× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
يٰٓاَيُّهَا الْمُزَّمِّلُۙ
Hai orang yang berselimut (Muhammad),

Tafsir Al-Muyassar

Hai orang yang berselimut dengan pakaiannya, bangunlah untuk shalat di malam hari, kecuali sedikit darinya. Bangunlah separuh malam, atau kurangilah sedikit dari setengahnya hingga mencapai sepertiganya, atau tambahkan lebih dari separuhnya hingga mencapai dua pertiganya, dan bacalah al-Quran itu dengan perlahan-lahan, jelas huruf-hurufnya dan waqaf berhentinya.
قُمِ الَّيْلَ اِلَّا قَلِيْلًاۙ
bangunlah (untuk shalat) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya),

Tafsir Al-Muyassar

Hai orang yang berselimut dengan pakaiannya, bangunlah untuk shalat di malam hari, kecuali sedikit darinya. Bangunlah separuh malam, atau kurangilah sedikit dari setengahnya hingga mencapai sepertiganya, atau tambahkan lebih dari separuhnya hingga mencapai dua pertiganya, dan bacalah al-Quran itu dengan perlahan-lahan, jelas huruf-hurufnya dan waqaf berhentinya.

نِّصْفَهٗٓ اَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيْلًاۙ
(yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit,

Tafsir Al-Muyassar

Hai orang yang berselimut dengan pakaiannya, bangunlah untuk shalat di malam hari, kecuali sedikit darinya. Bangunlah separuh malam, atau kurangilah sedikit dari setengahnya hingga mencapai sepertiganya, atau tambahkan lebih dari separuhnya hingga mencapai dua pertiganya, dan bacalah al-Quran itu dengan perlahan-lahan, jelas huruf-hurufnya dan waqaf berhentinya.

اَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْاٰنَ تَرْتِيْلًاۗ
atau lebih dari seperdua itu, Dan bacalah al-Quran itu dengan perlahan-lahan.

Tafsir Al-Muyassar

Hai orang yang berselimut dengan pakaiannya, bangunlah untuk shalat di malam hari, kecuali sedikit darinya. Bangunlah separuh malam, atau kurangilah sedikit dari setengahnya hingga mencapai sepertiganya, atau tambahkan lebih dari separuhnya hingga mencapai dua pertiganya, dan bacalah al-Quran itu dengan perlahan-lahan, jelas huruf-hurufnya dan waqaf berhentinya.

اِنَّا سَنُلْقِيْ عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيْلًا
Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu, wahai Rasul, Quran yang agung yang memuat perintah-perintah, larangan-larangan, dan hukum-hukum syari.
اِنَّ نَاشِئَةَ الَّيْلِ هِيَ اَشَدُّ وَطْـئًا وَّاَقْوَمُ قِيْلًاۗ
Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya ibadah yang dilakukan di tengah malam itu lebih berpengaruh dalam hati, dan lebih jelas bacaan; karena hati kosong dari kesibukan dunia.
اِنَّ لَكَ فِى النَّهَارِ سَبْحًا طَوِيْلًاۗ
Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan yang panjang (banyak).

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya kamu pada siang hari mempunyai urusan untuk kemaslahatanmu dan kesibukan yang banyak berkenaan dengan urusan risalah, maka luangkanlah waktumu pada malam hari untuk beribadah kepada Rabbmu.

وَاذْكُرِ اسْمَ رَبِّكَ وَتَبَتَّلْ اِلَيْهِ تَبْتِيْلًاۗ
Sebutlah nama Tuhanmu, dan beribadatlah kepada-Nya dengan penuh ketekunan.

Tafsir Al-Muyassar

Sebutlah, wahai Nabi, nama Rabbmu, lalu berdoalah kepada-Nya, beribadahlah kepadaNya dengan ketekunan yang sempurna, dan bertawakkallah pada-Nya. Dialah Penguasa timur dan barat, tiada yang berhak disembah melainkan Dia, maka bersandarlah pada-Nya dan serahkan segala urusanmu kepada-Nya.
رَبُّ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ فَاتَّخِذْهُ وَكِيْلًا
(Dia-lah) Tuhan masyrik dan maghrib, tiada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, maka ambillah Dia sebagai pelindung.

Tafsir Al-Muyassar

Sebutlah, wahai Nabi, nama Rabbmu, lalu berdoalah kepada-Nya, beribadahlah kepadaNya dengan ketekunan yang sempurna, dan bertawakkallah pada-Nya. Dialah Penguasa timur dan barat, tiada yang berhak disembah melainkan Dia, maka bersandarlah pada-Nya dan serahkan segala urusanmu kepada-Nya.

وَاصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَاهْجُرْهُمْ هَجْرًا جَمِيْلًا
Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik.

