× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ الْغَاشِيَةِۗ
Sudah datangkah kepadamu berita(tentang) hari pembalasan?

Tafsir Al-Muyassar

Apakah telah datang kepadamu, wahai Rasul, berita tentang Hari Kiamat yang meliputi manusia dengan ketakutannya.

وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ خَاشِعَةٌۙ
Banyak muka pada hari itu tunduk terhina,

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah kaum kafir pada hari itu dihina kan dengan azab, di payah kan lagi dipenatkan dengan pekerjaan, terbakar api yang sangat menyala-nyala, diberi minum dari mata air yang sangat panas. Para penghuni neraka tidak memperoleh makanan selain dari tumbuhan berduri yang menempel di tanah. Ini adalah makanan yang paling buruk dan paling keji, yang tidak menggemukkan tubuh pemakannya dari kekurusan, dan tidak pula menghilangkan rasa laparnya.

عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌۙ
bekerja keras lagi kepayahan,

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah kaum kafir pada hari itu dihina kan dengan azab, di payah kan lagi dipenatkan dengan pekerjaan, terbakar api yang sangat menyala-nyala, diberi minum dari mata air yang sangat panas. Para penghuni neraka tidak memperoleh makanan selain dari tumbuhan berduri yang menempel di tanah. Ini adalah makanan yang paling buruk dan paling keji, yang tidak menggemukkan tubuh pemakannya dari kekurusan, dan tidak pula menghilangkan rasa laparnya.
تَصْلٰى نَارًا حَامِيَةًۙ
memasuki api yang sangat panas (neraka),

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah kaum kafir pada hari itu dihina kan dengan azab, di payah kan lagi dipenatkan dengan pekerjaan, terbakar api yang sangat menyala-nyala, diberi minum dari mata air yang sangat panas. Para penghuni neraka tidak memperoleh makanan selain dari tumbuhan berduri yang menempel di tanah. Ini adalah makanan yang paling buruk dan paling keji, yang tidak menggemukkan tubuh pemakannya dari kekurusan, dan tidak pula menghilangkan rasa laparnya.
تُسْقٰى مِنْ عَيْنٍ اٰنِيَةٍۗ
diberi minum dengan air dari sumber yang sangat panas.

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah kaum kafir pada hari itu dihina kan dengan azab, di payah kan lagi dipenatkan dengan pekerjaan, terbakar api yang sangat menyala-nyala, diberi minum dari mata air yang sangat panas. Para penghuni neraka tidak memperoleh makanan selain dari tumbuhan berduri yang menempel di tanah. Ini adalah makanan yang paling buruk dan paling keji, yang tidak menggemukkan tubuh pemakannya dari kekurusan, dan tidak pula menghilangkan rasa laparnya.
لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ اِلَّا مِنْ ضَرِيْعٍۙ
Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri,

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah kaum kafir pada hari itu dihina kan dengan azab, di payah kan lagi dipenatkan dengan pekerjaan, terbakar api yang sangat menyala-nyala, diberi minum dari mata air yang sangat panas. Para penghuni neraka tidak memperoleh makanan selain dari tumbuhan berduri yang menempel di tanah. Ini adalah makanan yang paling buruk dan paling keji, yang tidak menggemukkan tubuh pemakannya dari kekurusan, dan tidak pula menghilangkan rasa laparnya.
لَّا يُسْمِنُ وَلَا يُغْنِيْ مِنْ جُوْعٍۗ
yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah kaum kafir pada hari itu dihina kan dengan azab, di payah kan lagi dipenatkan dengan pekerjaan, terbakar api yang sangat menyala-nyala, diberi minum dari mata air yang sangat panas. Para penghuni neraka tidak memperoleh makanan selain dari tumbuhan berduri yang menempel di tanah. Ini adalah makanan yang paling buruk dan paling keji, yang tidak menggemukkan tubuh pemakannya dari kekurusan, dan tidak pula menghilangkan rasa laparnya.
وُجُوْهٌ يَّوْمَىِٕذٍ نَّاعِمَةٌۙ
Banyak muka pada hari itu berseri-seri,

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah orang-orang mukmin pada Hari Kiamat berseri-seri; karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat, dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya. Kamu tidak mendengar di dalamnya satu pun perkataan yang sia-sia. Di dalamnya terdapat mata air yang terpancar airnya, terdapat tahta-tahta yang tinggi, gelas-gelas yang disiapkan untuk para peminum, bantal-bantal yang berbaris rapi, yang satu berada di samping yang lainnya, dan banyak permadani yang terhampar.

