بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالصّٰۤفّٰتِ صَفًّاۙ
Demi (rombongan) yang bershaff-shaff dengan sebenar-benarnya,
Tafsir Al-Muyassar
Allah bersumpah dengan malaikat-malaikat-Nya yang beribadah dengan berbaris-baris sangat rapi,فَالزّٰجِرٰتِ زَجْرًاۙ
dan demi (rombongan) yang melarang dengan sebenar-benarnya (dari perbuatan maksiat),
Tafsir Al-Muyassar
malaikat-malaikat yang menggiring awan dengan perintah Allah,فَالتّٰلِيٰتِ ذِكْرًاۙ
dan demi (rombongan) yang membacakan pelajaran,
Tafsir Al-Muyassar
dan malaikat-malaikat yang melantunkan dzikir kepada Allah dan firman-Nya.اِنَّ اِلٰهَكُمْ لَوَاحِدٌۗ
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Esa.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya sesembahan kalian (wahai manusia) adalah Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Maka ikhlaskanlah ibadah dan ketaatan hanya kepada-Nya. Allah bersumpah dengan makhluk-Nya yang Dia kehendaki. Adapun makhluk, maka dia hanya boleh bersumpah dengan nama Allah saja. Sumpah dengan nama selain Allah adalah syirik.رَبُّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِۗ
Rabb langit dan bumi dan apa yang ada berada diantara keduanya dan Rabb tempat-tempat terbit matahari.
Tafsir Al-Muyassar
Dia-lah pencipta langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, pengatur matahari kala terbit dan terbenam.اِنَّا زَيَّنَّا السَّمَاۤءَ الدُّنْيَا بِزِيْنَةِ ِۨالْكَوَاكِبِۙ
Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami menghiasi langit dunia dengan perhiasan yaitu bintang-bintang.وَحِفْظًا مِّنْ كُلِّ شَيْطٰنٍ مَّارِدٍۚ
dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap syaitan yang sangat durhaka,
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami menjaga langit dengan bintang-bintang dari semua setan Bengal yang nakal lagi terkutuk.لَا يَسَّمَّعُوْنَ اِلَى الْمَلَاِ الْاَعْلٰى وَيُقْذَفُوْنَ مِنْ كُلِّ جَانِبٍۖ
syaitan-syaitan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.
Tafsir Al-Muyassar
Setan-setan tidak akan mampun untuk sampai kepada al-mala’il a’la, yaitu langit dan para malaikat yang ada di sana untuk mendengar perbincangan mereka saat mereka membicarakan wahyu Allah tentang syariat dan takdir-Nya. Setan-setan itu dilempari bola-bola api dari segala penjuru agar mereka tidak bisa mendengar.دُحُوْرًا وَّلَهُمْ عَذَابٌ وَّاصِبٌ
Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal,
Tafsir Al-Muyassar
Sedangkan di akhirat nanti mereka akan mendapatkan siksa yang sangat menyakitkan.اِلَّا مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَاَتْبَعَهٗ شِهَابٌ ثَاقِبٌ
akan tetapi barangsiapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali setan yang mencuri pendengaran terhadap satu kata yang dia dengar dari langit secara cepat, lalu dia menyampaikannya kepada setan di bawahnya, lalu yang dibawahnya tersebut menyampaikan kepada yang di bawahnya. Dan mungkin dia sudah terkena lemparan bola api sebelum dia menyampaikannya. Dan mungkin pula dia telah berhasil menyampaikannya dengan takdir Allah sebelum dia terkena lemparan bola api yang membakarnya, lalu yang setan yang lain membawanya kepada dukun-dukun dan mereka membuat seratus kedustaan bersamanya.فَاسْتَفْتِهِمْ اَهُمْ اَشَدُّ خَلْقًا اَمْ مَّنْ خَلَقْنَا ۗاِنَّا خَلَقْنٰهُمْ مِّنْ طِيْنٍ لَّازِبٍ
Maka tanyakanlah kepada mereka (musyrik Mekkah): "Apakah mereka lebih kukuh kejadiannya ataukah apa yang telah Kami ciptakan itu?" Sesungguhnya Kami telah menciptakan mereka dari tanah liat.
Tafsir Al-Muyassar
Tanyakanlah (wahai Rasul) kepada orang-orang yang mengingkari kebangkitan : Apakah mereka itu lebih kuat daripada makhluk-makhluk-Ku yang lainnya?? Sesungguhnya Kami menciptakan bapak mereka Adam dari tanah basah, sebagian lengket dnegan sebagian yang lain.بَلْ عَجِبْتَ وَيَسْخَرُوْنَۙ
Bahkan kamu menjadi heran (terhadap keingkaran mereka) dan mereka menghinakan kamu.
Tafsir Al-Muyassar
takjub dengan pengingkaran mereka terhadap kebangkitan. Dan yang lebih menakjubkan dari pengingkaran mereka adalah bahwa mereka memperolok-olok dan menghina ucapanmu.وَاِذَا ذُكِّرُوْا لَا يَذْكُرُوْنَۙ
Dan apabila mereka diberi pelajaran mereka tiada mengingatnya.
Tafsir Al-Muyassar
Bila mereka diingatkan tentang sesuatu yang mereka lupakan atau lalaikan, mereka tidak mau mengambil manfaat dari peringaatan tersebut dan tidak mau merenungkannya.وَاِذَا رَاَوْا اٰيَةً يَّسْتَسْخِرُوْنَۖ
Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda kebesaran Allah, mereka sangat menghinakan.
Tafsir Al-Muyassar
Bila mereka melihat mukjizat yang membuktikan kenabianmu, mereka merasa aneh dan memperolok-olok.وَقَالُوْٓا اِنْ هٰذَآ اِلَّا سِحْرٌ مُّبِيْنٌۚ
Dan mereka berkata:"Ini tiada lain adalah sihir yang nyata."
Tafsir Al-Muyassar
Mereka berkata : Apa yang kamu bawa ini hanyalah sihir yang nyata lagi jelas.ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَۙ
Apakah apabila kami telah mati dan telah menjadi tanah serta menjadi tulang, apakah benar-benar kami akan dibangkitkan (kembali)
Tafsir Al-Muyassar
Apakah bila kami telah mati dan kami menjadi tanah dan tulang-belulang yang lapuk, apakah kami akan dibangkitkan dari kubur kami dalam keadaan hidup,اَوَاٰبَاۤؤُنَا الْاَوَّلُوْنَۗ
Dan apakah bapak-bapak kami yang telah terdahulu (akan dibangkitkan pula)?
Tafsir Al-Muyassar
Dan apakah leluhur-leluhur kami yang dulu juga akan dibangkitkan?قُلْ نَعَمْ وَاَنْتُمْ دَاخِرُوْنَۚ
Katakanlah:"Ya, dan kamu akan terhina."
Tafsir Al-Muyassar
Katakanlah kepada mereka (wahai Rasul) : Benar, kalian pasti akan dibangkitkan dalam keadaan hina dina.فَاِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَّاحِدَةٌ فَاِذَا هُمْ يَنْظُرُوْنَ
Maka sesungguhnya kebangkitan itu hanya satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka melihatnya.
Tafsir Al-Muyassar
Hanya dengan sekali tiupan dan mereka pun berdiri dari kubur mereka menyaksikan kengerian Hari Kiamat.وَقَالُوْا يٰوَيْلَنَا هٰذَا يَوْمُ الدِّيْنِ
Dan mereka berkata: "Aduhai celakalah kita!" Inilah hari pembalasan.
Tafsir Al-Muyassar
Dan mereka berkata : Celaka kami, ini adalah hari hisab dan pembalasan.هٰذَا يَوْمُ الْفَصْلِ الَّذِيْ كُنْتُمْ بِهٖ تُكَذِّبُوْنَ
Inilah hari keputusan yang kamu selalu mendustakannya.
