× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالذّٰرِيٰتِ ذَرْوًاۙ
Demi (angin) yang menerbangkan debu dengan kuat,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan angin yang menerbangkan debu, awan yang membawa beban air yang sangat besar, kapal-kapal yang berlayar di lautan dengan mudah, dan malaikat-malaikat yang membagi-bagi urusan Allah di tengah makhluk-Nya. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kalian, wahai manusia, berupa kebangkitan dan hisab, adalah suatu yang benar lagi meyakinkan. Dan sesungguhnya hisab dan balasan atas amal perbuatan pasti terjadi.

فَالْحٰمِلٰتِ وِقْرًاۙ
dan awan yang mengandung hujan,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan angin yang menerbangkan debu, awan yang membawa beban air yang sangat besar, kapal-kapal yang berlayar di lautan dengan mudah, dan malaikat-malaikat yang membagi-bagi urusan Allah di tengah makhluk-Nya. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kalian, wahai manusia, berupa kebangkitan dan hisab, adalah suatu yang benar lagi meyakinkan. Dan sesungguhnya hisab dan balasan atas amal perbuatan pasti terjadi.

فَالْجٰرِيٰتِ يُسْرًاۙ
dan kapal-kapal yang berlayar dengan mudah,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan angin yang menerbangkan debu, awan yang membawa beban air yang sangat besar, kapal-kapal yang berlayar di lautan dengan mudah, dan malaikat-malaikat yang membagi-bagi urusan Allah di tengah makhluk-Nya. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kalian, wahai manusia, berupa kebangkitan dan hisab, adalah suatu yang benar lagi meyakinkan. Dan sesungguhnya hisab dan balasan atas amal perbuatan pasti terjadi.

فَالْمُقَسِّمٰتِ اَمْرًاۙ
dan (malaikat-malaikat) yang membagi-bagi urusan,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan angin yang menerbangkan debu, awan yang membawa beban air yang sangat besar, kapal-kapal yang berlayar di lautan dengan mudah, dan malaikat-malaikat yang membagi-bagi urusan Allah di tengah makhluk-Nya. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kalian, wahai manusia, berupa kebangkitan dan hisab, adalah suatu yang benar lagi meyakinkan. Dan sesungguhnya hisab dan balasan atas amal perbuatan pasti terjadi.

اِنَّمَا تُوْعَدُوْنَ لَصَادِقٌۙ
sesungguhnya apa yang dijanjikan kepadamu pasti benar,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan angin yang menerbangkan debu, awan yang membawa beban air yang sangat besar, kapal-kapal yang berlayar di lautan dengan mudah, dan malaikat-malaikat yang membagi-bagi urusan Allah di tengah makhluk-Nya. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kalian, wahai manusia, berupa kebangkitan dan hisab, adalah suatu yang benar lagi meyakinkan. Dan sesungguhnya hisab dan balasan atas amal perbuatan pasti terjadi.

وَّاِنَّ الدِّيْنَ لَوَاقِعٌۗ
dan sesungguhnya (hari) pembalasan pasti terjadi,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan angin yang menerbangkan debu, awan yang membawa beban air yang sangat besar, kapal-kapal yang berlayar di lautan dengan mudah, dan malaikat-malaikat yang membagi-bagi urusan Allah di tengah makhluk-Nya. Sesungguhnya apa yang dijanjikan kepada kalian, wahai manusia, berupa kebangkitan dan hisab, adalah suatu yang benar lagi meyakinkan. Dan sesungguhnya hisab dan balasan atas amal perbuatan pasti terjadi.

وَالسَّمَاۤءِ ذَاتِ الْحُبُكِۙ
Demi langit yang mempunyai jalan-jalan,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan langit yang memiliki penciptaan yang indah. Sesungguhnya kalian, wahai orang-orang yang mendustakan, benar-benar dalam pendapat yang berselisih tentang al-Quran ini, dan tentang Rasul Saw. Dipalingkan dari al-Quran dan Rasul saw, siapa saja yang dipalingkan dari beriman kepada keduanya; karena ia berpaling dari bukti-bukti dan keterangan Allah yang meyakinkan, sehingga ia tidak diberi taufik kepada kebajikan.