لِّسَعْيِهَا رَاضِيَةٌۙ
merasa senang karena usahanya,

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah orang-orang mukmin pada Hari Kiamat berseri-seri; karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat, dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya. Kamu tidak mendengar di dalamnya satu pun perkataan yang sia-sia. Di dalamnya terdapat mata air yang terpancar airnya, terdapat tahta-tahta yang tinggi, gelas-gelas yang disiapkan untuk para peminum, bantal-bantal yang berbaris rapi, yang satu berada di samping yang lainnya, dan banyak permadani yang terhampar.
فِيْ جَنَّةٍ عَالِيَةٍۙ
dalam surga yang tinggi,

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah orang-orang mukmin pada Hari Kiamat berseri-seri; karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat, dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya. Kamu tidak mendengar di dalamnya satu pun perkataan yang sia-sia. Di dalamnya terdapat mata air yang terpancar airnya, terdapat tahta-tahta yang tinggi, gelas-gelas yang disiapkan untuk para peminum, bantal-bantal yang berbaris rapi, yang satu berada di samping yang lainnya, dan banyak permadani yang terhampar.
لَّا تَسْمَعُ فِيْهَا لَاغِيَةًۗ
tidak kamu dengar di dalamnya perkataan yang tidak berguna.

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah orang-orang mukmin pada Hari Kiamat berseri-seri; karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat, dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya. Kamu tidak mendengar di dalamnya satu pun perkataan yang sia-sia. Di dalamnya terdapat mata air yang terpancar airnya, terdapat tahta-tahta yang tinggi, gelas-gelas yang disiapkan untuk para peminum, bantal-bantal yang berbaris rapi, yang satu berada di samping yang lainnya, dan banyak permadani yang terhampar.

فِيْهَا عَيْنٌ جَارِيَةٌۘ
Di dalamnya ada mata air yang mengalir.

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah orang-orang mukmin pada Hari Kiamat berseri-seri; karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat, dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya. Kamu tidak mendengar di dalamnya satu pun perkataan yang sia-sia. Di dalamnya terdapat mata air yang terpancar airnya, terdapat tahta-tahta yang tinggi, gelas-gelas yang disiapkan untuk para peminum, bantal-bantal yang berbaris rapi, yang satu berada di samping yang lainnya, dan banyak permadani yang terhampar.

فِيْهَا سُرُرٌ مَّرْفُوْعَةٌۙ
Di dalamnya ada takhta-takhta yang ditinggikan,

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah orang-orang mukmin pada Hari Kiamat berseri-seri; karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat, dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya. Kamu tidak mendengar di dalamnya satu pun perkataan yang sia-sia. Di dalamnya terdapat mata air yang terpancar airnya, terdapat tahta-tahta yang tinggi, gelas-gelas yang disiapkan untuk para peminum, bantal-bantal yang berbaris rapi, yang satu berada di samping yang lainnya, dan banyak permadani yang terhampar.

وَّاَكْوَابٌ مَّوْضُوْعَةٌۙ
dan gelas-gelas yang terletak (didekatnya),

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah orang-orang mukmin pada Hari Kiamat berseri-seri; karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat, dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya. Kamu tidak mendengar di dalamnya satu pun perkataan yang sia-sia. Di dalamnya terdapat mata air yang terpancar airnya, terdapat tahta-tahta yang tinggi, gelas-gelas yang disiapkan untuk para peminum, bantal-bantal yang berbaris rapi, yang satu berada di samping yang lainnya, dan banyak permadani yang terhampar.

وَّنَمَارِقُ مَصْفُوْفَةٌۙ
dan bantal-bantal sandaran yang tersusun,

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah orang-orang mukmin pada Hari Kiamat berseri-seri; karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat, dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya. Kamu tidak mendengar di dalamnya satu pun perkataan yang sia-sia. Di dalamnya terdapat mata air yang terpancar airnya, terdapat tahta-tahta yang tinggi, gelas-gelas yang disiapkan untuk para peminum, bantal-bantal yang berbaris rapi, yang satu berada di samping yang lainnya, dan banyak permadani yang terhampar.

وَّزَرَابِيُّ مَبْثُوْثَةٌۗ
dan permadani-permadani yang terhampar.

