بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
صۤ ۗوَالْقُرْاٰنِ ذِى الذِّكْرِۗ
Shaad, demi al-Quran yang mempunyai keagungan
Tafsir Al-Muyassar
Shaad. Pembicaraan tentang huruf-huruf penggalan telah hadir di awal surat al-Baqarah. Allah bersumpah dengan al-Quran yang berisi peringatan kepada manusia terhadap sesuatu dimana mereka lalai darinya.بَلِ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فِيْ عِزَّةٍ وَّشِقَاقٍ
Sebenarnya orang-orang kafir itu (berada) dalam kesombongan dan permusuhan yang sengit.
Tafsir Al-Muyassar
Akan tetapi orang-orang kafir menyombongkan diri di depan kebenaran dan menyimpang darinya.كَمْ اَهْلَكْنَا مِنْ قَبْلِهِمْ مِّنْ قَرْنٍ فَنَادَوْا وَّلَاتَ حِيْنَ مَنَاصٍ
Betapa banyaknya ummat sebelum mereka yang telah kami binasakan, lalu mereka meminta tolong padahal (waktu itu) bukanlah saat untuk lari melepaskan diri.
Tafsir Al-Muyassar
Kami telah membinasakan banyak umat sebelum orang-orang musyrikin tersebut, maka mereka berteriak minta pertolongan dan mengikrarkan diri untuk bertaubat, padahal waktu tersebut bukanlah waktu diterimanya taubat, bukan pula waktu untuk selamat dan berlari dari apa yang menimpa mereka.وَعَجِبُوْٓا اَنْ جَاۤءَهُمْ مُّنْذِرٌ مِّنْهُمْ ۖوَقَالَ الْكٰفِرُوْنَ هٰذَا سٰحِرٌ كَذَّابٌۚ
Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata :"ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta."
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang kafir itu merasa aneh terhadap pengangkatan Allah terhadap seorang manusia seperti mereka, untuk mengajak mereka kepada Allah dan menakut-nakuti mereka terhadap adzab-Nya, dan mereka berkata : Dia bukanlah seorang Rasul, akan tetapi seorang pembohong dalam perkataannya, penyihir terhadap kaumnya.اَجَعَلَ الْاٰلِهَةَ اِلٰهًا وَّاحِدًا ۖاِنَّ هٰذَا لَشَيْءٌ عُجَابٌ
Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja. Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan.
Tafsir Al-Muyassar
Mana mungkin Illah-Illah yang sangat banyak itu dijadikan hanya satu saja? Sesungguhnya apa yang dia bawa dan apa yang dia serukan adalah sesuatu yang aneh.وَانْطَلَقَ الْمَلَاُ مِنْهُمْ اَنِ امْشُوْا وَاصْبِرُوْا عَلٰٓى اٰلِهَتِكُمْۙ اِنَّ هٰذَا لَشَيْءٌ يُّرَادُۙ
Dan pergilah pemimpin-pemimpin mereka (seraya berkata): "Pergilah kamu dan tetaplah (menyembah) tuhan-tuhanmu, sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang dikehendaki.
Tafsir Al-Muyassar
Lalu para tokoh dan para pembesar kaum berusaha mendorong mereka untuk mempertahankan kesyirikan dan memperjuangkan keragaman tuhan-tuhan. Mereka berkata : Apa yang dibawa Rasul tersebut adalah sesuatu yang direncanakan dengan tujuan meraih kepemimpinan dan kedudukan.مَا سَمِعْنَا بِهٰذَا فِى الْمِلَّةِ الْاٰخِرَةِ ۖاِنْ هٰذَآ اِلَّا اخْتِلَاقٌۚ
Kami tidak pernah mendengar hal ini dalam agama yang terakhir; ini (mengesakan Allah), tidak lain hanyalah(dusta) yang diada-adakan.
Tafsir Al-Muyassar
Apa yang dia dakwahkan belum pernah kami dengar di kalangan leluhur kami orang-orang Quraisy, dan dalam agama Nasrani. Apa yang dia sampaikan hanyalah kedustaan dan kebohongan.اَؤُنْزِلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ مِنْۢ بَيْنِنَاۗ بَلْ هُمْ فِيْ شَكٍّ مِّنْ ذِكْرِيْۚ بَلْ لَّمَّا يَذُوْقُوْا عَذَابِۗ
mengapa al-Quran itu diturunkan kepadanya di antara kita?" Sebenarnya mereka ragu-ragu terhadap al-Quran-Ku, dan sebenarnya mereka belum merasakan azab-Ku.
Tafsir Al-Muyassar
Mengapa Muhammad yang diberi al-Qur’an dan bukan kami?? Justru mereka dalam kebimbangan terhadap wahyu-Ku kepadamu (wahai Rasul) dan pengangkatan-Ku terhadapmu sebagai Rasul. Bahkan mereka berkata demikian, karena mereka belum pernah mencicipi adzab Allah. Sekiranya mereka telah merasakannya, niscaya mereka tidak akan berkata demikian.اَمْ عِنْدَهُمْ خَزَاۤىِٕنُ رَحْمَةِ رَبِّكَ الْعَزِيْزِ الْوَهَّابِۚ
Atau apakah mereka itu mempunyai perbendaharaan rahmat Rabbmu Yang Maha Perkasa lagi Maha Pemberi.
Tafsir Al-Muyassar
Apakah mereka memiliki kunci-kunci karunia Rabbmu yang Mahaperkasa dalam kekuasaan-Nya, Maha Memberi apa yang dikehendaki-Nya dari rizki dan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara makhluk-Nya.اَمْ لَهُمْ مُّلْكُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۗفَلْيَرْتَقُوْا فِى الْاَسْبَابِ
Atau apakah bagi mereka kerajaan langit dan bumi dan yang ada di antara keduanya (Jika ada), maka hendaklah mereka menaiki tangga-tangga (ke langit).