اِنَّكُمْ لَفِيْ قَوْلٍ مُّخْتَلِفٍۙ
sesungguhnya kamu benar-benar dalam keadaan berbeda-beda pendapat,

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan langit yang memiliki penciptaan yang indah. Sesungguhnya kalian, wahai orang-orang yang mendustakan, benar-benar dalam pendapat yang berselisih tentang al-Quran ini, dan tentang Rasul Saw. Dipalingkan dari al-Quran dan Rasul saw, siapa saja yang dipalingkan dari beriman kepada keduanya; karena ia berpaling dari bukti-bukti dan keterangan Allah yang meyakinkan, sehingga ia tidak diberi taufik kepada kebajikan.

يُّؤْفَكُ عَنْهُ مَنْ اُفِكَۗ
dipalingkan daripadanya (Rasul dan al-Quran) orang yang dipalingkan.

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan langit yang memiliki penciptaan yang indah. Sesungguhnya kalian, wahai orang-orang yang mendustakan, benar-benar dalam pendapat yang berselisih tentang al-Quran ini, dan tentang Rasul Saw. Dipalingkan dari al-Quran dan Rasul saw, siapa saja yang dipalingkan dari beriman kepada keduanya; karena ia berpaling dari bukti-bukti dan keterangan Allah yang meyakinkan, sehingga ia tidak diberi taufik kepada kebajikan.

قُتِلَ الْخَرَّاصُوْنَۙ
Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta,

Tafsir Al-Muyassar

Telah dilaknat orang-orang yang banyak berdusta lagi berprasangka tidak benar, yaitu orang-orang yang terbenam dalam kekafiran dan kesesatan, lalai lagi melampaui batas.

الَّذِيْنَ هُمْ فِيْ غَمْرَةٍ سَاهُوْنَۙ
(yaitu) orang-orang yang terbenam dalam kebodohan lagi lalai,

Tafsir Al-Muyassar

Telah dilaknat orang-orang yang banyak berdusta lagi berprasangka tidak benar, yaitu orang-orang yang terbenam dalam kekafiran dan kesesatan, lalai lagi melampaui batas.

يَسْـئَلُوْنَ اَيَّانَ يَوْمُ الدِّيْنِۗ
mereka bertanya: "Bilakah hari pembalasan itu?"

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang yang banyak berdusta itu bertanya, pertanyaan sebagai bentuk pengingkaran dan pendustaan, "Kapankah datangnya hari penghisaban dan pembalasan?"

يَوْمَ هُمْ عَلَى النَّارِ يُفْتَنُوْنَ
(Hari pembalasan itu ialah) pada hari ketika mereka diazab di atas api neraka.

Tafsir Al-Muyassar

Hari pembalasan adalah hari ketika mereka diadzab dengan dibakar dengan api neraka, dan dikatakan kepada mereka, "Rasakanlah adzab kalian yang dulu kalian minta supaya disegerakan di dunia!"

ذُوْقُوْا فِتْنَتَكُمْۗ هٰذَا الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تَسْتَعْجِلُوْنَ
(Dikatakan kepada mereka): "Rasakanlah azabmu itu. Inilah azab yang dahulu kamu minta supaya disegerakan."

Tafsir Al-Muyassar

Hari pembalasan adalah hari ketika mereka diadzab dengan dibakar dengan api neraka, dan dikatakan kepada mereka, "Rasakanlah adzab kalian yang dulu kalian minta supaya disegerakan di dunia!"

اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۙ
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman (surga) dan di mata air-mata air,

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di taman-taman yang sangat besar dan mata air-mata air yang mengalir. Allah memberikan kepada mereka semua keinginan mereka berupa macam-macam kenikmatan, dan mereka mengambil apa yang diberikan kepada mereka itu dengan penuh keridhaan, dengan jiwa yang gembira. Sesungguhnya mereka, sebelum mendapatkan kenikmatan itu adalah orang-orang yang berbuat baik di dunia dengan amal-amal shalih mereka.

اٰخِذِيْنَ مَآ اٰتٰىهُمْ رَبُّهُمْ ۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا قَبْلَ ذٰلِكَ مُحْسِنِيْنَۗ
sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik;

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di taman-taman yang sangat besar dan mata air-mata air yang mengalir. Allah memberikan kepada mereka semua keinginan mereka berupa macam-macam kenikmatan, dan mereka mengambil apa yang diberikan kepada mereka itu dengan penuh keridhaan, dengan jiwa yang gembira. Sesungguhnya mereka, sebelum mendapatkan kenikmatan itu adalah orang-orang yang berbuat baik di dunia dengan amal-amal shalih mereka.