Tafsir Al-Muyassar
Dikatakan kepada mereka : Ini adalah hari keputusan di antara manusia dengan adil yang dulu kalian dustakan dan kalian ingkari di dunia.اُحْشُرُوا الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا وَاَزْوَاجَهُمْ وَمَا كَانُوْا يَعْبُدُوْنَۙ
(kepada malaikat diperintahkan): Kumpulkanlah orang-orang yang zalim bersama teman sejawat mereka dan sembahan-sembahan yang selalu mereka sembah,
Tafsir Al-Muyassar
Dan dikatakan kepada para malaikat : Kumpulkan orang-orang yang kafir kepada Allah dan sekutu-sekutu mereka berikut Illah-Illah yang mereka sembah selain Allah.مِنْ دُوْنِ اللّٰهِ فَاهْدُوْهُمْ اِلٰى صِرَاطِ الْجَحِيْمِ
selain Allah; maka tunjukkanlah kepada mereka jalan ke neraka.
Tafsir Al-Muyassar
Giringlah mereka semuanya dengan keras ke Neraka Jahanam.وَقِفُوْهُمْ اِنَّهُمْ مَّسْئُوْلُوْنَۙ
Dan tahanlah mereka (di tempat perhentian) karena sesungguhnya mereka akan ditanya:
Tafsir Al-Muyassar
Tahanlah mereka sebelum mereka sampai ke Jahanam, karena mereka akan ditanya tentang amal perbuatan mereka dan perkataan-perkataan yang mereka ucapkan di dunia sebagai pengingkaran dan perendahan terhadap mereka. مَالَكُمْ لاَتَنَاصَرُونَ
"Kenapa kamu tidak tolong-menolong?"
Tafsir Al-Muyassar
Dikatakan kepada mereka sebagai pengingkaran : Mengapa sebagian dari kalian tidak menolong sebagian yang lain? بَلْ هُمُ الْيَوْمَ مُسْتَسْلِمُونَ
Bahkan mereka pada hari itu menyerah diri.
Tafsir Al-Muyassar
Sebaliknya pada hari itu mereka tunduk kepada keputusan Allah, tidak menyelisihinya dan tidak menyimpang darinya, mereka tidak mampu menolong diri mereka sendiri.وَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَسَاۤءَلُوْنَ
Sebahagian dari mereka menghadap kepada sebahagian yang lain berbantah-bantahan.
Tafsir Al-Muyassar
Sebagian dari orang-orang kafir memandang sebagian yang lain, mereka saling mendebat dan saling menyalahkan.قَالُوْٓا اِنَّكُمْ كُنْتُمْ تَأْتُوْنَنَا عَنِ الْيَمِيْنِ
Pengikut-pengikut mereka berkata (kepada pemimpin-pemimpin mereka): "Sesungguhnya kamulah yang datang kepada kami dari kanan."
Tafsir Al-Muyassar
Para pengikut berkata kepada orang-orang yang diikuti : Sesungguhnya kalian mendatangi kami dari arah agama dan kebenaran, lalu kalian meminta kami untuk meremehkan perkara syariat. Kalian membuat kami menjauh darinya, dan kalian menghiasi kesesatan kepada kami.قَالُوْا بَلْ لَّمْ تَكُوْنُوْا مُؤْمِنِيْنَۚ
Pemimpin-pemimpin mereka menjawab: "Sebenarnya kamulah yang tidak beriman."
Tafsir Al-Muyassar
Lalu orang-orang yang diikuti itu menjawab kepada orang-orang yang mengikuti : Perkaranya tidak seperti yang kalian tuduhkan, karena sebenarnya hati kalian sudah mengingkari iman dan menerima kekufuran dan kemaksiatan.وَمَا كَانَ لَنَا عَلَيْكُمْ مِّنْ سُلْطٰنٍۚ بَلْ كُنْتُمْ قَوْمًا طٰغِيْنَ
Dan sekali-kali kami tidak berkuasa terhadapmu, bahkan kamulah kaum yang melampaui batas.
Tafsir Al-Muyassar
Kami sendiri juga tidak memiliki hujjah atau kekuatan atas kalian sehingga dengannya kami menghalang-halangi kalian dari iman. Sebaliknya kalian wahai orang-orang musyrik adalah kaum yang melebihi batas dari jalan kebenaran.فَحَقَّ عَلَيْنَا قَوْلُ رَبِّنَآ ۖاِنَّا لَذَاۤىِٕقُوْنَ
Maka pastilah putusan (azab) Rabb kita menimpa atas kita; sesungguhnya kita akan merasakan (azab itu).
Tafsir Al-Muyassar
Maka kita semuanya mendapat ancaman Rabb kita, kita sama-sama akan merasakan adzab, kami dengan kalian, akibat dari apa yang telah kita lakukan berupa dosa-dosa dan kemaksiatan-kemaksiatan di dunia.فَاَغْوَيْنٰكُمْ اِنَّا كُنَّا غٰوِيْنَ
Maka kami telah menyesatkan kamu, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang sesat.
Tafsir Al-Muyassar
Kami menyesatkan kalian dari jalan Allah dan beriman kepada-Nya. Sesungguhnya kami sebelum kalian memang sudah sesat, maka kami celaka disebabkan oleh kekufuran kami, dan kami mencelakakan kalian bersama dengan kami.فَاِنَّهُمْ يَوْمَىِٕذٍ فِى الْعَذَابِ مُشْتَرِكُوْنَ
Maka sesungguhnya mereka pada hari itu bersama-sama dalam azab.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya para pengikut dan orang-orang yang diikuti sama-sama akan merasakan adzab di Hari Kiamat, sebagaimana di dunia mereka sama-sama bermaksiat kepada Allah.اِنَّا كَذٰلِكَ نَفْعَلُ بِالْمُجْرِمِيْنَ
Sesungguhnya demikianlah Kami berbuat terhadap orang-orang yang berbuat jahat.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya beginilah Kami berbuat terhadap orang-orang yang memilih untuk bermaksiat kepada Allah di dunia daripada menaati-Nya, sehingga kami menimpakan adzab yang pedih kepada mereka.اِنَّهُمْ كَانُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَهُمْ لَآ اِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ يَسْتَكْبِرُوْنَۙ
Sesungguhnya mereka dahulu apabila dikatakan kepada mereka:"Laa ilaaha illallah" (Tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah) mereka menyombongkan diri.
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang musyrik itu di dunia, bila dikatakan kepada mereka : Laa ilaha illallah, dan mereka diajak kepadanya serta diminta untuk meninggalkan apa yang meniadakannya, maka mereka menyombongkan diri darinya dan terhadap orang yang membawanya kepada mereka.وَيَقُوْلُوْنَ اَىِٕنَّا لَتَارِكُوْٓا اٰلِهَتِنَا لِشَاعِرٍ مَّجْنُوْنٍۗ
dan mereka berkata:"Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sesembahan-sesembahan kami karena seorang penyair gila?"
Tafsir Al-Muyassar
Dan mereka berkata : Apakah kami harus meninggalkan ibadah kepada Illah-Illah kami hanya karena ucapan seorang penyair gila?? Maksud mereka adalah Rasulullah Salallahu alaihi wa sallam.بَلْ جَاۤءَ بِالْحَقِّ وَصَدَّقَ الْمُرْسَلِيْنَ
Sebenarnya dia (Muhammad) telah datang membawa kebenaran dan membenarkan raul-rasul (sebelumnya).