Tafsir Al-Muyassar
Ataukah orang-orang musyrikin itu mempunyai kerajaan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya, sehingga mereka bisa memberi dan menahan?? Hendaknya mereka mengambil sebab-sebab yang bisa menyampaikan mereka ke langit sehingga mereka bisa menetapkan apa yang mereka inginkan, memberi atau tidak?جُنْدٌ مَّا هُنَالِكَ مَهْزُوْمٌ مِّنَ الْاَحْزَابِ
Suatu tentara yang besar yang berada di sana dari golongan-golongan yang berserikat, pasti akan dikalahkan.
Tafsir Al-Muyassar
Bala tentara yang mendustakan itu adalah bala tentara yang kalah, sebagaimana sekutu-sekutu kafir sebelum mereka juga dikalahkan.كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوْحٍ وَّعَادٌ وَّفِرْعَوْنُ ذُو الْاَوْتَادِۙ
Telah mendustakan (rasul-rasul pula) sebelum mereka itu kaum Nuh, Aad, Firaun yang mempunyai tentara yang banyak,
Tafsir Al-Muyassar
Sebelum mereka kaum Nuh, Ad. Fir`aun pemilik kekuatan yang besar,وَثَمُوْدُ وَقَوْمُ لُوْطٍ وَّاَصْحٰبُ لْئَيْكَةِ ۗ اُولٰۤىِٕكَ الْاَحْزَابُ
dan Tsamud, kaum Luth dan penduduk Aikah. Mereka itulah golongan-golongan yang bersekutu (menentang rasul-rasul).
Tafsir Al-Muyassar
Tsamud, kaum Luth, para penduduk desa dengan pohon-pohon dan kebun-kebun yang hebat, yaitu kaum Syu`aib telah mendustakan. Para umat yang bersekutu dalam kekufuran dan pendustaan dan bersatu padu diatasnya,اِنْ كُلٌّ اِلَّا كَذَّبَ الرُّسُلَ فَحَقَّ عِقَابِ
Semua mereka itu tidak lain hanyalah mendustakan rasul-rasul, maka pastilah (bagi mereka) azab-Ku.
Tafsir Al-Muyassar
Masing-masing dari mereka tidak lain kecuali mendustakan para Rasul, sehingga mereka berhak untuk diadzab oleh Allah dan hukuman-Nya pun turun menimpa mereka.وَمَا يَنْظُرُ هٰٓؤُلَاۤءِ اِلَّا صَيْحَةً وَّاحِدَةً مَّا لَهَا مِنْ فَوَاقٍ
Tidaklah yang mereka tunggu melainkan hanya satu teriakan saja yang tidak ada baginya saat berselang.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang musyrikin itu tidak menunggu turunnya adzab atas mereka bila mereka tetap mempertahankan kesyirikan mereka, kecuali satu tiupan yang tidak akan kembali.وَقَالُوْا رَبَّنَا عَجِّلْ لَّنَا قِطَّنَا قَبْلَ يَوْمِ الْحِسَابِ
Dan mereka berkata:"Ya Rabb kami cepatkanlah untuk kami azab yang diperuntukkan bagi kami sebelum hari berhisab."
Tafsir Al-Muyassar
Dan mereka berkata : Ya Rabb kami, segerakanlah bagian dari adzab kami di dunia sebelum Hari Kiamat hadir. Ini adalah penghinaan dari mereka.اِصْبِرْ عَلٰى مَا يَقُوْلُوْنَ وَاذْكُرْ عَبْدَنَا دَاوٗدَ ذَا الْاَيْدِۚ اِنَّهٗٓ اَوَّابٌ
Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan; dan ingatlah hamba Kami Daud yang mempunyai kekuatan; sesungguhnya dia amat taat (kepada Allah).
Tafsir Al-Muyassar
Sabarlah (wahai Rasul) atas apa yang mereka katakan dan tidak kamu sukai, dan ingatlah hamba Kami Dawud, pemilik kekuatan atas musuh-musuh Allah dan selalu sabar menaati-Nya. Sesungguhnya Dia banyak bertaubat dan kembali kepada apa yang diridhai oleh Allah. Ini mengandung hiburan untuk Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam.اِنَّا سَخَّرْنَا الْجِبَالَ مَعَهٗ يُسَبِّحْنَ بِالْعَشِيِّ وَالْاِشْرَاقِۙ
Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk bertasbih bersama dia (Daud) di waktu petang dan pagi,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami menundukkan gunung-gunung untuk Dawud, ia bertasbih bersama tasbihnya di pagi hari dan petang hari,وَالطَّيْرَمَحْشُوْرَةً ۗ كُلٌّ لَهٗٓ اَوَّابٌ
dan (Kami tundukkan pula) burung-burung dalam keadaan terkumpul. Masing-masingnya amat taat kepada Allah.
Tafsir Al-Muyassar
Kami menundukkan burung bersamanya dengan berkumpul untuk bertasbih bersamanya dan menaati sebagai bentuk mengikutinya.وَشَدَدْنَا مُلْكَهٗ وَاٰتَيْنٰهُ الْحِكْمَةَ وَفَصْلَ الْخِطَابِ
Dan Kami kuatkan kerajaannya dan Kami berikan kepadanya hikmah dan kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami menguatkan kerajaannya dengan kemenangan, kekuatan dan kebijaksanaan. Dan Kami memberikan kenabian kepadanya serta kemapuan berbicara dan menetapkan hukum.وَهَلْ اَتٰىكَ نَبَؤُ الْخَصْمِۘ اِذْ تَسَوَّرُوا الْمِحْرَابَۙ
Dan adakah sampai kepadamu berita orang-orang yang berperkara ketika mereka memanjat pagar
Tafsir Al-Muyassar
Apakah telah datang kepadamu (wahai Rasul) berita dua orang yang berselisih.اِذْ دَخَلُوْا عَلٰى دَاوٗدَ فَفَزِعَ مِنْهُمْ قَالُوْا لَا تَخَفْۚ خَصْمٰنِ بَغٰى بَعْضُنَا عَلٰى بَعْضٍ فَاحْكُمْ بَيْنَنَا بِالْحَقِّ وَلَا تُشْطِطْ وَاهْدِنَآ اِلٰى سَوَاۤءِ الصِّرَاطِ
Ketika mereka masuk(menemui) Daud lalu ia terkejut karena (kedatangan) mereka. Mereka berkata :"Janganlah kamu merasa takut; (kami) adalah dua orang yang berperkara yang salah seorang dari kami berbuat zalim kepada yang lain; maka berilah keputusan antara kami dengan adil dan janganlah kamu menyimpang dari kebenaran dan tunjukilah kami ke jalan yang lurus."