كَانُوْا قَلِيْلًا مِّنَ الَّيْلِ مَا يَهْجَعُوْنَ
Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam;

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang yang berbuat Kebajlkan itu sedikit tidur di waktu malam, mereka shalat dalam keadaan patuh kepada Rabb mereka. Pada akhir malam, menjelang fajar, mereka memohon ampun kepada Allah, dari dosa-dosa mereka.
وَبِالْاَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُوْنَ
Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).

Tafsir Al-Muyassar

Orang-orang yang berbuat Kebajlkan itu sedikit tidur di waktu malam, mereka shalat dalam keadaan patuh kepada Rabb mereka. Pada akhir malam, menjelang fajar, mereka memohon ampun kepada Allah, dari dosa-dosa mereka.
وَفِيْٓ اَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِّلسَّاۤىِٕلِ وَالْمَحْرُوْمِ
Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian.

Tafsir Al-Muyassar

Pada harta mereka terdapat (penunaian) hak yang wajib dan yang sunnah untuk orang-orang yang membutuhkan yang meminta-meminta kepada orang lain, dan yang tidak meminta-minta kepada orang lain karena malu.

وَفِى الْاَرْضِ اٰيٰتٌ لِّلْمُوْقِنِيْنَۙ
Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin,

Tafsir Al-Muyassar

Di bumi ini terdapat pelajaran-pelajaran dan tanda-tanda yang jelas yang menunjukkan kekuasaan Penciptanya bagi orang-orang yang yakin bahwa Allah Dia-lah ilah Sembahan yang haq satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya, dan bagi orang-orang yang membenarkan Rasul-Nya saw.

وَفِيْٓ اَنْفُسِكُمْ ۗ اَفَلَا تُبْصِرُوْنَ
dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tiada memperhatikan?

Tafsir Al-Muyassar

Dalam penciptaan diri kalian terdapat bukti-bukti yang menunjukkan kekuasaan Allah, dan pelajaran-pelajaran yang menunjukkan kalian atas keesaan Pencipta kalian, serta bahwa tiada sembahan bagi kalian yang berhak disembah selain-Nya. Maka apakah kalian melalaikannya dan tidak memperhatikan hal itu sehingga kalian bisa mengambil pelajaran dengannya?

وَفِى السَّمَاۤءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوْعَدُوْنَ
Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu.

Tafsir Al-Muyassar

Di langit terdapat rizki kalian dan terdapat apa yang dijanjikan kepada kalian berupa kebaikan dan keburukan, pahala dan siksa, dan selainnya. Semua itu telah ditulis dan telah ditentukan.

فَوَرَبِّ السَّمَاۤءِ وَالْاَرْضِ اِنَّهٗ لَحَقٌّ مِّثْلَ مَآ اَنَّكُمْ تَنْطِقُوْنَ
Maka demi Rabb langit dan bumi, sesungguhnya yang dijanjikan itu adalah benar-benar (akan terjadi) seperti perkataan yang kamu ucapkan.

Tafsir Al-Muyassar

Allah bersumpah dengan diri-Nya Yang Mahamulia bahwa apa yang Dia janjikan kepada kalian itu adalah benar, maka janganlah kalian meragukannya sebagaimana kalian tidak meragukan ucapan kalian.

هَلْ اَتٰىكَ حَدِيْثُ ضَيْفِ اِبْرٰهِيْمَ الْمُكْرَمِيْنَۘ
Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tamu Ibrahim (malaikat-malaikat) yang dimuliakan?

Tafsir Al-Muyassar

Apakah telah sampai kepadamu, wahai Rasul, cerita tamu Ibrahim yang ia muliakan -dan mereka adalah para malaikat yang mulia-. Ketika mereka masuk untuk menemui Ibrahim di rumahnya, lalu mereka memberi salam kepadanya dengan mengucapkan, "Salam," Maka lbrahim menjawab salamnya dengan mengucapkan, "salamu`alaukum," kalian adalah orang-orang asing yang tidak kami kenal."
اِذْ دَخَلُوْا عَلَيْهِ فَقَالُوْا سَلٰمًا ۗقَالَ سَلٰمٌۚ قَوْمٌ مُّنْكَرُوْنَ
(Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan: "Salaman!", Ibrahim menjawab: "salamun!" (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal.

