Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang besumber dari Abu Jahdlam bahwa pada suatu hari Nabi saw. tampak gelisah. Para sahabat menanyakan kepada beliau perihal kegelisahan itu. Beliau menjawab: "Mengapa tidak? Sementara aku mengetahui bahwa musuhku sesudah aku mati adalah umatku sendiri." Berkenaan dengan peristiwa tersebut maka turunlah ayat ini (Asy-Syuaraa: 205-207) yang menegaskan bahwa walaupun mereka itu (musuh-musuh Islam) diberikan kenikmatan hidup bertahun-tahun, kenikmatan itu tidak berguna bagi mereka. Dengan turunnya ayat tersebut, terobatilah hati beliau.
Back

