluk, Maha Penyayang di mana rahmat-Nya mencakup segala sesuatu.وَاِذْ نَادٰى رَبُّكَ مُوْسٰٓى اَنِ ائْتِ الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَۙ
Dan (ingatlah) ketika Rabbmu menyeru Musa (dengan firman-Nya):"Datangilah kaum yang zalim itu,
Tafsir Al-Muyassar
Sampaikan kepada kaummu wahai Rasul tatkala Rabbmu memanggil Musa, untuk mendatangi kaum yang zhalim,قَوْمَ فِرْعَوْنَ ۗ اَلَا يَتَّقُوْنَ
(yaitu) kaum Firaun. Mengapa mereka tidak bertaqwa?"
Tafsir Al-Muyassar
Yaitu kaum Fir`aun, dan katakan kepada mereka : Apakah kalian tidak takut kepada siksa Allah dan meninggalkan kekufuran dan kesesatan yang kalian pegang?قَالَ رَبِّ اِنِّيْٓ اَخَافُ اَنْ يُّكَذِّبُوْنِۗ
Berkata Musa:"Ya Rabbku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku.
Tafsir Al-Muyassar
Musa menjawab : Ya Rabbi, sesungguhnya aku khawatir mereka akan mendustakan misi yang aku bawa,وَيَضِيْقُ صَدْرِيْ وَلَا يَنْطَلِقُ لِسَانِيْ فَاَرْسِلْ اِلٰى هٰرُوْنَ
sehingga dadaku terasa sempit dan lidahku tidak lancar, maka utuslah Harun (bersamaku).
Tafsir Al-Muyassar
Akibatnya dadaku akan dipenuhi kesedihan karena pendustaan mereka terhadapku dan lisanku pun kelu sehingga tidak kuasa berdakwah. Maka kirimkanlah Jibril dengan wahyu-Mu kepada saudaraku Harun, sehingga Dia bisa membantuku dan mendukungku terhadap apa yang aku katakan, menjelaskan kepada mereka apa yang aku katakan kepada mereka, karena lisannya lebih fasih daripada lisanku.وَلَهُمْ عَلَيَّ ذَنْۢبٌ فَاَخَافُ اَنْ يَّقْتُلُوْنِۚ
Dan aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku."
Tafsir Al-Muyassar
Saya juga pernah berhutang satu nyawa kepada mereka, yaitu nyawa laki-laki Qibthi, saya khawatir karenanya mereka akan membunuhku.قَالَ كَلَّاۚ فَاذْهَبَا بِاٰيٰتِنَآ اِنَّا مَعَكُمْ مُّسْتَمِعُوْنَۙ
Allah berfirman:"Jangan takut (mereka tidak akan membunuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan),
Tafsir Al-Muyassar
Allah berfirman kepada Musa : Tidak akan pernah mereka membunuhmu. Aku mengabulkan permintaanmu pada Harun, maka pergilah kalian berdua dengan mukjizat-mukjizat yang menunjukkan kebenaran kalian berdua, sesungguhnya Kami bersama kalian berdua dengan ilmu, penjagaan dan pertolongan senantiasa mendengarkan.فَأْتِيَا فِرْعَوْنَ فَقُوْلَآ اِنَّا رَسُوْلُ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ
Maka datanglah kamu berdua kepada Firaun dan katakanlah olehmu:"Sesungguhnya kami adalah Rasul Tuhan semesta alam,
Tafsir Al-Muyassar
Datangilah Fir`aun dan katakan kepadanya : Sesungguhnya kami diutus oleh Rabb kami kepadamu dan kepada kaummu dari sisi Rabb semesta alam,اَنْ اَرْسِلْ مَعَنَا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَۗ
lepaskanlah Bani Israil (pergi) beserta kami."
Tafsir Al-Muyassar
Biarkanlah Bani Israil pergi bersama kami.قَالَ اَلَمْ نُرَبِّكَ فِيْنَا وَلِيْدًا وَّلَبِثْتَ فِيْنَا مِنْ عُمُرِكَ سِنِيْنَۗ
Firaun menjawab:"Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.
Tafsir Al-Muyassar
Fir`aun menjawab seraya mengungkit-ngungkit jasanya : Bukankah kamu adalah orang yang dahulu dididik di rumah kami saat kamu masih kecil, kamu menghabiskan tahun demi tahun dalam pengawasan kami,وَفَعَلْتَ فَعْلَتَكَ الَّتِيْ فَعَلْتَ وَاَنْتَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ
Dan engkau (Musa) telah melakukan (kesalahan dari) perbuatan yang telah engkau lakukan dan engkau termasuk orang yang tidak tahu berterima kasih.”
Tafsir Al-Muyassar
Lalu kamu juga pernah melakukan dosa pembunuhan terhadap seorang laki-laki dari kaumku saat kamu meninju dan menempelengnya, apakah kamu termasuk orang-orang yang mengingkari jasa baikku sekaligus rububiyahku?قَالَ فَعَلْتُهَآ اِذًا وَّاَنَا۠ مِنَ الضَّاۤلِّيْنَ
Berkata Musa:"Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf."
Tafsir Al-Muyassar
Musa menjawab Fir`aun : Saya melakukan apa yang kamu katakan itu sebelum Allah mewahyukan kepadaku dan mengangkatku sebagai Rasul,فَفَرَرْتُ مِنْكُمْ لَمَّا خِفْتُكُمْ فَوَهَبَ لِيْ رَبِّيْ حُكْمًا وَّجَعَلَنِيْ مِنَ الْمُرْسَلِيْنَ
Lalu aku lari meningggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemudian Rabbku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul.
Tafsir Al-Muyassar
Lalu aku meninggalkan rumah kalian, berlari ke Madyan, saat aku takut kalian akan membunuhku akibat perbuatan yang aku lakukan tanpa sengaja. Lalu Rabb-ku dengan karunia-Nya memberikan kenabian dan ilmu kepadaku, dan Dia menjadikanku salah satu utusan-Nya.وَتِلْكَ نِعْمَةٌ تَمُنُّهَا عَلَيَّ اَنْ عَبَّدْتَّ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَۗ
Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Israil."
Tafsir Al-Muyassar
Apakah pendidikan yang aku enyam di rumahmu itu kamu anggap sebagai jasa baik darimu kepadaku, sementara kamu sendiri telah memperhamba Bani Israil, kamu menyembelih anak laki-laki mereka dan membiarkan hidup anak perempuan mereka untuk menjadi pelayan yang dihinakan?قَالَ فِرْعَوْنُ وَمَا رَبُّ الْعٰلَمِيْنَۗ
Firaun bertanya:"Siapa Rabb semesta alam itu?"
Tafsir Al-Muyassar
Fir`aun bertanya kepada Musa : Siapa Rabb semesta alam di mana kamu mengaku bahwa dirimu adalah utusan-Nya?قَالَ رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَاۗ اِنْ كُنْتُمْ مُّوْقِنِيْنَ
Musa menjawab:"Rabb Pencipta langit dan bumi dan apa saja yang di antara keduanya (Itulah Rabbmu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya."
Tafsir Al-Muyassar
Musa menjawab : Dialah pemiik dan pengatur langit dan bumi dan segala apa yang ada di antara keduanya, bila kalian meyakini hal itu, maka berimanlah.قَالَ لِمَنْ حَوْلَهٗٓ اَلَا تَسْتَمِعُوْنَ
Berkata Firaun kepada orang-orang sekelilingnya:"Apakah kamu tidak mendengarkan?"
Tafsir Al-Muyassar
Fir`aun berkata kepada para pembesar kaumnya yang ada di sekelilingnya : Apakah kalian tidak mendengar kata-kata Musa yang aneh ini, dia bilang ada Rabb lain selain aku?قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ
Musa berkata (pula):"Rabb kamu dan Rabb nenek-nenek moyang kamu yang dahulu".
Tafsir Al-Muyassar
Musa menjawab : Rabb di mana saya mengajak kalian untuk menyembah-Nya adalah yang menciptakan kalian dan leluhur kalian terdahulu. Bagaimana kalian menyembah makhluk yang sama dengan kalian, dan mereka juga mempunyai leluhur yang telah tiada seperti leluhur kalian??قَالَ اِنَّ رَسُوْلَكُمُ الَّذِيْٓ اُرْسِلَ اِلَيْكُمْ لَمَجْنُوْنٌ
Firaun berkata:"Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila."
Tafsir Al-Muyassar
Fir`aun berkata kepada para penasihatnya, menghasung kemarahan mereka karena ketidakpercayaan Musa kepadanya : Sesungguhnya utusan yang diutus kepada kalian benar-benar orang gila, dia berkata sesuatu yang tidak masuk akal!قَالَ رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَمَا بَيْنَهُمَاۗ اِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُوْنَ
Musa berkata:"Rabb yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya (Itulah Rabbmu) jika kamu mempergunakan akal."
Tafsir Al-Muyassar
Musa berkata : Dia adalah Rabb timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya dan apa yang terjadi pada keduanya berupa cahaya dan kegelapan, hal ini semestinya sudah cukup membuat kalian beriman kepada-Nya semata bila kalian memang termasuk orang-orang yang berakal dan merenungkan!قَالَ لَىِٕنِ اتَّخَذْتَ اِلٰهًا غَيْرِيْ لَاَجْعَلَنَّكَ مِنَ الْمَسْجُوْنِيْنَ
Firaun berkata:"Sungguh jika kamu menyembah tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang di penjarakan."
Tafsir Al-Muyassar
Fir`aun pun mengancam Musa dengan keras : Bila kamu masih mengangkat sembahan selain aku, maka aku pasti akan memenjarakanmu bersama orang-orang yang telah aku penjarakan.قَالَ اَوَلَوْ جِئْتُكَ بِشَيْءٍ مُّبِيْنٍ
Musa berkata:"Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?"
Tafsir Al-Muyassar
Musa menjawab : Apakah kamu masih akan memenjarakanku sekalipun aku datang kepadamu membawa bukti yang pasti yang menunjukkan kebenaranku?قَالَ فَأْتِ بِهٖٓ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ
Firaun berkata:"Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar."