Tafsir Al-Muyassar
Yang menyelinap masuk kepada Dawud di tempat ibadahnya sehingga hal itu mengejutkannya?? Mereka berkata kepadanya : Jangan takut, kami adalah dua seteru, salah seorang dari kami menzhalimi yang lain, berikanlah keputusan di antara kami dengan adil, jangan berbuat zhalim kepada kami dalam menetapkan hukum dan bimbinglah kami ke jalan yang lurus.اِنَّ هٰذَآ اَخِيْ ۗ لَهٗ تِسْعٌ وَّتِسْعُوْنَ نَعْجَةً وَّلِيَ نَعْجَةٌ وَّاحِدَةٌ ۗفَقَالَ اَكْفِلْنِيْهَا وَعَزَّنِيْ فِى الْخِطَابِ
Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai sembilan puluh sembilan ekor kambing betina dan aku mempunyai seekor saja. Maka ia berkata: "Serahkanlah kambingmu itu kepadaku dan dia mengalahkan aku dalam perdebatan."
Tafsir Al-Muyassar
Salah seorang dari keduanya berkata : Sesungguhnya ini adalah saudaraku, dia memiliki Sembilan puluh Sembilan domba, sedangkan saya hanya mempunyai seekor saja. Lalu yang ingin dimilikinya dia berkata kepadaku : Berikanlah dombamu kepadaku. Dan dia mengalahkanku dengan hujjahnya.قَالَ لَقَدْ ظَلَمَكَ بِسُؤَالِ نَعْجَتِكَ اِلٰى نِعَاجِهٖۗ وَاِنَّ كَثِيْرًا مِّنَ الْخُلَطَاۤءِ لَيَبْغِيْ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَقَلِيْلٌ مَّا هُمْۗ وَظَنَّ دَاوٗدُ اَنَّمَا فَتَنّٰهُ فَاسْتَغْفَرَ رَبَّهٗ وَخَرَّ رَاكِعًا وَّاَنَابَ
Daud berkata: "Sesungguhnya dia telah berbuat zalim kepadapmu dengan meminta kambingmu itu untuk ditambahkan kepada kambingnya. Dan sesungguhnya kebanyakan dari orang-orang yang berserikat itu sebagian mereka berbuat zalim kepada sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh; dan amat sedikitlah mereka ini." Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Rabbnya lalu menyungkur sujud dan bertaubat.
Tafsir Al-Muyassar
فَغَفَرْنَا لَهٗ ذٰلِكَۗ وَاِنَّ لَهٗ عِنْدَنَا لَزُلْفٰى وَحُسْنَ مَاٰبٍ
Maka kami ampuni baginya kesalahannya itu. Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik.
Tafsir Al-Muyassar
Maka Kami pun mengampuninya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang dekat kepada Kami, Kami menyiapkan untuknya di akhirat tempat kembali yang baik.يٰدَاوٗدُ اِنَّا جَعَلْنٰكَ خَلِيْفَةً فِى الْاَرْضِ فَاحْكُمْ بَيْنَ النَّاسِ بِالْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعِ الْهَوٰى فَيُضِلَّكَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۗاِنَّ الَّذِيْنَ يَضِلُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيْدٌ ۢبِمَا نَسُوْا يَوْمَ الْحِسَابِ
Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu khalifah (penguasa) di muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat dari jalan Allah akan mendapat azab yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan.
Tafsir Al-Muyassar
Wahai Dawud, sesungguhnya Kami menjadikanmu berkuasa dan memiliki kerajaan di muka bumi. Maka tetapkanlah hukum diantara manusia dengan keadilan dan objektif, jangan mengikuti hawa nafsu dalam menetapkan hukum, akibatnya hal itu akan menyesatkanmu dari agama dan syariat Allah. Sesungguhnya orang-orang yang tersesat dari jalan Allah akan mendapatkan siksa yang pedih di dalam api neraka, karena kelalaian mereka terhadap hari pembalasan dan hisab.Hal ini mengandung pesan kepada ulil Amri agar mereka menetapkan hukum dengan berpijak kepada kebenaran yang diturunkan dari Allah, tidak menyimpang darinya karena hal itu akan menyesatkan mereka dari jalan-Nya.
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاۤءَ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ۗذٰلِكَ ظَنُّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا فَوَيْلٌ لِّلَّذِيْنَ كَفَرُوْا مِنَ النَّارِۗ
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya hanya untuk sekedar main-main dan iseng. Itulah dugaan orang-orang kafir, maka celaka mereka, mereka akan masuk ke dalam api neraka di Hari Kiamat, karena dugaan batil mereka dan kekufuran mereka kepada Allah.اَمْ نَجْعَلُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ كَالْمُفْسِدِيْنَ فِى الْاَرْضِۖ اَمْ نَجْعَلُ الْمُتَّقِيْنَ كَالْفُجَّارِ
Patutkah Kami menganggap orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh sama dengan orang-orang yang berbuat kerusakan di muka bumi Patutkah (pula) Kami menganggap orang-orang yang bertaqwa sama dengan orang-orang yang berbuat maksiat
Tafsir Al-Muyassar
Apakah Kami menjadikan orang-orang beriman dan beramal shalih seperti orang-orang yang membuat kerusakan di bumi, atau Kami menjadikan orang-orang yang bertakwa lagi beriman seperti para pelaku dosa yang kafir? Penyamaan ini tidak layak di sisi Allah, karena Allah akan membalas orang-orang Mukmin yang bertakwa dan menghukum orang-orang yang merusak lagi sengsara.كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ مُبٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوْٓا اٰيٰتِهٖ وَلِيَتَذَكَّرَ اُولُوا الْاَلْبَابِ
Ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran.