Tafsir Al-Muyassar
Mereka dusta, Muhammad tidaklah seperti yang mereka katakan. Sebaliknya, dia datang dengan membawa al-Quran dan Tauhid, membenarkan para utusan dalam syariat dan tauhid yang mereka bawa.اِنَّكُمْ لَذَاۤىِٕقُوا الْعَذَابِ الْاَلِيْمِۚ
Sesungguhnya kamu pasti akan merasakan azab yang pedih.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya kalian (wahai orang-orang musyrikin) benar-benar akan merasakan adzab yang keras dan menyakitkan akibat dari perkataan, kekufuran dan pendustaan kalian.وَمَا تُجْزَوْنَ اِلَّا مَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَۙ
Dan kamu tidak diberi pembalasan melainkan terhadap kejahatan yang telah kamu kerjakan,
Tafsir Al-Muyassar
Di akhirat kalian tidak dibalas kecuali akibat kemaksiatan yang kalian lakukan di dunia.اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ
tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali hamba-hamba Allah yang mengikhlaskan ibadah kepada-Nya, maka Allah memberikan rahmat secara khusus dan murni kepada mereka. Mereka adalah orang-orang yang selamat dari adzab yang pedih.اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ رِزْقٌ مَّعْلُوْمٌۙ
Mereka itu memperoleh rizki yang tertentu,
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang yang ikhlas itu mendapatkan rizki yang sudah diketahui yang mengalir selamanya di surga,فَوَاكِهُ ۚوَهُمْ مُّكْرَمُوْنَۙ
yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan.
Tafsir Al-Muyassar
Rizki tersebut adalah buah-buahan yang bermacam-macam.فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِۙ
di dalam surga-surga yang penuh nikmat.
Tafsir Al-Muyassar
Mereka dimuliakan dengan kemuliaan dari Allah di surga kenikmatan yang langgeng.عَلٰى سُرُرٍ مُّتَقٰبِلِيْنَ
di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan.
Tafsir Al-Muyassar
Dan di antara pemulliaan Allah kepada mereka dan pemuliaan sebgaian dari mereka kepada sebagian yang lain adalah bahwa mereka di atas ranjang-ranjang yang saling berhadap-hadapan.يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِكَأْسٍ مِّنْ مَّعِيْنٍۢ
Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir.
Tafsir Al-Muyassar
Gelas-gelas Khamar berkeliling di majelis-majelis mereka dari sungai-sungai yang mengalir, mereka tidak khawatir ia akan terputus,بَيْضَاۤءَ لَذَّةٍ لِّلشّٰرِبِيْنَۚ
(Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum.
Tafsir Al-Muyassar
Putih warnanya, rasanya nikmat,لَا فِيْهَا غَوْلٌ وَّلَا هُمْ عَنْهَا يُنْزَفُوْنَ
Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya.
Tafsir Al-Muyassar
Tidak membahayakan jasmani dan akal.وَعِنْدَهُمْ قٰصِرٰتُ الطَّرْفِ عِيْنٌۙ
Di sisi-sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya.
Tafsir Al-Muyassar
Di majelis-majelis mereka terdapat bidadari-bidadari yang suci, mereka tidak melihat kecuali hanya kepada suami-suami mereka, bermata indah,كَاَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَّكْنُوْنٌ
seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik.
Tafsir Al-Muyassar
Seolah-olah mereka adalah telur yang terjaga yang belum pernah tersentuh tangan siapapun.فَاَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلٰى بَعْضٍ يَّتَسَاۤءَلُوْنَ
Lalu sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain sambil bercakap-cakap.
Tafsir Al-Muyassar
Sebagian menghadap kepada sebagian yang lain, bertanya tentang keadaan mereka di dunia dan apa yang mereka derita di sana, serta apa yang Allah limpahkan berupa nikmat kepada mereka di surga. Ini termasuk kenikmatan yang sempurna.قَالَ قَاۤىِٕلٌ مِّنْهُمْ اِنِّيْ كَانَ لِيْ قَرِيْنٌۙ
Berkatalah salah seorang diantara mereka:"Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman,
Tafsir Al-Muyassar
Seorang penghuni surga berkata : Dulu di dunia aku mempunyai seorang teman akrab.يَّقُوْلُ اَىِٕنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِيْنَ
yang berkata: Apakah kamu sungguh-sungguh termasuk orang-orang yang membenarkan (hari berbangkit)?
Tafsir Al-Muyassar
Dia berkata : Bagaimana bisa kamu membenarkan hari kebangkitan padahal ia sangat mustahil?ءَاِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَدِيْنُوْنَ
Apakah bila kita telah mati dan kita telah menjadi tanah dan tulang-belulang, apakah sesungguhnya kita benar-benar (akan dibangkitkan) untuk diberi pembalasan?"
Tafsir Al-Muyassar
Apakah bila kami sudah mati, jasad kami hancur luluh dan menjadi tanah serta menyisakan tulang-belulang, apakah kami tetap akan bisa dibangkitkan, dihisab dan dibalas sesuai dengan amal perbuatan kami?قَالَ هَلْ اَنْتُمْ مُّطَّلِعُوْنَ
Berkata pulalah ia: "Maukah kamu meninjau (temanku itu)?"
Tafsir Al-Muyassar
Orang Mukmin yang masuk surga itu berkata kepada rekan-rekannya : Apakah kalian berkenan untuk melongok sehingga kalian bisa melihat nasib rekan tersebut?فَاطَّلَعَ فَرَاٰهُ فِيْ سَوَاۤءِ الْجَحِيْمِ
Maka ia meninjaunya, lalu dia melihat temannya itu di tengah-tengah neraka menyala-nyala.
Tafsir Al-Muyassar
Lalu dia melongok dan melihat rekannya berada di tengah-tengah api neraka.قَالَ تَاللّٰهِ اِنْ كِدْتَّ لَتُرْدِيْنِۙ
Ia berkata (pula): "Demi Allah, sesungguhnya kamu benar-benar hampir mencelakakanku,
Tafsir Al-Muyassar
Mukmin itu berkata kepada temannya yang mengingkari kebangkitan : Hampir-hampir saja kamu mencelakakanku dengan menghalang-halangiku dari iman sekiranya aku patuh kepadamu.وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّيْ لَكُنْتُ مِنَ الْمُحْضَرِيْنَ
jikalau tidak karena nikmat Rabbku pastilah aku termasuk orang-orang yang diseret (ke neraka).
Tafsir Al-Muyassar
Kalau saja tidak ada karunia dari Rabbku dengan memberiku hidayah kepada iman dan peneguhan-Nya terhadapku di atasnya, niscaya aku termasuk orang-orang yang dimasukkan ke dalam adzab bersamamu.اَفَمَا نَحْنُ بِمَيِّتِيْنَۙ
Maka apakah kita tidak akan mati?
Tafsir Al-Muyassar
Apakah benar kami diberi kenikmatan dan dikekalkan, sehingga kami tidak akan matiاِلَّا مَوْتَتَنَا الْاُوْلٰى وَمَا نَحْنُ بِمُعَذَّبِيْنَ
melainkan hanya kematian kita yang pertama saja (di dunia), dan kita tidak akan disiksa (di akhirat ini)?
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali kematian kami yang pertama di dunia, dan kami tidak akan disiksa setelah kami masuk surga?اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيْمُ
Sesungguhnya ini benar-benar kemenangan yang besar.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya kenikmatan yang kami dapatkan ini merupakan kemenangan yang terbesar.لِمِثْلِ هٰذَا فَلْيَعْمَلِ الْعٰمِلُوْنَ
Untuk kemenangan seperti ini hendaklah berusaha orang-orang yang bekerja."
Tafsir Al-Muyassar
Untuk kenikmatan yang sempurna seperti ini, kekekalan yang langgeng dan kemenangan yang besar inilah, hendaknya orang-orang yang beramal di dunia beramal untuknya, agar di akhirat mereka mendapatkannya.اَذٰلِكَ خَيْرٌ نُّزُلًا اَمْ شَجَرَةُ الزَّقُّوْمِ
(Makanan surga) itulah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum.
Tafsir Al-Muyassar
Apakah kenikmatan surga yang telah disebutkan diatas adalah lebih baik sebagai karunia dan pemberian dari Allah, ataukah pohon Zaqqum yang busuk lagi menjijikkan sebagai makanan penduduk neraka?اِنَّا جَعَلْنٰهَا فِتْنَةً لِّلظّٰلِمِيْنَ
Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai siksaan bagi orang-orang yang zalim.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami menjadikannya sebagai fitnah, di mana orang-orang zhalim terfitnah olehnya untuk diri mereka sendiri dengan kekufuran dan kemaksiatan. Dan mereka pun berkata penuh pengingkaran : Sesungguhnya rekan kalian mengabarkan kepada kalian bahwa di dalam neraka ada pohon, padahal api pasti memakan pohon.اِنَّهَا شَجَرَةٌ تَخْرُجُ فِيْٓ اَصْلِ الْجَحِيْمِۙ
Sesungguhnya ia adalah sebatang pohon yang keluar dari dasar neraka jahim.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya ia adalah pohon yang tumbuh di dasar Jahanam,طَلْعُهَا كَاَنَّهٗ رُءُوْسُ الشَّيٰطِيْنِ
mayangnya seperti kepala syaitan-syaitan.