Tafsir Al-Muyassar
Fir`aun berkata : Datangkanlah ia bila kamu termasuk orang-orang yang benar dalam pengakuanmu.فَاَلْقٰى عَصَاهُ فَاِذَا هِيَ ثُعْبَانٌ مُّبِيْنٌۚ
Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata.
Tafsir Al-Muyassar
Maka Musa pun melemparkan tongkatnya dan ia pun berubah menjadi ular dalam arti sebenarnya, bukan tipu muslihat seperti yang didatangkan oleh tukang sihir.وَنَزَعَ يَدَهٗ فَاِذَا هِيَ بَيْضَاۤءُ لِلنّٰظِرِيْنَ
Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Musa menarik tangannya dari celah bajunya di bagian atas dadanya atau di bawah ketiaknya, dan ternyata ia keluar bersinar terang seperti salju, bukan karena penyakit sopak, dan mencengangkan orang-orang yang melihat.قَالَ لِلْمَلَاِ حَوْلَهٗٓ اِنَّ هٰذَا لَسٰحِرٌ عَلِيْمٌۙ
Firaun berkata kepada pembesar-pembesar di sekelilingnya: "Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai,
Tafsir Al-Muyassar
Firaun berkata kepada tokoh-tokoh kaumnya karena khawatir mereka akan beriman : Sesungguhnya Musa adalah tukang sihir yang ahli,يُّرِيْدُ اَنْ يُّخْرِجَكُمْ مِّنْ اَرْضِكُمْ بِسِحْرِهٖۖ فَمَاذَا تَأْمُرُوْنَ
ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?"
Tafsir Al-Muyassar
Dia hendak mengeluarkan kalian dengan sihirnya itu dari negeri kalian. Katakan pendapat kalian niscaya aku akan mengikutinya.قَالُوْٓا اَرْجِهْ وَاَخَاهُ وَابْعَثْ فِى الْمَدَاۤىِٕنِ حٰشِرِيْنَۙ
Mereka menjawab:"Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir),
Tafsir Al-Muyassar
Kaumnya berkata kepadanya : Tundalah urusan Musa dan Harun, dan sekarang utuslah bala tentara ke seluruh penjuru negeri untuk mengumpulkan para tukang sihir,يَأْتُوْكَ بِكُلِّ سَحَّارٍ عَلِيْمٍ
niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu."
Tafsir Al-Muyassar
Mereka akan mendatangkan semua ahli sihir, dan setelah itu kenalilah mereka dengan baik.فَجُمِعَ السَّحَرَةُ لِمِيْقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍۙ
Lalu dikumpulkanlah ahli-ahli sihir pada waktu yang di tetapkan di hari yang maklum,
Tafsir Al-Muyassar
Maka para tukang sihir dikumpulkan, ditetapkan waktu tertentu bagi mereka, yaitu waktu Dhuha di hari libur di mana saat itu masyarakat sedang tidak bekerja. Mereka berkumpul dengan rapi dan hal itu untuk bertarung melawan Musa.وَّقِيْلَ لِلنَّاسِ هَلْ اَنْتُمْ مُّجْتَمِعُوْنَۙ
dan dikatakan kepada orang banyak:"Berkumpullah kamu sekalian.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang diajak berkumpul, dengan harapan kemenangan memihak para tukang sihir.لَعَلَّنَا نَتَّبِعُ السَّحَرَةَ اِنْ كَانُوْا هُمُ الْغٰلِبِيْنَ
semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang."
Tafsir Al-Muyassar
Kami ingin kemenangan memihak para tukang sihir sehingga kami tetap bisa mempertahankan agama kami.فَلَمَّا جَاۤءَ السَّحَرَةُ قَالُوْا لِفِرْعَوْنَ اَىِٕنَّ لَنَا لَاَجْرًا اِنْ كُنَّا نَحْنُ الْغٰلِبِيْنَ
Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, merekapun bertanya kepada Firaun:"Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?"
Tafsir Al-Muyassar
Manakala para tukang sihir datang kepada Fir`aun, mereka berkata kepadanya : Bila kami bisa mengalahkan Musa, apakah kami akan mendapatkan hadiah berupa uang atau kedudukan??قَالَ نَعَمْ وَاِنَّكُمْ اِذًا لَّمِنَ الْمُقَرَّبِيْنَ
Firaun menjawab:"Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)."
Tafsir Al-Muyassar
Fir`aun menjawab : Benar, kalian akan mendapatkan balasan dariku, dan pada saat itu kalian adalah orang-orang yang dekat denganku.قَالَ لَهُمْ مُّوْسٰٓى اَلْقُوْا مَآ اَنْتُمْ مُّلْقُوْنَ
Berkatalah Musa kepada mereka:"Jatuhkanlah apa yang hendak kamu jatuhkan."
Tafsir Al-Muyassar
Musa berkata kepada para tukang sihir, dia ingin membuktikan kebatilan sihir mereka dan memperlihatkan bahwa apa yang dibawanya bukan merupakan sihir : Lemparkanlah sihir yang ingin kalian lemparkan.فَاَلْقَوْا حِبَالَهُمْ وَعِصِيَّهُمْ وَقَالُوْا بِعِزَّةِ فِرْعَوْنَ اِنَّا لَنَحْنُ الْغٰلِبُوْنَ
Lalu mereka menjatuhkan tali-temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata:"Demi kekuasaan Firaun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang."
Tafsir Al-Muyassar
Lalu mereka pun melemparkan tambang-tambang dan tongkat-tongkat mereka, manusia yang hadir mengira bahwa ia adalah ular-ular yang bergerak-gerak. Para tukang sihir bersumpah dengan kemuliaan Fir`aun : Sesungguhnya kami benar-benar akan menang.فَاَلْقٰى مُوْسٰى عَصَاهُ فَاِذَا هِيَ تَلْقَفُ مَا يَأْفِكُوْنَۚ
Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.
Tafsir Al-Muyassar
Musa pun melemparkan tongkatnya dan ia menjadi seekor ular yang besar, ular ini menelan semua kebohongan dan tipuan yang datang dari mereka.فَاُلْقِيَ السَّحَرَةُ سٰجِدِيْنَۙ
Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah),
Tafsir Al-Muyassar
Manakala mereka menyaksikan hal itu, mereka mengetahui bahwa ia bukanlah tipu muslihat para tukang sihir,قَالُوْٓا اٰمَنَّا بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ
mereka berkata:"Kami beriman kepada Rabb semesta alam,
Tafsir Al-Muyassar
Maka mereka langsung beriman kepada Allah dan bersujud kepada-Nya.رَبِّ مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ
(yaitu) Rabb Musa dan Harun."
Tafsir Al-Muyassar
Mereka berkata : Kami beriman kepada Rabb semesta alam, Rabb Musa dan Harun.قَالَ اٰمَنْتُمْ لَهٗ قَبْلَ اَنْ اٰذَنَ لَكُمْۚ اِنَّهٗ لَكَبِيْرُكُمُ الَّذِيْ عَلَّمَكُمُ السِّحْرَۚ فَلَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَ ەۗ لَاُقَطِّعَنَّ اَيْدِيَكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ مِّنْ خِلَافٍ وَّلَاُصَلِّبَنَّكُمْ اَجْمَعِيْنَۚ
Firaun berkata:"Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya."
Tafsir Al-Muyassar
Fir`aun pun mengingkari para tukang sihir, dia berkata : Beraninya kalian semua beriman kepada Musa tanpa izinku. Dan dia berkata untuk menipu mereka bahwa apa yang didatangkan oleh Musa juga sihir : Dia adalah guru kalian sihir, kalian harus tahu siksa apakah yang akan menimpa kalian dariku. Aku akan memotong tangan dan kaki kalian secara silang, tangan kanan dan kaki kiri atau sebaliknya, dan setelah itu aku pasti akan menyalib kalian semuanya.قَالُوْا لَا ضَيْرَۙ اِنَّآ اِلٰى رَبِّنَا مُنْقَلِبُوْنَۚ
Mereka berkata:"Tidak ada kemudharatan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Rabb kami,
Tafsir Al-Muyassar
Para tukang sihir berkata kepada Fir`aun : Kami tidak gentar menghadapi siksaan di dunia, pada akhirnya kami tetap akan berpulang kepada Rabb kami, lalu kemudian Dia akan memberi kami nikmat yang langgeng.اِنَّا نَطْمَعُ اَنْ يَّغْفِرَ لَنَا رَبُّنَا خَطٰيٰنَآ اَنْ كُنَّآ اَوَّلَ الْمُؤْمِنِيْنَۗ
sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Rabb kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman."
Tafsir Al-Muyassar
Kami berharap agar Rabb kamu mengampuni kesalahan-kesalahan kami berupa syirik dan lainnya, sebab kami adalah orang-orang pertama yang beriman dari kaummu.وَاَوْحَيْنَآ اِلٰى مُوْسٰٓى اَنْ اَسْرِ بِعِبَادِيْٓ اِنَّكُمْ مُّتَّبَعُوْنَ
Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa:"Pergilah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli."
Tafsir Al-Muyassar
Dan Allah mewahyukan kepada Musa : Bawalah orang-orang yang beriman kepadamu dari Bani Israil di malam hari, karena Fir`aun dan bala tentaranya agar mengejar kalian sehingga mereka tidak bisa menangkap kalian sebelum kalian sampai di laut.فَاَرْسَلَ فِرْعَوْنُ فِى الْمَدَاۤىِٕنِ حٰشِرِيْنَۚ
Kemudian Firaun mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota.
Tafsir Al-Muyassar
Saat Fir`aun mengetahui bahwa Bani Israil telah berangkat, dia mengirimkan bala tentaranya setelah sebelumnya mengumpulkan mereka semuanya dari segala penjuru negeri.اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ لَشِرْذِمَةٌ قَلِيْلُوْنَۙ
(Firaun berkata):"Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil,
Tafsir Al-Muyassar
Fir`aun berkata : Sesungguhnya Bani Israil yang berlari bersama Musa adalah kelompok manusia rendahan dan berjumlah sedikit.وَاِنَّهُمْ لَنَا لَغَاۤىِٕظُوْنَۙ
dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,
Tafsir Al-Muyassar
Mereka telah memenuhi dada kami dengan kemarahan saat mereka menyelisihi agama kami dan meninggalkan negeri kami tanpa izin dari kami.وَاِنَّا لَجَمِيْعٌ حٰذِرُوْنَۗ
dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga."