Tafsir Al-Muyassar
Apa yang diwahyukan kepadamu ini (wahai Rasul) adalah sebuah kitab yang penuh berkah yang Kami turunkan kepadamu agar kalian merenungkan ayat-ayatnya, dan mengamalkan kandungan dan hidayahnya, agar orang-orang yang memiliki akal yang lurus merenungkan apa yang Allah bebankan atas mereka.وَوَهَبْنَا لِدَاوٗدَ سُلَيْمٰنَۗ نِعْمَ الْعَبْدُ ۗاِنَّهٗٓ اَوَّابٌۗ
Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dia adalah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat(kepada Rabbnya).
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami memberikan kepada Dawud seorang anak bernama Sulaiman sebagai sebuah nikmat dari Kami kepadanya, dan Kami membahagiakannya dengannya. Sebaik-baik hamba adalah Sulaiman, sesungguhnya dia banyak kembali kepada Allah dan pasrah kepada-Nya.اِذْ عُرِضَ عَلَيْهِ بِالْعَشِيِّ الصّٰفِنٰتُ الْجِيَادُۙ
(Ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore,
Tafsir Al-Muyassar
Ingatlah saat di waktu Ashar dia melihat kuda-kuda pilihan yang berlari cepat, kuda-kuda itu berdiri di atas tiga kakinya dan mengangkat kakinya yang keempat, karena kekuatan dan kelincahannya, dia terus melihatnya sampai matahari terbenam.فَقَالَ اِنِّيْٓ اَحْبَبْتُ حُبَّ الْخَيْرِ عَنْ ذِكْرِ رَبِّيْۚ حَتّٰى تَوَارَتْ بِالْحِجَابِۗ
maka ia berkata:"Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) sehingga aku lalai mengingat Rabbku sampai kuda itu hilang dari pandangan."
Tafsir Al-Muyassar
Lalu dia berkata : Sesungguhnya aku mementingkan kecintaan kepada kuda-kuda itu daripada mengingat Rabbku sampai matahari terbenam dari kedua mataku.رُدُّوْهَا عَلَيَّ ۚفَطَفِقَ مَسْحًا ۢبِالسُّوْقِ وَالْاَعْنَاقِ
"Bawalah kuda-kuda itu kembali kepadaku!" Lalu ia mengusap-ngusap kaki dan lehernya.
Tafsir Al-Muyassar
Kembalikan kepadaku kuda-kuda yang telah aku lihat tadi. Maka ia pun dikembalikan kepadanya, lantas dia mulai menebas kaki-kaki dan leher-lehernya dengan pedang untuk mendekatkan diri kepada Allah, karena ia menjadi sebab dirinya melalaikan shalat. Mendekatkan diri kepada Allah dengan menyembelih kuda disyariatkan dalam ajaran Sulaiman.وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمٰنَ وَاَلْقَيْنَا عَلٰى كُرْسِيِّهٖ جَسَدًا ثُمَّ اَنَابَ
Dan sesungguhnya Kami telah menguji Sulaiman dan Kami jadikan (dia) tergeletak di atas kursinya sebagai tubuh(yang lemah karena sakit), kemudian ia bertaubat.
Tafsir Al-Muyassar
Dan sungguh Kami menguji Sulaiman dan Kami menjatuhkan separuh tubuh anaknya di atas singgasananya. Anak ini lahir setelah Sulaiman bersumpah akan menggilir istri-istrinya, masing-masing dari mereka melahirkan seorang penunggang kuda handal yang berjihad di jalan Allah, namun dia tidak mengucapkan : Insya Allah, lalu Sualiman pun melakukan sumpahnya dengan menggilir seluruh istrinya, dan tidak seorang pun dari mereka yang mengandung kecuali seorang istri yang akhirnya hanya melahirkan separuh jasad bayi.قَالَ رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَهَبْ لِيْ مُلْكًا لَّا يَنْۢبَغِيْ لِاَحَدٍ مِّنْۢ بَعْدِيْۚ اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ
Ia berkata: "Ya Rabbku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha pemberi."
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian Sulaiman pun kembali kepada Rabbnya dan bertaubat. Dia berkata : Ya Rabbku, ampunilah dosaku dan berikanlah keadaku kerajaan yang besar yang tidak akan dimiliki oleh seorang pun sesudahku, sesungguhnya Engkau Maha memberi lagi Mahadermawan. Maka Kami pun mengabulkan permintaannya.فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيْحَ تَجْرِيْ بِاَمْرِهٖ رُخَاۤءً حَيْثُ اَصَابَۙ
Kemudian kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut ke mana saja yang dikehendakinya,
Tafsir Al-Muyassar
Kami menundukkan angin untuknya sehingga ia berhembus sesuai dengan keinginannya, ia taat kepada Sulaiman sekalipun ia keras lagi kuat.وَالشَّيٰطِيْنَ كُلَّ بَنَّاۤءٍ وَّغَوَّاصٍۙ
dan (Kami tundukkan pula kepadanya) syaitan-syaitan semuanya ahli bangunan dan penyelam,
Tafsir Al-Muyassar
Kami menundukkan jin-jin untuknya yang dia pekerjakan dalam berbagai bidang, di antara mereka ada yang menjadi tukang bangunan, ada yang menyelam dalam lautan,وَّاٰخَرِيْنَ مُقَرَّنِيْنَ فِى الْاَصْفَادِ
dan syaitan yang lain yang terikat dalam belenggu.
