× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
تَبٰرَكَ الَّذِيْ بِيَدِهِ الْمُلْكُۖ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌۙ
Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,

Tafsir Al-Muyassar

Sedemikian melimpah nikmat dan kebaikan Allah atas semua makhluk-Nya, yang di tanganNya tergenggam kerajaan dan kekuasaan dunia dan akhirat, perintah dan ketetapan-Nya berlaku di keduanya, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Dari ayat tersebut dapat dipetik sebuah faidah (kesimpulan) tentang ditetapkannya sifat tangan bagi Allah yang selaras dengan keagunganNya.

الَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًاۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْغَفُوْرُۙ
Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa diantara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.

Tafsir Al-Muyassar

Yang telah menciptakan kematian dan kehidupan, untuk menguji, wahai manusia siapa di antara kalian yang lebih baik dan lebih ikhlas amalnya? Dia Mahaperkasa tidak ada suatu pun yang melemahkan-Nya, lagi Maha Pengampun kepada para hamba-Nya yang bertaubat. Ayat ini berisi anjuran untuk melaksanakan amal-amal ketaatan, dan larangan melakukan kemaksiatan.
الَّذِيْ خَلَقَ سَبْعَ سَمٰوٰتٍ طِبَاقًاۗ مَا تَرٰى فِيْ خَلْقِ الرَّحْمٰنِ مِنْ تَفٰوُتٍۗ فَارْجِعِ الْبَصَرَۙ هَلْ تَرٰى مِنْ فُطُوْرٍ
Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang

Tafsir Al-Muyassar

Yang telah menciptakan tujuh langit yang tersusun, satu di atas lainnya. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Allah Yang Maha Pemurah, wahai orang yang memperhatikan, sesuatu yang berselisih. Pandangilah langit sekali lagi, apakah kamu melihat sesuatu pecah atau retak?
ثُمَّ ارْجِعِ الْبَصَرَ كَرَّتَيْنِ يَنْقَلِبْ اِلَيْكَ الْبَصَرُ خَاسِئًا وَّهُوَ حَسِيْرٌ
Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah.

Tafsir Al-Muyassar

Kemudian pandangilah lagi satu demi satu, niscaya penglihatan tersebut akan kembali kepadamu dalam keadaan tunduk lagi hina karena tidak mendapatkan suatu kekurangan pun, dalam keadaan payah.

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاۤءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيْحَ وَجَعَلْنٰهَا رُجُوْمًا لِّلشَّيٰطِيْنِ وَاَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ السَّعِيْرِ
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat yang bisa dilihat oleh mata dengan bintang-bintang besar lagi terang, dan Kami jadikan bintang-bintang tersebut sebagai bola api untuk membakar setan-setan yang mencuri berita dari langit, dan Kami sediakan bagi mereka di akhirat adzab neraka yang menyala-nyala yang mereka rasakan panasnya.
وَلِلَّذِيْنَ كَفَرُوْا بِرَبِّهِمْ عَذَابُ جَهَنَّمَۗ وَبِئْسَ الْمَصِيْرُ
Dan orang-orang yang kafir kepada Rabbnya, memperoleh azab Jahannam. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang yang kafir kepada Pencipta mereka akan memperoleh azab jahanam. Dan seburuk-buruk tempat kembali bagi mereka adalah jahanam.
اِذَآ اُلْقُوْا فِيْهَا سَمِعُوْا لَهَا شَهِيْقًا وَّهِيَ تَفُوْرُۙ
Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak.

Tafsir Al-Muyassar

Apabila orang-orang kafir itu dilemparkan ke dalam neraka Jahanam, mereka mendengar suara yang sangat keras lagi mengerikan dari dalamnya, dan Jahanam itu mendidih dengan sangat keras.
تَكَادُ تَمَيَّزُ مِنَ الْغَيْظِۗ كُلَّمَآ اُلْقِيَ فِيْهَا فَوْجٌ سَاَلَهُمْ خَزَنَتُهَآ اَلَمْ يَأْتِكُمْ نَذِيْرٌۙ
hampir-hampir (neraka) itu terpecah-pecah lantaran marah. Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan (orang-orang kafir), penjaga-penjaga (neraka itu) bertanya kepada mereka: "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?"

