× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَاۤقَّةُۙ
Hari kiamat

Tafsir Ringkas Kemenag

Pada surah sebelumnya disinggung sekilas tentang hari Kiamat, pada awal surah ini dimulai dengan kata al-Hàqqah
مَا الْحَاۤقَّةُۚ
apakah hari kiamat itu?

Tafsir Ringkas Kemenag

Yang secara kebahasaan berarti yang pasti kehadirannya yaitu hari Kiamat, apakah hari Kiamat yang sungguh dahsyat itu?

وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْحَاۤقَّةُۗ
Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?
كَذَّبَتْ ثَمُوْدُ وَعَادٌ ۢبِالْقَارِعَةِ
Kaum Tsamud dan Aad telah mendustakan hari kiamat.

Tafsir Ringkas Kemenag

Telah banyak generasi di masa lalu yang mengingkari hari Kiamat. Kelompok ayat ini mengungkap sekelumit tentang kaum yang mengingkari hari Kiamat dan sanksi yang mereka terima. Kaum Samud, dan ‘Ad telah mendustakan hari Kiamat.
فَاَمَّا ثَمُوْدُ فَاُهْلِكُوْا بِالطَّاغِيَةِ
Maka adapun kaum Samud, mereka telah dibinasakan dengan suara yang sangat keras,

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka adapun kaum Samud, mereka telah dibinasakan dengan suara yang sangat keras yaitu suara guntur yang menggelegar bercampur dengan kilat,
وَاَمَّا عَادٌ فَاُهْلِكُوْا بِرِيْحٍ صَرْصَرٍ عَاتِيَةٍۙ
Adapun kaum Aad maka mereka telah dibinasakan dengan angin yang sangat dingin lagi amat kencang.

Tafsir Ringkas Kemenag

Sedangkan kaum ‘Ad, mereka telah dibinasakan dengan angin topan yang sangat dingin dan memiliki daya rusak yang sangat kuat.
سَخَّرَهَا عَلَيْهِمْ سَبْعَ لَيَالٍ وَّثَمٰنِيَةَ اَيَّامٍۙ حُسُوْمًا فَتَرَى الْقَوْمَ فِيْهَا صَرْعٰىۙ كَاَنَّهُمْ اَعْجَازُ نَخْلٍ خَاوِيَةٍۚ
yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus menerus; maka kamu lihat kaum Aad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tanggul-tanggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk).

Tafsir Ringkas Kemenag

Allah menimpakan angin itu sebagai bentuk siksa kepada mereka dengan kekuasaan-Nya selama tujuh malam delapan hari terus-menerus tanpa henti untuk membinasakan mereka. maka kamu melihat kaum ‘Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seperti batang-batang pohon kurma yang telah kosong yaitu telah lapuk bagian dalamnya
فَهَلْ تَرٰى لَهُمْ مِّنْۢ بَاقِيَةٍ
Maka kamu tidak melihat seorangpun yang tinggal di antara mereka.

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka adakah kamu wahai siapa pun kamu, melihat seorang pun yang masih tersisa di antara mereka? Tidak tersisa satu orang pun. ltu berarti mereka sama sekali tidak memiliki keturunan yang dapat melanjutkan regenerasi kaum mereka.
وَجَاۤءَ فِرْعَوْنُ وَمَنْ قَبْلَهٗ وَالْمُؤْتَفِكٰتُ بِالْخَاطِئَةِۚ
Dan telah datang Firaun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri yang dijungkir balikkan karena kesalahan yang besar.

Tafsir Ringkas Kemenag

Bukan hanya kaum 'Ad dan Hamud yang diazab oleh Allah. Kemudian setelah beberapa waktu lamanya datanglah Fir’aun penguasa Mesir di masa lalu yang kepadanya Nabi Musa diutus, dan orang-orang yang sebelumnya di antaranya adalah kaum Nabi Nuh dan kaum Nabi lbrahim. Dan penduduk negeri-negeri yang dijungkirbalikkan karena kesalahan yang besar yaitu kaum Nabi Lut.
فَعَصَوْا رَسُوْلَ رَبِّهِمْ فَاَخَذَهُمْ اَخْذَةً رَّابِيَةً
Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Rabb mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras.

