بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
الۤرٰ ۗتِلْكَ اٰيٰتُ الْكِتٰبِ وَقُرْاٰنٍ مُّبِيْنٍ
Alif, laam, raa.(Surat) ini adalah (sebagian dari) ayat-ayat Al-Kitab (yang sempurna), yaitu (ayat-ayat) al-Quran yang memberi penjelasan.
Tafsir Al-Muyassar
Pembahasan tentang huruf-huruf Muqata`ah seperti ini ada di awal surah Al-Baqarah. Inilah ayat-ayat agung, yaitu ayat-ayat Al-Quran yang diturunkan kepada Muhammad Saw., ayat-ayat yang menjelaskan berbagai macam kebenaran dengan lafaz yang paling baik, paling jelas, dan paling mengena terhadap maksud. Al-Kitab itu adalah Al-Quran.رُبَمَا يَوَدُّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا لَوْ كَانُوْا مُسْلِمِيْنَ
Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang kafir itu berharap ketika mereka melihat orang-orang beriman yang maksiat keluar dari neraka, sekiranya mereka pernah mengesakan Allah supaya mereka bisa keluar sebagaimana orang-orang beriman yang maksiat itu keluar.ذَرْهُمْ يَأْكُلُوْا وَيَتَمَتَّعُوْا وَيُلْهِهِمُ الْاَمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ
Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).
Tafsir Al-Muyassar
Wahai Muhammad, tinggalkanlah orang-orang kafir itu untuk makan dan bersenang-senang di kehidupan dunia mereka. Kerakusan menyibukan mereka dari taat kepada Allah. Mereka akan mengetahui kesudahan urusan mereka yang merugi di dunia dan akhirat.وَمَآ اَهْلَكْنَا مِنْ قَرْيَةٍ اِلَّا وَلَهَا كِتَابٌ مَّعْلُوْمٌ
Dan Kami tiada membinasakan sesuatu negeripun, melainkan ada baginya ketentuan masa yang ditetapkan.
Tafsir Al-Muyassar
Wahai Muhammad, apabila mereka meminta diturunkan siksaan kepada mereka sebagai tanda pendustaan mereka kepadamu, sesungguhnya Kami tidak membinasakan suatu negeri kecuali ada jeda tempo yang sudah ditentukan antara pembinasaan mereka. Kami tidak membinasakannya hingga mereka sampai kepada hal itu seperti para pendahulu mereka.مَا تَسْبِقُ مِنْ اُمَّةٍ اَجَلَهَا وَمَا يَسْتَأْخِرُوْنَ
Tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan(nya).
Tafsir Al-Muyassar
Tidaklah ada suatu umat yang melewati ajalnya sehingga waktunya bertambah. Tidak ada pula ajalnya dimajukan sehingga waktunya berkurang.وَقَالُوْا يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْ نُزِّلَ عَلَيْهِ الذِّكْرُ اِنَّكَ لَمَجْنُوْنٌۗ
Mereka berkata:"Hai orang yang diturunkan al-Quran kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang mendustakan Muhammad Saw. berkata dengan nada memperolok-olokkan, ``Wahai orang yang diberi Al-Quran, sesungguhnya kamu orang yang hilang akal. Mengapakah kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami jika kamu orang yang benar agar malaikat itu menjadi saksi bahwa kamu adalah utusan Allah?``لَوْمَا تَأْتِيْنَا بِالْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنْ كُنْتَ مِنَ الصّٰدِقِيْنَ
Mengapa kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar."
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang mendustakan Muhammad Saw. berkata dengan nada memperolok-olokkan, ``Wahai orang yang diberi Al-Quran, sesungguhnya kamu orang yang hilang akal. Mengapakah kamu tidak mendatangkan malaikat kepada kami jika kamu orang yang benar agar malaikat itu menjadi saksi bahwa kamu adalah utusan Allah?``مَا نُنَزِّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةَ اِلَّا بِالْحَقِّ وَمَا كَانُوْٓا اِذًا مُّنْظَرِيْنَ
Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan benar (untuk membawa azab) dan tiadalah mereka ketika itu diberi tangguh.
Tafsir Al-Muyassar
Allah membalas perkataan mereka, ``Sesungguhnya Kami tidak menurunkan malaikat kecuali membawa siksa yang tidak ada penangguhan bagi orang yang tidak beriman.Tidaklah mereka termasuk orang-orang yang ditangguhkan ketika malaikat turun membawa siksaan.``اِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَاِنَّا لَهٗ لَحٰفِظُوْنَ
Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Al-Quran kepada nabi Muhammad Saw. dan Kami berjanji untuk menjaganya dengan memberinya hafalan supaya tidak ditambah dan tidak dikurangi atau ada satu ayat pun yang disia-siakan.وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ فِيْ شِيَعِ الْاَوَّلِيْنَ
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus (beberapa rasul) sebelum kamu kepada umat-umat terdahulu.
Tafsir Al-Muyassar
Wahai Muhammad, sesungguhnya Kami telah mengutus para rasul sebelummu kepada umat terdahulu. Namun, tidaklah seorang rasul mendatangi mereka kecuali diperolok-olokkan dan dilecehkan. Ayat ini menjadi penghibur hati Rasulullah Saw. Sebagaimana orang-orang musyrik itu memperlakukanmu, seperti itu pula para rasul sebelummu diperlakukanوَمَا يَأْتِيْهِمْ مِّنْ رَّسُوْلٍ اِلَّا كَانُوْا بِهٖ يَسْتَهْزِءُوْنَ
Dan tidak datang seorang rasulpun kepada mereka, melainkan mereka selalu memperolok-oloknya.
Tafsir Al-Muyassar
Tiada seorang Rasul pun yang datang kepada mereka melainkan mereka mengolok-oloknya. Ini berisikan hiburan bagi Rasul. Sebagaimana orang-orang musyrik memperlakukan terhadapmu, demikian pula yang telah diperbuat terhadap Rasul-rasul sebelummu.كَذٰلِكَ نَسْلُكُهٗ فِيْ قُلُوْبِ الْمُجْرِمِيْنَۙ
Demikianlah, Kami memasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) ke dalam hati orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir).
Tafsir Al-Muyassar
Sebagaimana Kami masukkan kekafiran ke dalam hati umat-umat terdahulu, karena melecehkan para Rasul dan mendustakan mereka, demikian pula Kami memasukkan kekafiran ke dalam hati orang-orang musyrik kaummu yang melakukan dosa dengan kekafiran kepada Allah dan mendustakan Rasul-Nya.لَا يُؤْمِنُوْنَ بِهٖ وَقَدْ خَلَتْ سُنَّةُ الْاَوَّلِيْنَ
mereka tidak beriman kepadanya (al-Quran) dan sesungguhnya telah berlalu sunatullah terhadap orang-orang dahulu.