Tafsir Al-Muyassar

Nyaris Jahanam itu terpecah-pecah lantaran sangat marah terhadap orang-orang kafir. Setiap kali sekumpulan orang-orang kafir dilemparkan ke dalamnya, maka penjaga-penjaga neraka itu bertanya kepada mereka sebagai bentuk ejekan, "Apakah belum pernah ada seorang Rasul yang datang kepada kalian di dunia untuk memberi peringatan kepada kalian akan adzab yang kalian rasakan saat ini?"

قَالُوْا بَلٰى قَدْ جَاۤءَنَا نَذِيْرٌ ەۙ فَكَذَّبْنَا وَقُلْنَا مَا نَزَّلَ اللّٰهُ مِنْ شَيْءٍۖ اِنْ اَنْتُمْ اِلَّا فِيْ ضَلٰلٍ كَبِيْرٍ
Mereka menjawab: "Benar ada", sesungguhnya telah datang kepada kami seorang pemberi peringatan, maka kami mendustakan(nya) dan kami katakan: "Allah tidak menurunkan sesuatupun; kamu tidak lain hanyalah di dalam kesesatan yang besar."

Tafsir Al-Muyassar

Mereka menjawab dengan mengatakan, benar sungguh telah datang kepada kami seorang utusan dari sisi Allah dan memberi peringatan kepada kami, tapi kami mendustakannya, dan kami mengatakan tentang ayat-ayat yang dibawanya kepada kami, "Allah tidak menurunkan suatu pun kepada seorang manusia pun. Kalian, wahai para Rasul, tidak lain hanyalah orang-orang yang telah tersesat jauh dari kebenaran."

وَقَالُوْا لَوْ كُنَّا نَسْمَعُ اَوْ نَعْقِلُ مَا كُنَّا فِيْٓ اَصْحٰبِ السَّعِيْرِ
Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni neraka yang menyala-nyala."

Tafsir Al-Muyassar

Mereka berkata sebagai bentuk pengakuan, "Sekiranya kami mendengarkan sebagaimana layaknya orang yang mencari kebenaran atau memikirkan apa yang diserukan kepada kami, niscaya kami tidak termasuk penghuni neraka."

فَاعْتَرَفُوْا بِذَنْۢبِهِمْۚ فَسُحْقًا لِّاَصْحٰبِ السَّعِيْرِ
Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala."

Tafsir Al-Muyassar

Mereka mengakui pendustaan dan kekafiran mereka yang menyebabkan mereka pantas mendapatkan adzab neraka. Maka, terkutuklah penghuni-penghuni neraka itu, yang jauh dari rahmat Allah.

اِنَّ الَّذِيْنَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَيْبِ لَهُمْ مَّغْفِرَةٌ وَّاَجْرٌ كَبِيْرٌ
Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Rabbnya Yang tidak tampak oleh mereka, mereka akan memperoleh ampunan dan pahala yang besar.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya orang-orang yang takut kepada Rabb mereka, lalu beribadah kepadaNya dan tidak bermaksiat kepada-Nya, meski tidak dilihat oleh manusia, serta takut kepada adzab di akhirat sebelum melihatnya secara langsung, mereka mendapatkan ampunan dan pahala yang besar, yaitu surga.

وَاَسِرُّوْا قَوْلَكُمْ اَوِ اجْهَرُوْا بِهٖۗ اِنَّهٗ عَلِيْمٌ ۢبِذَاتِ الصُّدُوْرِ
Dan rahasiakanlah perkataanmu atau lahirkanlah; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala isi hati.

Tafsir Al-Muyassar

Rahasiakanlah perkataan kalian, wahai manusia, dalam urusan apa pun atau nyatakanlah, keduanya sama saja, bagi Allah. Sungguh, Dia Maha Mengetahui segala yang tersimpan dalam dada, maka bagaimana mungkin kalian menyembunyikan kata-kata dan perbuatan kalian?

اَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَۗ وَهُوَ اللَّطِيْفُ الْخَبِيْرُ
Apakah Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui (yang kamu lahirkan dan rahasiakan); dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui

Tafsir Al-Muyassar

Apakah Rabb semesta alam tidak mengetahui ciptaan-Nya dan urusan mereka, sedangkan Dialah yang menciptakan mereka, menyempurnakan dan membaguskan penciptaan mereka? Dia Mahalembut kepada para hamba-Nya lagi Maha Mengetahui mereka berikut perbuatan mereka.
هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖۗ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ
Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rizki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

Tafsir Al-Muyassar

Hanya Allah sematalah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kalian lagi terbentang sehingga kalian bisa tinggal di atasnya, maka berjalanlah di berbagai penjurunya, dan makanlah dari rizki Allah yang dikeluarkan-Nya untuk kalian darinya. Hanya kepada-Nyalah kalian dibangkitkan dari kubur kalian untuk dihisab dan diberi balasan. Ayat ini berisikan isyarat untuk mencari rizki dan penghasilan. Di dalamnya juga terdapat dalil bahwa Allahlah Sembahan yang hak satu-satunya yang tiada sekutu bagi-Nya, dan sebagai dalil atas kekuasaan-Nya. Ayat ini juga mengingatkan terhadap nikmat-nikmat-Nya, dan peringatan untuk tidak bersandar kepada dunia.

ءَاَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَاۤءِ اَنْ يَّخْسِفَ بِكُمُ الْاَرْضَ فَاِذَا هِيَ تَمُوْرُۙ
Apakah kamu merasa terhadap Allah yang di langit bahwa Dia menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?

Tafsir Al-Muyassar

Apakah kalian merasa aman, wahai kaum kafir Makkah, terhadap Allah yang ada di atas langit, dari membenamkan kalian ke dalam tanah, lalu tiba-tiba bumi bergoncang hingga kalian binasa? Apakah kalian merasa aman terhadap Allah yang ada di atas langit dari mengirimkan atas kalian angin yang melemparkan batu-batu kecil pada kalian, lalu kalian akan mengetahui, wahai orang-orang kafir, bagaimana peringatan-Ku terhadap kalian, ketika kalian melihat adzab secara langsung? Ketika itu, pengetahuan tidak lagi bermanfaat bagi kalian. Dalam ayat ini terdapat penetapan sifat Mahatinggi bagi Allah swt yang selaras dengan keagunganNya.

اَمْ اَمِنْتُمْ مَّنْ فِى السَّمَاۤءِ اَنْ يُّرْسِلَ عَلَيْكُمْ حَاصِبًاۗ فَسَتَعْلَمُوْنَ كَيْفَ نَذِيْرِ
atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku.

Tafsir Al-Muyassar

Apakah kalian merasa aman, wahai kaum kafir Makkah, terhadap Allah yang ada di atas langit, dari membenamkan kalian ke dalam tanah, lalu tiba-tiba bumi bergoncang hingga kalian binasa? Apakah kalian merasa aman terhadap Allah yang ada di atas langit dari mengirimkan atas kalian angin yang melemparkan batu-batu kecil pada kalian, lalu kalian akan mengetahui, wahai orang-orang kafir, bagaimana peringatan-Ku terhadap kalian, ketika kalian melihat adzab secara langsung? Ketika itu, pengetahuan tidak lagi bermanfaat bagi kalian. Dalam ayat ini terdapat penetapan sifat Mahatinggi bagi Allah swt yang selaras dengan keagunganNya.

وَلَقَدْ كَذَّبَ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَكَيْفَ كَانَ نَكِيْرِ
Dan sesungguhnya orang-orang yang sebelum mereka telah mendustakan (rasul-rasul-Nya). Maka alangkah hebatnya kemurkaan-Ku.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya orang-orang sebelum kaum kafir Makkah, seperti kaum Nuh, `Ad, dan Tsamud telah mendustakan rasul-rasul mereka. Maka, bagaimanakah pengingkaran-Ku terhadap mereka, dan bagaimana Aku merubah nikmat yang ada pada mereka dengan menurunkan adzab kepada mereka dan membinasakan mereka?

اَوَلَمْ يَرَوْا اِلَى الطَّيْرِ فَوْقَهُمْ صٰۤفّٰتٍ وَّيَقْبِضْنَۘ مَا يُمْسِكُهُنَّ اِلَّا الرَّحْمٰنُۗ اِنَّهٗ بِكُلِّ شَيْءٍۢ بَصِيْرٌ
Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.