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka diakibatkan sikap mereka yang mendurhakai utusan Tuhannya, Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras sehingga memusnahkan mereka.
اِنَّا لَمَّا طَغَا الْمَاۤءُ حَمَلْنٰكُمْ فِى الْجَارِيَةِۙ
Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung) Kami bawa (nenek moyang) kamu, ke dalam bahtera,

Tafsir Ringkas Kemenag

Tidak semua umat para nabi itu dibinasakan mereka yang taat akan diselamatkan, di antaranya adalah para pengikut Nabi Nuh, seperti yang ditegaskan pada ayat ini. Sesungguhnya ketika air naik membumbung sampai ke puncak gunung Kami membawa nenek moyang kamu ke dalam kapal,
لِنَجْعَلَهَا لَكُمْ تَذْكِرَةً وَّتَعِيَهَآ اُذُنٌ وَّاعِيَةٌ
agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.

Tafsir Ringkas Kemenag

agar Kami jadikan peristiwa itu, akan diselamatkan nya mereka yang beriman dibinasakannya mereka yang durhaka ,sebagai peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar.
فَاِذَا نُفِخَ فِى الصُّوْرِ نَفْخَةٌ وَّاحِدَةٌۙ
Maka apabila sangkakala ditiup sekali tiup,

Tafsir Ringkas Kemenag

Di awal surah diuraikan tentang Kiamat, kini diuraikan tentang proses terjadinya Kiamat. Maka apabila sangkakala ditiup oleh malaikat lsrafil sekali tiup,
وَّحُمِلَتِ الْاَرْضُ وَالْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَّاحِدَةًۙ
dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.

Tafsir Ringkas Kemenag

dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung dengan sangat mudahnya, lalu dibenturkan keduanya sekali benturan maka bumi menjadi datar,
فَيَوْمَىِٕذٍ وَّقَعَتِ الْوَاقِعَةُۙ
Maka pada hari itu terjadilah kiamat,

Tafsir Ringkas Kemenag

tidak ada lagi gunung dan lembah (Lihat: surah Tàhà/20:105-106). Maka pada hari itu terjadilah hari Kiamat.
وَانْشَقَّتِ السَّمَاۤءُ فَهِيَ يَوْمَىِٕذٍ وَّاهِيَةٌۙ
dan terbelahlah langit, karena pada hari itu langit menjadi lemah.

Tafsir Ringkas Kemenag

Setelah gunung hancur dan bumi menjadi rata dan terbelahlah langit, karena dahsyatnya situasi saat itu maka pada hari itu langit menjadi rapuh.
وَّالْمَلَكُ عَلٰٓى اَرْجَاۤىِٕهَاۗ وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَىِٕذٍ ثَمٰنِيَةٌۗ
Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan ketika itu juga atas perintah Allah para malaikat berada di berbagai penjuru langit yang telah rapuh itu. Pada hari itu delapan malaikat menjunjung’Arsy yaitu singgasana Tuhanmu di atas kepala mereka.
يَوْمَىِٕذٍ تُعْرَضُوْنَ لَا تَخْفٰى مِنْكُمْ خَافِيَةٌ
Pada hari itu kamu dihadapkan (kepada Rabbmu), tiada sesuatupun dari keadaanmu yang tersembunyi (bagi Allah).

Tafsir Ringkas Kemenag

Setelah dijelaskan proses kehancuran alam raya, kini dijelaskan keadaan manusia yaitu pada hari itu kamu dihadapkan kepada Tuhanmu untuk dimintai pertanggung jawaban atas segala perbuatan kamu, maka tidak ada sesuatu pun dari kamu yang tersembunyi bagi Allah.
فَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِيَمِيْنِهٖ فَيَقُوْلُ هَاۤؤُمُ اقْرَءُوْا كِتٰبِيَهْۚ
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata: "Ambillah, bacalah kitabku (ini)."