Tafsir Al-Muyassar

Apakah telah sampai kepadamu, wahai Rasul, cerita tamu Ibrahim yang ia muliakan -dan mereka adalah para malaikat yang mulia-. Ketika mereka masuk untuk menemui Ibrahim di rumahnya, lalu mereka memberi salam kepadanya dengan mengucapkan, "Salam," Maka lbrahim menjawab salamnya dengan mengucapkan, "salamu`alaukum," kalian adalah orang-orang asing yang tidak kami kenal."
فَرَاغَ اِلٰٓى اَهْلِهٖ فَجَاۤءَ بِعِجْلٍ سَمِيْنٍۙ
Maka dia pergi dengan diam-diam menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar),

Tafsir Al-Muyassar

Ia pun menyelinap dengan diam-diam kepada keluarganya, menuju seekor anak sapi yang gemuk lalu menyembelihnya, kemudian membakarnya dengan api, dan menghidangkannya di hadapan mereka. Dengan lemah lembut lbrahim mempersilahkan mereka makan sembari berkata, "Tidakkah kalian mau makan?" Tatkala lbrahim melihat mereka tidak mau makan, maka ia merasa takut dalam hatinya kepada mereka. Mereka berkata kepadanya, "Jangan takut, sesungguhnya kami adalah utusan Allah." Mereka memberi kabar gembira kepadanya bahwa istrinya, Sarah akan melahirkan untuknya seorang anak yang akan menjadi salah seorang ahli ilmu tentang Allah dan agama-Nya, yaitu Ishaq.

فَقَرَّبَهٗٓ اِلَيْهِمْۚ قَالَ اَلَا تَأْكُلُوْنَ
lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim berkata:"Silahkan kamu makan!"

Tafsir Al-Muyassar

Ia pun menyelinap dengan diam-diam kepada keluarganya, menuju seekor anak sapi yang gemuk lalu menyembelihnya, kemudian membakarnya dengan api, dan menghidangkannya di hadapan mereka. Dengan lemah lembut lbrahim mempersilahkan mereka makan sembari berkata, "Tidakkah kalian mau makan?" Tatkala lbrahim melihat mereka tidak mau makan, maka ia merasa takut dalam hatinya kepada mereka. Mereka berkata kepadanya, "Jangan takut, sesungguhnya kami adalah utusan Allah." Mereka memberi kabar gembira kepadanya bahwa istrinya, Sarah akan melahirkan untuknya seorang anak yang akan menjadi salah seorang ahli ilmu tentang Allah dan agama-Nya, yaitu Ishaq.

فَاَوْجَسَ مِنْهُمْ خِيْفَةً ۗقَالُوْا لَا تَخَفْۗ وَبَشَّرُوْهُ بِغُلٰمٍ عَلِيْمٍ
(Tetapi mereka tidak mau makan karena itu Ibrahim merasa takut kepada mereka. Mereka berkata: "Janganlah kamu takut!" dan mereka memberi kabar gembira kepadanya dengan) kelahiran seorang anak yang alim (Ishak).

Tafsir Al-Muyassar

Ia pun menyelinap dengan diam-diam kepada keluarganya, menuju seekor anak sapi yang gemuk lalu menyembelihnya, kemudian membakarnya dengan api, dan menghidangkannya di hadapan mereka. Dengan lemah lembut lbrahim mempersilahkan mereka makan sembari berkata, "Tidakkah kalian mau makan?" Tatkala lbrahim melihat mereka tidak mau makan, maka ia merasa takut dalam hatinya kepada mereka. Mereka berkata kepadanya, "Jangan takut, sesungguhnya kami adalah utusan Allah." Mereka memberi kabar gembira kepadanya bahwa istrinya, Sarah akan melahirkan untuknya seorang anak yang akan menjadi salah seorang ahli ilmu tentang Allah dan agama-Nya, yaitu Ishaq.

فَاَقْبَلَتِ امْرَاَتُهٗ فِيْ صَرَّةٍ فَصَكَّتْ وَجْهَهَا وَقَالَتْ عَجُوْزٌ عَقِيْمٌ
Kemudian istrinya datang memekik (tercengang) lalu menepuk mukanya sendiri seraya berkata: "(Aku adalah) seorang perempuan tua yang mandul."

Tafsir Al-Muyassar

Ketika istri Ibrahim mendengar ucapan para malaikat itu yang memberi kabar gembira (dengan kelahiran seorang anak), maka ia datang menuju mereka sambil memekik, lalu ia menepuk mukanya karena heran dengan urusan ini seraya berkata, "Bagaimana mungkin aku bisa melahirkan anak, sedang aku perempuan tua mandul yang tidak bisa punya anak?" Para malaikat Allah berkata kepadanya, "Demikianlah Rabbmu menfirmankan, sebagaimana yang kami kabarkan kepadamu. Dia Mahakuasa atas hal itu, maka jangan heran terhadap kekuasaan-Nya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Bijaksana yang meletakkan segala sesuatu pada tempatnya, lagi Maha Mengetahui tentang kemaslahatan para hamba-Nya.