Tafsir Al-Muyassar

Apakah orang-orang kafir itu telah lalai, dan tidak memperhatikan burung-burung di atas mereka yang mengembangkan sayap-sayapnya ketika terbang di udara, dan terkadang mengatupkan sayap-sayapnya? Tidak ada yang menjaga agar tidak jatuh pada saat itu kecuali Allah Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu, tidak terlihat dalam ciptaan-Nya suatu kekurangan atau keretakan. Bahkan, siapakah ini yang kalian sangka, wahai orang-orang kafir, sebagai golongan kalian yang akan menolong kalian dari selain Allah Yang Maha Pemurah, jika Dia menghendaki keburukan terhadap kalian? Orang-orang kafir itu, dalam persangkaan mereka ini, tidak lain hanyalah dalam keadaan tertipu dan disesatkan setan. Bahkan, siapakah yang disangka pemberi rizki ini yang memberi kalian rizki, jika Allah menahan rizki-Nya dari kalian? Akan tetapi, orang-orang kafir tetap dalam kezhaliman dan kesesatan mereka dalam menentang, menolak, dan lari dari kebenaran. Mereka tidak mau mendengarkannya dan tidak mau mengikutinya.

اَمَّنْ هٰذَا الَّذِيْ هُوَ جُنْدٌ لَّكُمْ يَنْصُرُكُمْ مِّنْ دُوْنِ الرَّحْمٰنِۗ اِنِ الْكٰفِرُوْنَ اِلَّا فِيْ غُرُوْرٍۚ
Atau siapakah dia yang menjadi tentara bagimu yang akan menolongmu selain dari pada Allah Yang Maha Pemurah Orang-orang kafir itu tidak lain hanyalah dalam (keadaan) tertipu.

Tafsir Al-Muyassar

Apakah orang-orang kafir itu telah lalai, dan tidak memperhatikan burung-burung di atas mereka yang mengembangkan sayap-sayapnya ketika terbang di udara, dan terkadang mengatupkan sayap-sayapnya? Tidak ada yang menjaga agar tidak jatuh pada saat itu kecuali Allah Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu, tidak terlihat dalam ciptaan-Nya suatu kekurangan atau keretakan. Bahkan, siapakah ini yang kalian sangka, wahai orang-orang kafir, sebagai golongan kalian yang akan menolong kalian dari selain Allah Yang Maha Pemurah, jika Dia menghendaki keburukan terhadap kalian? Orang-orang kafir itu, dalam persangkaan mereka ini, tidak lain hanyalah dalam keadaan tertipu dan disesatkan setan. Bahkan, siapakah yang disangka pemberi rizki ini yang memberi kalian rizki, jika Allah menahan rizki-Nya dari kalian? Akan tetapi, orang-orang kafir tetap dalam kezhaliman dan kesesatan mereka dalam menentang, menolak, dan lari dari kebenaran. Mereka tidak mau mendengarkannya dan tidak mau mengikutinya.

اَمَّنْ هٰذَا الَّذِيْ يَرْزُقُكُمْ اِنْ اَمْسَكَ رِزْقَهٗ ۚ بَلْ لَّجُّوْا فِيْ عُتُوٍّ وَّنُفُوْرٍ
Atau siapakah dia ini yang memberi kamu rizki jika Allah menahan rizki-Nya? Sebenarnya mereka terus menerus dalam kesombongan dan menjauhkan diri.

Tafsir Al-Muyassar

Apakah orang-orang kafir itu telah lalai, dan tidak memperhatikan burung-burung di atas mereka yang mengembangkan sayap-sayapnya ketika terbang di udara, dan terkadang mengatupkan sayap-sayapnya? Tidak ada yang menjaga agar tidak jatuh pada saat itu kecuali Allah Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu, tidak terlihat dalam ciptaan-Nya suatu kekurangan atau keretakan. Bahkan, siapakah ini yang kalian sangka, wahai orang-orang kafir, sebagai golongan kalian yang akan menolong kalian dari selain Allah Yang Maha Pemurah, jika Dia menghendaki keburukan terhadap kalian? Orang-orang kafir itu, dalam persangkaan mereka ini, tidak lain hanyalah dalam keadaan tertipu dan disesatkan setan. Bahkan, siapakah yang disangka pemberi rizki ini yang memberi kalian rizki, jika Allah menahan rizki-Nya dari kalian? Akan tetapi, orang-orang kafir tetap dalam kezhaliman dan kesesatan mereka dalam menentang, menolak, dan lari dari kebenaran. Mereka tidak mau mendengarkannya dan tidak mau mengikutinya.