Tafsir Ringkas Kemenag

Adapun orang yang kitab catatan amal-nya diberikan di tangan kanannya, maka dia berkata kepada siapa yang ada di sekelilingnya dari hamba-hamba Allah yang taat untuk menunjukkan rasa syukurnya, “Ambillah, dan bacalah kitabku ini betapa sangat menyenangkan isinya
اِنِّيْ ظَنَنْتُ اَنِّيْ مُلٰقٍ حِسَابِيَهْۚ
Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.

Tafsir Ringkas Kemenag

Sesungguhnya ketika di dunia aku yakin, bahwa suatu saat aku akan menerima perhitungan terhadap diriku. ltulah sebabnya aku telah mempersiapkan diri untuk menghadapinya."
فَهُوَ فِيْ عِيْشَةٍ رَّاضِيَةٍۚ
Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai,

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka sebagai balasan atas amal salehnya ketika di dunia orang itu berada dalam kehidupan yang menyenangkan dan diridai,
فِيْ جَنَّةٍ عَالِيَةٍۙ
dalam surga yang tinggi,

Tafsir Ringkas Kemenag

sehingga dia benar-benar merasa puas dengan anugerah Allah tersebut yaitu dalam surga yang tinggi tempat dan martabatnya
قُطُوْفُهَا دَانِيَةٌ
Buah-buahannya dekat

Tafsir Ringkas Kemenag

Di antara fasilitasnya adalah buah-buahannya dekat sehingga mudah untuk memetiknya.
كُلُوْا وَاشْرَبُوْا هَنِيْۤـئًا ۢبِمَآ اَسْلَفْتُمْ فِى الْاَيَّامِ الْخَالِيَةِ
(kepada mereka dikatakan): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal ang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu."

Tafsir Ringkas Kemenag

Kepada mereka dikatakan, “Makan dan minumlah dengan nikmat apa saja yang kamu inginkan. ltu semua adalah ganjaran dari Allah karena amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu.” Demikianlah ke-Mahaadilan Allah, Ia memberikan balasan yang sempurna bagi orang-orang yang bersabar untuk senantiasa taat kepada-Nya selama hidup di dunia.
وَاَمَّا مَنْ اُوْتِيَ كِتٰبَهٗ بِشِمَالِهٖ ەۙ فَيَقُوْلُ يٰلَيْتَنِيْ لَمْ اُوْتَ كِتٰبِيَهْۚ
Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: "Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini),

Tafsir Ringkas Kemenag

Setelah uraian tentang balasan yang diterima oleh orang-orang yang taat kini giliran diuraikan keadaan orang-orang yang durhaka. Dan adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kirinya, maka dia berkata dengan penuh kesedihan dan penyesalan, “Alangkah baiknya jika kitab catatan amalku ini tidak diberikan kepadaku.

وَلَمْ اَدْرِ مَا حِسَابِيَهْۚ
Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku,

Tafsir Ringkas Kemenag

Sehingga aku tidak mengetahui bagaimana perhitungan terhadap diriku.
يٰلَيْتَهَا كَانَتِ الْقَاضِيَةَۚ
Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu,

Tafsir Ringkas Kemenag

Wahai, kiranya kematian yang telah kualami di dunia itulah yang menyudahi segala sesuatu yaitu yang mengakhiri hidupku sehingga tidak perlu mengalami kehidupan seperti ini di akhirat.
مَآ اَغْنٰى عَنِّيْ مَالِيَهْۚ
Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku.

Tafsir Ringkas Kemenag

Ternyata hartaku yang dengan susah payah kukumpulkan sama sekali tidak berguna bagiku.

هَلَكَ عَنِّيْ سُلْطٰنِيَهْۚ
Telah hilang kekuasaan dariku."

Tafsir Ringkas Kemenag

Demikian juga dengan kekuasaanku yang dahulu kubanggakan di dunia kini telah hilang dariku.”
خُذُوْهُ فَغُلُّوْهُۙ
(Allah berfirman): "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya."