قَالُوْا كَذٰلِكِۙ قَالَ رَبُّكِ ۗاِنَّهٗ هُوَ الْحَكِيْمُ الْعَلِيْمُ
Mereka berkata: "Demikianlah Rabbmu menfirmankan." Sesungguhnya Dialah Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.

Tafsir Al-Muyassar

Ketika istri Ibrahim mendengar ucapan para malaikat itu yang memberi kabar gembira (dengan kelahiran seorang anak), maka ia datang menuju mereka sambil memekik, lalu ia menepuk mukanya karena heran dengan urusan ini seraya berkata, "Bagaimana mungkin aku bisa melahirkan anak, sedang aku perempuan tua mandul yang tidak bisa punya anak?" Para malaikat Allah berkata kepadanya, "Demikianlah Rabbmu menfirmankan, sebagaimana yang kami kabarkan kepadamu. Dia Mahakuasa atas hal itu, maka jangan heran terhadap kekuasaan-Nya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Bijaksana yang meletakkan segala sesuatu pada tempatnya, lagi Maha Mengetahui tentang kemaslahatan para hamba-Nya.

قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ اَيُّهَا الْمُرْسَلُوْنَۚ
Ibrahim bertanya: "Apakah urusanmu hai para utusan?"

Tafsir Al-Muyassar

Ibrahim as bertanya kepada para malaikat Allah, "Apakah urusan kalian, dan karena apakah kalian diutus?" Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami diutus kepada suatu kaum yang berdosa karena kekafiran mereka kepada Allah, agar kami membinasakan mereka dengan batu dari tanah yang keras, yang ditandai di sisi Rabb-mu untuk orang-orang yang melampaui batas dalam kedurhakaan dan kemaksiatan.

قَالُوْٓ اِنَّآ اُرْسِلْنَآ اِلٰى قَوْمٍ مُّجْرِمِيْنَۙ
Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth),

Tafsir Al-Muyassar

Ibrahim as bertanya kepada para malaikat Allah, "Apakah urusan kalian, dan karena apakah kalian diutus?" Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami diutus kepada suatu kaum yang berdosa karena kekafiran mereka kepada Allah, agar kami membinasakan mereka dengan batu dari tanah yang keras, yang ditandai di sisi Rabb-mu untuk orang-orang yang melampaui batas dalam kedurhakaan dan kemaksiatan.

لِنُرْسِلَ عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِّنْ طِيْنٍۙ
agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah yang (keras),

Tafsir Al-Muyassar

Ibrahim as bertanya kepada para malaikat Allah, "Apakah urusan kalian, dan karena apakah kalian diutus?" Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami diutus kepada suatu kaum yang berdosa karena kekafiran mereka kepada Allah, agar kami membinasakan mereka dengan batu dari tanah yang keras, yang ditandai di sisi Rabb-mu untuk orang-orang yang melampaui batas dalam kedurhakaan dan kemaksiatan.

مُّسَوَّمَةً عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُسْرِفِيْنَ
yang ditandai di sisi Rabbmu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas."

Tafsir Al-Muyassar

Ibrahim as bertanya kepada para malaikat Allah, "Apakah urusan kalian, dan karena apakah kalian diutus?" Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami diutus kepada suatu kaum yang berdosa karena kekafiran mereka kepada Allah, agar kami membinasakan mereka dengan batu dari tanah yang keras, yang ditandai di sisi Rabb-mu untuk orang-orang yang melampaui batas dalam kedurhakaan dan kemaksiatan.

فَاَخْرَجْنَا مَنْ كَانَ فِيْهَا مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَۚ
Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Luth itu.

Tafsir Al-Muyassar

Kami keluarkan orang-orang beriman yang berada di negeri kaum Luth.
فَمَا وَجَدْنَا فِيْهَا غَيْرَ بَيْتٍ مِّنَ الْمُسْلِمِيْنَۚ
Dan Kami tidak mendapati di negeri itu, kecuali sebuah rumah dari orang-orang yang berserah diri.