Tafsir Al-Muyassar
Mereka tidak membenarkan al-Quran yang di turunkan kepadamu, padahal telah berlalu sunatullah terhadap orang-orang terdahulu berupa dibinasakannya kaum kafir. Mereka (orang-orang kafir kaummu) sama dengan mereka. Kelak orang-orang yang masih meneruskan kekafiran dan pendustaan di antara mereka akan dibinasakan.وَلَوْ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَابًا مِّنَ السَّمَاۤءِ فَظَلُّوْا فِيْهِ يَعْرُجُوْنَۙ
Dan jika seandainya Kami membukakan kepada mereka salah satu dari (pintu-pintu) langit, lalu mereka terus-menerus naik ke atasnya,
Tafsir Al-Muyassar
Seandainya Kami membukakan kepada kaum kafir Makkah satu pintu, lalu mereka terus naik ke atasnya hingga menyaksikan berbagai keajaiban dan kekuasaan Allah di langit, niscaya mereka tidak beriman.لَقَالُوْٓا اِنَّمَا سُكِّرَتْ اَبْصَارُنَا بَلْ نَحْنُ قَوْمٌ مَّسْحُوْرُوْنَ
tentulah mereka berkata:"Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang-orang yang kena sihir".
Tafsir Al-Muyassar
Dan niscaya mereka akan berkata : Sesungguhnya penglihatan Kami telah disihir, hingga kami melihat apa yang belum pernah kami lihat. Kami tidak lain hanyalah orang-orang yang disihir akal kami oleh Muhammad.لَقَالُوْٓا اِنَّمَا سُكِّرَتْ اَبْصَارُنَا بَلْ نَحْنُ قَوْمٌ مَّسْحُوْرُوْنَ
tentulah mereka berkata:"Sesungguhnya pandangan kamilah yang dikaburkan, bahkan kami adalah orang-orang yang kena sihir".
Tafsir Al-Muyassar
Dan engkau mendapatkan laknat dan jauh dari rahmat-Ku hingga hari manusia dibangkitkan untuk dihisab dan diberi balasan.وَلَقَدْ جَعَلْنَا فِى السَّمَاۤءِ بُرُوْجًا وَّزَيَّنّٰهَا لِلنّٰظِرِيْنَۙ
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan gugusan bintang-bintang (di langit) dan Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandang(nya),
Tafsir Al-Muyassar
Di antara bukti kekuasaan Kami, bahwa Kami menjadikan di langit dunia gugusan (manazil) bintang-bintang di mana bintang-bintang itu beredar. Dan itu dijadikan sebagai penunjuk jalan, waktu, musim subur dan musim kering. Kami hiasi langit ini dengan bintang-bintang bagi orang-orang yang memandangnya, memperhatikannya, lalu mengambil pelajaran darinya.وَحَفِظْنٰهَا مِنْ كُلِّ شَيْطٰنٍ رَّجِيْمٍۙ
dan Kami menjaganya dari tiap-tiap syaitan yang terkutuk.
Tafsir Al-Muyassar
Kami menjaga langit dari setiap setan yang dikutuk lagi dijauhkan dari rahmat Allah, agar tidak sampai kepadanya.اِلَّا مَنِ اسْتَرَقَ السَّمْعَ فَاَتْبَعَهٗ شِهَابٌ مُّبِيْنٌ
kecuali syaitan yang mencuri-curi (berita) yang dapat di dengar (dari malaikat) lalu dia dikejar semburan api yang terang.
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali setan yang mencuri berita dari ucapan para penghuni langit di sebagian waktu, lalu ia dikejar oleh bintang yang bercahaya terang yang membakarnya. Adakalanya setan bisa menyampaikan kepada walinya sebagian berita yang dicurinya sebelum ia dibakar oleh semburan api.وَالْاَرْضَ مَدَدْنٰهَا وَاَلْقَيْنَا فِيْهَا رَوَاسِيَ وَاَنْۢبَتْنَا فِيْهَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ مَّوْزُوْنٍ
Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.
Tafsir Al-Muyassar
Bumi Kami bentangkan dengan luas, dan Kami tancapkan padanya gunung-gunung untuk mengukuhkannya, serta Kami tumbuhkan padanya berbagai macam tanaman menurut ukuran yang telah ditentukan sesuai yang dibutuhkan para hamba.وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيْهَا مَعَايِشَ وَمَنْ لَّسْتُمْ لَهٗ بِرَازِقِيْنَ
Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakan pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezki kepadanya.
Tafsir Al-Muyassar
Kami telah menjadikan untuk kalian di bumi berbagai keperluan hidup berupa tanaman, hewan ternak, berbagai macam usaha dan selainnya. Kami juga menciptakan untuk kalian anak-anak, pelayan, dan binatang yang bermanfaat bagi kalian. Rizki mereka bukan menjadi tanggungan kalian, tapi menjadi tanggungan Allah Rabb semesta alam, sebagai anugerah dan karunia dari-Nya.وَاِنْ مِّنْ شَيْءٍ اِلَّا عِنْدَنَا خَزَاۤىِٕنُهٗ وَمَا نُنَزِّلُهٗٓ اِلَّا بِقَدَرٍ مَّعْلُوْمٍ
Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu.
Tafsir Al-Muyassar
Tidak ada sedikit pun dari kemanfaatan manusia melainkan perbendaharaannya dari semua jenisnya ada pada sisi Kami. Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu sebagaimana yang Kami kehendaki dan Kami inginkan. Perbendaharaannya ada di tangan Allah, Dia memberi siapa yang dikehendaki-Nya dan menghalangi siapa yang dikehendaki-Nya, sesuai rahmat-Nya yang luas dan kebijaksanaan-Nya yang mendalam.وَاَرْسَلْنَا الرِّيٰحَ لَوَاقِحَ فَاَنْزَلْنَا مِنَ السَّمَاۤءِ مَاۤءً فَاَسْقَيْنٰكُمُوْهُۚ وَمَآ اَنْتُمْ لَهٗ بِخَازِنِيْنَ
Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turnkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya.