Tafsir Ringkas Kemenag

Sudah terjatuh tertimpa tangga. Begitulah gambaran para pendurhaka di akhirat. Di tengah kesedihan yang bercampur ketakutan melihat catatan amalnya kemudian Allah berfirman, “Tangkaplah dia lalu belenggulah yaitu ikatlah tangannya ke lehernya.
ثُمَّ الْجَحِيْمَ صَلُّوْهُۙ
Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.

Tafsir Ringkas Kemenag

Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.
ثُمَّ فِيْ سِلْسِلَةٍ ذَرْعُهَا سَبْعُوْنَ ذِرَاعًا فَاسْلُكُوْهُۗ
Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta.

Tafsir Ringkas Kemenag

Siksaan itu tidak hanya sampai di situ, Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta maksudnya rantai yang sangat panjang."
اِنَّهٗ كَانَ لَا يُؤْمِنُ بِاللّٰهِ الْعَظِيْمِۙ
Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.

Tafsir Ringkas Kemenag

Mengapa si pendurhaka itu disiksa sedemikian hebat? Inilah yang menjadi penyebabnya. Sesungguhnya dia dahulu ketika di dunia adalah orang yang tidak beriman kepada Allah Yang Mahabesar.
وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ
Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin.

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan juga dia tidak mendorong dirinya dan orang lain untuk memberi makan orang miskin, padahal dia memiliki kemampuan.
فَلَيْسَ لَهُ الْيَوْمَ هٰهُنَا حَمِيْمٌۙ
Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini.

Tafsir Ringkas Kemenag

Atas segala perbuatan buruk yang dilakukan di dunia, maka akhirnya pada hari ini yaitu hari di akhirat, di sini yaitu di neraka, tidak ada seorang teman pun baginya yang dapat menolong atau meringankan siksa yang dia terima.
وَّلَا طَعَامٌ اِلَّا مِنْ غِسْلِيْنٍۙ
Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah.

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan tidak ada pula baginya makanan sedikit pun kecuali berupa gislin yaitu makanan yang terbuat dari darah penghuni neraka dan juga nanah.
لَّا يَأْكُلُهٗٓ اِلَّا الْخَاطِئُوْنَ
Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.

Tafsir Ringkas Kemenag

Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa yaitu yang secara terus menerus berbuat durhaka.

فَلَآ اُقْسِمُ بِمَا تُبْصِرُوْنَۙ
Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat.

Tafsir Ringkas Kemenag

Semua yang diuraikan pada ayat-ayat di atas belum terlihat oleh manusia, maka kelompok ayat ini menegaskan tentang kebenaran informasi al-Quran dengan bersumpah menyebut wujud yang terlihat maupun yang tidak terlihat. Maka Aku bersumpah demi apa yang kamu lihat,
وَمَا لَا تُبْصِرُوْنَۙ
Dan dengan apa yang tidak kamu lihat.

Tafsir Ringkas Kemenag

dan demi apa yang tidak kamu lihat dari ciptaan-ciptaan-Ku.
اِنَّهٗ لَقَوْلُ رَسُوْلٍ كَرِيْمٍۙ
Sesungguhnya al-Quran itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia.

Tafsir Ringkas Kemenag

Sesungguhnya ia, Al-Quran, itu benar-benar wahyu yang diturunkan kepada Rasul yang mulia yaitu Nabi Muhammad.

وَّمَا هُوَ بِقَوْلِ شَاعِرٍۗ قَلِيْلًا مَّا تُؤْمِنُوْنَۙ
dan al-Quran itu bukanlah perkataan orang penyair. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya.

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan Al-Quran itu bukanlah perkataan seorang penyair yang biasanya menghias kata dan kalimat dengan indah tanpa menghiraukan kandungannya. Sedikit sekali kamu beriman kepadanya.
وَلَا بِقَوْلِ كَاهِنٍۗ قَلِيْلًا مَّا تَذَكَّرُوْنَۗ
Dan bukan pula perkataan tukang tenung. Sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya.