Tafsir Al-Muyassar

Bersabarlah terhadap apa yang diucapkan oleh orang-orang musyrik berkenaan dengan dirimu dan agamamu, dan selisihilah mereka dalam perbuatan-perbuatan mereka yang batil, disertai dengan berpaling dari mereka dan tidak membalas mereka.
وَذَرْنِيْ وَالْمُكَذِّبِيْنَ اُولِى النَّعْمَةِ وَمَهِّلْهُمْ قَلِيْلًا
Dan biarkanlah Aku (saja) bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan itu, orang-orang yang mempunyai kemewahan dan beri tangguhlah mereka barang sebentar.

Tafsir Al-Muyassar

Biarkanlah Aku, wahai Rasul, yang bertindak terhadap orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Ku itu, yaitu orang-orang yang mempunyai kesenangan dan kemewahan di dunia, dan tangguhkanlah mereka sebentar, dengan ditangguhkan adzab dari mereka hingga datang waktu yang telah ditentukan bagi adzab mereka.
اِنَّ لَدَيْنَآ اَنْكَالًا وَّجَحِيْمًاۙ
Karena sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat dan neraka yang bernyala-nyala,

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya mereka pada sisi Kami mendapatkan belenggu-belenggu yang berat, api yang bernyala-nyala untuk membakar mereka, makanan menjijikkan yang menyumbat di kerongkongan yang tidak bisa dihilangkan, dan adzab yang pedih.

وَّطَعَامًا ذَا غُصَّةٍ وَّعَذَابًا اَلِيْمًا
Dan makanan yang menyumbat di kerongkongan dan azab yang pedih.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya mereka pada sisi Kami mendapatkan belenggu-belenggu yang berat, api yang bernyala-nyala untuk membakar mereka, makanan menjijikkan yang menyumbat di kerongkongan yang tidak bisa dihilangkan, dan adzab yang pedih.

يَوْمَ تَرْجُفُ الْاَرْضُ وَالْجِبَالُ وَكَانَتِ الْجِبَالُ كَثِيْبًا مَّهِيْلًا
Pada hari bumi dan gunung-gunung bergoncangan, dan menjadilah gunung-gunung itu tumpukan pasir yang beterbangan.

Tafsir Al-Muyassar

Pada hari bumi dan gunung-gunung bergoncang hingga gunung-gunung itu menjadi tumpukan pasir yang lembut berserakan, setelah sebelumnya keras padat.
اِنَّآ اَرْسَلْنَآ اِلَيْكُمْ رَسُوْلًا ەۙ شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَآ اَرْسَلْنَآ اِلٰى فِرْعَوْنَ رَسُوْلًاۗ
Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kamu (hai orang kafir Mekah) seorang Rasul, yang menjadi saksi terhadapmu, sebagaimana Kami telah mengutus (dahulu) seorang Rasul kepada Firaun.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kalian, wahai penduduk Makkah, Muhammad sebagai Rasul, yang menjadi saksi atas kalian berkenaan dengan kekafiran dan kemaksiatan yang kalian lakukan, sebagaimana Kami telah mengutus Musa sebagai Rasul kepada Firaun durjana. Namun, Firaun mendustakan Musa, tidak beriman kepada risalahnya dan mendurhakai perintahnya, maka Kami membinasakannya dengan kebinasaan yang sangat keras. Ayat ini berisikan peringatan agar tidak mendurhakai Rasulullah Muhammad SAW, karena dikhawatirkan orang yang durhaka tersebut tertimpa sebagaimana yang telah menimpa Firaun dan pengikutnya.
فَعَصٰى فِرْعَوْنُ الرَّسُوْلَ فَاَخَذْنٰهُ اَخْذًا وَّبِيْلًاۚ
Maka Firaun mendurhakai Rasul itu, lalu Kami siksa dia dengan siksaan yang berat.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kalian, wahai penduduk Makkah, Muhammad sebagai Rasul, yang menjadi saksi atas kalian berkenaan dengan kekafiran dan kemaksiatan yang kalian lakukan, sebagaimana Kami telah mengutus Musa sebagai Rasul kepada Firaun durjana. Namun, Firaun mendustakan Musa, tidak beriman kepada risalahnya dan mendurhakai perintahnya, maka Kami membinasakannya dengan kebinasaan yang sangat keras. Ayat ini berisikan peringatan agar tidak mendurhakai Rasulullah Muhammad SAW, karena dikhawatirkan orang yang durhaka tersebut tertimpa sebagaimana yang telah menimpa Firaun dan pengikutnya.
فَكَيْفَ تَتَّقُوْنَ اِنْ كَفَرْتُمْ يَوْمًا يَّجْعَلُ الْوِلْدَانَ شِيْبًاۖ
Maka bagaimanakah kamu akan dapat memelihara dirimu jika kamu tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak beruban.