Tafsir Al-Muyassar
Kami mengirimkan angin dan menundukkannya untuk memecah awan, lalu ia mengalirkan air dan hujan, dan mengawinkan tumbuh-tumbuhan lalu membuka daun dan mayangnya, serta membawa hujan, kebaikan dan kemanfaatan. Kami turunkan dari awan hujan yang Kami siapkan untuk minuman, tanah dan ternak kalian. Kalian tidak mampu menyimpannya, tetapi Kami menjaganya untuk kalian sebagai rahmat dan anugerah bagi kalian.وَاِنَّا لَنَحْنُ نُحْيٖ وَنُمِيْتُ وَنَحْنُ الْوَارِثُوْنَ
Dan sesungguhnya benar-benar Kami-lah yang menghidupkan dan mematikan dan Kami (pulalah) yang mewarisi.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami benar-benar menghidupkan orang yang mati, dengan menciptakannya dari ketiadaan, dan mematikan orang yang hidup setelah berakhir ajalnya, serta Kamilah yang mewarisi bumi dan orang-orang yang berada di permukaannya. وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنكُمْ وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَئْخِرِينَ
Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripadamu dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (dari pada-mu).
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami telah mengetahui siapa yang telah binasa di antara kalian dari anak keturunan Adam, siapa yang masih hidup, dan siapa yang akan datang hingga Hari Kiamat.وَاِنَّ رَبَّكَ هُوَ يَحْشُرُهُمْۗ اِنَّهٗ حَكِيْمٌ عَلِيْمٌ
Sesungguhnya Rabbmu, Dia-lah yang akan menghimpunkan mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Rabbmulah yang akan menghimpun mereka untuk dihisab dan diberi balasan. Sesunggguhnya Dia Maha Bijaksana dalam rencananya, lagi Maha Mengetahui, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَاٍ مَّسْنُوْنٍۚ
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami telah menciptakan Adam dari tanah liat kering yang ketika diketuk terdengar suaranya. Tanah liat kering ini berasal dari lumpur hitam yang berubah warna dan baunya; Karena lama mengendap.وَالْجَاۤنَّ خَلَقْنٰهُ مِنْ قَبْلُ مِنْ نَّارِ السَّمُوْمِ
Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas.
Tafsir Al-Muyassar
Kami menciptakan bapak jin, yaitu Iblis, sebelum menciptakan Adam, dari api yang sangat panas yang tiada asapnya.وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ خَالِقٌۢ بَشَرًا مِّنْ صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَاٍ مَّسْنُوْنٍۚ
Dan (ingatlah), ketika Rabbmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
Tafsir Al-Muyassar
Ingatlah, wahai Rasul, ketika Rabbmu berfirman kepada para malaikat : Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah liat kering, dan tanah liat kering ini berasal dari lumpur hitam yang berubah warnanya.فَاِذَا سَوَّيْتُهٗ وَنَفَخْتُ فِيْهِ مِنْ رُّوْحِيْ فَقَعُوْا لَهٗ سٰجِدِيْنَ
Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadianya, dan telah meniupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku, maka tunduk kamu kepadanya dengan bersujud.
Tafsir Al-Muyassar
Ketika Aku telah menyempurnakan rupanya , dan meniupkan ruh di dalamnya, maka tunduklah kepadanya dengan bersujud, yaitu sujud penghormatan dan pemuliaan, bukan sujud ibadah.فَسَجَدَ الْمَلٰۤىِٕكَةُ كُلُّهُمْ اَجْمَعُوْنَۙ
Maka bersujudlah para malaikat itu semuanya bersama-sama,
Tafsir Al-Muyassar
Maka bersujudlah semua malaikat sebagaimana yang diperintahkan oleh Rabb mereka, tidak ada satu pun dari mereka yang menolaknya.اِلَّآ اِبْلِيْسَۗ اَبٰىٓ اَنْ يَّكُوْنَ مَعَ السّٰجِدِيْنَ
kecuali iblis.Ia enggan ikut bersama-sama (malaikat) yang sujud itu.
Tafsir Al-Muyassar
Tetapi Iblis menolak bersujud kepada Adam bersama-sama dengan malaikat yang bersujud.قَالَ يٰٓاِبْلِيْسُ مَا لَكَ اَلَّا تَكُوْنَ مَعَ السّٰجِدِيْنَ
Allah berfirman:"Hai iblis, apa sebabnya kamu tidak (ikut sujud) bersama-sama mereka yang sujud itu"
Tafsir Al-Muyassar
Allah berfirman kepada Iblis : Mengapa kamu tidak bersujud bersama-sama para malaikat?قَالَ لَمْ اَكُنْ لِّاَسْجُدَ لِبَشَرٍ خَلَقْتَهٗ مِنْ صَلْصَالٍ مِّنْ حَمَاٍ مَّسْنُوْنٍ
Berkata iblis:"Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk."
Tafsir Al-Muyassar
Iblis berkata menunjukkan kesombongan dan kedengkiannya : Tidak patut bagiku bersujud kepada manusia yang Engkau ciptakan dari tanah liat kering, yaitu tanah liat hitam yang berubah.قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَاِنَّكَ رَجِيْمٌۙ
Allah berfirman:"Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu terkutuk,
Tafsir Al-Muyassar
Allah berkata kepadanya : Keluarlah dari surga, karena sesungguhnya kamu dijauhkan dari segala kebaikan.وَّاِنَّ عَلَيْكَ اللَّعْنَةَ اِلٰى يَوْمِ الدِّيْنِ
dan sesungguhnya kutukan itu tetap menimpamu sampai hari kiamat."
Tafsir Al-Muyassar
Dan engkau mendapatkan laknat dan jauh dari rahmat-Ku hingga hari manusia dibangkitkan untuk dihisab dan diberi balasan.قَالَ رَبِّ فَاَنْظِرْنِيْٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَ
Berkata iblis:"Ya Rabbku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan."
Tafsir Al-Muyassar
Iblis berkata : Wahai Rabb, berilah penangguhan kepadaku di dunia hingga hari ketika para hamba-Mu dibangkitkan, yaitu Hari Kiamat.قَالَ فَاِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِيْنَۙ
Allah berfirman:"(Kalau begitu) maka sesungguhnya kamu termasuk orang yang diberi tangguh,
Tafsir Al-Muyassar
Allah berfirman kepadanya : Sesungguhnya kamu termasuk orang yang Aku tangguhkan kebinasaannya hingga hari ketika semua makhluk mati setelah tiupan pertama, bukan sampai hari kebangkitan. Aku hanyalah mengabulkan permohonannya sebagai tipuan dan penangguhan untuknya, serta sebagai cobaan bagi orang-orang yang bertakwa.اِلٰى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُوْمِ
sampai hari (suatu) waktu yang telah ditentukan."