Tafsir Al-Muyassar
buahnya sangat buruk bila di pandang, seolah-olah ia adalah kepala setanفَاِنَّهُمْ لَاٰكِلُوْنَ مِنْهَا فَمَالِـئُوْنَ مِنْهَا الْبُطُوْنَۗ
Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu, maka mereka memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu.
Tafsir Al-Muyassar
Bila ia demikian, maka jangan bertanya lagi setelah ini tentang rasanya. Sesungguhnya orang-orang musyrikin itu pasti makan dari pohon tersebut, sehingga perut-perut mereka penuh dengannya.ثُمَّ اِنَّ لَهُمْ عَلَيْهَا لَشَوْبًا مِّنْ حَمِيْمٍۚ
Kemudian sesudah makan buah pohon zaqqum itu pasti mereka mendapat minuman yang bercampur dengar air yang sangat panas.
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian setelah mereka memakannya, mereka akan minum minuman yang bercampur, buruk lagi sangat panas,ثُمَّ اِنَّ مَرْجِعَهُمْ لَاِلَى الْجَحِيْمِ
Kemudian sesungguhnya tempat kembali mereka benar-benar ke neraka Jahim.
Tafsir Al-Muyassar
kemudian setelah adzab ini mereka dikembalikan kepada adzab api neraka.اِنَّهُمْ اَلْفَوْا اٰبَاۤءَهُمْ ضَاۤلِّيْنَۙ
Karena sesungguhnya mereka mendapati bapak-bapak mereka dalam keadaan sesat.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya mereka mendapatkan leluhur mereka diatas kesyirikan dan kesesatan,فَهُمْ عَلٰٓى اٰثٰرِهِمْ يُهْرَعُوْنَ
Lalu mereka sangat tergesa-gesa mengikuti jejak orang-orang tua mereka itu.
Tafsir Al-Muyassar
Lalau mereka pun bersegera mengikuti mereka di atas itu.وَلَقَدْ ضَلَّ قَبْلَهُمْ اَكْثَرُ الْاَوَّلِيْنَۙ
Dan sesungguhnya telah sesat sebelumm mereka (Quraisy) sebagian besar dari orang-orang yang dahulu,
Tafsir Al-Muyassar
Sungguh kebanyakan umat-umat sebelum umatmu (wahai Rasul) telah tersesat dari kebenaran.وَلَقَدْ اَرْسَلْنَا فِيْهِمْ مُّنْذِرِيْنَ
dan sesungguhnya telah Kami utus pemberi-pemberi peringatan (rasul-rasul) di kalangan mereka.
Tafsir Al-Muyassar
Sungguh Kami telah mengutus para utusan kepada umat-umat tersebut. Para utusan itu memperingatkan mereka terhadap adzab Allah namun mereka mengingkarinya.فَانْظُرْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُنْذَرِيْنَۙ
Maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang diberi peringatan itu.
Tafsir Al-Muyassar
Perhatikanlah bagaimana akhr kehidupan umat-umat yang telah diberi peringatan itu lalu mereka ingkar? Mereka disiksa dan menjadi pelajaran bagi manusia yang lain.اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ
Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa tidak akan di azab).
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali hamba-hamba Allah yang Allah selamatkan, dan Allah khususkan dengan rahmat-Nya karena keikhlasan mereka kepada-Nya.وَلَقَدْ نَادٰىنَا نُوْحٌ فَلَنِعْمَ الْمُجِيْبُوْنَۖ
Sesungguhnya Nuh telah menyeru Kami; maka sesungguhnya sebaik-baik yang merperkenankan (adalah Kami).
Tafsir Al-Muyassar
Nabi Kami Nuh berseru kepada Kami, dan Kami pasti akan menolongnya atas kaumnya, dan Kami adalah sebaik-baik penjawab untuk seruannya.وَنَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗ مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيْمِۖ
Dan Kami telah menyelamatkannya dan pengikutnya dari bencana yang besar.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami menyelamatkannya dan keluarganya serta orang-orang yang beriman kepadanya dari gangguan orang-orang musyrikin, dan dari tenggelam karena angin topan yang dahsyat.وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهٗ هُمُ الْبٰقِيْنَ
Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami menjadikan anak keturunan Nuh adalah orang-orang yang tersisa setelah tenggelamnya kaumya.وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَۙ
Dan Kami abadikan untuk Nuh itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami menyisakan untuknya nama yang baik dan sanjungan yang mulia pada orang-orang yang datang sesudahnya, sehingga mereka pun menyebut-nyebutnya dengan penuh kebaikan.سَلٰمٌ عَلٰى نُوْحٍ فِى الْعٰلَمِيْنَ
"Kesejahteraan dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam."
Tafsir Al-Muyassar
Jaminan keamanan bagi Nuh dan keselamatan untuknya, sehingga dia tidak disebut-sebut dengan keburukan di kalangan orang-orang yang datang sesudahnya. Sebaliknya generasi-generasi sesudahnya akan menyanjungnya.اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
Sesungguhnya demikianlah Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsir Al-Muyassar
Kami membalas hamba-hamba Kami yang berbuat kebaikan dengan menaati Allah dengan balasan seperti balasan Kami kepada Nuh.اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya dia termasuk diantara hamba-hamba Kami yang beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Nuh termasuk hamba-hamba Kami yang membenarkan, ikhlas dan mengamalkan perintah-perintah Allah.ثُمَّ اَغْرَقْنَا الْاٰخَرِيْنَ
Kemudian Kami tenggelamkan orang-orang yang lain.
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian Kami menenggelamkan kaumnya yang yang lain yang mendustakan dengan angin topan, sehingga tidak tersisa seorang pun dari mereka.وَاِنَّ مِنْ شِيْعَتِهٖ لَاِبْرٰهِيْمَۘ
Dan sesungguhnya Ibrahim benar-benar termasuk golongannya (Nuh).
Tafsir Al-Muyassar
Di antara pengikut Nuh yang berjalan diatas manhaj dan agamanya adalah Nabiyullah Ibrahim,اِذْ جَاۤءَ رَبَّهٗ بِقَلْبٍ سَلِيْمٍۙ
(Ingatlah) ketika ia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci.
Tafsir Al-Muyassar
Saat dia datang kepada Rabbnya dengan membawa hati yang bersih dari segala aqidah sesat dan akhlak tercela.اِذْ قَالَ لِاَبِيْهِ وَقَوْمِهٖ مَاذَا تَعْبُدُوْنَۚ
(Ingatlah) ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Apakah yang kamu sembah itu?
Tafsir Al-Muyassar
Saat dia berkata kepada bapaknya dan kaumnya dengan penuh pengingkaran : Apa yang kalian sembah selain Allah itu?اَىِٕفْكًا اٰلِهَةً دُوْنَ اللّٰهِ تُرِيْدُوْنَۗ
Apakah kamu menghendaki kebohongan dengan sesembahan selain Allah itu?
Tafsir Al-Muyassar
Apakah kalian ingin menyembah Ilkah-Ilah bikinan, dan meninggalkan ibadah kepada Allah yang berhak untuk disembah semata?فَمَا ظَنُّكُمْ بِرَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
Maka apakah anggapanmu terhadap Tuhan semesta alam?"
Tafsir Al-Muyassar
Lalu apa dugaan kalian terhadap apa yang akan dilakukan oleh Rabbul ‘alamin bila kalian mempersekutukan-Nya dengan menyembah selain-Nya?فَنَظَرَ نَظْرَةً فِى النُّجُوْمِۙ
Lalu ia memandang sekali pandang ke bintang-bintang.