اَفَمَنْ يَّمْشِيْ مُكِبًّا عَلٰى وَجْهِهٖٓ اَهْدٰىٓ اَمَّنْ يَّمْشِيْ سَوِيًّا عَلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Maka apakah orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya itu lebih banyak mendapat petunjuk ataukah orang yang berjalan tegap di atas jalan yang lurus?

Tafsir Al-Muyassar

Apakah orang yang berjalan terjungkal di atas mukanya, tanpa mengetahui kemana dan bagaimana ia berjalan, itu lebih istiqamah dan lebih lurus di atas petunjuk, ataukah orang yang berjalan lurus, tegap lagi selamat di atas jalan yang jelas tanpa bengkok? Ini adalah permisalan yang dibuat Allah untuk orang kafir dan mukmin.

قُلْ هُوَ الَّذِيْٓ اَنْشَاَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَالْاَفْـِٕدَةَۗ قَلِيْلًا مَّا تَشْكُرُوْنَ
Katakanlah: "Dia-lah yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati." (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah kepada mereka, wahai Rasul, Allah-lah yang menciptakan kalian dari ketiadaan, dan memberi kalian pendengaran untuk mendengar, penglihatan untuk melihat, dan hati untuk memahami. Namun, sedikit sekali dari kalian, wahai kaum kafir, yang menunaikan rasa syukur kepada Rabb kalian atas nikmat-nikmat ini yang telah dianugerahkan-Nya kepada kalian. Katakanlah kepada mereka, Allahlah yang menciptakan kalian dan mengembangbiakkan kalian di muka bumi. Hanya kepada-Nyalah kalian dikumpulkan setelah terpencar-pencar untuk dihisab dan diberi balasan.

قُلْ هُوَ الَّذِيْ ذَرَاَكُمْ فِى الْاَرْضِ وَاِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ
Katakanlah: "Dia-lah yang menjadikan kamu berkembang biak di muka bumi, dan hanya kepada-Nya-lah kelak kamu dikumpulkan."

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah kepada mereka, wahai Rasul, Allah-lah yang menciptakan kalian dari ketiadaan, dan memberi kalian pendengaran untuk mendengar, penglihatan untuk melihat, dan hati untuk memahami. Namun, sedikit sekali dari kalian, wahai kaum kafir, yang menunaikan rasa syukur kepada Rabb kalian atas nikmat-nikmat ini yang telah dianugerahkan-Nya kepada kalian. Katakanlah kepada mereka, Allahlah yang menciptakan kalian dan mengembangbiakkan kalian di muka bumi. Hanya kepada-Nyalah kalian dikumpulkan setelah terpencar-pencar untuk dihisab dan diberi balasan.

وَيَقُوْلُوْنَ مَتٰى هٰذَا الْوَعْدُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
Dan mereka berkata: "Kapankah datangnya ancaman itu jika kamu adalah orang-orang yang benar?"

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang kafir berkata, "Kapankah janji tentang penghimpunan ini akan terealisir, wahai Muhammad? Sampaikanlah kepada kami tentang waktunya, wahai orang-orang mukmin, jika kalian klaim orang-orang yang benar dalam perkara yang kalian kliam." Katakanlah, wahai Rasul, kepada mereka, "Sesungguhnya yang mengetahui waktu terjadinya Kiamat itu hanya Allah. Aku hanyalah seorang pemberi peringatan terhadap kalian yang mengingatkan akan akibat kekafiran kalian, dan menjelaskan kepada kalian apa yang Allah perintahkan kepadaku untuk dijelaskan dengan sejelas-jelasnya."