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya kami semuanya marah kepada mereka dan bersiap-siap untuk menangkap mereka.فَاَخْرَجْنٰهُمْ مِّنْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۙ
Maka Kami keluarkan Firaun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air,
Tafsir Al-Muyassar
Lalu Allah mengeluarkan Fir`aun dan kaumnya dari Mesir, negeri dengan kebun-kebunnya, mata airnya,وَّكُنُوْزٍ وَّمَقَامٍ كَرِيْمٍۙ
dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia,
Tafsir Al-Muyassar
harta kekayaan dan rumah-rumah tinggalnya yang bagus.كَذٰلِكَۚ وَاَوْرَثْنٰهَا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَۗ
demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil.
Tafsir Al-Muyassar
Sebagaimana Kami telah mengeluarkan mereka, maka Kami menjadikan negeri tersebut sesudah mereka untuk Bani Israil.فَاَتْبَعُوْهُمْ مُّشْرِقِيْنَ
Maka Firaun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit.
Tafsir Al-Muyassar
Maka Fir`aun dan bala tentaranya berhasil menyusul Musa dan orang-orangnya saat matahari terbit.فَلَمَّا تَرَاۤءَ الْجَمْعٰنِ قَالَ اَصْحٰبُ مُوْسٰٓى اِنَّا لَمُدْرَكُوْنَۚ
Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul."
Tafsir Al-Muyassar
Manakala masing-masing kelompok melihat yang lain, orang-orang Musa berkata : Bala tentara Fir`aun telah menyusul kita dan akan menghabisi kita.قَالَ كَلَّاۗ اِنَّ مَعِيَ رَبِّيْ سَيَهْدِيْنِ
Musa menjawab:"Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Rabbku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku."
Tafsir Al-Muyassar
Musa berkata kepada mereka : Tidak mungkin. Perkaranya tidak akan terjadi seperti yang kalian katakan, kalian tidak akan tertangkap. Sesungguhnya Rabbku menyertaiku dengan pertolongan, Dia akan membimbingku kepada apa yang menjadi keselamatanku dan keselamatan kalian.فَاَوْحَيْنَآ اِلٰى مُوْسٰٓى اَنِ اضْرِبْ بِّعَصَاكَ الْبَحْرَۗ فَانْفَلَقَ فَكَانَ كُلُّ فِرْقٍ كَالطَّوْدِ الْعَظِيْمِۚ
Lalu Kami wahyukan kepada Musa:"Pukullah lautan itu dengan tongkatmu!" Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.
Tafsir Al-Muyassar
Maka Kami mewahyukan kepada Musa : Pukullah laut itu dengan tongkatmu. Maka Musa pun memukulnya dan laut itu pun terbelah menajdi dua belas jalan sesuai dengan jumlah kabilah Bani Israil, setiap penggalan laut yang terbelah seperti gunung yang menjulang.وَاَزْلَفْنَا ثَمَّ الْاٰخَرِيْنَۚ
Dan disanalah Kami dekatkan golongan yang lain.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami membawa Fir`aun dan bala tentaranya mendekat sehingga mereka masuk ke dalam lautan..وَاَنْجَيْنَا مُوْسٰى وَمَنْ مَّعَهٗٓ اَجْمَعِيْنَۚ
Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami menyelamatkan Musa serta semua orang yang bersamanya. Laut tersebut masih terbelah sehingga mereka semua telah tiba di daratan.ثُمَّ اَغْرَقْنَا الْاٰخَرِيْنَۗ
Dan Kami tenggelamkan golongan yang itu.
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian Kami meneggelamkan Fir`aun dan bala tentaranya dengan mengembalikan laut seperti sediakala setelah mereka masuk ke dalamnya untuk mengejar Musa dan kaumnya.اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) dan tetapi adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya peristiwa tersebut mengandung pelajaran yang ajaib yang menunjukkan kodrat Allah, dan kebanyakan pengikut Fir`aun tetap tidak mau beriman sekalipun mereka menyaksikan peristiwa besar tersebut.وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ
Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Rabbmu adalah yang Mahaperkasa lagi Maha Penyayang. Dengan keperkasaan-Nya,Dia membinasakan orang-orang kafir yang mendustakan, dan dengan rahmat-Nya dia menyelamatkan Musa dan seluruh pengikutnya.وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَاَ اِبْرٰهِيْمَۘ
Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.
Tafsir Al-Muyassar
Kisahkanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang kafir berita Ibrahimاِذْ قَالَ لِاَبِيْهِ وَقَوْمِهٖ مَا تَعْبُدُوْنَ
Ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya:"Apakah yang kamu sembah?"
Tafsir Al-Muyassar
Saat dia berkata kepada bapaknya dan kaumnya : Apa yang kalian sembah?قَالُوْا نَعْبُدُ اَصْنَامًا فَنَظَلُّ لَهَا عٰكِفِيْنَ
Mereka menjawab: "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya."
Tafsir Al-Muyassar
Saat dia berkata kepada bapaknya dan kaumnya : Apa yang kalian sembah?قَالَ هَلْ يَسْمَعُوْنَكُمْ اِذْ تَدْعُوْنَۙ
Berkata Ibrahim:"Apakah berhala-berhala itu mendengar (doa)mu sewaktu kamu berdoa (kepadanya)?
Tafsir Al-Muyassar
Ibrahim menerangkan kebatilan ajaran mereka : Apakah berhala itu bisa mendengar kalian bila kalian memangiglnya,اَوْ يَنْفَعُوْنَكُمْ اَوْ يَضُرُّوْنَ
atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepadamu atau memberi mudharat?"
Tafsir Al-Muyassar
Atau apakah berhala itu dapat memberikan manfaat kepada kalian bila kalian menyembahnya, atau ia bisa menimpakan mudarat kepada kalian bila kalian tidak menyembahnya?قَالُوْا بَلْ وَجَدْنَآ اٰبَاۤءَنَا كَذٰلِكَ يَفْعَلُوْنَ
Mereka menjawab:"(bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian."
Tafsir Al-Muyassar
Mereka menjawab : Tidak ada sama sekali. Akan tetapi kami melihat para leluhur kami menyembahnya, maka kami pun mengikuti mereka dalam apa yang mereka lakukan.قَالَ اَفَرَءَيْتُمْ مَّا كُنْتُمْ تَعْبُدُوْنَۙ
Ibrahim berkata:"Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah,
Tafsir Al-Muyassar
Ibrahim berkata : Apakah kalian telah melihat dengan perenungan berhala-berhala yang kalian sembah itu, di mana ia tidak bisa mendengar, tidak bisa memberi manfaat dan tidak bisa menimpakan mudarat?,اَنْتُمْ وَاٰبَاۤؤُكُمُ الْاَقْدَمُوْنَۙ
kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?
Tafsir Al-Muyassar
Kalian dan leluhur-leluhur kalian sebelum kalian?فَاِنَّهُمْ عَدُوٌّ لِّيْٓ اِلَّا رَبَّ الْعٰلَمِيْنَۙ
karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Rabb Semesta Alam,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya apa yang kalian sembah selain Allah adalah musuhku, karena saya hanya menyembah Rabb semesta alam dan pemilik urusannya, Dia-lah yang aku sembah satu-satunya.الَّذِيْ خَلَقَنِيْ فَهُوَ يَهْدِيْنِۙ
(yaitu Rabb) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku,
Tafsir Al-Muyassar
Dia-lah yang menciptakanku dalam bentuk terbaik, Dia-lah yang membimbingku kepada kemaslahatan dunia dan akhirat,وَالَّذِيْ هُوَ يُطْعِمُنِيْ وَيَسْقِيْنِۙ
dan Rabbku, Dia yang memberi makan dan minum kepadaku,
Tafsir Al-Muyassar
Dia-lah yang memberiku kenikmatan berupa makanan dan minuman,وَاِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِيْنِۙ
dan apabila aku sakit. Dialah Yang menyembuhkan aku,
Tafsir Al-Muyassar
Bila aku sakit, maka Dia-lah yang menyembuhkanku dan menyelamatkanku darinya,وَالَّذِيْ يُمِيْتُنِيْ ثُمَّ يُحْيِيْنِۙ
dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),
Tafsir Al-Muyassar
Dialah yang mematikanku di dunia dan mengambil nyawaku, kemudian Dia menghidupkanku di Hari Kiamat, tidak seorang pun yang mampu melakukan hal itu kecuali Allah,وَالَّذِيْٓ اَطْمَعُ اَنْ يَّغْفِرَ لِيْ خَطِيْۤـئَتِيْ يَوْمَ الدِّيْنِۗ
dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat."
Tafsir Al-Muyassar
Saya berharap Dia berkenan memaafkan kesalahanku di Hari Pembalasan.رَبِّ هَبْ لِيْ حُكْمًا وَّاَلْحِقْنِيْ بِالصّٰلِحِيْنَۙ
(Ibrahim berdoa):"Ya Rabbku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,
Tafsir Al-Muyassar
Ibrahim berdoa kepada Rabbnya : Ya Rabbi, berikanlah pemahaman dan ilmu kepadaku, susulkanlah aku dengan rombongan orang-orang shalih, serta kumpulkanlah aku dengan mereka di surga.وَاجْعَلْ لِّيْ لِسَانَ صِدْقٍ فِى الْاٰخِرِيْنَۙ
dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,
Tafsir Al-Muyassar
Berikan kepadaku sanjungan yang bagus dan nama yang indah pada orang-orang yang datang kepadaku sampai Hari Kiamat.وَاجْعَلْنِيْ مِنْ وَّرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِۙ
dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan,
Tafsir Al-Muyassar
Jadikanlah aku termasuk hamba-hamba-Mu yang mewarisi kenikmatan surga.وَاغْفِرْ لِاَبِيْٓ اِنَّهٗ كَانَ مِنَ الضَّاۤلِّيْنَۙ
dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat,
Tafsir Al-Muyassar
Ini adalah doa dari Ibrahim kepada Tuhannya agar Allah berkenan menyelamatkan bapaknya dari kesesatan menuju petunjuk, lalu mengampuninya dan memaafkannya, sebagaimana Ibrahim menjanjikan kepada bapaknya untuk mendoakannya. Namun ketika terbukti baginya bahwa bapaknya mati di atas kekufuran dan kesyirikan, maka dia pun berlepas diri darinya.وَلَا تُخْزِنِيْ يَوْمَ يُبْعَثُوْنَۙ
dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,
Tafsir Al-Muyassar
Janganlah Engkau menimpakan kehinaan kepadaku pada hari di mana manusia keluar dari alam kubur untuk menghadapi hisab dan pembalasan,يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَّلَا بَنُوْنَۙ
(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,
Tafsir Al-Muyassar
Di hari itu tidak berguna lagi harta dan anak-anak bagi siapa pun,اِلَّا مَنْ اَتَى اللّٰهَ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۗ
kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali siapa yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat dari kekufuran,kemunafikan, dan kerendahan.وَاُزْلِفَتِ الْجَنَّةُ لِلْمُتَّقِيْنَۙ
dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertaqwa,
Tafsir Al-Muyassar
Dan surga didekatkan kepada orang-orang yang menjauhi kekufuran dan kemaksiatan, serta berjalan kepada Allah dengan ketaatan.وَبُرِّزَتِ الْجَحِيْمُ لِلْغٰوِيْنَۙ
dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat."