Tafsir Al-Muyassar
Lalu Ibrahim memandang bintang-bintang, di mana kaumnya menyembahnya, seraya memikirkan alasan yang akan disodorkan kepada kaumnya agar tidak berangkat bersama mereka menghadiri hari raya mereka.فَقَالَ اِنِّيْ سَقِيْمٌ
Kemudian ia berkata: "Sesungguhnya aku sakit."
Tafsir Al-Muyassar
Maka dia berkata kepada mereka : Saya sakit.فَتَوَلَّوْا عَنْهُ مُدْبِرِيْنَ
Lalu mereka berpaling daripadanya dengan membelakang.
Tafsir Al-Muyassar
Ini adalah ungkapan kiasan darinya, maka mereka pun meninggalkannya di belakang mereka.فَرَاغَ اِلٰٓى اٰلِهَتِهِمْ فَقَالَ اَلَا تَأْكُلُوْنَۚ
Kemudian ia pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu ia berkata: "Apakah kamu tidak makan?"
Tafsir Al-Muyassar
Maka Ibrahim segera mendatangi berhala-berhala kaumnya, Ibrahim berkata menghinanya : Mengapa kalian tidak makan makanan-makanan yang disuguhkan oleh penjaga-penjaga kalian?مَا لَكُمْ لَا تَنْطِقُوْنَ
"Kenapa kamu tidak menjawab?"
Tafsir Al-Muyassar
Mengapa kalian diam saja dan tidak mau menjawab pertanyaanku?فَرَاغَ عَلَيْهِمْ ضَرْبًا ۢبِالْيَمِيْنِ
Lalu dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya (dengan kuat).
Tafsir Al-Muyassar
Lalu Ibrahimpun menghantam dan menghancurkan berhala-berala itu dengan tangan kanannya, untuk membuktikan kepada kaumnya bahwa menyembah berhala-berhala tersebut adalah kesalahan.فَاَقْبَلُوْٓا اِلَيْهِ يَزِفُّوْنَ
Kemudian kaumnya datang kepadanya dengan bergegas.
Tafsir Al-Muyassar
Lalu kaumnya pun berbondong-bondong mendatangi berhala-berhala mereka dengan penuh kemarahan.قَالَ اَتَعْبُدُوْنَ مَا تَنْحِتُوْنَۙ
Ibrahim berkata: "Apakah kamu menyembah patung-patung yang kamu pahat itu?
Tafsir Al-Muyassar
Maka Ibrahim menghadapi mereka dengan teguh, Ibrahim berkata : Bagaimana bisa kalian menyembah berhala yang kalian pahat sendiri dan kalian buat dengan tangan kalian sendiri?وَاللّٰهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُوْنَ
Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu."
Tafsir Al-Muyassar
Lalu kalian meninggalkan penyembahan kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan menciptakan amal perbuatan kalian?قَالُوا ابْنُوْا لَهٗ بُنْيَانًا فَاَلْقُوْهُ فِى الْجَحِيْمِ
Mereka berkata: "Dirikanlah suatu bangunan untuk (membakar) Ibrahim; lalu lemparkanlah dia dalam api yang menyala-nyala itu."
Tafsir Al-Muyassar
Manakala hujjah telah tegak atas mereka, mereka pun menggunakan kekuatan, mereka berkata : Bangunlah untuknya sebuah bangunan, isilah dengan kayu bakar lalu campakkan ia ke dalamnya.فَاَرَادُوْا بِهٖ كَيْدًا فَجَعَلْنٰهُمُ الْاَسْفَلِيْنَ
Mereka hendak melakukan tipu muslihat kepadanya, maka Kami jadikan mereka orang-orang yang hina.
Tafsir Al-Muyassar
Kaum Ibrahim hendak membuat rencana jahat untuk membinasakan Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka orang-orang yang kalah. Allah menggagalkan rencana jahat mereka dan menjadikan api itu dingin dan menyelamatkan Ibrahim.وَقَالَ اِنِّيْ ذَاهِبٌ اِلٰى رَبِّيْ سَيَهْدِيْنِ
Dan Ibrahim berkata: "Sesungguhnya aku pergi menghadap kepada Rabbku, dan Dia akan memberi petunjuk kepadaku."
Tafsir Al-Muyassar
Ibrahim berkata : Sesungguhnya aku berhijrah kepada Rabbku dari negeri kaumku ke tempat di mana aku bisa beribadah kepada Rabbku, Sesungguhnya Dia akan menunjukkan kebaikan kepadaku dalam agamaku dan duniaku.رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ
Ya Rabbku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.
Tafsir Al-Muyassar
Ya Rabbi, berilah aku anak yang shalih.فَبَشَّرْنٰهُ بِغُلٰمٍ حَلِيْمٍ
Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.
Tafsir Al-Muyassar
Kami menjawab permintaannya. Kami memberikan kabar gembira dengan kelahiran seorang anak yang sangat bijak, yakni saat dia dewasa, yaitu Ismailفَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ
Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata:"Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab:"Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar."
Tafsir Al-Muyassar
Manakala Ismail dewasa dan berjalan bersama ayahnya, ayahnya berkata kepadanya : Sesungguhnya aku bermimpi menyembelihmu, apa pendapatmu?? (Mimpi para nabi adalah haq). Maka Ismail menjawab demi meraih ridha Rabbnya, berbakti kepada bapaknya dan membantunya untuk menaati Allah : Lakukanlah apa yang diperintahkan oleh Allah kepadamu untuk menyembelihku, engkau akan melihatku insya Allah sabar, taat dan hanya berharap pahala dari Allah.فَلَمَّآ اَسْلَمَا وَتَلَّهٗ لِلْجَبِيْنِۚ
Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya).
Tafsir Al-Muyassar
Manakala keduanya berserah diri kepada perintah Allah dan tunduk kepadanya, Ibrahim memiringkan anaknya di atas tanah untuk menyembelihnya.وَنَادَيْنٰهُ اَنْ يّٰٓاِبْرٰهِيْمُۙ
Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim,
Tafsir Al-Muyassar
Kami memanggil Ibrahim dalam keadaan yang sangat sulit tersebut : Wahai Ibrahim, kamu telah melakukan apa yang Aku perintahkan kepadamuقَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا ۚاِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu." Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsir Al-Muyassar
dan kamu telah membenarkan mimpimu. Sesungguhnya Kami akan membalas orang-orang yang berbuat baik sepertimu sebagaimana Kami membalasmu atas pembenaranmu. Kami menyelamatkan mereka dari kesulitan-kesulitan di dunia dan di akhirat.اِنَّ هٰذَا لَهُوَ الْبَلٰۤؤُا الْمُبِيْنُ
Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya perintah untuk menyembelih anakmu adalah ujian yang sangat berat yang telah membuktikan kebenaran imanmu.وَفَدَيْنٰهُ بِذِبْحٍ عَظِيْمٍ
Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.
