× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ لِمَ تُحَرِّمُ مَآ اَحَلَّ اللّٰهُ لَكَۚ تَبْتَغِيْ مَرْضَاتَ اَزْوَاجِكَۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya bagimu; kamu mencari kesenangan hati isteri-isterimu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Tafsir Al-Muyassar

Hai Nabi, mengapa kamu menghalangi dirimu dari kehalalan yang Allah halalkan untukmu, untuk menyenangkan hati istri-istrirmu? Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepadamu.
قَدْ فَرَضَ اللّٰهُ لَكُمْ تَحِلَّةَ اَيْمَانِكُمْۚ وَاللّٰهُ مَوْلٰىكُمْۚ وَهُوَ الْعَلِيْمُ الْحَكِيْمُ
Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Tafsir Al-Muyassar

Allah telah mensyariatkan kepada kalian, wahai orang-orang Mukmin, untuk membebaskan sumpah kalian, dengan membayar kafarat sumpah, yaitu: memberi makan sepuluh orang miskin, atau memberi mereka pakaian, atau membebaskan budak. Barangsiapa yang tidak mendapatinya, maka ia berpuasa tiga hari. Allah adalah Pelindung kalian dan yang mengurusi urusan kalian. Dia Maha Mengetahui tentang apa yang bermaslahat bagi kalian, lagi Maha Bijaksana dalam perkataan dan perbuatanNya.
وَاِذْ اَسَرَّ النَّبِيُّ اِلٰى بَعْضِ اَزْوَاجِهٖ حَدِيْثًاۚ فَلَمَّا نَبَّاَتْ بِهٖ وَاَظْهَرَهُ اللّٰهُ عَلَيْهِ عَرَّفَ بَعْضَهٗ وَاَعْرَضَ عَنْۢ بَعْضٍۚ فَلَمَّا نَبَّاَهَا بِهٖ قَالَتْ مَنْ اَنْۢبَاَكَ هٰذَاۗ قَالَ نَبَّاَنِيَ الْعَلِيْمُ الْخَبِيْرُ
Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari isteri-isterinya (Hafsah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafsah) menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah), dan Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafsah dengan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan yang sebagian yang lain (kepada Hafsah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaaraan (antara Hafsah dan Aisyah) lalu Hafsah bertanya: "Siapakah yang memberitahukan hal ini kepadamu?" Nabi menjawab: "Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal."

Tafsir Al-Muyassar

Ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada istrinya, Hafshah, tentang suatu peristiwa. Tatkala ia menceritakan peristiwa itu kepada Aisyah, dan Allah memberitahukan kepada Nabi bahwa Hafshah telah menyebarkan rahasianya, maka Nabi memberitahukan kepada Hafshah sebagian dari apa yang telah disampaikannya, dan tidak menyampaikan sebagian yang lainnya karena memuliakannya. Tatkala Nabi memberitahukan kepadanya tentang pembicaaraan yang telah disebarkannya, maka Hafshah bertanya, "Siapakah yang memberitahukan hal ini kepadamu?" Nabi menjawab, "Aku diberi tahu oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal, yang tidak ada suatu pun yang tersembunyi dari-Nya."

اِنْ تَتُوْبَآ اِلَى اللّٰهِ فَقَدْ صَغَتْ قُلُوْبُكُمَاۚ وَاِنْ تَظٰهَرَا عَلَيْهِ فَاِنَّ اللّٰهَ هُوَ مَوْلٰىهُ وَجِبْرِيْلُ وَصَالِحُ الْمُؤْمِنِيْنَۚ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ بَعْدَ ذٰلِكَ ظَهِيْرٌ
Jika kamu berdua bertaubat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.

Tafsir Al-Muyassar

Jika kalian, wahai Hafshah dan Aisyah, kembali kepada Allah, berarti didapati dari diri kalian apa yang mendorong untuk bertaubat, di mana hati kalian cenderung menyukai apa yang tidak disukai oleh Rasulullah Saw yaitu menyebarkan rahasia beliau. Sebaliknya, jika kalian berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan Penolongnya, begitu pula Jibril dan orang-orang Mukmin yang shalih. Dan malaikat-malaikat, sesudah pertolongan Allah, adalah para penolong baginya atas orang-orang yang menyakiti dan menzhaliminya.