Tafsir Al-Muyassar
Ada pula setan-setan bengal yang terbelenggu kakinya.هٰذَا عَطَاۤؤُنَا فَامْنُنْ اَوْ اَمْسِكْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
Inilah anugerah kami; maka berikanlah (kepada orang lain) atau tahanlah (untuk dirimu sendiri) dengan tiada pertanggungan jawab.
Tafsir Al-Muyassar
Kerajaan besar itu dan penundukkan khusus tersebut adalah pemberian dari Kami kepadamu wahai Sulaiman. Berilah siapa yang kamu inginkan dan tolaklah, tidak ada perhitungan atasmu.وَاِنَّ لَهٗ عِنْدَنَا لَزُلْفٰى وَحُسْنَ مَاٰبٍ
Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat pada sisi Kami dan tempat kembali yang baik.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Sulaiman di sisi Kami di alam akhirat memiliki kedekatan dan tempat kembali yang baik.وَاذْكُرْ عَبْدَنَآ اَيُّوْبَۘ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الشَّيْطٰنُ بِنُصْبٍ وَّعَذَابٍۗ
Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Rabbnya; "Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dari siksaan."
Tafsir Al-Muyassar
Ingatlah (wahai Rasul) hamba Kami Ayyub saat dia berdoa kepada Rabbnya : Setan telah membuatku lelah dan susah, menyakiti jasadku, harta dan keluargaku.اُرْكُضْ بِرِجْلِكَۚ هٰذَا مُغْتَسَلٌۢ بَارِدٌ وَّشَرَابٌ
(Allah berfirman):"Hantamkanlah kakimu; Inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum."
Tafsir Al-Muyassar
Maka Kami berkata kepadanya : Jejakkan kakimu ke tanah, niscaya ia akan memancarkan air yang dingin. Minumlah darinya dan mandilah niscaya penyakit dan kesulitanmu akan terangkat.وَوَهَبْنَا لَهٗٓ اَهْلَهٗ وَمِثْلَهُمْ مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنَّا وَذِكْرٰى لِاُولِى الْاَلْبَابِ
Dan Kami anugerahi dia (dengan mengumpulkan kembali) keluarganya dan (Kami tambahkan ) kepada mereka sebanyak mereka pula sebagai rahmat dari Kami dam pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran.
Tafsir Al-Muyassar
Lalu Kami mengangkat kesulitannya, Kami memuliakannya, mengembalikan keluarga-nya: anak-anak dan istrinya, dan Kami juga memberinya anak-anak dan cucu-cucu seperti mereka, semua itu adalah rahmat Kami kepadanya, penghargaan atas kesabarannya, pelajaran dan peringatan bagi para pemilik akal yang lurus, agar mereka mengetahui bahwa akibat dari kesabaran adalah kemudahan dan terangkatnya kesulitan.وَخُذْ بِيَدِكَ ضِغْثًا فَاضْرِبْ بِّهٖ وَلَا تَحْنَثْ ۗاِنَّا وَجَدْنٰهُ صَابِرًا ۗنِعْمَ الْعَبْدُ ۗاِنَّهٗٓ اَوَّابٌ
Dan ambillah dengan tanganmu seikat(rumput), maka pukullah dengan itu (isterimu) dan janganlah kamu melanggar sumpah. Sesungguhnya kami dapati dia(Ayyub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat(kepada Rabbnya).
Tafsir Al-Muyassar
Kami berkata kepadanya : Ambillah seikat rumput dengan tanganmu atau yang semisal dengannya, pukullah istrimu dengannya untuk memenuhi sumpahmu, sehingga kamu tidak menyelisihi sumpah. Hal itu karema Ayyub telah bersumpah akan memukul istrinya seratus kali bila Allah menyembuhkannya saat dia marah kepada istrinya gara-gara perkara sepele saat dia sedang sakit. Istri Ayyub adalah wanita shalihah, maka Allah menyayanginya dan menyayangi Ayyub dengan keputusan tersebut. Sesungguhnya Kami mendapatkan Ayyub sebagai seorang yang sabar diatas ujian, sebaik-baik hamba adalah dia, sesungguhnya dia gemar kembali kepada ketaatan kepada Allah.وَاذْكُرْ عِبٰدَنَآ اِبْرٰهِيْمَ وَاِسْحٰقَ وَيَعْقُوْبَ اُولِى الْاَيْدِيْ وَالْاَبْصَارِ
Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishak dan Yaqub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi.