Tafsir Al-Muyassar

Lalu Kami tidak mendapati di negeri itu kecuali sebuah rumah dari orang-orang muslim, yaitu rumah Luth.
وَتَرَكْنَا فِيْهَآ اٰيَةً لِّلَّذِيْنَ يَخَافُوْنَ الْعَذَابَ الْاَلِيْمَۗ
Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda bagi orang-orang yang takut pada siksa yang pedih.

Tafsir Al-Muyassar

Kami tinggalkan di negeri tersebut bekas adzab yang permanen, sebagai tanda atas kekuasaan Allah dan hukuman-Nya terhadap orang-orang kafir. Dan itu sebagai pelajaran bagi orang-orang yang takut adzab Allah yang pedih.

وَفِيْ مُوْسٰىٓ اِذْ اَرْسَلْنٰهُ اِلٰى فِرْعَوْنَ بِسُلْطٰنٍ مُّبِيْنٍ
Dan juga pada Musa (terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah) ketika Kami mengutusnya kepada Firaun dengan membawa mukjizat yang nyata.

Tafsir Al-Muyassar

Pada pengutusan Musa oleh Kami kepada Firaun dan kaumnya dengan membawa tanda-tanda dan mukjizat yang nyata terdapat tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang takut adzab yang pedih. Namun Firaun berpaling, karena tertipu dengan kekuatan dan pendukungnya, seraya berkata tentang Musa, "Dia adalah seorang penyihir atau gila."

فَتَوَلّٰى بِرُكْنِهٖ وَقَالَ سٰحِرٌ اَوْ مَجْنُوْنٌ
Maka dia (Firaun) berpaling (dari iman) bersama tentaranya dan berkata: "Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila?"

Tafsir Al-Muyassar

Pada pengutusan Musa oleh Kami kepada Firaun dan kaumnya dengan membawa tanda-tanda dan mukjizat yang nyata terdapat tanda kekuasaan Allah bagi orang-orang yang takut adzab yang pedih. Namun Firaun berpaling, karena tertipu dengan kekuatan dan pendukungnya, seraya berkata tentang Musa, "Dia adalah seorang penyihir atau gila."

فَاَخَذْنٰهُ وَجُنُوْدَهٗ فَنَبَذْنٰهُمْ فِى الْيَمِّ وَهُوَ مُلِيْمٌۗ
Maka Kami siksa dia dan tentaranya lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedang dia melakukan pekerjaan yang tercela.

Tafsir Al-Muyassar

Maka Kami hukum Firaun dan bala tentaranya, lalu Kami lemparkan mereka ke dalam laut, sedangkan ia melakukan pekerjaan yang tercela, disebabkan kekafiran, pengingkaran dan kedurhakaannya.

وَفِيْ عَادٍ اِذْ اَرْسَلْنَا عَلَيْهِمُ الرِّيْحَ الْعَقِيْمَۚ
Dan juga pada (kisah) Aad ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang membinasakan,

Tafsir Al-Muyassar

Pada kisah kaum Ad dan dibinasakannya mereka terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) dan pelajaran bagi siapa yang memperhatikannya. Yaitu ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang tiada keberkahannya dan tidak membawa kebaikan, serta tidak membiarkan sesuatu  pun yang dilaluinya melainkan menjadikannya seperti sesuatu yang hancur.

مَا تَذَرُ مِنْ شَيْءٍ اَتَتْ عَلَيْهِ اِلَّا جَعَلَتْهُ كَالرَّمِيْمِۗ
angin itu tidak membiarkan suatupun yang dilandanya, melainkan dijadikannya seperti serbuk.

Tafsir Al-Muyassar

Pada kisah kaum Ad dan dibinasakannya mereka terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) dan pelajaran bagi siapa yang memperhatikannya. Yaitu ketika Kami kirimkan kepada mereka angin yang tiada keberkahannya dan tidak membawa kebaikan, serta tidak membiarkan sesuatu  pun yang dilaluinya melainkan menjadikannya seperti sesuatu yang hancur.

وَفِيْ ثَمُوْدَ اِذْ قِيْلَ لَهُمْ تَمَتَّعُوْا حَتّٰى حِيْنٍ
Dan pada (kisah) kaum Tsamud ketika dikatakan kepada mereka: "Bersenang-senanglah kamu sampai suatu waktu."

Tafsir Al-Muyassar

Pada kisah kaum Tsamud dan dibinasakannya mereka terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) dan pelajaran, Yaitu ketika dikatakan kepada mereka-dan yang mengatakan adalah Nabi mereka, Shalih as,  "Bersenang-senanglah kalian di negeri kalian selama tiga hari hingga sampai ajal kalian." Namun mereka mendurhakai perintah Rabb mereka, maka mereka disambar adzab petir sedang mereka melihat adzab mereka itu dengan mata mereka.