عَسٰى رَبُّهٗٓ اِنْ طَلَّقَكُنَّ اَنْ يُّبْدِلَهٗٓ اَزْوَاجًا خَيْرًا مِّنْكُنَّ مُسْلِمٰتٍ مُّؤْمِنٰتٍ قٰنِتٰتٍ تٰۤىِٕبٰتٍ عٰبِدٰتٍ سٰۤىِٕحٰتٍ ثَيِّبٰتٍ وَّاَبْكَارًا
Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Rabbnya akan memberi ganti kepadanya dengan isteri-isteri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertaubat, yang mengerjakan ibadat, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.

Tafsir Al-Muyassar

Jika Nabi menceraikan kalian, wahai istri-istri, boleh jadi Rabbnya akan menikahkannya, sebagai ganti kalian, dengan istei-istri yang tunduk kepada Allah dengan melakukan ketaatan, beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, mena`ati Allah, kembali kepada apa yang dicintai Allah berupa ketaatan kepada-Nya, hanya beribadah kepada-Nya. banyak berpuasa, ada yang janda dan ada yang perawan.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا قُوْٓا اَنْفُسَكُمْ وَاَهْلِيْكُمْ نَارًا وَّقُوْدُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلٰۤىِٕكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُوْنَ اللّٰهَ مَآ اَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَ
Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.

Tafsir Al-Muyassar

Hai orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya serta mengerjakan syariat-Nya. Peliharalah diri kalian dengan melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepada kalian dan meninggalkan apa yang dilarang-Nya. Dan peliharalah keluarga kalian sebagaimana kalian menjaga diri kalian sendiri dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Yang bertugas mengadzab penghuninya adalah malaikat-malaikat yang kuat lagi kasar dalam memperlakukan mereka, yang tidak pernah menyelisihi perintah Allah dan selalu melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka.

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَا تَعْتَذِرُوا الْيَوْمَۗ اِنَّمَا تُجْزَوْنَ مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
Hai orang-orang kafir, janganlah kamu mengemukakan uzur pada hari ini. Sesungguhnya kamu hanya diberi balasan menurut apa yang kamu kerjakan.

Tafsir Al-Muyassar

Dikatakan kepada orang-orang yang mengingkari bahwa Allah Dia-lah Ilah yang haq, ketika mereka dimasukkan ke dalam neraka, "Janganlah kalian mengemukakan alasanalasan pada hari ini. Sesungguhnya kalian hanyalah diberi balasan menurut apa yang kalian keriakan di dunia."

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا تُوْبُوْٓا اِلَى اللّٰهِ تَوْبَةً نَّصُوْحًاۗ عَسٰى رَبُّكُمْ اَنْ يُّكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّاٰتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِيْ مِنْ تَحْتِهَا الْاَنْهٰرُۙ يَوْمَ لَا يُخْزِى اللّٰهُ النَّبِيَّ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مَعَهٗۚ نُوْرُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَبِاَيْمَانِهِمْ يَقُوْلُوْنَ رَبَّنَآ اَتْمِمْ لَنَا نُوْرَنَا وَاغْفِرْ لَنَاۚ اِنَّكَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Rabb kamu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersama dengan dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami; sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu".

Tafsir Al-Muyassar

Hai orang-orang yang membenarkan Allah dan Rasul-Nya serta mengerjakan syariatNya. Kembalilah (bertaubat) dari dosa-dosa kalian menuju ketaatan kepada Allah dengan taubat yang tiada lagi kemaksiatan setelah itu. Mudah-mudahan Rabb kalian akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kalian dan memasukkan kalian ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawah istana-istana dan pepohonannya. Pada hari ketika Allah tidak menghinakan dan tidak mengadzab Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya, bahkan meninggikan derajat mereka. Cahaya mereka berjalan di depan dan di sebelah kanan mereka saat mereka berjalan di atas Shirath sesuai kadar amal mereka, sambil mengatakan, "Wahai Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami hingga kami melewati Shirath (titian) ini dan kami tertunjukkan ke surga. Ampunilah kami, hapuskanlah dosa-dosa kami, dan tutupilah kesalahan kami. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu."

يٰٓاَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنٰفِقِيْنَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْۗ وَمَأْوٰىهُمْ جَهَنَّمُۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ
Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.