Tafsir Al-Muyassar
Kami menyelamatkan Ismail dan Kami menggantinya dengan seekor domba yang besar.وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَۙ
Kami abadikan untuk Ibrahim itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian,
Tafsir Al-Muyassar
Kami menyisakan sanjungan yang baik bagi Ibrahim pada umat-umat sesudahnya.سَلٰمٌ عَلٰٓى اِبْرٰهِيْمَ
(yaitu) "Kesejahteraan dilimpahkan atas Ibrahim,"
Tafsir Al-Muyassar
Penghormatan untuk Ibrahim di sisi Allah, dan doa untuknya agar selamat dari segala celaan.كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsir Al-Muyassar
Kami membalas orang-orang yang berbuat baik dalam beribadah kepada Kami sebagaimana Kami membalas Ibrahim atas ketaatan-Nya kepada Kami dan kesediaannya dalam menjalankan perintah Kami.اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya ia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Ibrahim termasuk hamba-hamba Kami yang beriman yang telah memberikan hak penghambaan dengan sebaik-baiknya.وَبَشَّرْنٰهُ بِاِسْحٰقَ نَبِيًّا مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ
Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami menyampaikan berita gembira kepada Ibrahim, bahwa Kami menjadikan Ishaq putranya sebagai nabi di kalangan orang-orang shalih, sebagai balasan untuknya atas kesabaran dan kerelaannnya menerima perintah Rabbnya dan ketaatan kepada-Nya.وَبٰرَكْنَا عَلَيْهِ وَعَلٰٓى اِسْحٰقَۗ وَمِنْ ذُرِّيَّتِهِمَا مُحْسِنٌ وَّظَالِمٌ لِّنَفْسِهٖ مُبِيْنٌ
Kami limpahkan keberkatan atasnya dan atas Ishaq. Dan diantara anak cucunya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang zalim terhadap dirinya sendiri dengan nyata.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami menurunkan keberkahan kepada mereka berdua. Dan di antara anak keturunan mereka berdua ada yang taat kepada Rabbnya, berbuat baik untuk dirinya, namun ada juga yang zhalim secara nyata dengan kekufuran dan kemaksiatannya.وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلٰى مُوْسٰى وَهٰرُوْنَۚ
Dan sesungguhnya Kami telah melimpahkan nikmat atas Musa dan Harun.
Tafsir Al-Muyassar
Sungguh Kami telah melimpahkan kenabian dan kerasulan kepada Musa dan Harun.وَنَجَّيْنٰهُمَا وَقَوْمَهُمَا مِنَ الْكَرْبِ الْعَظِيْمِۚ
Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari bencana yang besar.
Tafsir Al-Muyassar
Kami menyelamatkan keduanya dan kaum mereka dari tenggelam, dan Kami mengentaskan mereka dari penghambaan dan kehinaan yang menimpa mereka.وَنَصَرْنٰهُمْ فَكَانُوْا هُمُ الْغٰلِبِيْنَۚ
Dan Kami tolong mereka, maka jadilah mereka orang-orang yang menang.
Tafsir Al-Muyassar
Kami telah menolong mereka, sehingga mereka akhirnya mendapatkan kemuliaan, kemenangan dan keunggulan atas Fir’aun dan bala tetntaranya.وَاٰتَيْنٰهُمَا الْكِتٰبَ الْمُسْتَبِيْنَۚ
Dan Kami berikan kepada keduanya kitab yang sangat jelas.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami memberikan Taurat yang jelas kepada keduanya,وَهَدَيْنٰهُمَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۚ
Dan Kami tunjuki keduanya kepada jalan yang lurus.
Tafsir Al-Muyassar
Kami membimbing keduanya ke jalan yang lurus yang tidak bengkok, yaitu Islam agama Allah yang dengannya Dia mengutus nabi-nabi-Nya.وَتَرَكْنَا عَلَيْهِمَا فِى الْاٰخِرِيْنَۙ
Dan Kami abadikan untuk keduanya (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian;
Tafsir Al-Muyassar
Kami menyisakan sanjungan yang bagus dan nama yang mulia untuk mereka berdua pada orang-orang yang datang sesudah mereka.سَلٰمٌ عَلٰى مُوْسٰى وَهٰرُوْنَ
(yaitu):"Kesejahteraan dilimpahkan atas Musa dan Harun."
Tafsir Al-Muyassar
Penghormatan kepada Musa dan Harun dari sisi Allah, pujian dan doa untuk mereka berdua agar selamat dari segala aib.اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsir Al-Muyassar
Sebagaimana Kami membalas keduanya dengan kebaikan, Kami juga membalas orang-orang yang berbuat baik dari hamba-hamba Kami yang mengikhlaskan diri kepada Kami dengan membenarkan, beriman dan beramal.اِنَّهُمَا مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya keduanya termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Musa dan Harun termasuk hamba-hamba Kami yang mendalam imannya.وَاِنَّ اِلْيَاسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۗ
Dan sesungguhnya Ilyas benar-benar termasuk salah seorang rasul-rasul.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya hamba Kami Ilyas termasuk orang-orang yang Kami muliakan dengan kenabian dan kerasulan.اِذْ قَالَ لِقَوْمِهٖٓ اَلَا تَتَّقُوْنَ
(Ingatlah) ketika ia berkata kepada kaumnya: "Mengapa kamu tidak bertaqwa?
Tafsir Al-Muyassar
Tatkala dia berkata kepada kaumnya Bani Israil : Bertakwalah kalian kepada Allah semata dan takutlah kepada-Nya, jangan mempersekutukan-Nya dengan selain-Nya.اَتَدْعُوْنَ بَعْلًا وَّتَذَرُوْنَ اَحْسَنَ الْخَالِقِيْنَۙ
Patutkah kamu menyembah Bal dan kamu tinggalkan sebaik-baik Pencipta,
Tafsir Al-Muyassar
Bagaimana kalian menyembah berhala yang lemah lagi makhluk, dan kalian meninggalkan sebaik-baik pencipta yang disifati dengan sifat-sifat terbaik dan paling sempurna, lalu kalian tidak menyembah-Nya?اللّٰهَ رَبَّكُمْ وَرَبَّ اٰبَاۤىِٕكُمُ الْاَوَّلِيْنَ
(yaitu) Allah Rabbmu dan Rabb bapak-bapakmu yang terdahulu."
Tafsir Al-Muyassar
Allah adalah Rabb kalian yang menciptakan kalian, dan menciptakan nenek moyang kalian yang berlalu sebelum kalian??فَكَذَّبُوْهُ فَاِنَّهُمْ لَمُحْضَرُوْنَۙ
Maka mereka mendustakannya, karena itu mereka akan diseret (ke neraka),
Tafsir Al-Muyassar
Kaum Ilyas mendustakan nabi mereka, maka Allah pasti akan mengumpulkan mereka di Hari Kiamat untuk menghadapi hisab dan hukuman.اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ
kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa).
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali hamba-hamba Allah yang mengikhlaskan agama mereka untuk Allah, mereka adalah orang-orang yang selamat dari adzazb-Nya.وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِى الْاٰخِرِيْنَۙ
Dan Kami abadikan untuk Ilyas (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami memberikan sanjungan yang baik untuk Ilyas pada umat-umat sesudahnya.سَلٰمٌ عَلٰٓى اِلْ يَاسِيْنَ
(yaitu):"Kesejahteraan dilimpahkan atas Ilyas."
Tafsir Al-Muyassar
Penghormatan dari Allah dan pujian dari-Nya untuk Ilyas.اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Tafsir Al-Muyassar
Sebagaimana Kami membalas kebaikan kepada Ilyas atas ketaatannya, Kami juga membalas hamba-hamba Kami yang berbuat baik dan beriman.اِنَّهٗ مِنْ عِبَادِنَا الْمُؤْمِنِيْنَ
Sesungguhnya dia termasuk hamba-hamba Kami yang beriman.
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Ilyas termasuk hamba-hamba Allah yang beriman, ikhlas kepada-Nya dan menjalankan perintah-perintah-Nya.وَاِنَّ لُوْطًا لَّمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۗ
Sesungguhnya Luth benar-benar salah seorang rasul.
Tafsir Al-Muyassar
Dan sesungguhnya Kami telah mengangkat hamba Kami Luth, Kami menjadikannya termasuk di antara para rasul,اِذْ نَجَّيْنٰهُ وَاَهْلَهٗٓ اَجْمَعِيْۙنَ
(Ingatlah) ketika Kami selamatkan dia dan keluarganya (pengikut-pengikutnya) semua.
Tafsir Al-Muyassar
Saat Kami menyelamatkannya dan seluruh keluarganya dari adzab,اِلَّا عَجُوْزًا فِى الْغٰبِرِيْنَ
kecuali seorang perempuan tua (isterinya yang berada) bersama-sama orang yang tinggal.
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali seorang wanita tua yaitu istrinya, ia binasa bersama kaumnya yang binasa karena kekufurannya.ثُمَّ دَمَّرْنَا الْاٰخَرِيْنَ
Kemudian Kami binasakan orang-orang yang lain.