Tafsir Al-Muyassar
Dan neraka di tampakkan kepada orang-orang kafir yang menyimpang dari petunjuk, berani melanggar batasan-batasan Allah dan mendustakan utusan-utusan-Nya.وَقِيْلَ لَهُمْ اَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْبُدُوْنَۙ
dan dikatakan kepada mereka: "Di manakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya),
Tafsir Al-Muyassar
Dikatakan kepada mereka sebagai celaan : Di mana tuhan-tuhan kalian yang kalian sembahمِنْ دُوْنِ اللّٰهِۗ هَلْ يَنْصُرُوْنَكُمْ اَوْ يَنْتَصِرُوْنَۗ
selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"
Tafsir Al-Muyassar
selain Allah, dan kalian mengklaim bahwa tuhan-tuhan tersebut akan memberi kalian syafa’at di hari ini?? Adakah mereka membantu kalian dengan menolak siksa dari kalian, atau adakah mereka mampu menolong diri mereka dengan menolak siksa dari diri mereka sendiri?? Semua itu nihil.فَكُبْكِبُوْا فِيْهَا هُمْ وَالْغَاوٗنَۙ
Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat,
Tafsir Al-Muyassar
Maka mereka dikumpulkan dan dicampakkan ke dalam Jahanam di atas kepala mereka satu persatu sehingga mereka pun tinggal di sana,وَجُنُوْدُ اِبْلِيْسَ اَجْمَعُوْنَۗ
dan bala tentara iblis semuanya.
Tafsir Al-Muyassar
Serta para pembantu Iblis yang menghiasi keburukan bagi mereka, tidak seorang pun dari mereka yang berhasil lolos.قَالُوْا وَهُمْ فِيْهَا يَخْتَصِمُوْنَ
Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka:
Tafsir Al-Muyassar
Mereka pun mengakui kesalahan mereka, mereka saling menyalahkan satu sama lain dengan orang-orang yang menyesatkan mereka di Jahanam :تَاللّٰهِ اِنْ كُنَّا لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍۙ
"demi Allah, sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,
Tafsir Al-Muyassar
Demi Allah, kami di dunia benar-benar dalam kesesatan yang nyata,اِذْ نُسَوِّيْكُمْ بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
karena kita mempersamakan kamu dengan Rabb semesta alam".
Tafsir Al-Muyassar
Tidak samar sedikit pun saat kami menyamakan kalian dengan Rabb semesta alam yang berhak untuk disembah satu-satunya,وَمَآ اَضَلَّنَآ اِلَّا الْمُجْرِمُوْنَ
Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa.
Tafsir Al-Muyassar
Yang membuat kami terjatuh ke dalam jalan yang buruk ini hanyalah orang-orang pelaku dosa yang telah mengajak kami agar menyembah kepada selain Allah, lalu kami menaati mereka.فَمَا لَنَا مِنْ شَافِعِيْنَۙ
Maka kami tidak mempunyai pemberi syafaat seorangpun,
Tafsir Al-Muyassar
Tidak seorang pun bisa memberi syafa’at kepada kami dan mengentaskan kami dari adzab,وَلَا صَدِيْقٍ حَمِيْمٍ
dan tidak pula mempunyai teman yang akrab,
Tafsir Al-Muyassar
Tiada yang ikhlas dalam menyintai kami dan mengasihi kami.فَلَوْ اَنَّ لَنَا كَرَّةً فَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ
Maka sekiranya kita dapat kembali sekali lagi (ke dunia) niscaya kami menjadi orang-orang yang beriman."
Tafsir Al-Muyassar
Andaikata kami memiliki kesempatan kembali ke dunia, sehingga kami bisa masuk ke dalam golongan orang-orang Mukmin yang selamat.اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya berita Ibrahim di atas mengandung pelajaran bagi siapa yang berkenan mengambil pelajaran, tetapi tidak sedikit orang yang mendengar berita ini justru tidak beriman.وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ
Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Rabbmu benar-benar Mahaperkasa, Mahakuasa untuk membalas orang-orang yang mendustakan, Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوْحِ ِۨالْمُرْسَلِيْنَۚ
Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.
Tafsir Al-Muyassar
Kaum Nuh mendustakan risalah Nabi mereka, sehingga dengan itu mereka telah mendustakan seluruh Rasul-Rasul, karena setiap Rasul memerintahkan umatnya untuk membenarkan semua Rasul.اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ نُوْحٌ اَلَا تَتَّقُوْنَۚ
Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka:"Mengapa kamu tidak bertaqwa?
Tafsir Al-Muyassar
Manakala Nuh berkata kepada mereka : Apakah kalian tidak takut kepada Allah dengan meninggalkan penyembahan kepada selain Allah?اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌۙ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya aku adalah utusan kepada kalian yang dipercaya dalam apa yang aku sampaikan kepada kalian.فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ
maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsir Al-Muyassar
Jadikanlah iman sebagai tameng kalian yang melindungi kalian dari siksa Allah dan taatilah aku dalam apa yang aku perintahkan kepada kalian, yaitu agar kalian menyembah-Nya semata.وَمَآ اَسْـئَـلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍۚ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۚ
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Rabb semesta alam.
Tafsir Al-Muyassar
Aku tidak meminta upah dari kalian atas penyampaian risalah ini, karena upahku sudah dijamin oleh Rabb semesta alam yang bertindak terhadap makhluk-Nya.فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِ
Maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku!"
Tafsir Al-Muyassar
Waspadailah siksa-Nya dan taatilah aku dengan menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya.قَالُوْٓا اَنُؤْمِنُ لَكَ وَاتَّبَعَكَ الْاَرْذَلُوْنَۗ
Mereka berkata:"Apakah kami akan beriman kepadamu, padahal yang mengikuti kamu ialah orang-orang yang hina?"
Tafsir Al-Muyassar
Kaum Nuh menjawab : Bagaimana kami bisa mempercayaimu dan mengikutimu, sementara orang-orang yang mengikutimu adalah orang-orang rendahan?قَالَ وَمَا عِلْمِيْ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَۚ
Nuh menjawab:"Bagaimana aku mengetahui apa yang telah mereka kerjakan?
Tafsir Al-Muyassar
Maka Nuh menjawab dengan berkata : Saya tidak dibebani untuk mengetahui amal perbuatan mereka, karena saya hanya ditugasi untuk menyeru mereka kepada iman. Pertimbangannya adalah dengan iman dan bukan kedudukan, nasab, pekerjaan dan mata pencaharian.اِنْ حِسَابُهُمْ اِلَّا عَلٰى رَبِّيْ لَوْ تَشْعُرُوْنَۚ
Perhitungan (amal perbuatan) mereka tidak lain hanyalah kepada Rabbku, kalau kamu menyadari.
Tafsir Al-Muyassar
Hisab mereka untuk mendapatkan balasan atas amal perbuatan mereka dan apa yang tersimpan dalam dada mereka telah ditangani oleh Rabbku yang mengetahui rahasia-rahasia. Kalau kalian menyadari hal ini maka kalian tidak akan mengucapkan kata-kata tersebut.وَمَآ اَنَا۠ بِطَارِدِ الْمُؤْمِنِيْنَۚ
Dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Saya tidak akan mengusir orang-orang yang beriman kepada dakwahku, apapun keadaan mereka hanya untuk memenuhi keinginan kalian agar kalian beriman kepadaku.اِنْ اَنَا۠ اِلَّا نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌۗ
Aku (ini) tidak lain melainkan pemberi peringatan yang menjelaskan."
Tafsir Al-Muyassar
Saya hanyalah seorang pemberi peringatan dan peringatanku sangat jelas.قَالُوْا لَىِٕنْ لَّمْ تَنْتَهِ يٰنُوْحُ لَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْمَرْجُوْمِيْنَۗ
Mereka berkata:"Sungguh jika kamu tidak (mau) berhenti hai Nuh, niscaya benar-benar kamu akan termasuk orang-orang yang dirajam."
Tafsir Al-Muyassar
Kaum Nuh mengelak dari perbincangan dan menggantinya dengan ancaman, mereka berkata kepadanya : Wahai Nuh, bila kamu tidak meninggalkan dakwahmu, niscaya kamu akan mati dengan lemparan batu dari kami.قَالَ رَبِّ اِنَّ قَوْمِيْ كَذَّبُوْنِۖ
Nuh berkata:"Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku telah mendustakan aku;
Tafsir Al-Muyassar
Manakala Nuh mendengar ucapan mereka itu, dia berdoa kepada Rabbnya : Ya Rabbi, sesungguhnya kaumku bersikukuh mendustakanku,فَافْتَحْ بَيْنِيْ وَبَيْنَهُمْ فَتْحًا وَّنَجِّنِيْ وَمَنْ مَّعِيَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ
maka itu adakanlah suatu keputusan antaraku dan antara mereka, dan selamatkanlah aku dan orang-orang yang mukmin besertaku."