Tafsir Al-Muyassar
Ingatlah (wahai Rasul) hamba-hamba Kami dan nabi-nabi Kami, Ibrahim, Ishaq, Ya`qub, mereka adalah orang-orang yang kuat dalam menaati Allah, berilmu dalam agama Allah.اِنَّآ اَخْلَصْنٰهُمْ بِخَالِصَةٍ ذِكْرَى الدَّارِۚ
Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami mengkhususkan mereka dengan sebuah keistimewaan besar, di mana Kami menjadikan alam akhirat terpatri dalam hati mereka, maka mereka pun beramal untuknya dengan menaati Kami, mengajak manusia kepadanya dan mengingat mereka tentangnya.وَاِنَّهُمْ عِنْدَنَا لَمِنَ الْمُصْطَفَيْنَ الْاَخْيَارِۗ
Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang baik.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya mereka di sisi Kami termasuk orang-orang yang Kami angkat untuk menjadi utusan-utusan Kami, dan Kami memilih mereka untuk menaati Kami.وَاذْكُرْ اِسْمٰعِيْلَ وَالْيَسَعَ وَذَا الْكِفْلِ ۗوَكُلٌّ مِّنَ الْاَخْيَارِۗ
Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa, dan Zulkifli. Semuanya termasuk orang-orang yang paling baik
Tafsir Al-Muyassar
Ingatlah (wahai Rasul) hamba-hamba Kami Ismail,al-Yasa’ dan Dzulkifli dengan sebutan yang baik. Sesungguhnya mereka semuanya termasuk orang-orang pilihan yang Allah pilih dari makhluk-makhluk-Nya, dan Allah memilih untuk mereka keadaan dansifat yang paling sempurna.هٰذَا ذِكْرٌ ۗوَاِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ لَحُسْنَ مَاٰبٍۙ
Ini adalah kehormatan (bagi mereka). Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertaqwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik,
Tafsir Al-Muyassar
Al-Qur`an ini adalah dzikir dan kemuliaan bagimu (wahai Rasul) dan bagi kaummu. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa kepada Allah dan menaati-Nya mendapatkan tempat kembali yang baik di sisi Kami,جَنّٰتِ عَدْنٍ مُّفَتَّحَةً لَّهُمُ الْاَبْوَابُۚ
(yaitu) surga Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka
Tafsir Al-Muyassar
di surga-surga sebagai tempat tinggal mereka.pintu-pintunya terbuka untuk mereka.مُتَّكِـِٕيْنَ فِيْهَا يَدْعُوْنَ فِيْهَا بِفَاكِهَةٍ كَثِيْرَةٍ وَّشَرَابٍ
didalamnya mereka bertelekan (di atas dipan-dipan) sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman di surga itu.
Tafsir Al-Muyassar
Pintu-pintunya terbuka untuk mereka, mereka bersandar di atas peraduan-peraduan yang berhias indah, mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan berupa buah-buahan yang bermacam-macam dan minuman, dari semua yang diinginkan oleh diri mereka dan lezat dipandang oleh mata mereka.وَعِنْدَهُمْ قٰصِرٰتُ الطَّرْفِ اَتْرَابٌ
Dan pada sisi mereka (ada bidadari-bidadari) yang tidak liar pandangannya dan sebaya umurnya.
Tafsir Al-Muyassar
Di sisi mereka para bidadari yang pandangan mata mereka terbatas hanya kepada pasangan-pasangan mereka saja, umur-umur mereka sepantaran.هٰذَا مَا تُوْعَدُوْنَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ
Inilah apa yang dijanjikan kepadamu pada hari berhisab.
Tafsir Al-Muyassar
Kenikmatan itulah yang dijanjikan kepada kalian (wahai orang-orang yang bertakwa) di Hari Kiamat.اِنَّ هٰذَا لَرِزْقُنَا مَا لَهٗ مِنْ نَّفَادٍۚ
Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezki dari Kami yang tiada habis-habisnya.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya ia adalah rizki Kami kepada kalian, tiada henti dan tiada terputus.هٰذَا ۗوَاِنَّ لِلطّٰغِيْنَ لَشَرَّ مَاٰبٍۙ
Beginilah (keadaan mereka). dan sesungguhnya bagi orang-orang yang durhaka benar-benar (disediakan) tempat kembali yang buruk,
Tafsir Al-Muyassar
Apa yang dijelaskan sebelumnya untuk orang-orang yang bertakwa. Adapun orang-orang yang melampaui batas dalam kekufuran dan kemaksiatan, maka mereka akan mendapatkan tempat kembali terburuk dan terjelek,جَهَنَّمَۚ يَصْلَوْنَهَاۚ فَبِئْسَ الْمِهَادُ
(yaitu) nereka Jahannam, yang mereka masuk ke dalamnya; maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat tinggal.
Tafsir Al-Muyassar
Yaitu neraka di mana mereka akan disiksa di dalamnya, ia mengelilingi mereka dari segala segi, dan seburuk-buruk tempat tidur adalah tempat tidur mereka.هٰذَاۙ فَلْيَذُوْقُوْهُ حَمِيْمٌ وَّغَسَّاقٌۙ
Inilah (azab neraka), biarlah mereka merasakannya, (minuman mereka) air yang sangat panas dan air yang sangat dingin.
Tafsir Al-Muyassar
Siksa tersebut berupa air yang sangat panas, nanah yang mengalir dari jasad penduduk neraka yang akan mereka minum.وَّاٰخَرُ مِنْ شَكْلِهٖٓ اَزْوَاجٌۗ
Dan azab yang lain yang serupa itu berbagai macam
Tafsir Al-Muyassar
Mereka juga akan mendapatkan adzab lain yang beraneka ragam dan berwarna-warni namun sejenis dengannya.هٰذَا فَوْجٌ مُّقْتَحِمٌ مَّعَكُمْۚ لَا مَرْحَبًا ۢبِهِمْ ۗ اِنَّهُمْ صَالُوا النَّارِ
(Dikatakan kepada mereka): "Ini adalah suatu rombongan (pengikut-pengikutmu) yang masuk berdesak-desak bersama kamu (ke neraka)."(Berkata pemimpin-pemimpin mereka yang durhaka): "Tiadalah ucapan selamat datang kepada mereka karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka."
Tafsir Al-Muyassar
Saat orang-orang yang melampaui batas itu masuk ke dalam neraka, sebagian mencaci sebagian yang lain. Sebagian berkata kepada sebagian yang lain : Ini adalah segerombolan orang dalam jumlah yang sangat besar dari penduduk neraka yang masuk bersama kalian. Lalu mereka menjawab : Tidak ada selamat datang untuk mereka, tempat mereka di dalam neraka tidaklah lapang. Mereka akan merasakan panasnya api Neraka seperti kami merasakannya.قَالُوْا بَلْ اَنْتُمْ لَا مَرْحَبًاۢ بِكُمْ ۗ اَنْتُمْ قَدَّمْتُمُوْهُ لَنَاۚ فَبِئْسَ الْقَرَارُ
Pengikut-pengikut mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah. Tiada ucapan selamat datang bagimu, karena kamulah yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini maka amat buruklah Jahannam itu sebagai tempat menetap."