Tafsir Al-Muyassar
Kemudian Kami membinasakan orang-orang yang tersisa dari kaumnya yang mendustakan.وَاِنَّكُمْ لَتَمُرُّوْنَ عَلَيْهِمْ مُّصْبِحِيْنَۙ
Dan sesungguhnya kamu (hai penduduk Mekkah) benar-benar akan melalui (bekas-bekas) mereka di waktu pagi,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya kalian (wahai orang-orang Makkah) melewati dalam perjalanan kalian kampung-kampung kaum Luth dan sisa-sisanya di waktu pagi, dan kalian juga melewatinya di waktu malam.وَبِالَّيْلِۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ
dan di waktu malam. Maka apakah kamu tidak memikirkan
Tafsir Al-Muyassar
Mengapa kalian tidak mau merenungkannya, sehingga kalian akan merasa takut ditimpa seperti apa yang telah menimpa mereka?وَاِنَّ يُوْنُسَ لَمِنَ الْمُرْسَلِيْنَۗ
Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul,
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya Kami memilih hama Kami Yunus dan menjadikannya untuk masuk di antara para rasul,اِذْ اَبَقَ اِلَى الْفُلْكِ الْمَشْحُوْنِۙ
(ingatlah) ketika ia lari, ke kapal yang penuh muatan.
Tafsir Al-Muyassar
Saat dia berlari meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah atas kaumnya, lalu dia ikut dalam sebuah bahtera yang sarat dengan penumpang dan barang.فَسَاهَمَ فَكَانَ مِنَ الْمُدْحَضِيْنَۚ
kemudian ia ikut berundi lalu dia termasuk orang-orang yang kalah untuk undian
Tafsir Al-Muyassar
Bahtera itu dikelilingi ombak-ombak yang besar, maka para penumpangnya mengambil undian untuk meringankan beban bahtera karena takut tenggelam. Maka Yunus termasuk ke dalam orang-orang yang mendapatkan undian.فَالْتَقَمَهُ الْحُوْتُ وَهُوَ مُلِيْمٌ
Maka ia ditelan oleh ikan yang besar dalam keadaan tercela.
Tafsir Al-Muyassar
Yunus di buang ke laut, lalu seekor ikan besar menelannya, dan dia telah melakukan sesuatu yang disalahkan.فَلَوْلَآ اَنَّهٗ كَانَ مِنَ الْمُسَبِّحِيْنَۙ
Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah,
Tafsir Al-Muyassar
Kalau bukan karena banyaknya ibadah dan amal shalih yang dia lakukan sebelum dia dimakan ikan besar, tasbihnya saat dia berada di dalam perut ikan tersebut dengan mengucapkan : Tiada Illah yang Haq selain-Mu. Mahasuci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zhalim.لَلَبِثَ فِيْ بَطْنِهٖٓ اِلٰى يَوْمِ يُبْعَثُوْنَۚ
niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.
Tafsir Al-Muyassar
Niscaya Yunus akan tetap berdiam diri dalam perut ikan, dan perut itu akan menjadi kuburannya sampai Hari Kiamat.فَنَبَذْنٰهُ بِالْعَرَاۤءِ وَهُوَ سَقِيْمٌۚ
Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit.
Tafsir Al-Muyassar
Lalu Kami mengeluarkannya dari perut ikan, dan Kami melemparkannya ke sebuah daerah yang tidak berpohon dan tidak berbangunan dalam keadaan badan yang lemah.وَاَنْۢبَتْنَا عَلَيْهِ شَجَرَةً مِّنْ يَّقْطِيْنٍۚ
Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami menumbuhkan untuknya pohon labu yang memayunginya dan bermanfaat baginya.وَاَرْسَلْنٰهُ اِلٰى مِائَةِ اَلْفٍ اَوْ يَزِيْدُوْنَۚ
Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.
Tafsir Al-Muyassar
Dan Kami mengutusnya kepada kaumnya yang berjumlah seratus ribu bahkan lebih dari itu,فَاٰمَنُوْا فَمَتَّعْنٰهُمْ اِلٰى حِيْنٍ
Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.
Tafsir Al-Muyassar
maka mereka pun membenarkannya dan mengamalkan apa yang dibawanya. Maka Kami memberikan kenikmatan hidup kepada mereka sampai tiba saat ajal mereka.فَاسْتَفْتِهِمْ اَلِرَبِّكَ الْبَنَاتُ وَلَهُمُ الْبَنُوْنَۚ
Tanyakanlah (ya Muhammad) kepada mereka (orang-orang kafir Mekah): "Apakah untuk Rabbmu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak laki-laki,
Tafsir Al-Muyassar
Tanyakanlah (wahai Rasul) kepada kaummu bagaimana mereka menjadikan anak perempuan untuk Allah padahal mereka sendiri tidak menyukainya, sedangkan mereka menjadikan anak laki-laki untuk diri mereka??اَمْ خَلَقْنَا الْمَلٰۤىِٕكَةَ اِنَاثًا وَّهُمْ شَاهِدُوْنَ
atau apakah Kami menciptakan malaikat-malaikat berupa perempuan dan mereka menyaksikan(nya)?"
Tafsir Al-Muyassar
Tanyakanlah kepada mereka : Apakah Kami menciptakan malaikat perempuan dan mereka hadir saat itu?اَلَآ اِنَّهُمْ مِّنْ اِفْكِهِمْ لَيَقُوْلُوْنَۙ
Ketahuilah bahwa sesungguhnya mereka dengan kebohongannya benar-benar mengatakan:
Tafsir Al-Muyassar
Dan sesungguhnya di antara kebohongan mereka adalah ucapan mereka.وَلَدَ اللّٰهُ ۙوَاِنَّهُمْ لَكٰذِبُوْنَۙ
"Allah beranak". Dan sesungguhnya mereka benar-benar orang yang berdusta.
Tafsir Al-Muyassar
Allah melahirkan anak ,Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berdusta, karena mereka berkata apa yang tidak mereka ketahui.اَصْطَفَى الْبَنَاتِ عَلَى الْبَنِيْنَۗ
Apakah Dia memilih (mengutamakan) anak-anak perempuan daripada anak laki-laki
Tafsir Al-Muyassar
Maka untuk apa Allah lebih memilih perempuan dan bukan laki-laki?مَا لَكُمْۗ كَيْفَ تَحْكُمُوْنَ
Apakah yang terjadi padamu? Bagaimana (caranya) kamu menetapkan?
Tafsir Al-Muyassar
Ketetapan kalian adalah ketetapan yang paling buruk wahai kaum, di mana kalian memberikan perempuan kepada Allah dan laki-laki kepada diri kalian sendiri, padahal kalian sendiri tidak merelakan perempuan untuk diri kalian.اَفَلَا تَذَكَّرُوْنَۚ
Maka apakah kamu tidak memikirkan?
Tafsir Al-Muyassar
Apakah kalian tidak ingat bahwa Allah tidak boleh dan tidak patut memiliki anak?? Mahatinggi Allah dari itu setinggi-tingginya.اَمْ لَكُمْ سُلْطٰنٌ مُّبِيْنٌۙ
Atau apakah kamu mempunyai bukti yang nyata
Tafsir Al-Muyassar
Apakah kalian memiliki hujjah yang nyata atas perkataan dan kedustaan kalian itu?فَأْتُوْا بِكِتٰبِكُمْ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
Maka bawalah kitabmu jika kamu memang orang-orang yang benar.