Tafsir Al-Muyassar
Allah berfirman kepadanya : Sesungguhnya kamu termasuk orang yang Aku tangguhkan kebinasaannya hingga hari ketika semua makhluk mati setelah tiupan pertama, bukan sampai hari kebangkitan. Aku hanyalah mengabulkan permohonannya sebagai tipuan dan penangguhan untuknya, serta sebagai cobaan bagi orang-orang yang bertakwa.قَالَ رَبِّ بِمَآ اَغْوَيْتَنِيْ لَاُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِى الْاَرْضِ وَلَاُغْوِيَنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ
Iblis berkata:"Ya Rabbku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,
Tafsir Al-Muyassar
IIblis berkata : Wahai Rabbku, karena Engkau telah menyesatkanku, maka sungguh aku akan menjadikan anak keturunan Adam memandang baik perbuatan maksiat terhadap-Mu di muka bumi. Dan sungguh aku akan menyesatkan mereka semua dari jalan petunjuk, kecuali hamba-hamba-Mu yang Engkau beri petunjuk, lalu mereka memurnikan peribadatan hanya kepada-Mu semata, bukan semua makhluk-Mu.اِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِيْنَ
kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis diantara mereka".
Tafsir Al-Muyassar
IIblis berkata : Wahai Rabbku, karena Engkau telah menyesatkanku, maka sungguh aku akan menjadikan anak keturunan Adam memandang baik perbuatan maksiat terhadap-Mu di muka bumi. Dan sungguh aku akan menyesatkan mereka semua dari jalan petunjuk, kecuali hamba-hamba-Mu yang Engkau beri petunjuk, lalu mereka memurnikan peribadatan hanya kepada-Mu semata, bukan semua makhluk-Mu.قَالَ هٰذَا صِرَاطٌ عَلَيَّ مُسْتَقِيْمٌ
Allah berfirman:"Ini adalah jalan yang lurus; kewajiban Aku-lah (menjaganya).
Tafsir Al-Muyassar
Allah berfirman : Ini adalah jalan lurus yang mengantarkan kepada-Ku dan ke negeri kemurahan-Ku.اِنَّ عِبَادِيْ لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطٰنٌ اِلَّا مَنِ اتَّبَعَكَ مِنَ الْغٰوِيْنَ
Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikuti kamu, yaitu orang-orang yang sesat.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya hamba-hamba-Ku yang ikhlas kepada-Ku, Aku tidak memberikan kuasa bagimu terhadap hati mereka, yang dengan kuasa itu kamu akan menyesatkan mereka dari jalan yang lurus. Tetapi kekuasaanmu hanya terhadap orang-orang yang mengikutimu saja, yaitu orang-orang yang sesat lagi musyrik yang rela memberikan kesetiaan dan ketaatan kepadamu daripada ketaatan kepada-Ku.وَاِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ
Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya neraka yang sangat keras itu benar-benar tempat yang diancamkan terhadap Iblis dan semua pengikutnya.لَهَا سَبْعَةُ اَبْوَابٍۗ لِكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُوْمٌ
Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Ia memiliki tujuh pintu, setiap pintu lebih rendah daripada yang lainnya. Tiap-tiap pintu diperuntukkan bagi golongan tertentu dari para pengikut Iblis sesuai kadar perbuatan mereka.اِنَّ الْمُتَّقِيْنَ فِيْ جَنّٰتٍ وَّعُيُوْنٍۗ
Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam surga (taman-taman) dan (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir).
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa kepada Allah, dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, berada dalam taman-taman dan sungai-sungai yang mengalir.اُدْخُلُوْهَا بِسَلٰمٍ اٰمِنِيْنَ
(Dikatakan kepada mereka):"Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman."
Tafsir Al-Muyassar
Seraya dikatakan kepada mereka : Masuklah ke taman-taman ini dengan selamat dari semua keburukan, aman dari semua adzab.وَنَزَعْنَا مَا فِيْ صُدُوْرِهِمْ مِّنْ غِلٍّ اِخْوَانًا عَلٰى سُرُرٍ مُّتَقٰبِلِيْنَ
Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.
Tafsir Al-Muyassar
Kami lenyapkan kedengkian dan permusuhan dalam hati mereka, mereka hidup di surga sebagai saudara yang saling mencintai. Mereka duduk di atas dipan-dipan besar, berhadap-hadapan muka saling komunikasi dan saling mencintai.لَا يَمَسُّهُمْ فِيْهَا نَصَبٌ وَّمَا هُمْ مِّنْهَا بِمُخْرَجِيْنَ
Mereka tidak merasa lelah di dalamnya dan mereka sekali-kali tidak akan dikeluarkan daripadanya.
Tafsir Al-Muyassar
Di dalamnya mereka tidak kelelahan dan tidak kepenatan, serta mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.نَبِّئْ عِبَادِيْٓ اَنِّيْٓ اَنَا الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُۙ
Kabarkan kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
Tafsir Al-Muyassar
Kabarkan, wahai Rasul, kepada hamba-hamba-Ku bahwa Aku Maha Pengampun kepada orang-orang Mukmin yang bertaubat, lagi Maha Penyayang kepada mereka.وَاَنَّ عَذَابِيْ هُوَ الْعَذَابُ الْاَلِيْمُ
dan bahwa sesungguhnya azab-Ku adalah azab yang sangat pedih.
Tafsir Al-Muyassar
Dan bahwa adzab-Ku adalah adzab yang pedih lagi menyakitkan bagi selain orang-orang yang bertaubat.وَنَبِّئْهُمْ عَنْ ضَيْفِ اِبْرٰهِيْمَۘ
Dan kabarkanlah kepada mereka tentang tamu-tamu Ibrahim.
Tafsir Al-Muyassar
Kabarkanlah kepada mereka, wahai Rasul, tentang tamu-tamu Ibrahim dari kalangan malaikat yang memberikan kabar gembira kepadanya dengan kelahiran seorang anak, dan kebinasaan kaum Luth.اِذْ دَخَلُوْا عَلَيْهِ فَقَالُوْا سَلٰمًاۗ قَالَ اِنَّا مِنْكُمْ وَجِلُوْنَ
Ketika mereka masuk ketempatnya, lalu mereka mengucapkan: "Salaam". Berkata Ibrahim:"Sesungguhnya kami merasa takut kepadamu."
Tafsir Al-Muyassar
Ketika mereka masuk ke tempatnya, mereka mengucapkan : Salam. Ibrahim menjawab salam mereka, kemudian ia menghidangkan makanan kepada mereka tapi mereka tidak memakannya. Ia mengatakan : Sesungguhnya kami merasa takut kepada kalian.قَالُوْا لَا تَوْجَلْ اِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلٰمٍ عَلِيْمٍ
Mereka berkata:"Janganlah kamu merasa takut, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran seorang) anak laki-laki (yang akan menjadi) orang alim".