Tafsir Al-Muyassar
maka tetapkanlah keputusan antara diriku dengan mereka dengan sebuah keputusan yang dengannya Engkau membinasakan orang-orang yang mengingkari tauhid-Mu dan mendustakan utusan-Mu. Selamatkanlah aku dan orang-orang Mukmin yang bersamaku dari adzab yang Engkau timpakan atas orang-orang kafir.فَاَنْجَيْنٰهُ وَمَنْ مَّعَهٗ فِى الْفُلْكِ الْمَشْحُوْنِ
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yang besertanya di dalam kapal yang penuh muatan.
Tafsir Al-Muyassar
Maka Kami menyelamatkannya dan orang-orang yang beriman kepadanya dalam sebuah perahu yang sarat dengan berbagai macam makhluk yang dibawanya.ثُمَّ اَغْرَقْنَا بَعْدُ الْبٰقِيْنَ
Kemudian sesudah itu Kami tenggelamkan orang-orang yang tinggal.
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian setelah Kami menyelamatkan Nuh dan orang-orang yang bersamanya, Kami menenggelamkan orang-orang yang tidak beriman kepadanya dari kaumnya dan menolak nasihatnya.اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةًۗ وَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya berita Nuh dan apa yang terjadi berupa diselamatkannya orang-orang Mukmin dan dibinasakannya orang-orang yang mendustakan mengandung tanda dan pelajaran besar bagi orang-orang sesudah mereka. Dan kebanyakan orang-orang yang mendengar kisah ini tetap tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta syariat-Nya.وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ
Dan sesungguhnya Rabbmu Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar Mahaperkasa dalam membalas orang-orang yang kafir kepada-Nya dan menyelisihi perintah-Nya, Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.كَذَّبَتْ عَادُ ِۨالْمُرْسَلِيْنَۙ
Kaum Aad telah mendustakan para rasul.
Tafsir Al-Muyassar
Kabilah `Ad mendustakan Rasul mereka Hud, maka dengan itu mereka telah mendustakan seluruh Rasul, karena dakwah mereka adalah satu, dasar-dasarnya dan tujuannya.اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ هُوْدٌ اَلَا تَتَّقُوْنَۚ
Ketika saudara mereka Hud berkata kepada mereka:"Mengapa kamu tidak bertaqwa?
Tafsir Al-Muyassar
Manakala saudara mereka Hud berkata kepada mereka : Mengapa kalian tidak takut kepada Allah sehingga kalian mengikhlaskan ibadah kepada-Nya?اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌۙ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya saya diutus kepada kalian untuk membimbing kalian dan mengarahkan kalian, menjaga risalah Allah. Saya menyampaikannya kepada kalian sebagaimana Rabbku memerintahkanku,فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ
maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsir Al-Muyassar
Maka takutlah terhadap hukuman Allah dan taatilah aku pada apa yang aku bawa kepada kalian dari Allah.وَمَآ اَسْـَٔلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍۚ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ
Dan sekali-kali aku tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Rabb semesta alam.
Tafsir Al-Muyassar
Saya tidak meminta upah apapun kepada kalian atas bimbinganku kepada kalian kepada tauhid, karena upahku telah dijamin oleh Allah Rabb semesta alam.اَتَبْنُوْنَ بِكُلِّ رِيْعٍ اٰيَةً تَعْبَثُوْنَۙ
Apakah kamu mendirikan pada tiap-tiap tanah tinggi bangunan untuk bermain-main,
Tafsir Al-Muyassar
Apakah kalian membangun bangunan-bangunan yang tinggi di tempat yang tinggi, lalu kalian melongok darinya dan menghina orang-orang yang lewat? Semua itu adalah sia-sia dan pemborosan, tidak ada faidahnya bagi kalian pada agama dan dunia kalian.وَتَتَّخِذُوْنَ مَصَانِعَ لَعَلَّكُمْ تَخْلُدُوْنَۚ
dan kamu membuat benteng-benteng dengan maksud supaya kamu kekal (di dunia)
Tafsir Al-Muyassar
Kalian juga mendirikan istana-istana yang megah dan kokoh, seolah-olah kalian akan kekal di dunia dan tidak mati.وَاِذَا بَطَشْتُمْ بَطَشْتُمْ جَبَّارِيْنَۚ
Dan apabila kamu menyiksa, maka kamu menyiksa sebagai orang-orang kejam dan bengis.
Tafsir Al-Muyassar
Bila kalian menimpakan hukuman atas seseorang dengan membunuh atau memukul, maka kalian melakukannya dengan penuh kekejaman dan kezhaliman.فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ
Maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsir Al-Muyassar
Takutlah kalian kepada Allah, lakukanlah apa yang aku dakwahkan kepada kalian karena ia lebih berguna bagi kalian.وَاتَّقُوا الَّذِيْٓ اَمَدَّكُمْ بِمَا تَعْلَمُوْنَۚ
Dan bertaqwalah kepada Allah yang telah menganugerahkan kepadamu apa yang kamu ketahui.
Tafsir Al-Muyassar
Takutlah kepada Allah yang telah memberi kalian berbagai bentuk kenikmatan yang tidak samar atas kalian.اَمَدَّكُمْ بِاَنْعَامٍ وَّبَنِيْنَۙ
Dia telah menganugerahkan kepadamu binatang-binatang ternak, dan anak-anak,
Tafsir Al-Muyassar
Dia memberi kalian hewan ternak, berupa unta, sapi dan kambing, memberi kalian anak-anak,وَجَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍ
dan kebun-kebun dan mata air,
Tafsir Al-Muyassar
Memberi kalian kebun-kebun yang berbuah, dan Dia memancarkan air dari mata air yang mengalir untuk kalian.اِنِّيْٓ اَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍۗ
sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa azab yang besar."
Tafsir Al-Muyassar
Hud berkata memperingatkan mereka : Sesungguhnya aku takut bila kalian masih bersikukuh di atas pendustaan, kezhaliman dan kufur nikmat yang kalian pegang selama ini, aku takut Allah akan menurunkan siksa-Nya kepada kalian di hari di mana ketakutannya besar karena begitu dahsyat siksa-Nya.قَالُوْا سَوَاۤءٌ عَلَيْنَآ اَوَعَظْتَ اَمْ لَمْ تَكُنْ مِّنَ الْوَاعِظِيْنَۙ
Mereka menjawab:"Adalah sama saja bagi kami, apakah kamu memberi nasehat atau tidak memberi nasehat,
Tafsir Al-Muyassar
Mereka menjawab : Bagi kami sama saja, kamu memperingatkan kami dan mengancam kami atau tidak, kami tetap tidak akan beriman kepadamu.اِنْ هٰذَآ اِلَّا خُلُقُ الْاَوَّلِيْنَۙ
(agama kami) ini tidak lain hanyalah adat kebiasaan orang dahulu,
Tafsir Al-Muyassar
Dan mereka berkata : Apa yang kami pegang ini tidak lain kecuali agama dan adat orang-orang terdahulu.وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِيْنَۚ
dan kami sekali-kali tidak akan di azab."
Tafsir Al-Muyassar
Kami tidak akan disiksa karena apa yang kami lakukan dari adzab yang engkau peringatkan kepada kami.فَكَذَّبُوْهُ فَاَهْلَكْنٰهُمْۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةًۗ وَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Maka mereka mendustakan Hud, lalu Kami binasakan mereka. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Namun mereka tetap mendustakannya, maka Allah membinasakan mereka dengan angin rebut yang sangat dingin. Sesungguhnya pembinasaan terhadap mereka mengandung pelajaran bagi orang-orang sesudah mereka. Dan kebanyakan orang-orang yang mendengar kisah ini tetap tidak beriman kepadamu.وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ
Dan sesungguhnya Rabbmu, Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
Dan sesungguhnya Rabbmu adalah Rabb yang Mahaperkasa yang berkuasa atas apa yang diinginkannya berupa membinasakan orang-orang yang mendustakan, namun Dia Maha Pengasih kepada orang-orang yang beriman.كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ الْمُرْسَلِيْنَۙ
Kaum Tsamud telah mendustakan rasul-rasul.
Tafsir Al-Muyassar
Kabilah Tsamud mendustakan rasul mereka, Shalih terhadap risalah dan dakwahnya kepada mengesakan Allah. Dengan itu mereka telah mendustakan semua rasul, karena mereka semuanya mengajak kepada mengesakan Allah.اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ صٰلِحٌ اَلَا تَتَّقُوْنَۚ
Ketika saudara mereka, Shaleh, berkata kapada mereka:"Mengapa kamu tidak bertaqwa?
Tafsir Al-Muyassar
Tatkala saudara mereka Shalih berkata kepada mereka : Mengapa kalian tidak takut terhadap siksa Allah sehingga kalian mengesakan-Nya dalam ibadah??اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌۙ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Tafsir Al-Muyassar
Sesunggguhnya aku diutus kepada kalian dari Allah, dipercaya oleh-Nya atas risalah ini, sebagaimana yang telah aku terima dari Allah.فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ
maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsir Al-Muyassar
Waspadailah siksa Allah dan lakukanlah apa yang aku serukan kepada kalian.وَمَآ اَسْـئَـلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍۚ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu, upahku tidak lain hanyalah dari Rabb semesta alam.
Tafsir Al-Muyassar
Saya tidak meminta upah apapun atas nasihat dan bimbinganku ini, karena balasanku telah dijamin oleh Allah.اَتُتْرَكُوْنَ فِيْ مَا هٰهُنَآ اٰمِنِيْنَۙ
Adakah kamu akan dibiarkan tinggal di sini (di negeri kamu ini) dengan aman,
Tafsir Al-Muyassar
Apakah Tuhan kalian membiarkan kalian dalam kenikmatan yang kalian rasakan saat ini di kehidupan dunia dalam keadaan aman dari adzab, kehilangan nikmat dan kematian?فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۙ
di dalam kebun-kebun serta mata air,
Tafsir Al-Muyassar
Di kebun-kebun yang berbuah, mata air yang memancar,وَّزُرُوْعٍ وَّنَخْلٍ طَلْعُهَا هَضِيْمٌۚ
dan tanam-tanaman dan pohon-pohon korma yang mayangnya lembut.