فَعَتَوْا عَنْ اَمْرِ رَبِّهِمْ فَاَخَذَتْهُمُ الصّٰعِقَةُ وَهُمْ يَنْظُرُوْنَ
Maka mereka berlaku angkuh terhadap perintah Rabbnya, lalu mereka disambar petir sedang mereka melihatnya.

Tafsir Al-Muyassar

Pada kisah kaum Tsamud dan dibinasakannya mereka terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) dan pelajaran, Yaitu ketika dikatakan kepada mereka-dan yang mengatakan adalah Nabi mereka, Shalih as,  "Bersenang-senanglah kalian di negeri kalian selama tiga hari hingga sampai ajal kalian." Namun mereka mendurhakai perintah Rabb mereka, maka mereka disambar adzab petir sedang mereka melihat adzab mereka itu dengan mata mereka.

فَمَا اسْتَطَاعُوْا مِنْ قِيَامٍ وَّمَا كَانُوْا مُنْتَصِرِيْنَۙ
Maka mereka sekali-kali tidak dapat bangun dan tidak pula mendapat pertolongan,

Tafsir Al-Muyassar

Mereka sekali-kali tidak dapat melarikan diri atau bangkit dari azab yang menimpa mereka, dan mereka tidak mendapatkan pertolongan untuk diri mereka.
وَقَوْمَ نُوْحٍ مِّنْ قَبْلُ ۗ اِنَّهُمْ كَانُوْا قَوْمًا فٰسِقِيْنَ
dan (Kami membinasakan) kaum Nuh sebelum itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik.

Tafsir Al-Muyassar

Kami membinasakan kaum Nuh sebelum mereka itu. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang menyelisihi perintah Allah, keluar dari ketaatan mereka.
وَالسَّمَاۤءَ بَنَيْنٰهَا بِاَيْىدٍ وَّاِنَّا لَمُوْسِعُوْنَ
Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesungguhnya Kami benar-benar meluaskannya.

Tafsir Al-Muyassar

Langit Kami ciptakan dan Kami kukuhkan, serta Kami jadikan sebagai atap bagi bumi dengan kekuatan dan kekuasaan yang besar. Sesungguhnya Kami benar-benar meluaskan penjuru-penjurunya.

وَالْاَرْضَ فَرَشْنٰهَا فَنِعْمَ الْمَاهِدُوْنَ
Dan bumi itu Kami hamparkan; maka sebaik-baik yang menghamparkan (adalah Kami).

Tafsir Al-Muyassar

Dan bumi Kami jadikan sebagai hamparan bagi makhluk untuk menetap di atasnya, maka sebaik-baik yang menghamparkannya adalah Kami.

وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ
Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah.

Tafsir Al-Muyassar

Segala sesuatu dari jenis-jenis makhluk Kami ciptakan dua jenis yang berpasangan lagi berbeda, supaya kalian mengingat kekuasaan Allah dan mengambil pelajaran darinya.

فَفِرُّوْٓا اِلَى اللّٰهِ ۗاِنِّيْ لَكُمْ مِّنْهُ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌۚ
Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.

Tafsir Al-Muyassar

Maka berlarilah, wahai manusia, dari adzab Allah menuju rahmat-Nya, dengan beriman kepada-Nya dan kepada Rasul-Nya, mengikuti perintah-Nya dan melakukan ketaatan padaNya. Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang sangat jelas untuk kalian. Apabila Rasulullah disusahkan oleh suatu urusan, maka beliau segera mengerjakan shalat, dan ini adalah lari kepada Allah.
وَلَا تَجْعَلُوْا مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَۗ اِنِّيْ لَكُمْ مِّنْهُ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ
Dan janganlah kamu mengadakan tuhan yang lain di samping Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.

Tafsir Al-Muyassar

Janganlah kalian menjadikan sembahan yang lain bersama Allah. Sesungguhnya aku adalah seorang pemberi peringatan yang sangat jelas dari Allah untuk kalian.

كَذٰلِكَ مَآ اَتَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ مِّنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا قَالُوْا سَاحِرٌ اَوْ مَجْنُوْنٌ
Demikianlah tidak seorang rasulpun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: "Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila."