Tafsir Al-Muyassar
Para malaikat berkata kepadanya : Jangan takut, sesungguhnya kami datang untuk memberi kabar gembira kepadamu dengan kelahiran seorang anak laki-laki yang banyak ilmu agamanya, yaitu Ishaq.قَالَ اَبَشَّرْتُمُوْنِيْ عَلٰٓى اَنْ مَّسَّنِيَ الْكِبَرُ فَبِمَ تُبَشِّرُوْنَ
Berkata Ibrahim:"Apakah kamu memberi kabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlaksananya) berita gembira yang kamu kabarkan ini?"
Tafsir Al-Muyassar
Berkata Ibrahim dengan keheranan : Apakah kalian akan memberi kabar gembira kepadaku dengan kelahiran anak, padahal aku sudah sangat tua, begitu juga istriku. Maka dengan keajaiban apakah kalian memberi berita gembira kepadaku.قَالُوْا بَشَّرْنٰكَ بِالْحَقِّ فَلَا تَكُنْ مِّنَ الْقٰنِطِيْنَ
Mereka menjawab:"Kami menyampaikan berita gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa."
Tafsir Al-Muyassar
Mereka berkata : Kami menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan kebenaran yang telah Allah beritahukan kepada kami, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa dari memiliki anak.قَالَ وَمَنْ يَّقْنَطُ مِنْ رَّحْمَةِ رَبِّهٖٓ اِلَّا الضَّاۤلُّوْنَ
Ibrahim berkata:"Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Rabbnya, kecuali orang-orang yang sesat."
Tafsir Al-Muyassar
Ibrahim berkata : Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Rabbnya kecuali orang-orang yang berdosa lagi menyimpang dari jalan kebenaran. Ibrahim bertanya : Urusan penting apakah yang karenanya kalian datang, wahai orang-orang yang diutus dari sisi Allah?قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ اَيُّهَا الْمُرْسَلُوْنَ
Berkata (pula) Ibrahim:"Apakah urusanmu yang penting (selain itu) hai para utusan?"
Tafsir Al-Muyassar
Ibrahim berkata : Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Rabbnya kecuali orang-orang yang berdosa lagi menyimpang dari jalan kebenaran. Ibrahim bertanya : Urusan penting apakah yang karenanya kalian datang, wahai orang-orang yang diutus dari sisi Allah?قَالُوْٓا اِنَّآ اُرْسِلْنَآ اِلٰى قَوْمٍ مُّجْرِمِيْنَۙ
Meraka menjawab:"Kami sesungguhnya diutus kepada kaum yang berdosa,
Tafsir Al-Muyassar
Mereka menjawab : Sesungguhnya Allah mengutus kami untuk membinasakan kaum Luth yang musyrik lagi sesat, kecuali Luth dan keluarganya yang beriman kepadanya. Karena kami tidak akan membinasakan mereka dan kami akan menyelamatkan mereka semua. Tetapi istrinya yang kafir, kami menetapkan, berdasarkan perintah Allah, untuk membinasakannya juga bersama-sama dengan orang-orang kafir lainnya dalam adzab.اِلَّآ اٰلَ لُوْطٍۗ اِنَّا لَمُنَجُّوْهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ
kecuali Luth berserta pengikut-pengikutnya.Sesungguhnya Kami akan menyelamatkan mereka semuanya,
Tafsir Al-Muyassar
Mereka menjawab : Sesungguhnya Allah mengutus kami untuk membinasakan kaum Luth yang musyrik lagi sesat, kecuali Luth dan keluarganya yang beriman kepadanya. Karena kami tidak akan membinasakan mereka dan kami akan menyelamatkan mereka semua. Tetapi istrinya yang kafir, kami menetapkan, berdasarkan perintah Allah, untuk membinasakannya juga bersama-sama dengan orang-orang kafir lainnya dalam adzab.اِلَّا امْرَاَتَهٗ قَدَّرْنَآ اِنَّهَا لَمِنَ الْغٰبِرِيْنَ
kecuali isterinya, Kami telah menentukan, bahwa sesungguhnya ia termasuk orang-orang yang tertinggal (bersama-sama dengan orang kafir lainnya)ز"
Tafsir Al-Muyassar
Mereka menjawab : Sesungguhnya Allah mengutus kami untuk membinasakan kaum Luth yang musyrik lagi sesat, kecuali Luth dan keluarganya yang beriman kepadanya. Karena kami tidak akan membinasakan mereka dan kami akan menyelamatkan mereka semua. Tetapi istrinya yang kafir, kami menetapkan, berdasarkan perintah Allah, untuk membinasakannya juga bersama-sama dengan orang-orang kafir lainnya dalam adzab.فَلَمَّا جَاۤءَ اٰلَ لُوْطِ ِۨالْمُرْسَلُوْنَۙ
Maka tatkala para utusan itu datang kepada kaum Luth, beserta pengikut-pengikutnya.
Tafsir Al-Muyassar
Tatkala para malaikat yang diutus itu telah sampai kepada Luth, maka Luth berkata kepada mereka : Sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang tidak dikenal olehku.قَالَ اِنَّكُمْ قَوْمٌ مُّنْكَرُوْنَ
ia berkata:"Sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang tidak dikenal".
Tafsir Al-Muyassar
Tatkala para malaikat yang diutus itu telah sampai kepada Luth, maka Luth berkata kepada mereka : Sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang tidak dikenal olehku.قَالُوْا بَلْ جِئْنٰكَ بِمَا كَانُوْا فِيْهِ يَمْتَرُوْنَ
Para utusan menjawab:"Sebenarnya kami ini datang kepadamu dengan membawa azab yang selalu mereka dustakan.
Tafsir Al-Muyassar
Mereka menjawab : Jangan takut, sesungguhnya kami datang dengan membawa adzab yang selalu diragukan oleh kaummu, dan mereka tidak mempercayainya. Kami datang kepadamu dengan membawa kebenaran dari sisi Allah, dan kami adalah orang-orang yang benar. Maka, keluarlah dari antara mereka bersama keluargamu yang beriman, setelah berlalu sebagian malam. Berjalanlah kamu dari belakang mereka, agar tidak seorang pun di antara mereka yang tertinggal lalu ia ikut terkena adzab. Janganlah salah seorang dari kalian menoleh ke belakangnya, agar ia tidak melihat adzab lalu adzab itu ikut mengenainya juga. Bersegeralah kalian ke tempat yang Allah perintahkan kepada kalian, agar kalian berada di tempat yang aman.وَاَتَيْنٰكَ بِالْحَقِّ وَاِنَّا لَصٰدِقُوْنَ
Dan kami datang kepadamu membawa kebenaran dan sesungguhnya kami betul-betul orang-orang benar.