Tafsir Al-Muyassar
Para pengikut berkata kepada para pemimpin : Justru kalianlah yang tidak ada selamat datang. Sebab kalianlah yang memberikan tempat tinggal di neraka ini untuk kami karena kalianlah yang menyesatkan kami di dunia, dan Jahanam adalah seburuk-buruk tempat tinggal.قَالُوْا رَبَّنَا مَنْ قَدَّمَ لَنَا هٰذَا فَزِدْهُ عَذَابًا ضِعْفًا فِى النَّارِ
Mereka berkata (lagi): "Ya Rabb kami; barang siapa yang menjerumuskan kami ke dalam azab ini maka tambahkanlah azab kepadanya dengan berlipat ganda di dalam neraka."
Tafsir Al-Muyassar
Kelompok pengikut berkata : Ya Rabbi, lipatgandakanlah siksaan atas orang-orang yang telah menyesatkan kami dari petunjuk sewaktu di dunia.وَقَالُوْا مَا لَنَا لَا نَرٰى رِجَالًا كُنَّا نَعُدُّهُمْ مِّنَ الْاَشْرَارِ
Dan (orang-orang durhaka) berkata: "Mengapa kami tidak melihat orang-orang yang dahulu (di dunia) kami angkat sebagai orang-orang yang jahat(hina).
Tafsir Al-Muyassar
Para pemimpin berkata : Mengapa kami tidak melihat di dalam neraka ini orang-orang yang dulu di dunia kami anggap sebagai orang-orang buruk lagi sengsara?اَتَّخَذْنٰهُمْ سِخْرِيًّا اَمْ زَاغَتْ عَنْهُمُ الْاَبْصَارُ
Apakah kami dahulu menjadikan mereka olok-olokan, ataukah karena mata kami tidak melihat mereka?"
Tafsir Al-Muyassar
Apakah pelecehan kami dan penghinaan kami terhadap mereka salah? Ataukah mereka ada di neraka hanya saja kami yang tidak meliahat mereka?اِنَّ ذٰلِكَ لَحَقٌّ تَخَاصُمُ اَهْلِ النَّارِ
Sesungguhnya yang demikian itu pasti terjadi, (yaitu) pertengkaran penghuni neraka.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya perdebatan di antara penduduk neraka adalah sesuatu yang terjadi tanpa kebimbangan.قُلْ اِنَّمَآ اَنَا۠ مُنْذِرٌ ۖوَّمَا مِنْ اِلٰهٍ اِلَّا اللّٰهُ الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ
Katakanlah (ya Muhammad): "Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, dan sekali-kali tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan.
Tafsir Al-Muyassar
Atakanlah (wahai Rasul) kepada kaummu : Sesungguhnya aku hanyalah pemberi peringatan kepada kalian dari adzab Allah, jangan sampai ia menimpa kalian disebabkan karena kekufuran kalian terhadapnya. Tidak ada Illah yang berhak untuk disembah kecuali Allah semata. Dia-lah yang Maha Esa dalam keagungan, nama-nama, sifat-sifat dan perbuatan-perbuatan-Nya, Maha mengalahkan yang menundukkan dan mengalahkan segala sesuatu.رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الْعَزِيْزُ الْغَفَّارُ
Rabb langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun."
Tafsir Al-Muyassar
Penguasa langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Mahaperkasa dalam menetapkan balasan, Maha Pengampun terhadap dosa-dosa bagi siapa yang bertaubat dan kembali kepada ridha-Nya.قُلْ هُوَ نَبَؤٌا عَظِيْمٌۙ
Katakanlah:"Berita itu adalah berita yang besar,
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah wahai Rasul kepada kaummu : Sesungguhnya al-Quran ini adalah berita yang besar kemanfaatannya,اَنْتُمْ عَنْهُ مُعْرِضُوْنَ
yang kamu berpaling daripadanya.
Tafsir Al-Muyassar
Tetapi kalian justru melalaikannya dan berpaling darinya, kalian tidak mau mengamalkannya.مَا كَانَ لِيَ مِنْ عِلْمٍۢ بِالْمَلَاِ الْاَعْلٰٓى اِذْ يَخْتَصِمُوْنَ
Aku tiada mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang al malaul ala (malaikat) itu ketika mereka berbantah-bantahan.
Tafsir Al-Muyassar
Saya tidak memiliki ilmu tentang perselisihan malaikat langit tentang urusan penciptaan Adam, kalua sekiranya Allah tidak menyampaikannya kepadaku dan mewahyukannya.اِنْ يُّوْحٰىٓ اِلَيَّ اِلَّآ اَنَّمَآ اَنَا۠ نَذِيْرٌ مُّبِيْنٌ
Tidak diwahyukan kepadaku, melainkan bahwa sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata."
Tafsir Al-Muyassar
Allah tidak mewahyukan kepadaku berupa ilmu yang sebelumnya belum aku ketahui, kecuali karena aku adalah pemberi peringatan kepada kalian dari adzab-Nya, penjelas syariat-Nya kepada kalian.اِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ خَالِقٌۢ بَشَرًا مِّنْ طِيْنٍ
(Ingatlah) ketika Rabbmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan menusia dari tanah."
Tafsir Al-Muyassar
Katakan kepada mereka wahai Rasul saat Rabbmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya aku menciptakan manusia dari tanah basah.فَاِذَا سَوَّيْتُهٗ وَنَفَخْتُ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِيْ فَقَعُوْا لَهٗ سٰجِدِيْنَ
"Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruh(ciptaan)-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya."