Tafsir Al-Muyassar
Bila kalian memiliki hujjah dalam sebuah kitab dari sisi Allah maka datangkanlah bila memang kalian adalah orang-orang yang jujur dalam apa yang kalian katakana?وَجَعَلُوْا بَيْنَهٗ وَبَيْنَ الْجِنَّةِ نَسَبًا ۗوَلَقَدْ عَلِمَتِ الْجِنَّةُ اِنَّهُمْ لَمُحْضَرُوْنَۙ
Dan mereka adakan (hubungan) nasab antara Allah dan antara Jin. Dan sesungguhnya jin mengetahui bahwa mereka benar-benar akan diseret (ke neraka),
Tafsir Al-Muyassar
Orang-orang musyrikin itu menetapkan nasab dan kekerabatan antara Allah dengan para malaikat. Dan para malaikat itu mengetahui bahwa orang-orang musyrikin akan dihadirkan untuk diadzab di Hari Kiamat.سُبْحٰنَ اللّٰهِ عَمَّا يَصِفُوْنَۙ
Maha Suci Allah dari apa yang mereka sifatkan,
Tafsir Al-Muyassar
Mahasuci Allah dari segala perkara yang tidak layak untuk-Nya dari apa-apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir kepada-Nya.اِلَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ
kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari (dosa).
Tafsir Al-Muyassar
Akan tetapi hamba-hamba Allah yang ikhlas dalam beribadah kepada-Nya tidak menyifati-Nya kecuali dengan apa yang layak bagi keagungan-Nya.فَاِنَّكُمْ وَمَا تَعْبُدُوْنَۙ
Maka sesungguhnya kamu dan apa-apa yang kamu sembah itu,
Tafsir Al-Muyassar
Kalian (wahai orang-orang yang mempersekutukan Allah) dam tuhan-tuhan yang kalian sembah selain Allah,مَآ اَنْتُمْ عَلَيْهِ بِفَاتِنِيْنَۙ
sekali-kali tidak dapat menyesatkan (seseorang) terhadap Allah,
Tafsir Al-Muyassar
Kalian tidaklah mampu menyesatkan siapa punاِلَّا مَنْ هُوَ صَالِ الْجَحِيْمِ
kecuali orang-orang yang akan masuk neraka yang menyala.
Tafsir Al-Muyassar
Kecuali siapa yang telah Allah takdirkan untuk masuk ke dalam api neraka Jahim, karena kekufuran dan kezhalimannya.وَمَا مِنَّآ اِلَّا لَهٗ مَقَامٌ مَّعْلُوْمٌۙ
Tiada seorangpun diantara kami (malaikat) melainkan mempunyai kedudukan yang tertentu,
Tafsir Al-Muyassar
Para malaikat berkata : Tidak seorang pun dari kami kecuali dia memiliki tempat yang sudah di ketahui di langit.وَاِنَّا لَنَحْنُ الصَّۤافُّوْنَۖ
dan sesungguhnya kami benar-benar bershaf-shaf (dalam menunaikan perintah Allah).
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya kami berdiri berbaris dalam beribadah kepada Allah dan menaati-Nya.وَاِنَّا لَنَحْنُ الْمُسَبِّحُوْنَ
Dan sesungguhnya kami benar-benar bertasbih (kepada Allah).-
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya kami berdiri berbaris dalam beribadah kepada Allah dan menaati-Nya.وَاِنْ كَانُوْا لَيَقُوْلُوْنَۙ
Sesungguhya mereka benar-benar akan berkata:
Tafsir Al-Muyassar
Sesungguhnya orang-orang kafir Makkah benar-benar berkata sebelum engkau wahai Rasul diutusلَوْ اَنَّ عِنْدَنَا ذِكْرًا مِّنَ الْاَوَّلِيْنَۙ
"Kalau sekiranya di sisi kami ada sebuah kitab dari (kitab -kitab yang diturunkan) kapada orang-orang dahulu.
Tafsir Al-Muyassar
Seandainya kami didatangi kitab-kitab dan nabi-nabi seperti yang mendatangi orang-orang sebelum kami,لَكُنَّا عِبَادَ اللّٰهِ الْمُخْلَصِيْنَ
benar-benar kami akan jadi hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa)."
Tafsir Al-Muyassar
Niscaya kami akan menjadi hamba-hamba Allah yang benar-benar beriman, mengikhlaskan ibadah kepada-Nya. فَكَفَرُوا بِهِ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
Tetapi mereka mengingkarinya (al-Quran); maka kelak mereka akan mengetahui (akibat keingkarannya itu).
Tafsir Al-Muyassar
Manakala berita orang-orang terdahulu dan ilmu orang-orang terakhir, kitab paling sempurna dan Rasul paling utama, yaitu Muhammad datang kepada mereka, mereka kafir kepadanya. Mereka akan mengetahui adzab apa yang akan mereka terima di akhirat.وَلَقَدْ سَبَقَتْ كَلِمَتُنَا لِعِبَادِنَا الْمُرْسَلِيْنَۙ
Dan sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul,
Tafsir Al-Muyassar
Sungguh kalimat Kami telah mendahului, adalah kalimat yang tidak akan tertolak, untuk hamba-hamba Kami para utusan,اِنَّهُمْ لَهُمُ الْمَنْصُوْرُوْنَۖ
(yaitu) sesungguhnya mereka itulah yang pasti mendapat pertolongan.
Tafsir Al-Muyassar
Bahwa mereka akan mendapatkan kemenangan atas musuh-musuh mereka dengan hujjah dan kekuatan.وَاِنَّ جُنْدَنَا لَهُمُ الْغٰلِبُوْنَ
Dan sesungguhnya tentara Kami itulah yang pasti menang.
Tafsir Al-Muyassar
Dan bahwa bala tentara Kami para mujahidin di jalan kami adalah orang-orang yang menang atas musuh-musuh mereka di setiap kesempatan dengan melihat kepada akibat dan akhir kehidupan.فَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتّٰى حِيْنٍۙ
Maka berpalinglah kamu (Muhammad) dari mereka sampai suatu ketika.
Tafsir Al-Muyassar
Berpalinglah (wahai Rasul) dari orang-orang yang menentang dan tidak menerima kebenaran sehingga waktu yang Aku berikan kepada mereka habis, dan perintah Allah yang berisi adzab pun tiba.وَّاَبْصِرْهُمْۗ فَسَوْفَ يُبْصِرُوْنَ
Dan lihatlah mereka, maka kelak mereka akan melihat (azab itu).
Tafsir Al-Muyassar
Lihat dan perhatikanlah adzab apa yang akan menimpa mereka akibat penyelisihan mereka terhadapmu?? Mereka akan melihat adzab Allah yang akan turun menimpa mereka.اَفَبِعَذَابِنَا يَسْتَعْجِلُوْنَ
Maka apakah mereka meminta supaya siksa Kami disegerakan.
Tafsir Al-Muyassar
Apakah mereka meminta kepadamu (wahai Rasul) disegerakannya adzab Kami atas mereka?فَاِذَا نَزَلَ بِسَاحَتِهِمْ فَسَاۤءَ صَبَاحُ الْمُنْذَرِيْنَ
Maka apabila siksaan itu turun di halaman mereka, maka amat buruklah pagi hari yang dialami orang-orang yang diperingatkan itu.
Tafsir Al-Muyassar
Bila adzab Kami turun kepada mereka,maka seburuk-buruk waktu pagi adalah waktu pagi bagi mereka.وَتَوَلَّ عَنْهُمْ حَتّٰى حِيْنٍۙ
Dan berpalinglah kamu dari mereka hingga suatu ketika.
Tafsir Al-Muyassar
Dan berpalinglah dari mereka sampai Allah menetapkan adzab-Nya atas mereka,وَّاَبْصِرْۗ فَسَوْفَ يُبْصِرُوْنَ
Dan lihatlah, maka kelak mereka juga akan melihat.
Tafsir Al-Muyassar
Tunggullah mereka karena mereka pasti akan melihat adzab dan siksaan yang akan menimpa mereka.سُبْحٰنَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَۚ
Maha Suci Rabbmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan.
Tafsir Al-Muyassar
Mahasuci Allah Rabb pemilik kemuliaan dari apa yang dikatakan oleh orang-orang yang berdusta atas nama-Nya.وَسَلٰمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَۚ
Dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul.
Tafsir Al-Muyassar
Penghormatan Allah terus selalu dan sanjungan-Nya serta keamanan-Nya untuk seluruh Rasul.وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَ
Dan segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam.