قُلْ اِنَّمَا الْعِلْمُ عِنْدَ اللّٰهِ ۖوَاِنَّمَآ اَنَا۠ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ
Katakanlah: "Sesungguhnya ilmu (tentang hari kiamat itu) hanya pada sisi Allah. Dan sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang menjelaskan."

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang kafir berkata, "Kapankah janji tentang penghimpunan ini akan terealisir, wahai Muhammad? Sampaikanlah kepada kami tentang waktunya, wahai orang-orang mukmin, jika kalian klaim orang-orang yang benar dalam perkara yang kalian kliam." Katakanlah, wahai Rasul, kepada mereka, "Sesungguhnya yang mengetahui waktu terjadinya Kiamat itu hanya Allah. Aku hanyalah seorang pemberi peringatan terhadap kalian yang mengingatkan akan akibat kekafiran kalian, dan menjelaskan kepada kalian apa yang Allah perintahkan kepadaku untuk dijelaskan dengan sejelas-jelasnya."

فَلَمَّا رَاَوْهُ زُلْفَةً سِيْۤـئَتْ وُجُوْهُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَقِيْلَ هٰذَا الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تَدَّعُوْنَ
Ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat) sudah dekat, muka orang-orang kafir itu menjadi muram. Dan dikatakan (kepada mereka) inilah (azab) yang dahulunya kamu selalu meminta-mintanya.

Tafsir Al-Muyassar

Ketika mereka melihat adzab Allah sudah dekat dengan mereka dan mereka melihatnya secara langsung, maka tampaklah kehinaan pada wajah mereka, dan dikatakan kepada mereka sebagai celaan terhadap mereka, "Inilah yang dulu kalian minta untuk disegerakan di dunia."
قُلْ اَرَءَيْتُمْ اِنْ اَهْلَكَنِيَ اللّٰهُ وَمَنْ مَّعِيَ اَوْ رَحِمَنَاۙ فَمَنْ يُّجِيْرُ الْكٰفِرِيْنَ مِنْ عَذَابٍ اَلِيْمٍ
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersama dengan aku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk surga), tetapi siapakah yang dapat melindungi orang-orang yang kafir dari siksa yang pedih?"

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah, wahai Rasul, kepada orangorang kafir itu, "Sampaikanlah kepadaku, jika Allah mematikan aku dan orang-orang mukmin yang bersamaku sebagaimana yang kalian inginkan, atau Dia memberi rahmat kepada kami dengan mengakhirkan ajal kami dan menyelamatkan kami dari adzab-Nya, maka siapakah yang akan melindungi kalian dan menghalangi kalian dari adzab yang pedih?"
قُلْ هُوَ الرَّحْمٰنُ اٰمَنَّا بِهٖ وَعَلَيْهِ تَوَكَّلْنَاۚ فَسَتَعْلَمُوْنَ مَنْ هُوَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ
Katakanlah: "Dia-lah Allah Yang Maha Penyayang, kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya-lah kami bertawakkal. Kelak kamu akan mengetahui siapakah dia yang berada dalam kesesatan yang nyata?"

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah, "Allahlah Dzat Yang Maha Penyayang, kami beriman kepada-Nya, mengamalkan syariat-Nya, dan menaatiNya. Hanya kepada-Nyalah kami bersandar dalam segala urusan kami. Kelak kalian akan mengetahui, wahai orang-orang kafir, ketika adzab turun, siapakah di antara dua golongan ini kami atau kalian, yang berada dalam kejauhan (kesesatan) yang nyata dari jalan Allah yang lurus."
قُلْ اَرَءَيْتُمْ اِنْ اَصْبَحَ مَاۤؤُكُمْ غَوْرًا فَمَنْ يَّأْتِيْكُمْ بِمَاۤءٍ مَّعِيْنٍ
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?"

Tafsir Al-Muyassar

Katakanlah, wahai Rasul, kepada orang-orang musyrik itu, "Sampaikanlah kepadaku, jika sumber air yang kalian minum itu masuk ke dalam tanah. tidak bisa kalian capai (ambil) dengan sarana apa pun, maka siapakah selain Allah yang akan mendatangkan air untuk kalian, yang mengalir di permukaan bumi lagi tampak nyata oleh mata?