Tafsir Al-Muyassar
Bila Aku telah menyempurnakan jasad dan bentuk penciptaan-Nya dan meniupkan ruh kepadanya, sehingga dia hidup, maka sujudlah kepadanya. Sebagai penghormatan dan penghargaan, bukan sujud pengagungan dan ibadah, karena ibadah hanya untuk Allah semata. Dan Allah telah mengharamkan sujud demi menghormati dalam syariat Islam.فَسَجَدَ الْمَلٰۤىِٕكَةُ كُلُّهُمْ اَجْمَعُوْنَۙ
Lalu seluruh malaikat-malaikat itu sujud semuanya
Tafsir Al-Muyassar
Maka semua malaikat sujud kepadanya karena mereka tunduk dan taat kepada Allahاِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اِسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِيْنَ
Kecuali iblis; dia menyombongkan diri dan adalah dia termasuk orang-orang yang kafir.
Tafsir Al-Muyassar
selain Iblis, dia tidak mau sujud karena kesombongan dan kecongkakan, sehingga dia termasuk ke dalam golongan yang kafir dalam ilmu Allah.قَالَ يٰٓاِبْلِيْسُ مَا مَنَعَكَ اَنْ تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ ۗ اَسْتَكْبَرْتَ اَمْ كُنْتَ مِنَ الْعَالِيْنَ
Allah berfirman: "Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?"
Tafsir Al-Muyassar
Allah berfirman kepada Iblis : Apa yang menghalangimu untuk bersujud kepada Adam yang telah Aku muliakan dengan menciptakannya dengan kedua tangan-Ku?? Apakah kamu menyombongkan diri kepada Adam, atau kamu termasuk golongan yang menyombongkan diri di depan Rabbmu?? Ayat ini menetapkan sifat kedua tangan bagi Allah sesuai dengan keagungan-Nya.قَالَ اَنَا۠ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِيْ مِنْ نَّارٍ وَّخَلَقْتَهٗ مِنْ طِيْنٍ
Iblis berkata: "Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah."
Tafsir Al-Muyassar
Iblis berkata menentang Rabbnya : Aku tidak sujud kepadanya karena aku lebih baik darinya. Engkau menciptakanku dari api dan Engkau ciptakan dia dari tanah liat, sedangkan api lebih baik dari tanah.قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَاِنَّكَ رَجِيْمٌۖ
Allah berfirman :"Maka kelurlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah yang terkutuk,
Tafsir Al-Muyassar
Allah berfirman kepadanya : Keluarlah kamu dari surga!! Sesungguhnya kamu terlaknat dan terusir.وَّاِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِيْٓ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ
Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan."
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya pengusiran-Ku terhadapmu dan penjauhanmu dari rahmat-Ku berlaku atasmu sampai hari pembalasan dan hisab.قَالَ رَبِّ فَاَنْظِرْنِيْٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ
Iblis berkata:"Ya Rabbku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan."
Tafsir Al-Muyassar
Iblis berkata : Ya Rabbi, tundalah ajalku, jangan mematikanku sampai makhluk-makhluk lain dibangktikan dari kubur mereka.قَالَ فَاِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِيْنَۙ
Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh,
Tafsir Al-Muyassar
Allah menjawab : Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diakhirkan,اِلٰى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُوْمِ
sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat)."
Tafsir Al-Muyassar
Ke hari yang sudah ditetapkan, yaitu hari ditiupnya sangkakala pertama saat para makhluk mati.قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَاُغْوِيَنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ
Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan merreka semuanya,
Tafsir Al-Muyassar
Iblis berkata : Demi kemuliaan-Mu wahai Rabbi dan keagungan-Mu, aku akan menyesatkan Bani Adam semuanya,اِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِيْنَ
kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis diantara mereka."
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali orang yang Engkau pilih dari mereka untuk beribadah kepada-Mu dan Engkau jaga sehingga aku tidak mampu menyesatkannnya, karena Engkau tidak memberikan jalan untukku atasnya.قَالَ فَالْحَقُّۖ وَالْحَقَّ اَقُوْلُۚ
Allah berfirman: "Maka yang benar (adalah sumpah-Ku) dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan."
Tafsir Al-Muyassar
Allah berfirman : Kebenaran dari-Ku. Aku tidak berfirman kecuali kebenaran.لَاَمْلَئَنَّ جَهَنَّمَ مِنْكَ وَمِمَّنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ اَجْمَعِيْنَ
Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi neraka Jahannam dengan jenis kamu dan dengan orang-orang yang mengikuti kamu di antara mereka kesemuanya.
Tafsir Al-Muyassar
Sungguh Aku akan mengisi Jahanam dengan-mu, keturunanmu dan seluruh orang yang mengikutimu dari keturunan Adam.قُلْ مَآ اَسْئَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ اَجْرٍ وَّمَآ اَنَا۠ مِنَ الْمُتَكَلِّفِيْنَ
Katakanlah (hai Muhammad):"Aku tidak meminta upah sedikitpun kepadamu atas dakwahku; dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan."
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang musyrikin dari kaummu : Saya tidak meminta upah atau balasan dari kalian atas dakwahku dan upayaku dalam membimbing kalian, saya tidak mengakui sesuatu yang bukan hakku. Sebaliknya saya hanya mengikuti apa yang diwahyukan kepadaku, saya juga tidak memaksakan diri untuk mengira-ngira atau membuat kebohongan.اِنْ هُوَ اِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعٰلَمِيْنَ
al-Quran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.
Tafsir Al-Muyassar
Al-Quran ini hanyalah peringatan bagi alam semesta, jin dan manusia. Dengannya mereka mengetahui apa yang berguna bagi mereka terkait dengan kemaslahatan dunia dan agama mereka.وَلَتَعْلَمُنَّ نَبَاَهٗ بَعْدَ حِيْنٍ
Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita al-Quran setelah beberapa waktu lagi.