Tafsir Al-Muyassar
Mereka menjawab : Jangan takut, sesungguhnya kami datang dengan membawa adzab yang selalu diragukan oleh kaummu, dan mereka tidak mempercayainya. Kami datang kepadamu dengan membawa kebenaran dari sisi Allah, dan kami adalah orang-orang yang benar. Maka, keluarlah dari antara mereka bersama keluargamu yang beriman, setelah berlalu sebagian malam. Berjalanlah kamu dari belakang mereka, agar tidak seorang pun di antara mereka yang tertinggal lalu ia ikut terkena adzab. Janganlah salah seorang dari kalian menoleh ke belakangnya, agar ia tidak melihat adzab lalu adzab itu ikut mengenainya juga. Bersegeralah kalian ke tempat yang Allah perintahkan kepada kalian, agar kalian berada di tempat yang aman.فَاَسْرِ بِاَهْلِكَ بِقِطْعٍ مِّنَ الَّيْلِ وَاتَّبِعْ اَدْبَارَهُمْ وَلَا يَلْتَفِتْ مِنْكُمْ اَحَدٌ وَّامْضُوْا حَيْثُ تُؤْمَرُوْنَ
Maka pergilah kamu di malam dengan membawa keluargamu, dan ikutilah mereka dari belakang dan janganlah seorangpun diantara kamu menoleh ke belakang dan teruskanlah perjalanan ke tempat yang diperintahkan kepadamu."
Tafsir Al-Muyassar
Mereka menjawab : Jangan takut, sesungguhnya kami datang dengan membawa adzab yang selalu diragukan oleh kaummu, dan mereka tidak mempercayainya. Kami datang kepadamu dengan membawa kebenaran dari sisi Allah, dan kami adalah orang-orang yang benar. Maka, keluarlah dari antara mereka bersama keluargamu yang beriman, setelah berlalu sebagian malam. Berjalanlah kamu dari belakang mereka, agar tidak seorang pun di antara mereka yang tertinggal lalu ia ikut terkena adzab. Janganlah salah seorang dari kalian menoleh ke belakangnya, agar ia tidak melihat adzab lalu adzab itu ikut mengenainya juga. Bersegeralah kalian ke tempat yang Allah perintahkan kepada kalian, agar kalian berada di tempat yang aman.وَقَضَيْنَآ اِلَيْهِ ذٰلِكَ الْاَمْرَ اَنَّ دَابِرَ هٰٓؤُلَاۤءِ مَقْطُوْعٌ مُّصْبِحِيْنَ
Dan telah Kami wahyukan kepadanya (Luth) perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu subuh.
Tafsir Al-Muyassar
Telah Kami wahyukan kepada Luth bahwa kaummu akan dibinasakan seluruhnya pada saat datang waktu Shubuh.وَجَاۤءَ اَهْلُ الْمَدِيْنَةِ يَسْتَبْشِرُوْنَ
Dan datanglah penduduk kota itu (ke rumah Luth) dengan gembira (karena) kedatangan tamu-tamu itu.
Tafsir Al-Muyassar
Penduduk kota Luth datang kepada Luth, ketika mereka mengetahui tamu-tamu yang ada di rumahnya, dalam keadaan gembira karena kedatangan tamu-tamunya; dengan maksud mengambil mereka dan melakukan perbuatan nista dengan mereka.قَالَ اِنَّ هٰٓؤُلَاۤءِ ضَيْفِيْ فَلَا تَفْضَحُوْنِۙ
Luth berkata:"Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu memberi malu (kepadaku),
Tafsir Al-Muyassar
Luth berkata kepada mereka : Sesungguhnya mereka adalah tamuku, dan mereka dalam perlindunganku, maka janganlah kalian mencemarkan nama baikku. Takutlah adzab Allah, dan jangan mengganggu mereka, lalu kalian menjatuhkanku dalam kehinaan dengan perbuatan kalian mengganggu tamu-tamuku.وَاتَّقُوا اللّٰهَ وَلَا تُخْزُوْنِ
dan bertaqwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku terhina."
Tafsir Al-Muyassar
Luth berkata kepada mereka : Sesungguhnya mereka adalah tamuku, dan mereka dalam perlindunganku, maka janganlah kalian mencemarkan nama baikku. Takutlah adzab Allah, dan jangan mengganggu mereka, lalu kalian menjatuhkanku dalam kehinaan dengan perbuatan kalian mengganggu tamu-tamuku.قَالُوْٓا اَوَلَمْ نَنْهَكَ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ
Mereka berkata:"Dan bukankah kami telah melarangmu dari (melindungi ) manusia?"
Tafsir Al-Muyassar
Kaumnya berkata : Bukankah kami melarangmu menerima seorang tamu pun (dan mereka biasa membegal para musafir); karena kami ingin melakukan perbuatan nista dengan mereka??قَالَ هٰٓؤُلَاۤءِ بَنٰتِيْٓ اِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِيْنَۗ
Luth berkata:"Inilah puteri-puteriku (negeri)ku (kawinlah dengan mereka), jika kamu hendak berbuat (secara yang halal)."
Tafsir Al-Muyassar
Luth berkata kepada mereka : Inilah wanita-wanita kalian, putrid-putriku. Menikahlah dengan mereka, jika kalian hendak melampiaskan hajat kalian. Luth menyebut mereka sebagai putrid-putrinya; karena Nabi suatu umatberkedudukan sebagai ayah bagi mereka. Dan janganlah kalian melakukan apa yang diharamkan Allah atas kalian berupa mencampuri laki-laki.لَعَمْرُكَ اِنَّهُمْ لَفِيْ سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُوْنَ
(Allah berfirman):"Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)."
Tafsir Al-Muyassar
Sang Khaliq (Pencipta) boleh bersumpah dengan siapa yang dikehendaki-Nya dan apa yang dikehendaki-Nya. Adapun makhluk maka tidak boleh bersumpah kecuali dengan nama Allah. Allah telah bersumpah dengan kehidupan Muhammad, sebagai pemuliaan untuknya. Sesungguhnya kaum Luth benar-benar dalam kelalaian yang parah, mereka bimbang dan durhaka, hingga mereka ditimpa adzab yang bersuara keras pada waktu matahari akan terbit.لَعَمْرُكَ اِنَّهُمْ لَفِيْ سَكْرَتِهِمْ يَعْمَهُوْنَ
(Allah berfirman):"Demi umurmu (Muhammad), sesungguhnya mereka terombang-ambing di dalam kemabukan (kesesatan)."
Tafsir Al-Muyassar
Sang Khaliq (Pencipta) boleh bersumpah dengan siapa yang dikehendaki-Nya dan apa yang dikehendaki-Nya. Adapun makhluk maka tidak boleh bersumpah kecuali dengan nama Allah. Allah telah bersumpah dengan kehidupan Muhammad, sebagai pemuliaan untuknya. Sesungguhnya kaum Luth benar-benar dalam kelalaian yang parah, mereka bimbang dan durhaka, hingga mereka ditimpa adzab yang bersuara keras pada waktu matahari akan terbit.فَاَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُشْرِقِيْنَۙ
Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur, ketika matahari akan terbit.