Tafsir Al-Muyassar
tanaman-tanaman yang banyak, pohon kurma yang buahnya lunak lagi matang,وَتَنْحِتُوْنَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوْتًا فٰرِهِيْنَ
Dan kamu pahat sebagian dari gunung-gunung untuk di jadikan rumah-rumah dengan rajin;
Tafsir Al-Muyassar
dan kalian membuat rumah-rumah di gunung-gunung dengan memahatnya dalam keadaan menyombongkan diri lagi angkuh.فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ
maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku;
Tafsir Al-Muyassar
Takutlah kepada hukuman Allah, dan terimalah nasihatku,وَلَا تُطِيْعُوْٓا اَمْرَ الْمُسْرِفِيْنَۙ
dan janganlah kamu mentaati perintah orang-orang yang melewati batas,
Tafsir Al-Muyassar
Jangan mengikuti perintah orang-orang yang melebihi batas terhadap diri mereka yang terus bersikukuh di atas kedurhakaan kepada Allah,الَّذِيْنَ يُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ وَلَا يُصْلِحُوْنَ
yang membuat kerusakan di muka bumi dan tidak mengadakan perbaikan."
Tafsir Al-Muyassar
Yang selalu melakukan kerusakan di muka bumi dengan kerusakan yang tidak mengandung perbaikan sama sekali.قَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَۙ
Mereka berkata:"Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir;
Tafsir Al-Muyassar
Tsamud berkata kepada Nabinya, Shalih : Kamu tidak lain kecuali termasuk orang-orang yang sering disihir sehingga sihir itu mengalahkan akalmu.مَآ اَنْتَ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَاۙ فَأْتِ بِاٰيَةٍ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ
Kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami; maka datangkanlah sesuatu mukjizat, jika kamu memang termasuk orang-orang yang benar."
Tafsir Al-Muyassar
Kamu tidak lain kecuali orang yang setara dengan kami, sama-sama manusia dari Bani Adam, maka mana mungkin kamu bisa mengungguli kami dengan risalah?? Maka datangkanlah hujjah yang nyata atas kebenaran risalahmu bila kamu memang benar dalam pengakuanmu bahwa Allah telah mengutusmu kepada kami.قَالَ هٰذِهٖ نَاقَةٌ لَّهَا شِرْبٌ وَّلَكُمْ شِرْبُ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍۚ
Shaleh menjawab:"Ini seekor unta betina, ia mempunyai giliran untuk mendapatkan air, dan kamu mempunyai giliran pula untuk mendapatkan air di hari yang tertentu.
Tafsir Al-Muyassar
Shalih berkata kepada mereka dan Allah telah mengeluarkan seekor unta betina baginya dari sebongkah batu besar : Ini adalah unta Allah, ia memiliki hak untuk minum di hari tertentu, sedangkan kalian memiliki hak untuk minum di lain hari. Kalian tidak boleh minum di hari giliran unta itu, maka ia pun juga tidak akan minum di hari giliran kalian.وَلَا تَمَسُّوْهَا بِسُوْۤءٍ فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابُ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
Dan janganlah kamu sentuh unta betina itu dengan sesuatu kejahatan, yang menyebabkan kamu akan ditimpa oleh azab hari yang besar."
Tafsir Al-Muyassar
Jangan menyentuhnya dengan keburukan seperti memukulnya atau membunuhnya atau sejenisnya, karena Allah bisa membinasakan kalian dengan sebuah adzab di suatu hari yang sangat berat disebabkan beratnya siksa dan adzab yang terjadi.فَعَقَرُوْهَا فَاَصْبَحُوْا نٰدِمِيْنَۙ
Kemudian mereka membunuhnya, lalu mereka menjadi menyesal,
Tafsir Al-Muyassar
Namun mereka justru menyembelih unta tersebut, maka mereka pun menyesal atas apa yang mereka lakukan manakala mereka yakin akan ditimpa adzab, tetapi penyesalan mereka sudah terlambat.فَاَخَذَهُمُ الْعَذَابُۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
maka mereka ditimpa azab.Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Maka adzab Allah yang Shalih ancamkan kepada mereka turun dan lantas membinasakan mereka semua. Sesungguhnya pembinasaan kaum Tsamud mengandung pelajaran bagi siapa yang berkenan mengambil pelajaran dari jalan hidup tersebut, tetapi kebanyakan dari manusia tetap tidak beriman.وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ
Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Rabbmu benar-benar Mahaperkasa, mengalahkan dan membalas musuh-musuh-Nya yang mendustakan, Maha Penyayang kepada siapa yang beriman kepada-Nya dari makhluk-Nya.كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوْطِ ِۨالْمُرْسَلِيْنَۙ
Kaum Luth telah mendustakan rasul-rasul,
Tafsir Al-Muyassar
Kaum Luth mendustakan risalah Luth, maka dengan itu mereka telah mendustakan seluruh Rasul-Rasul Allah, karena apa yang mereka bawa berupa Tauhid dan dasar-dasar syariat adalah satu.اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ لُوْطٌ اَلَا تَتَّقُوْنَۚ
ketika saudara mereka, Luth, berkata kepada mereka:"Mengapa kamu tidak bertaqwa?"
Tafsir Al-Muyassar
Tatkala saudara mereka Luth berkata kepada mereka : Mengapa kalian tidak takut kepada adzab Allah?اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌۙ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan yang (di utus) kepadamu,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya aku adalah utusan dari Rabbb kalian, dipercaya oleh-Nya untuk menyampaikan risalah-Nya kepada kalian.فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ
maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.
Tafsir Al-Muyassar
Waspadalah terhadap siksa Allah bila kalian tetap mendustakan utusan-Nya, ikutilah seruanku,وَمَآ اَسْـئَـلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ
Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Rabb semesta alam.
Tafsir Al-Muyassar
Aku tidak meminta upah apa pun dari kalian atas seruanku dalam rangka memberi petunjuk kepada kalian, karena upahku telah dijamin oleh Allah,Rabb semesta alam.اَتَأْتُوْنَ الذُّكْرَانَ مِنَ الْعٰلَمِيْنَۙ
Mengapa kamu mendatangi jenis lelaki di antara manusia,
Tafsir Al-Muyassar
Apakah kalian lebih memilih kaum laki-laki?وَتَذَرُوْنَ مَا خَلَقَ لَكُمْ رَبُّكُمْ مِّنْ اَزْوَاجِكُمْۗ بَلْ اَنْتُمْ قَوْمٌ عٰدُوْنَ
dan kamu tinggalkan isteri-isteri yang di jadikan oleh Rabbmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang melampaui batas."
Tafsir Al-Muyassar
Allah ciptakan untuk kenikmatan kalian dan keturunan kalian? Justru dengan kemaksiatan ini kalian adalah suatu kaum yang melebihi batas dari apa yang Allah bolehkan kepada yang Dia haramkan.قَالُوْا لَىِٕنْ لَّمْ تَنْتَهِ يٰلُوْطُ لَتَكُوْنَنَّ مِنَ الْمُخْرَجِيْنَ
Mereka menjawab:"Hai Luth, sesungguhnya jika kamu tidak berhenti, benar-benar kamu termasuk orang-orang yang diusir."
Tafsir Al-Muyassar
Kaum Luth menjawab : Wahai Luth, bila kamu masih terus melarang kami untuk berhubungan dengan sesama laki-laki dan menyatakan perbuatan kami itu buruk, niscaya kamu akan termasuk ke dalam deretan orang-orang yang terusir dari negeri kami.قَالَ اِنِّيْ لِعَمَلِكُمْ مِّنَ الْقَالِيْنَۗ
Luth berkata:"Sesungguhnya aku sangat benci kepada perbuatanmu."
Tafsir Al-Muyassar
Luth berkata kepada mereka : Sesungguhnya saya sangat membenci perbuatan kalian berupa hubungan dengan sesama lelaki.رَبِّ نَجِّنِيْ وَاَهْلِيْ مِمَّا يَعْمَلُوْنَ
(Luth berdoa):"Ya Rabbku, selamatkanlah aku beserta keluargaku dari (akibat) perbuatan yang mereka kerjakan."
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian Luth berdoa kepada Rabbnya tatkala sudah tidak ada lagi harapan terhadap respon baik kaumnya : Ya Rabbi, selamatkan aku dan selamatkan keluargaku dari kemaksiatan yang sangat buruk yang dilakukan oleh kaumku dan dari hukuman-Mu yang akan menimpa mereka.فَنَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗٓ اَجْمَعِيْنَۙ
Lalu Kami selamatkan ia beserta keluarganya semua,
Tafsir Al-Muyassar
Maka Kami menyelamatkan Luth, keluarganya dan orang-orang yang menjawab dakwahnya seluruhnya,اِلَّا عَجُوْزًا فِى الْغٰبِرِيْنَۚ
kecuali seorang perempuan tua (isterinya) yang termasuk dalam golongan yang tinggal.
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali seorang wanita tua dari keluarganya, yaitu istrinya yang tidak mau beriman. Maka wanita ini termasuk orang-orang yang celaka oleh adzab Allah.ثُمَّ دَمَّرْنَا الْاٰخَرِيْنَۚ
Kemudian Kami binasakan yang lain.
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian Kami membinasakan orang-orang kafir lainnya dengan siksa yang paling keras,وَاَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ مَّطَرًاۚ فَسَاۤءَ مَطَرُ الْمُنْذَرِيْنَ
Dan Kami hujani mereka dengan hujan (batu) maka amat jeleklah hujan yang menimpa orang-orang yang telah diberi peringatan itu.