Tafsir Al-Muyassar

Wahai Nabi, berjihadlah melawan orang-orang yang menunjukkan dan memaklumatkan kekafiran dan perangilah mereka dengan pedang. Dan berjihadlah melawan orang-orang yang menyembunyikan kekafiran dengan hujjah (bantahan), menegakkan hudud (hukum-hukum yang telah ditentukan Allah) dan syiar-syiar agama. Perlakukanlah kedua golongan itu dengan tegas dan keras dalam memerangi mereka. Tempat tinggal yang kelak menjadi tempat kembali mereka di akhirat adalah Jahanam, dan itu seburuk-buruk tempat mereka kembali.

ضَرَبَ اللهُ مَثَلًا لِلَّذِينَ كَفَرُوا امْرَأَتَ نُوحٍ وَامْرَأَتَ لُوطٍ ۖ كَانَتَا تَحْتَ عَبْدَيْنِ مِنْ عِبَادِنَا صَالِحَيْنِ فَخَانَتَاهُمَا فَلَمْ يُغْنِيَا عَنْهُمَا مِنَ اللهِ شَيْئًا وَقِيلَ ادْخُلَا النَّارَ مَعَ الدَّاخِلِينَ
Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua isteri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya): "Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)."

Tafsir Al-Muyassar

Allah membuat perumpamaan mengenai keadaan kaum kafir-dalam hal pergaulan, kedekatan dan interaksi mereka dengan kaum muslimin, dan bahwa itu tidak bermanfaat bagi mereka karena kekafiran mereka kepada Allah-dengan keadaan istri Nabi Nuh dan istri Nabi Luth: Keduanya dalam perlindungan dua orang hamba dari hamba-hamba Kami yang shalih, lalu keduanya berkhianat kepada suaminya dalam urusan agama. Sesungguhnya kedua istri ini kafir, maka kedua orang rasul itu tidak dapat melindungi istri mereka dari adzab Allah. Dikatakan kepada kedua istri itu, "Masuklah ke dalam neraka bersama orang-orang yang masuk." Dalam pembuatan permisalan ini terdapat dalil bahwa kedekatan dengan para Nabi dan orang-orang shalih tidak memberikan manfaat sedikitpun bila diiringi amal yang buruk.

وَضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا لِّلَّذِيْنَ اٰمَنُوا امْرَاَتَ فِرْعَوْنَۘ اِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِيْ عِنْدَكَ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ وَنَجِّنِيْ مِنْ فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهٖ وَنَجِّنِيْ مِنَ الْقَوْمِ الظّٰلِمِيْنَۙ
Dan Allah membuat isteri Firaun perumpamaan bagi orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Rabbku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim."

Tafsir Al-Muyassar

Allah membuat perumpamaan mengenai keadaan orang-orang beriman-yaitu orang-orang yang membenarkan Allah, beribadah kepada-Nya semata, mengerjakan SyariatNya, dan bahwa tidak membahayakan mereka pergaulan dengan orang-orang kafir dalam bermuamalah dengan mereka-dengan keadaan istri Fir`aun yang berada dalam perlindungan orang yang paling kafir kepada Allah, sedangkan ia beriman kepada Allah. Ketika ia berkata, "Wahai Rabbku, bangunlah untukku sebuah istana di sisi-Mu di dalam surga. Selamatkanlah aku dari Fir`aun dan fitnahnya serta perbuatan jahat yang muncul darinya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang mengikuti kezhaliman dan kesesatannya dan dari siksa mereka."

وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرٰنَ الَّتِيْٓ اَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيْهِ مِنْ رُّوْحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمٰتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهٖ وَكَانَتْ مِنَ الْقٰنِتِيْنَ
dan Maryam puteri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia termasuk orang-orang yang taat.

Tafsir Al-Muyassar

Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, dengan Maryam putri Imran yang memelihara kemaluannya dan melindunginya dari Zina. Lalu Allah memerintahkan Jibril agar meniupkan ke lubang bajunya, dan tiupan itu sampai ke dalam rahimnya, lalu ia mengandung Isa as, membenarkan kalimat Rabbnya dan melaksanakan syariat yang disyariatkan untuk para hamba-Nya. Ia juga membenarkan kitab-kitab yang diturunkan kepada para rasul-Nya, dan ia termasuk orang-orang yang taat kepada-Nya.