Tafsir Al-Muyassar

Maka bagaimanakah kalian dapat memelihara diri kalian-jika kalian kafir-dari adzab Hari Kiamat yang menjadikan anak-anak kecil beruban; karena sedemikian menakutkan dan menyusahkan.
السَّمَاۤءُ مُنْفَطِرٌۢ بِهٖۗ كَانَ وَعْدُهٗ مَفْعُوْلًا
Langit(pun) menjadi pecah belah pada hari itu karena Allah. Adalah janji-Nya itu pasti terlaksana.

Tafsir Al-Muyassar

Langit menjadi terpecah belah pada hari itu, karena sedemikian mencekamnya. Janji Allah akan datangnya hari itu sudah pasti akan terjadi.

اِنَّ هٰذِهٖ تَذْكِرَةٌ ۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ سَبِيْلًا
Sesungguhnya ini adalah suatu peringatan. Maka barangsiapa yang menghendaki niscaya ia menempuh jalan (yang menyampaikannya) kepada Rabbnya.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya ayat-ayat intimidasi ini yang berisikan peristiwa-peristiwa kiamat dan ancaman-ancaman, adalah pelajaran atau ibrah bagi manusia. Barangsiapa yang ingin mengambil pelajaran dan manfaat darinya, niscaya ia menjadikan ketaatan dan ketakwaan sebagai jalan yang mengantarkannya kepada keridhaan Rabbnya yang telah menciptakan dan memeliharanya.

اِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ اَنَّكَ تَقُوْمُ اَدْنٰى مِنْ ثُلُثَيِ الَّيْلِ وَنِصْفَهٗ وَثُلُثَهٗ وَطَاۤىِٕفَةٌ مِّنَ الَّذِيْنَ مَعَكَۗ وَاللّٰهُ يُقَدِّرُ الَّيْلَ وَالنَّهَارَۗ عَلِمَ اَنْ لَّنْ تُحْصُوْهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ فَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْاٰنِۗ عَلِمَ اَنْ سَيَكُوْنُ مِنْكُمْ مَّرْضٰىۙ وَاٰخَرُوْنَ يَضْرِبُوْنَ فِى الْاَرْضِ يَبْتَغُوْنَ مِنْ فَضْلِ اللّٰهِ ۙوَاٰخَرُوْنَ يُقَاتِلُوْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۖفَاقْرَءُوْا مَا تَيَسَّرَ مِنْهُۙ وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَاَقْرِضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًاۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۙهُوَ خَيْرًا وَّاَعْظَمَ اَجْرًاۗ وَاسْتَغْفِرُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Sesungguhnya Rabbmu mengetahui bahwasannya kamu berdiri (shalat) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari al-Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi yang berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari al-Quran dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh (balasan)nya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Rabbmu, wahai Nabi, mengetahui bahwa kamu berdiri untuk shalat tahajjud di malam hari terkadang kurang dari dua pertiganya, terkadang separuhnya, dan terkadang sepertiganya. Segolongan orang dari shahabatmu juga berdiri (untuk shalat malam) bersamamu. Hanya Allahlah yang menentukan malam dan siang. Dia mengetahui kadar-kadarnya, apa yang berlalu dan apa yang terisisa darinya. Allah mengetahui bahwa kalian tidak akan sanggup melakukan Qiyamul Lail sepenuhnya, maka Dia memberikan keringanan kepada kalian. Karena itu, bacalah dalam shalat malam apa yang mudah bagi kalian membacanya dari al-Quran. Allah mengetahui bahwa akan ada di antara kalian orang-orang yang tidak mampu melakukan Qiyamul Lail karena sakit. Ada pula orang-orang yang berjalan di muka bumi untuk berdagang dan bekerja mencari rizki Allah yang halal. Dan, ada juga orang-orang yang berjihad di jalan Allah, untuk menegakkan kalimat Allah dan menyebarkan agama-Nya. Maka, bacalah dalam shalat kalian apa yang mudah bagi kalian dari al-Quran, giatlah dalam mengerjakan kewajiban shalat (lima waktu), berikanlah zakat yang diwajibkan atas kalian, dan bersedekahlah pada jalan-jalan kebajikan dengan harta kalian karena mencari wajah Allah. Apa saja yang kalian lakukan berupa kebajikan dan amal ketaatan, maka kalian akan memperoleh pahalanya di sisi Allah pada Hari Kiamat yang paling baik daripada apa yang kalian berikan semasa di dunia, dan lebih besar balasannya daripadanya. Mohonlah ampunan kepada Allah dalam semua urusan kalian. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun bagi kalian lagi Maha Penyayang kepada kalian.