Tafsir Al-Muyassar
Sang Khaliq (Pencipta) boleh bersumpah dengan siapa yang dikehendaki-Nya dan apa yang dikehendaki-Nya. Adapun makhluk maka tidak boleh bersumpah kecuali dengan nama Allah. Allah telah bersumpah dengan kehidupan Muhammad, sebagai pemuliaan untuknya. Sesungguhnya kaum Luth benar-benar dalam kelalaian yang parah, mereka bimbang dan durhaka, hingga mereka ditimpa adzab yang bersuara keras pada waktu matahari akan terbit.فَجَعَلْنَا عَالِيَهَا سَافِلَهَا وَاَمْطَرْنَا عَلَيْهِمْ حِجَارَةً مِّنْ سِجِّيْلٍ
Maka Kami jadikan bahagian atas kota itu terbalik ke bawah dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang keras.
Tafsir Al-Muyassar
Maka Kami balikkan negeri mereka lalu Kami jadikan bagian atasnya sebagai bagian bawahnya, dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang dikeraskan lagi kuat.اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّلْمُتَوَسِّمِيْنَۙ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (keuasaan Kami) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya pada adzab yang menimpa mereka itu benar-benar terdapat pelajaran-pelajaran bagi orang-orang yang memperhatikan lagi mengambil pelajaran.وَاِنَّهَا لَبِسَبِيْلٍ مُّقِيْمٍ
Dan sesungguhnya kota itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap (dilalui manusia).
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya negeri mereka itu benar-benar terletak di jalan yang masih tetap yang bisa dilihat oleh para musafir yang melewatinya.اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيَةً لِّلْمُؤْمِنِيْنَۗ
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya pada pembinasaan Kami terhadap mereka benar-benar terdapat tanda-tanda yang nyata bagi orang-orang yang membenarkan lagi melaksanakan syariat Allah.وَاِنْ كَانَ اَصْحٰبُ الْاَيْكَةِ لَظٰلِمِيْنَۙ
Dan sesungguhnya adalah penduduk Aikah itu benar-benar kaum yang zalim,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya penduduk kota yang dikelilingi pepohonan (yaitu kaum Syuaib) itu adalah kaum yang menzhalimi diri mereka sendiri, karena kekafiran mereka kepada Allah dan Rasul-Nya yang mulia.فَانْتَقَمْنَا مِنْهُمْۘ وَاِنَّهُمَا لَبِاِمَامٍ مُّبِيْنٍۗ
maka Kami membinasakan mereka.Dan sesungguhnya kedua kota itu benar-benar terletak di jalan umum yang terang.
Tafsir Al-Muyassar
Maka, Kami membinasakan mereka dengan goncangan dan adzab pada hari yang berawan. Sesungguhnya pemukiman kaum Luth dan Syuaib itu benar-benar terletak di jalan yang jelas yang biasa dilewati oleh manusia saat mereka bepergian, agar dapat mengambil pelajaran darinya.وَلَقَدْ كَذَّبَ اَصْحٰبُ الْحِجْرِ الْمُرْسَلِيْنَۙ
Dan sesungguhnya penduduk kota Al-Hijr telah mendustakan rasul-rasul,
Tafsir Al-Muyassar
Sesunggguhnya penduduk (lembah al-Hijr) telah mendustakan Nabi Shalih, yaitu kaum Tsamud. Dengan pendustaan tersebut, berarti mereka telah mendustakan semua rasul; karena siapa yang mendustakan seorang nabi saja, maka ia telah mendustakan semua nabi, sebab mereka menganut agama yang sama.وَاٰتَيْنٰهُمْ اٰيٰتِنَا فَكَانُوْا عَنْهَا مُعْرِضِيْنَۙ
dan Kami telah mendatangkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami, tetapi mereka selalu berpaling daripadanya,
Tafsir Al-Muyassar
Kami telah mendatangkan kepada kaum Shalih tanda-tanda kekuasaan Kami yang menunjukkan kebenaran yang dibawa oleh Shalih berupa al-haqq (kebenaran). Di antaranya unta betina, tetapi mereka tidak mengambil pelajaran darinya, dan mereka menjauh lagi berpaling darinya.وَكَانُوْا يَنْحِتُوْنَ مِنَ الْجِبَالِ بُيُوْتًا اٰمِنِيْنَ
dan mereka memahat rumah-rumah dari gunung-gunung batu (yang didiami) dengan aman.
Tafsir Al-Muyassar
Mereka memahat gunung-gunung lalu mereka menjadikannya sebagai rumah, sedang mereka merasa aman dari kejatuhan rumah itu atau rusak.فَاَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ مُصْبِحِيْنَۙ
Maka mereka dibinasakan oleh suara keras yang mengguntur di waktu pagi,
Tafsir Al-Muyassar
Maka mereka dihukum dengan adzab yang bersuara sangat keras pada waktu pagi sekali. Harta, benteng di gunung, dan kekuatan serta kedudukan yang mereka miliki tidak dapat menghindarkan mereka dari adzab Allah.فَمَآ اَغْنٰى عَنْهُمْ مَّا كَانُوْا يَكْسِبُوْنَۗ
maka tak dapat menolong mereka, apa yang telah mereka usahakan.
Tafsir Al-Muyassar
Maka mereka dihukum dengan adzab yang bersuara sangat keras pada waktu pagi sekali. Harta, benteng di gunung, dan kekuatan serta kedudukan yang mereka miliki tidak dapat menghindarkan mereka dari adzab Allah.وَمَا خَلَقْنَا السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَآ اِلَّا بِالْحَقِّۗ وَاِنَّ السَّاعَةَ لَاٰتِيَةٌ فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيْلَ
Dan tidaklah Kami menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar-benar.Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.