Tafsir Al-Muyassar
Kami turunkan batu dari langit seperti hujan yang membinasakan mereka, hujan yang benar-benar buruk yang menimpa suatu kaum yang telah diperingatkan oleh Rasul mereka namun mereka tidak menjawab peringatannya. Akhirnya mereka ditimpa kebinasaan dan kehancuran dengan cara yang paling leras.اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat bukti-bukti yang nyata. Dan adalah kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya pada siksa yang ditimpakan kepada kaum Luth terdapat pelajaran dan peringatan yang bisa dijadikan pelayanan oleh orang-orang yang mendustakan. Namun kebanyakan mereka tetap tidak mau beriman.وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ
Dan sesungguhnya Rabbmu, benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Rabbmu benar-benar Mahaperkasa, mengalahkan orang-orang yang mendustakan, namun Dia Maha Penyayang kepada orang-orang Mukmin.كَذَّبَ اَصْحٰبُ لْـئَـيْكَةِ الْمُرْسَلِيْنَۙ
Penduduk Aikah telah mendustakan rasul-rasul;
Tafsir Al-Muyassar
Para penduduk bumi yang memiliki pohon dan lebat mendustakan Rasul mereka, Syuaib pada risalahnya, karena itu mereka telah mendustakan seluruh Rasul.اِذْ قَالَ لَهُمْ شُعَيْبٌ اَلَا تَتَّقُوْنَۚ
ketika Syuaib berkata kepada mereka:"Mengapa kamu tidak bertaqwa?,
Tafsir Al-Muyassar
Manakala Syu`aib berkata kepada mereka : Mengapa kalian tidak takut siksa Allah atas kesyirikan kalian dan kemaksiatan kalian?اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌۙ
Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya saya diutus kepada kalian oleh Allah untuk membimbing kalian, dipercaya oleh-Nya untuk menyampaikan risalah-Nya.فَاتَّقُوا اللّٰهَ وَاَطِيْعُوْنِۚ
maka bertaqwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku!
Tafsir Al-Muyassar
Maka takutlah kalian kepada siksa Allah, ikutilah petunjuk Allah yang aku sampaikan kepada kalian,وَمَآ اَسْـئَـلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ اِنْ اَجْرِيَ اِلَّا عَلٰى رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ
dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Rabb semesta alam.
Tafsir Al-Muyassar
Saya tidak meminta balasan apapun dari kalian atas ajakanku kepada kalian agar kalian beriman kepada Allah, karena balasanku telah dijamin oleh Rabb semesta alam.اَوْفُوا الْكَيْلَ وَلَا تَكُوْنُوْا مِنَ الْمُخْسِرِيْنَۚ
Sempurnakanlah takaran dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang merugikan;
Tafsir Al-Muyassar
Syu`aib berkata kepada mereka yang selalu mengurangi takaran dan timbangan : Sempurnakanlah takaran bagi manusia sepenuhnya, janganlah menjadi orang-orang yang mengurangi hak-hak manusia.وَزِنُوْا بِالْقِسْطَاسِ الْمُسْتَقِيْمِۚ
dan timbanglah dengan timbangan yang lurus.
Tafsir Al-Muyassar
Timbanglah dengan timbangan yang lurus, jangan mencurangi hak-hak masyarakat pada takaran atau timbangan atau selainnya.وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ اَشْيَاۤءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِى الْاَرْضِ مُفْسِدِيْنَۚ
Dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan;
Tafsir Al-Muyassar
Jangan berbuat kerusakan di muka bumi dengan kesyirikan, pembunuhan, perampokan, menakut-nakuti manusia dan melakukan kemaksiatan-kemaksiatan.وَاتَّقُوا الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَالْجِبِلَّةَ الْاَوَّلِيْنَۗ
dan bertaqwalah kepada Allah yang telah menciptakan kamu dan umat-umat yang dahulu."
Tafsir Al-Muyassar
Berhati-hatilah terhadap siksa Allah yang telah menciptakan kalian dan menciptakan orang-orang sebelum kalian.قَالُوْٓا اِنَّمَآ اَنْتَ مِنَ الْمُسَحَّرِيْنَۙ
Mereka berkata:"Sesungguhnya kamu adalah salah seorang dari orang-orang yang kena sihir,
Tafsir Al-Muyassar
Mereka menjawab : Wahai Syu`aib, kamu hanya termasuk orang-orang yang terkena sihir dengan berat, sehingga mereka kehilangan akal.وَمَآ اَنْتَ اِلَّا بَشَرٌ مِّثْلُنَا وَاِنْ نَّظُنُّكَ لَمِنَ الْكٰذِبِيْنَۚ
dan kamu tidak lain melainkan seorang manusia seperti kami, dan sesungguhnya kami yakin bahwa kamu benar-benar termasuk orang-orang yang berdusta.
Tafsir Al-Muyassar
Kamu hanyalah manusia biasa yang sama dengan kami, mana mungkin kamu memiliki keunggulan di atas kami dengan risalah? Sesungguhnya besar persangkaan kami bahwa kamu termasuk orang-orang yang berdusta dalam risalah yang kamu akui.فَاَسْقِطْ عَلَيْنَا كِسَفًا مِّنَ السَّمَاۤءِ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَۗ
Maka jatuhkanlah atas kami gumpalan dari langit, jika kamu termasuk orang-orang yang benar".
Tafsir Al-Muyassar
Bila klaim kenabianmu itu benar, maka berdoalah kepada Allah agar Dia menurunkan sepenggal adzab dari langit yang membinasakan kami.قَالَ رَبِّيْٓ اَعْلَمُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ
Syuaib berkata:"Rabbku lebih mengetahui apa yang kamu kerjakan."
Tafsir Al-Muyassar
Syu`aib menjawab : Rabbku lebih mengetahui kesyirikan dan kemaksiatan yang kalian lakukan, serta adzab yang akan menimpa kalian.فَكَذَّبُوْهُ فَاَخَذَهُمْ عَذَابُ يَوْمِ الظُّلَّةِ ۗاِنَّهٗ كَانَ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيْمٍ
Kemudian mereka mendustakan Syuaib, lalu mereka ditimpa azab pada hari mereka dinaungi awan. Sesungguhnya azab itu adalah azab hari yang besar.
Tafsir Al-Muyassar
Maka kaum Syu`aib terus mendustakannya, sehingga mereka diterjang hawa panas yang sangat. Mereka mencari tempat berlindung dari panas tersebut, mereka menemukan awan dan berlindung di bawahnya, mereka merasakan angin yang sejuk dan hawa yang dingin. Manakala mereka telah berkumpul di bawahnya, ia pun berubah menjadi api yang membakar mereka. Kebinasaan mereka seluruhnya terjadi di hari yang sangat menakutkan.اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً ۗوَمَا كَانَ اَكْثَرُهُمْ مُّؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah), tetapi kebanyakan mereka tidak beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya hukuman yang menimpa mereka mengandung petunjuk yang jelas atas kodrat Allah dalam membinasakan orang-orang yang mendustakan, sekaligus pelajaran bagi siapa yang mau mengambil pelajaran. Namun kebanyakan dari mereka justru tidak beriman, tidak mengambil pelajaran darinya.وَاِنَّ رَبَّكَ لَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ
Dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Rabbmu wahai Rasul adalah Rabb yang Mahaperkasa dalam menyiksa musuh-musuh-Nya, sekaligus Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang mentauhidkan-Nya.وَاِنَّهٗ لَتَنْزِيْلُ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۗ
Dan sesungguhnya al-Quran ini benar-benar diturunkan oleh Rabb semesta alam,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya al-Qur`an yang mencantumkan kisah-kisah yang benar ini benar-benar diturunkan dari Pencipta makhluk, Pemegang segala urusan,نَزَلَ بِهِ الرُّوْحُ الْاَمِيْنُۙ
dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril),
Tafsir Al-Muyassar
Jibril al-Amin yang turun membawanya,عَلٰى قَلْبِكَ لِتَكُوْنَ مِنَ الْمُنْذِرِيْنَۙ
ke dalam hatimu (Muahammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan,
Tafsir Al-Muyassar
Lalu dia membacakannya kepadamu (wahai Rasul) sehingga kamu memahaminya dengan hatimu, pemahaman dan penghafalan, agar kamu menjadi salah satu utusan Allah yang memberikan peringatan kepada kaumnya terhadap adzab Allah. Dengan al-Qur`an yang diturunkan ini, kamu memberi peringatan kepada manusia dan jin seluruhnya.بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُّبِيْنٍۗ
dengan bahasa Arab yang jelas.
Tafsir Al-Muyassar
Jibril turun kepadamu dengannya dengan bahasa Arab yang jelas maknanya dan jelas pula petunjuknya dalam perkara-perkara yang kamu butuhkan, mencakup kebaikan dunia dan agama mereka.وَاِنَّهٗ لَفِيْ زُبُرِ الْاَوَّلِيْنَ
Dan sesungguhnya al-Quran itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya nama al-Qur`an sudah ditetapkan di kitab-kitab para Nabi terdahulu, mereka telah membenarkannya dan menyampaikannya kepada umat mereka sebagai berita gembira.اَوَلَمْ يَكُنْ لَّهُمْ اٰيَةً اَنْ يَّعْلَمَهٗ عُلَمٰۤؤُا بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ
Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israil mengetahuinya?
Tafsir Al-Muyassar
Apakah mereka tidak merasa cukup dalam membuktikan kebenaranmu (bahwa dirimu adalah utusan Allah dan bahwa al-Qur`an adalah haq) dengan ilmu ulama Bani Israil, dan orang-orang yang beriman di antara mereka seperti Abdullah bin Salam?وَلَوْ نَزَّلْنٰهُ عَلٰى بَعْضِ الْاَعْجَمِيْنَۙ
Dan kalau al-Quran itu Kami turunkan kepada salah seorang dari golongan bukan Arab,
Tafsir Al-Muyassar
Seandainya Kami menurunkan al-Qur`an kepada sebagian orang yang tidak berbicara dengan bahasa Arab,فَقَرَاَهٗ عَلَيْهِمْ مَّا كَانُوْا بِهٖ مُؤْمِنِيْنَۗ
lalu ia membacakannya kepada mereka (orang-orang kafir); niscaya mereka tidak akan beriman kepadanya.
Tafsir Al-Muyassar
lalu dia membacanya kepada orang-orang kafir Quraisy dengan bacaan Arab yang fasih lagi shahih, niscaya mereka juga akan kafir kepadanya, mereka akan mencari-cari alasan dalam pengingkaran mereka.كَذٰلِكَ سَلَكْنٰهُ فِيْ قُلُوْبِ الْمُجْرِمِيْنَۗ
Demikianlah Kami masukkan al-Quran ke dalam hati orang-orang yang durhaka.