Tafsir Al-Muyassar

Sebagaimana kaum Quraisy mendustakan Nabinya, Muhammad Saw dan mengatakan, "Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila," demikian pula umat-umat yang mendustakan para rasul mereka sebelum kaum Quraisy melakukan hal yang sama, lalu Allah menimpakan adzab-Nya kepada mereka.

اَتَوَاصَوْا بِهٖۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُوْنَۚ
Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas.

Tafsir Al-Muyassar

Apakah orang-orang terdahulu dan terkemudian saling berpesan untuk mendustakan para Rasul, ketika mereka mengatakan itu semua? Bahkan mereka adalah kaum yang melampaui batas, yang serupa hati dan perbuatan mereka dengan kekufuran dan perbuatan melampaui batas, sehingga orang-orang yang terakhir dari mereka mengatakan demikian, sebagaimana para pendahulu mereka mengatakan demikian.

فَتَوَلَّ عَنْهُمْ فَمَآ اَنْتَ بِمَلُوْمٍ
Maka berpalinglah kamu dari mereka, dan kamu sekali-kali tidak tercela.

Tafsir Al-Muyassar

Berpalinglah, wahai Rasul, dari orang-orang musyrik hingga datang perintah Allah kepadamu mengenai mereka. Kamu sekali-kali tidak dicela oleh seorang pun, karena engkau telah menyampaikan risalahmu.

وَذَكِّرْ فَاِنَّ الذِّكْرٰى تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِيْنَ
Dan tetaplah memberi peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.

Tafsir Al-Muyassar

Di samping engkau tetap berpaling, wahai Rasul, dari mereka dan tidak menghiraukan pengabaian mereka, hendaklah engkau tetap berdakwah menyeru manusia kepada agama Allah, dan tetap menasihati orang-orang yang kepada merekalah engkau diutus. Karena peringatan dan nasihat bermanfaat bagi orang-orang yang memiliki hati yang beriman. Keduanya berisi penegakan hujjah terhadap orang-orang yang berpaling.

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.

Tafsir Al-Muyassar

Aku tidak menciptakan jin dan manusia, serta Aku tidak mengutus para rasul melainkan untuk tujuan luhur, yaitu beribadah kepada-Ku saja bukan kepada sembahan selain-Ku.

مَآ اُرِيْدُ مِنْهُمْ مِّنْ رِّزْقٍ وَّمَآ اُرِيْدُ اَنْ يُّطْعِمُوْنِ
Aku tidak menghendaki rezeki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi Aku makan.

Tafsir Al-Muyassar

Aku tidak menghendaki dari mereka rizki sedikit pun dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. Karena Akulah Pemberi rizki. Dia tidak membutuhkan kepada makhluk, tapi merekalah yang butuh kepadaNya dalam semua keadaan mereka. Jadi Dialah Pencipta dan Pemberi rizki mereka, serta Dia Mahakaya tidak membutuhkan mereka.

اِنَّ اللّٰهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِيْنُ
Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezki Yang Mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya Allah sematalah Pemberi rizki kepada makhluk-Nya, Penjamin pangan mereka, Yang Mempunyai kekuatan yang kukuh, Yang tidak terkalahkan. Dia memiliki segala kekuasaan dan kekuatan.

فَاِنَّ لِلَّذِيْنَ ظَلَمُوْا ذَنُوْبًا مِّثْلَ ذَنُوْبِ اَصْحٰبِهِمْ فَلَا يَسْتَعْجِلُوْنِ
Maka sesungguhnya untuk orang-orang zalim ada bahagian (siksa) seperti bahagian teman-teman mereka (dahulu); maka janganlah mereka meminta kepada-Ku menyegerakannya.

Tafsir Al-Muyassar

Sesungguhnya bagi orang-orang yang zhalim, karena mendustakan Rasul Muhammad Saw, mendapatkan bagian dari adzab Allah yang menimpa mereka, seperti bagian yang diterima teman-teman mereka dahulu. Karena itu, janganlah mereka meminta disegerakan adzab, sebab ia pasti datang kepada mereka.

فَوَيْلٌ لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنْ يَّوْمِهِمُ الَّذِيْ يُوْعَدُوْنَ
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang kafir pada hari yang diancamkan kepada mereka.

Tafsir Al-Muyassar

Kecelakaan dan kesengsaraan bagi orang-orang yang kafir kepada Allah dan Rasul-Nya pada hari diancamkan kepada mereka akan turunnya adzab kepada mereka, yaitu Hari Kiamat.