Tafsir Al-Muyassar
Kami tidak menciptakan langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan kebenaran yang menunjukkan kesempurnaan dan kekuasaan Penciptanya, dan bahwa tidak ada yang patut disembah kecuali Dia semata yang tiada sekutu bagi-Nya. Sesungguhnya waktu terjadinya Kiamat itu benar-benar pasti akan datang; agar setiap diri diberi balasan sesuai apa yang diperbuatnya. Maka, maafkanlah, wahai Rasul, orang-orang musyrik itu. Beri mereka kelonggaran dan maafkanlah perbuatan mereka.اِنَّ رَبَّكَ هُوَ الْخَـلّٰقُ الْعَلِيْمُ
Sesungguhnya Rabbmu, Dia-lah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Rabbmu adalah Maha Pencipta segala sesuatu, lagi Maha Mengetahuinya. Dia tidak bisa dilemahkan oleh apa pun yang ada di bumi dan di langit, serta tidak sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.وَلَقَدْ اٰتَيْنٰكَ سَبْعًا مِّنَ الْمَثَانِيْ وَالْقُرْاٰنَ الْعَظِيْمَ
Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dan al-Quran yang agung.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu, wahai nabi, pembukaan al-Quran (Fatihah al-Quran), yaitu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang dalam setiap shalat, dan Kami memberikan kepadamu al-Quran yang agung.لَا تَمُدَّنَّ عَيْنَيْكَ اِلٰى مَا مَتَّعْنَا بِهٖٓ اَزْوَاجًا مِّنْهُمْ وَلَا تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَاخْفِضْ جَنَاحَكَ لِلْمُؤْمِنِيْنَ
Jangan sekali-kali engkau (Muhammad) tujukan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang kafir), dan jangan engkau bersedih hati terhadap mereka dan berendah hatilah engkau terhadap orang yang beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Janganlah kamu memandang dengan kedua matamu dan menginginkan kenikmatan dunia yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan kaum kafir, dan janganlah kamu bersedih hati terhadap kekafiran mereka, serta tawadhu”lah kepada orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.وَقُلْ اِنِّيْٓ اَنَا النَّذِيْرُ الْمُبِيْنُۚ
Dan katakanlah:"Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan."
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah : Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan lagi pemberi penjelasan kepada perkara yang membuat manusia tertunjukkan kepada iman kepada Allah Rabb semesta alam.كَمَآ اَنْزَلْنَا عَلَى الْمُقْتَسِمِيْنَۙ
Sebagaimana (Kami telah memberi peringatan), Kami telah menurunkan (azab) kepada orang-orang yang membagi-bagi (Kitab Allah),
Tafsir Al-Muyassar
Aku juga pemberi peringatan kepada kalian dari adzab yang bakal menimpa kalian, sebagaimana yang telah Allah timpakan terhadap orang-orang yang membagi-bagi al-Quran, lalu mereka beriman kepada sebagiannya dan kafir kepada sebagiannya yang lain, yaitu kaum Yahudi, Nashrani dan kaum kafir Quraisy.الَّذِيْنَ جَعَلُوا الْقُرْاٰنَ عِضِيْنَ
(yaitu) orang-orang yang telah menjadikan al-Quran itu terbagi-bagi.
Tafsir Al-Muyassar
Yaitu orang-orang yang menjadikan al-Quran dalam bagian-bagian. Di antara mereka ada yang mengatakan al-Quran adalah sihir, di antara mereka ada yang mengatakan al-Quran adalah perdukunan, dan di antara mereka ada yang mengatakan selain itu. Mereka memalingkan al-Quran sesuai hawa nafsu mereka, untuk menghalangi manusia dari petunjuk.فَوَرَبِّكَ لَنَسْـئَـلَــنَّهُمْ اَجْمَعِيْنَۙ
Maka demi Rabbmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua,
Tafsir Al-Muyassar
Maka maka demi Rabbmu, sungguh Kami akan menghisab mereka pada Hari Kiamat, dan sungguh Kami akan membalas mereka semua, berkenaan dengan pembagian mereka terhadap al-Quran dengan kedustaan mereka, menyelewengkan dan merubahnya, serta selainnya dari apa yang dulu mereka lakukan berupa penyembahan berhala, kemaksiatan dan dosa. Ini berisikan ancaman dan hardikan terhadap mereka dari melakukan perbuatan-perbuatan yang buruk ini. عَمَّا كَانُوا يَعْمَلُونَ
tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu.
Tafsir Al-Muyassar
Maka demi Rabbmu, sungguh Kami akan menghisab mereka pada Hari Kiamat, dan sungguh Kami akan membalas mereka semua, berkenaan dengan pembagian mereka terhadap al-Quran dengan kedustaan mereka, menyelewengkan dan merubahnya, serta selainnya dari apa yang dulu mereka lakukan berupa penyembahan berhala, kemaksiatan dan dosa. Ini berisikan ancaman dan hardikan terhadap mereka dari melakukan perbuatan-perbuatan yang buruk ini. فَاصْدَعْ بِمَاتُؤْمَرُ وَأَعْرِضْ عَنِ الْمُشْرِكِينَ
Maka sampaikanlah olehmu segala apa yang diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang yang musyrik.
Tafsir Al-Muyassar
Maka, sampaikanlah secara terang-terangan dakwah al-Haqq yang diperintahkan Allah kepadamu, dan jangan hiraukan orang-orang musyrik. Sesungguhnya Allah telah membebaskanmu dari apa yang mereka katakan.اِنَّا كَفَيْنٰكَ الْمُسْتَهْزِءِيْنَۙ
Sesungguhnya Kami memelihara kamu dari (kejahatan) orang-orang yang memperolok-olokan (kamu),
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami melindungimu dari orang-orang yang mengolok-olok,الَّذِيْنَ يَجْعَلُوْنَ مَعَ اللّٰهِ اِلٰهًا اٰخَرَۚ فَسَوْفَ يَعْلَمُوْنَ
yaitu orang-orang yang menganggap adanya tuhan yang lain di samping Allah; maka mereka kelak akan mengetahui (akibat-akibatnya).
Tafsir Al-Muyassar
Yaitu para pemuka Quraisy yang menjadikan sekutu bersama Allah berupa berhala dan selainnya. Kelak mereka akan mengetahui akibat perbuatan mereka di dunia dan akhirat.وَلَقَدْ نَعْلَمُ اَنَّكَ يَضِيْقُ صَدْرُكَ بِمَا يَقُوْلُوْنَۙ
Dan Kami sungguh-sungguh mengetahui, bahwa dadamu menjadi sempit disebabkan apa yang mereka ucapkan,
Tafsir Al-Muyassar
Sungguh Kami mengetahui kesempitan dadamu, wahai Rasul, disebabkan apa yang diucapkan oleh orang-orang musyrik terhadapmu dan terhadap dakwahmu.فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُنْ مِّنَ السَّاجِدِيْنَۙ
maka bertasbihlah dengan memuji Rabbmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat),
Tafsir Al-Muyassar
Maka, bersegeralah kepada Rabbmu, ketika sempit dadamu, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya sebagai rasa syukur dan sanjungan kepada-Nya. Jadilah kamu termasuk orang-orang yang shalat lagi beribadah karena-Nya. Sesungguhnya itu mencukupimu dari apa yang menyusahkanmu.وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتّٰى يَأْتِيَكَ الْيَقِيْنُ
dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).