Tafsir Al-Muyassar

Wajah-wajah orang-orang mukmin pada Hari Kiamat berseri-seri; karena usahanya di dunia berupa ketaatan diridhai di akhirat, dalam surga yang tinggi tempat dan kedudukannya. Kamu tidak mendengar di dalamnya satu pun perkataan yang sia-sia. Di dalamnya terdapat mata air yang terpancar airnya, terdapat tahta-tahta yang tinggi, gelas-gelas yang disiapkan untuk para peminum, bantal-bantal yang berbaris rapi, yang satu berada di samping yang lainnya, dan banyak permadani yang terhampar.
اَفَلَا يَنْظُرُوْنَ اِلَى الْاِبِلِ كَيْفَ خُلِقَتْۗ
Maka apakah mereka tidak memperhatikan unta bagaimana dia diciptakan,

Tafsir Al-Muyassar

Apakah orang-orang kafir yang mendustakan itu tidak memperhatikan unta: bagaimana makhluk mengagumkan ini diciptakan? langit: bagaimana ditinggikan sedemikian rupa lagi indah? gunung-gunung: bagaimana ditegakkan, sehingga membuat bumi menjadi kokoh dan tidak bergoncang? Dan, bumi: bagaimana dihamparkan?
وَاِلَى السَّمَاۤءِ كَيْفَ رُفِعَتْۗ
Dan langit, bagaimana ia ditinggikan

Tafsir Al-Muyassar

Apakah orang-orang kafir yang mendustakan itu tidak memperhatikan unta: bagaimana makhluk mengagumkan ini diciptakan? langit: bagaimana ditinggikan sedemikian rupa lagi indah? gunung-gunung: bagaimana ditegakkan, sehingga membuat bumi menjadi kokoh dan tidak bergoncang? Dan, bumi: bagaimana dihamparkan?

وَاِلَى الْجِبَالِ كَيْفَ نُصِبَتْۗ
Dan gunung-gunung bagaimana ia ditegakkan

Tafsir Al-Muyassar

Apakah orang-orang kafir yang mendustakan itu tidak memperhatikan unta: bagaimana makhluk mengagumkan ini diciptakan? langit: bagaimana ditinggikan sedemikian rupa lagi indah? gunung-gunung: bagaimana ditegakkan, sehingga membuat bumi menjadi kokoh dan tidak bergoncang? Dan, bumi: bagaimana dihamparkan?

وَاِلَى الْاَرْضِ كَيْفَ سُطِحَتْۗ
Dan bumi bagaimana ia dihamparkan

Tafsir Al-Muyassar

Apakah orang-orang kafir yang mendustakan itu tidak memperhatikan unta: bagaimana makhluk mengagumkan ini diciptakan? langit: bagaimana ditinggikan sedemikian rupa lagi indah? gunung-gunung: bagaimana ditegakkan, sehingga membuat bumi menjadi kokoh dan tidak bergoncang? Dan, bumi: bagaimana dihamparkan?

فَذَكِّرْۗ اِنَّمَآ اَنْتَ مُذَكِّرٌۙ
Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang memberi peringatan.

Tafsir Al-Muyassar

Maka, berilah peringatan, wahai Rasul, kepada orang-orang yang berpaling itu dengan risalah yang dengannya kamu diutus kepada mereka, dan jangan bersedih atas penolakan mereka. Sesungguhnya kamu hanyalah pemberi peringatan kepada mereka, dan kamu tidak berkewajiban memaksa mereka untuk beriman.
لَّسْتَ عَلَيْهِمْ بِمُصَيْطِرٍۙ
Kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mererka,

Tafsir Al-Muyassar

Maka, berilah peringatan, wahai Rasul, kepada orang-orang yang berpaling itu dengan risalah yang dengannya kamu diutus kepada mereka, dan jangan bersedih atas penolakan mereka. Sesungguhnya kamu hanyalah pemberi peringatan kepada mereka, dan kamu tidak berkewajiban memaksa mereka untuk beriman.
اِلَّا مَنْ تَوَلّٰى وَكَفَرَۙ
tetapi orang yang berpaling dan kafir,

Tafsir Al-Muyassar

Tetapi orang yang berpaling dari peringatan dan pelajaran serta meneruskan kekafirannya, maka Allah akan mengadzabnya dengan adzab yang keras di neraka.
فَيُعَذِّبُهُ اللّٰهُ الْعَذَابَ الْاَكْبَرَۗ
maka Allah akan mengazabnya dengan azab yang besar.

Tafsir Al-Muyassar

Tetapi orang yang berpaling dari peringatan dan pelajaran serta meneruskan kekafirannya, maka Allah akan mengadzabnya dengan adzab yang keras di neraka.

اِنَّ اِلَيْنَآ اِيَابَهُمْ
Sesungguhnya kepada Kami-lah kembali mereka,

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya kepada Kamilah tempat kembali mereka setelah kematian, kemudian kewajiban Kamilah membalas mereka atas perbuatan mereka.

ثُمَّ اِنَّ عَلَيْنَا حِسَابَهُمْ
kemudian sesungguhnya kewajiban Kami-lah menghisab mereka.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya kepada Kamilah tempat kembali mereka setelah kematian, kemudian kewajiban Kamilah membalas mereka atas perbuatan mereka.