بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ
Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang menciptakan,
Tafsir Ringkas Kemenag
Wahai Nabi, bacalah apa yang Allah wahyukan kepadamu dengan terlebih dahulu menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan segala sesuatu dengan keesaan-Nya.خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ
Dia telah menciptakan manusia dengan segumpal darah.
Tafsir Ringkas Kemenag
Dia telah menciptakan manusia yang sempurna bentuk dan pengetahuannya dari segumpal darah, sebagai kelanjutan dari fase nutfah. Setelah itu berturut-turut akan terbentuk sekepal daging, tulang, pelapisan tulang dengan daging, dan peniupan roh.اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ
Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia,
Tafsir Ringkas Kemenag
Wahai Nabi, bacalah firman yang Allah turunkan kepadamu, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia. Dia membagi kemurahan-Nya kepada semua makhluk. Di antara kemurahan-Nya adalah menjadikan manusia bisa membaca, menulis, dan mempelajari ilmu pengetahuan.الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ
Yang mengajar (manusia) dengan pena.
Tafsir Ringkas Kemenag
Tuhanmu itulah yang mengajar manusia menulis dengan perantaraan pena atau alat tulis lain. Tulisan berguna untuk menyimpan dan menyebarkan pesan serta ilmi pengetahuan kepada orang lain.عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ
Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
Tafsir Ringkas Kemenag
Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya. Manusia adalah makhluk yang potensial untuk berkarya melalui ilmu pengetahuan yang diperolehnya dari Allah. Manusia belajar baik dari alam sekitar yang merupakan ciptaan-Nya maupun dari wahyu yang Allah sampaikan melalui para rasul.كَلَّآ اِنَّ الْاِنْسَانَ لَيَطْغٰٓىۙ
Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,
Tafsir Ringkas Kemenag
Manusia sangat bangga dengan materi sehingga tidak segan berbuat zalim. Sekali kali tidak boleh demikian! Sungguh,اَنْ رَّاٰهُ اسْتَغْنٰىۗ
karena dia melihat dirinya serba cukup.
Tafsir Ringkas Kemenag
manusia itu benar-benar melampaui batas apabila melihat dirinya serba cukup dengan harta, jabatan, pengikut, dan semisalnya. Apa yang dimiliki membuatnya mudah mengingkari nikmat Allah dan lupa bahwa semua adalah anugerah-Nya.اِنَّ اِلٰى رَبِّكَ الرُّجْعٰىۗ
Sesungguhnya hanya kepada Rabbmulah kembali(mu).
Tafsir Ringkas Kemenag
Wahai manusia, sungguh hanya kepada Tuhanmulah tempat kembali-mu. Pada hari kiamat Allah akan menghitung apa saja yang engkau perbuat di dunia. Dia akan membalas orang yang melampaui batas sesuai dengan azab yang setimpal.اَرَاَيْتَ الَّذِيْ يَنْهٰىۙ
Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang?
Tafsir Ringkas Kemenag
Wahai Rasul atau siapa saja, bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarangعَبْدًا اِذَا صَلّٰىۗ
seorang hamba ketika dia mengerjakan shalat,
Tafsir Ringkas Kemenag
seorang hamba ketika dia melaksanakan salat? Adakah yang lebih mengherankan daripada kelakukan orang (Abù Jahl) yang menghalang-halangi hamba-Ku (Nabi Muhammad) mendekatkan diri kepada Tuhan yang telah memberinya kehidupan dan kecukupan?اَرَاَيْتَ اِنْ كَانَ عَلَى الْهُدٰىٓۙ
bagaimana pendapatmu jika dia (yang dilarang salat itu) berada di atas kebenaran (petunjuk),
Tafsir Ringkas Kemenag
Bagaimana pendapatmu jika dia yang dilarang salat itu berada di atas kebenaran dan petunjuk dari Tuhannya dalam salatnya,اَوْ اَمَرَ بِالتَّقْوٰىۗ
atau dia menyuruh bertaqwa (kepada Allah)
Tafsir Ringkas Kemenag
atau dia menyuruh orang lain bertakwa kepada Allah untuk kemaslahatan mereka? Bukankah amat mengherankan bila orang yang sesat melarang orang yang mendapat pentunjuk untuk melaksanakan perintah Tuhannya dan membimbing orang lain ke jalan takwa?اَرَاَيْتَ اِنْ كَذَّبَ وَتَوَلّٰىۗ
Bagaimana pendapatmu jika dia (yang melarang) itu mendustakan dan berpaling?
Tafsir Ringkas Kemenag
Bagaimana pendapatmu jika dia yang melarang itu mendustakan Nabi serta wahyu Allah dan berpaling dari keimanan dan berbuat kebajikan?اَلَمْ يَعْلَمْ بِاَنَّ اللّٰهَ يَرٰىۗ
Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
Tafsir Ringkas Kemenag
Tidakkah dia yang berbuat demikian jahat itu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat dan akan membalas perbuatan jahatnya? Allah Maha Melihat dan pasti akan memberi balasan dengan seadil-adilnya.كَلَّا لَىِٕنْ لَّمْ يَنْتَهِ ەۙ لَنَسْفَعًاۢ بِالنَّاصِيَةِۙ
Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,
Tafsir Ringkas Kemenag
Dia tidak dibenarkan untuk melarang orang lain melaksanakan salat dan mendekatkan diri kepada Allah. Sekali kali tidak! Sungguh, jika dia tidak berhenti berbuat demikian niscaya Kami tarik ubun-ubunnya dengan sangat kasar ke arah neraka;نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍۚ
(yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
Tafsir Ringkas Kemenag
yaitu ubun-ubun orang yang mendustakan nabi dan durhaka kepada Allah.فَلْيَدْعُ نَادِيَهٗۙ
Maka biarkanlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
Tafsir Ringkas Kemenag
Apabila azab Kami datang kepadanya maka biarlah dia memanggil golongannya yang dia banggakan untuk menyelamatkannya dari azab itu.سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَۙ
kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,
Tafsir Ringkas Kemenag
Kelak Kami akan memanggil Malaikat Zabaniyah yang bengis dan kasar untuk mencampakkannya ke dalam azab Kami dan menyelamatkan Nabi beserta para pengikutnya.كَلَّاۗ لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ
sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Rabb).