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan Al-Quran itu bukan pula perkataan tukang tenung yang sering merasa mengetahui hal-hal yang gaib. Sedikit sekali kamu berpikir untuk memahami perbedaan antara keduanya dan mengambil pelajaran darinya. Ia, Al-Quran,

تَنْزِيْلٌ مِّنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَ
Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Rabb semesta alam.

Tafsir Ringkas Kemenag

adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan seluruh alam. Diturunkan sebagai bentuk kasih sayang-Nya kepada seluruh alam.
وَلَوْ تَقَوَّلَ عَلَيْنَا بَعْضَ الْاَقَاوِيْلِۙ
Seandainya dia (Muhammad) mengadakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,

Tafsir Ringkas Kemenag

Setelah ditegaskan bahwa al-Quran adalah bersumber dari Allah, ayat-ayat ini memperkuat penegasan tersebut dengan menyatakan bahwa tidak ada campur tangan sedikit pun dari Nabi Muhammad dalam menyusun isi kandungan Al-Quran. Dan sekiranya dia, Nabi Muhammad, mengada-adakan sebagian perkataan apalagi semua atas nama Kami, pasti Kami siksa dia dengan sangat keras

لَاَخَذْنَا مِنْهُ بِالْيَمِيْنِۙ
Niscaya benar-benar Kami pegang dia pada tangan kanannya.

Tafsir Ringkas Kemenag

atau pastilah Kami pegang dia pada tangan kanannya.

ثُمَّ لَقَطَعْنَا مِنْهُ الْوَتِيْنَۖ
Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.

Tafsir Ringkas Kemenag

Kemudian vang lebih mengerikan lagi adalah pasti Kami potong pembuluh jantungnya sehingga dia tidak akan hidup sekejap pun.

فَمَا مِنْكُمْ مِّنْ اَحَدٍ عَنْهُ حَاجِزِيْنَۙ
Maka sekali-kali tidak ada seorangpun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu.

Tafsir Ringkas Kemenag

Sekiranya itu Kami lakukan maka tidak seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi Kami untuk menghukumnya.

وَاِنَّهٗ لَتَذْكِرَةٌ لِّلْمُتَّقِيْنَ
Dan sesungguhnya al-Quran itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang bertaqwa.

Tafsir Ringkas Kemenag

Setelah dijelaskan bahwa al-Quran bersumber dari Allah, kini diuraikan fungsi dari al-Quran dan respons manusia atas kehadirannya. Dan sungguh, Al-Quran itu adalah pelajaran yang amat berharga bagi orang-orang yang bertakwa.

وَاِنَّا لَنَعْلَمُ اَنَّ مِنْكُمْ مُّكَذِّبِيْنَۗ
Dan sesungguhnya Kami benar-benar mengetahui bahwa di antara kamu ada orang yang mendustakannya.

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan sungguh, Kami mengetahui bahwa di antara kamu wahai manusia ada orang yang mendustakan disamping ada pula yang menerimanya dengan segala ketulusan hatinya.
وَاِنَّهٗ لَحَسْرَةٌ عَلَى الْكٰفِرِيْنَۚ
Dan sesungguhnya al-Quran itu benar-benar menjadi penyesalan bagi orang-orang kafir (di akhirat).

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan sungguh, Al-Quran itu akan benar-benar menimbulkan penyesalan bagi orang-orang kafir khususnya di akhirat nanti setelah mereka melihat pahala yang diperoleh bagi yang beriman dan mengetahui siksa yang mereka alami.

وَاِنَّهٗ لَحَقُّ الْيَقِيْنِ
Dan sesungguhnya al-Quran itu benar-benar kebenaran yang diyakini.

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan Sungguh, Al-Quran itu adalah kebenaran yang meyakinkan tanpa ada sedikit pun keraguan.
فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيْمِ
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabb-mu Yang Maha Besar.

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka bertasbihlah dengan menyebut nama Tuhanmu Yang Mahaagung serta sucikanlah Dia dari segala hal yang tidak layak bagi-Nya.