Tafsir Al-Muyassar
Demikianlah kami menyampaikan pendustaan terhadap al-Qur`an ke dalam hati para pelaku dosa, sehingga ia bersemayam di dalamnya dan hal itu disebabkan oleh kezhaliman dan kejahatan mereka.لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ حَتّٰى يَرَوُا الْعَذَابَ الْاَلِيْمَ
Mereka tidak beriman kepadanya, hingga mereka melihat azab yang pedih,
Tafsir Al-Muyassar
Maka tidak ada jalan untuk berubah dari keadaan mereka yang mengingkari al-Qur`an, sehingga mereka melihat adzab yang keras yang telah diancamkan kepada mereka.فَيَأْتِيَهُمْ بَغْتَةً وَّهُمْ لَا يَشْعُرُوْنَۙ
maka datanglah azab kepada mereka dengan mendadak, sedang mereka tidak menyadarinya,
Tafsir Al-Muyassar
Maka adzab Allah pun turun secara tiba-tiba, sebelum itu mereka sama sekali tidak mengetahui kehadirannya.فَيَقُوْلُوْا هَلْ نَحْنُ مُنْظَرُوْنَۗ
lalu mereka berkata:"Apakah kami dapat diberi tangguh?"
Tafsir Al-Muyassar
Maka pada saat adzab tersebut tiba, mereka pun berkata mengungkapkan penyesalan terhadap iman yang melayang : Adakah kami diberi tenggang waktu sehingga kami bisa bertaubat kepada Allah dari kesyirikan kami dan memperbaiki apa yang telah berlalu?اَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُوْنَ
Maka apakah mereka meminta supaya disegerakan azab Kami?
Tafsir Al-Muyassar
Apakah penundaan-Ku telah melenakan mereka sehingga mereka berani meminta disegerakannya adzab atas mereka dari langit?اَفَرَءَيْتَ اِنْ مَّتَّعْنٰهُمْ سِنِيْنَۙ
Maka bagaimana pendapatmu jika Kami berikan kepada mereka kenikmatan hidup bertahun-tahun,
Tafsir Al-Muyassar
Apakah kamu mengetahui (wahai Rasul) bila Kami memberi mereka kenikmatan dalam hidup selama bertahun-tahun dengan menunda ajal mereka,ثُمَّ جَاۤءَهُمْ مَّا كَانُوْا يُوْعَدُوْنَۙ
kemudian datang kepada mereka azab yang telah diancamkan kepada mereka,
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian siksa yang diancamkan itu pun tiba?مَآ اَغْنٰى عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يُمَتَّعُوْنَۗ
niscaya tidak berguna bagi mereka apa yang mereka selalu menikmatinya.
Tafsir Al-Muyassar
Apa gunanya kenikmatan sepanjang hayat dan kemakmuran hidup bagi mereka, bila mereka tidak mau meninggalkan kesyirikan mereka? Siksa Allah pasti akan menimpa mereka cepat atau lambat.وَمَآ اَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ اِلَّا لَهَا مُنْذِرُوْنَۙ
Dan Kami tidak membinasakan sesuatu negeripun, melainkan sesudah ada baginya orang-orang yang memberi peringatan;
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami tidak akan membinasakan sebuah perkampungan dari kalangan umat-umat terdahulu kecuali setelah Kami mengutus para Rasul kepada mereka,ذِكْرٰىۚ وَمَا كُنَّا ظٰلِمِيْنَ
untuk menjadi peringatan. Dan Kami sekali-kali tidak berlaku zalim.
Tafsir Al-Muyassar
Yang memberi mereka peringatan, mengingatkan dan menjelaskan sebab keselamatan bagi mereka. Dan kami tidak akan berbuat zhalim dengan mengadzab suatu umat sebelum mengutus seorang Rasul kepadanya.وَمَا تَنَزَّلَتْ بِهِ الشَّيٰطِيْنُ
Dan al-Quran itu bukanlah dibawa turun oleh syaitan-syaitan.
Tafsir Al-Muyassar
Bukan setan yang membawa al-Qur`an kepada Muhammad (seperti anggapan orang-orang kafir),وَمَا يَنْۢبَغِيْ لَهُمْ وَمَا يَسْتَطِيْعُوْنَۗ
Dan tidaklah patut mereka membawa turun al-Quran itu, dan merekapun tidak akan kuasa.
Tafsir Al-Muyassar
Dan tidak patut baginya untuk itu, dan ia pun tidak akan mampu.اِنَّهُمْ عَنِ السَّمْعِ لَمَعْزُوْلُوْنَۗ
Sesungguhnya mereka benar-benar dijauhkan daripada mendengar al-Quran itu.
Tafsir Al-Muyassar
Karena mereka terhalangi dari mendengar al-Qur`an di langit akibat lontaran bola api.فَلَا تَدْعُ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَ فَتَكُوْنَ مِنَ الْمُعَذَّبِيْنَ
Maka janganlah kamu menyeru (menyembah) tuhan yang lain di samping Allah, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang di azab.
Tafsir Al-Muyassar
Jangan menyembah sembahan lain kecuali Allah, akibatnya kamu akan ditimpa adzab sebagaimana yang telah menimpa orang-orang yang menyembah sembahan lain selain Allah.وَاَنْذِرْ عَشِيْرَتَكَ الْاَقْرَبِيْنَۙ
Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat,
Tafsir Al-Muyassar
Berilah peringatan (wahai Rasul) dengan memulai dari yang lebih dekat kemudian yang dekat dari kaummu, dari siksa kami agar ia tidak menimpa mereka.وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَۚ
dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Lunakkanlah pergaulan dan perkataanmu dengan penuh tawadhu` dan kasih sayang kepada siapa yang terlihat menjawab ajakanmu.فَاِنْ عَصَوْكَ فَقُلْ اِنِّيْ بَرِيْۤءٌ مِّمَّا تَعْمَلُوْنَۚ
Jika mereka mendurhakaimu maka katakanlah:"Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu kerjakan."
Tafsir Al-Muyassar
Bila mereka menyelisihi perintahmu dan tidak mau mengikutimu, maka berlepas dirilah dari perbuatan mereka, termasuk kesyirikan dan kesesatan yang mereka lakukan.وَتَوَكَّلْ عَلَى الْعَزِيْزِ الرَّحِيْمِۙ
Dan bertawakkallah kepada (Allah) Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.
Tafsir Al-Muyassar
Serahkanlah urusanmu kepada Allah yang Mahaperkasa yang tidak dikalahkan dan tidak dikuasai, Maha Pengasih yang tidak menghinakan wali-wali-Nya.الَّذِيْ يَرٰىكَ حِيْنَ تَقُوْمُ
Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk shalat),
Tafsir Al-Muyassar
Dialah yang melihatmu saat kamu berdiri untuk shalat sendiri di tengah malam,وَتَقَلُّبَكَ فِى السّٰجِدِيْنَ
dan (melihat pula) perobahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud.
Tafsir Al-Muyassar
Dia melihat gerakanmu bersama orang-orang yang sujud dalam shalat mereka, baik kamu dalam keadaan berdiri atau ruku` atau sujud atau duduk.اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Sesungguhnya Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Allah Maha Mendengar tilawahmu dan dzikirmu, Maha Mengetahui niat dan amal perbuatanmu.هَلْ اُنَبِّئُكُمْ عَلٰى مَنْ تَنَزَّلُ الشَّيٰطِيْنُۗ
Apakah akan Aku beritakan kepadamu, kepada siapa syaitan-syaitan itu turun?
Tafsir Al-Muyassar
Maukah kalian wahai manusia aku beritahu, kepada siapa setan itu turun?تَنَزَّلُ عَلٰى كُلِّ اَفَّاكٍ اَثِيْمٍۙ
Mereka turun kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa,
Tafsir Al-Muyassar
Ia turun kepada setiap dukun pembual yang berlumuran dosa,يُّلْقُوْنَ السَّمْعَ وَاَكْثَرُهُمْ كٰذِبُوْنَۗ
mereka menghadapkan pendengaran (kepada syaitan) itu, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang pendusta.
Tafsir Al-Muyassar
setan-setan menyadap pendengaran, mencurinya dari para malaikat, lalu mereka menyampaikannya kepada para dukun dan orang-orang yang sejalan hidupnya dengan mereka dari kalangan ahli kefasikan, kebanyakan orang dari mereka adalah para pendusta. Salah seorang dari mereka berbicara satu kata dengan benar, lalu menambahkan lebih dari seratus kebohongan.وَالشُّعَرَاۤءُ يَتَّبِعُهُمُ الْغَاوٗنَۗ
Dan penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat.
Tafsir Al-Muyassar
Syair dari para penyair itu berpijak kepada kebatilan dan kebohongan, dan orang-orang yang sesat lagi menyimpang yang menjadi rekan mereka mengikuti mereka.اَلَمْ تَرَ اَنَّهُمْ فِيْ كُلِّ وَادٍ يَّهِيْمُوْنَۙ
Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka mengembara di tiap-tiap lembah,
Tafsir Al-Muyassar
Wahai Nabi, apakah kamu tidak melihat mereka pergi seperti orang bingung, mereka terjun ke dalam segala bentuk kebohongan dan kepalsuan, merobek kehormatan, mencela nasab, melukai hati kaum wanita yang terjaga.وَاَنَّهُمْ يَقُوْلُوْنَ مَا لَا يَفْعَلُوْنَۙ
dan bahwasanya mereka suka mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)?,
Tafsir Al-Muyassar
Mereka mengatakan apa yang tidak mereka lakukan, berlebih-lebihan menyanjung para pemuja kebatilan dan merendahkan para pengusung kebenaran?اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَذَكَرُوا اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّانْتَصَرُوْا مِنْۢ بَعْدِ مَا ظُلِمُوْا ۗوَسَيَعْلَمُ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْٓا اَيَّ مُنْقَلَبٍ يَّنْقَلِبُوْنَ
kecuali orang-orang (penyair-penyair) yang beriman dan beramal saleh dan banyak menyebut Allah dan mendapat kemenangan sesudah menderita kezaliman. Dan orang-orang yang zalim itu kelak akan mengetahui ke tempat mana mereka akan kembali.

