× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلرَّحْمٰنُۙ
(Rabb) Yang Maha Pemurah,

Tafsir Ringkas Kemenag

Uraian pada akhir Surah al-Qamar tentang keagungan kuasa Allah dan kesempurnaan kodrat-Nya disusul dengan penjelasan mengenai limpahan rahmat Allah kepada makhluk-Nya, yang disebutkan dalam Surah ar-Rahmàn. Surah ini diawali dengan nama-Nya yang indah. Dialah Allah Yang Maha Pengasih kepada makhluk, baik jin, manusia, hewan, tumbuhan, dan lainnya dalam kehidupan mereka di dunia.
عَلَّمَ الْقُرْاٰنَۗ
Yang telah mengajarkan al-Quran.

Tafsir Ringkas Kemenag

Allah menyebut rahmat-Nya yang paling agung. Dialah Tuhan Yang telah mengajarkan Al-Qur’an kepada siapa saja yang Dia kehendaki.

خَلَقَ الْاِنْسَانَۙ
Dia menciptakan manusia,

Tafsir Ringkas Kemenag

Dia juga yang menciptakan manusia,

عَلَّمَهُ الْبَيَانَ
Mengajarnya pandai berbicara.

Tafsir Ringkas Kemenag

makhluk yang paling memerlukan tuntunan-Nya, dan kemudian mengajarnya pandai berbicara untuk mengungkapkan ide dalam benaknya.
اَلشَّمْسُ وَالْقَمَرُ بِحُسْبَانٍۙ
Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.

Tafsir Ringkas Kemenag

Di antara tanda kekuasaan-Nya adalah bahwa matahari dan bulan beredar pada porosnya menurut perhitungan yang sangat teliti dan tepat tanpa cacat;
وَّالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ
Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.

Tafsir Ringkas Kemenag

dan tetumbuhan tak berbatang dan pepohonan berbatang pun keduanya tunduk kepada ketentuan-Nya.
وَالسَّمَاۤءَ رَفَعَهَا وَوَضَعَ الْمِيْزَانَۙ
Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).

Tafsir Ringkas Kemenag

Dan Dia telah menciptakan langit. Langit itu telah ditinggikan-Nya setelah sebelumnya menyatu dengan bumi dalam bentuk gumpalan, dan Dia ciptakan keseimbangan dengan mantap
اَلَّا تَطْغَوْا فِى الْمِيْزَانِ
Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.

Tafsir Ringkas Kemenag

agar kamu jangan merusak keseimbangan itu dengan berbuat melampaui batas,
وَاَقِيْمُوا الْوَزْنَ بِالْقِسْطِ وَلَا تُخْسِرُوا الْمِيْزَانَ
Dan tegakkanlah timbangan dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.

Tafsir Ringkas Kemenag

dan karenanya tegakkanlah keseimbangan itu dalam segala bentuknya, termasuk kepada dirimu atau keluargamu, dengan adil sehingga menguntungkan semua pihak, dan janganlah kamu mengurangi keseimbangan itu dengan cara dan bentuk apa pun.
وَالْاَرْضَ وَضَعَهَا لِلْاَنَامِۙ
Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya),

Tafsir Ringkas Kemenag

Usai menjelaskan neraca keseimbangan di alam semesta, Allah kemudian berbicara tentang bumi. Dan di samping langit yang diatur dengan baik, bumi pun telah dibentangkan dan dihamparkan-Nya untuk kenyamanan semua makhluk yang menghuninya.
فِيْهَا فَاكِهَةٌ وَّالنَّخْلُ ذَاتُ الْاَكْمَامِۖ
di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.

Tafsir Ringkas Kemenag

Bumi tidak hanya dihamparkan. Di dalamnya ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang,
وَالْحَبُّ ذُو الْعَصْفِ وَالرَّيْحَانُۚ
Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.

Tafsir Ringkas Kemenag

tempat buah sebelum kemunculannya, dan ada pula biji-bijian yang berkulit pelindung dan bunga-bunga yang harum baunya.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Setelah memaparkan nikmat dan anugerah-Nya, Allah lalu menantang jin dan manusia, “Wahai manusia dan jin, nikmat-nikmat Allah begitu banyak, maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan, Apakah nikmat yang sudah disebutkan ataukah yang lainnya?

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ صَلْصَالٍ كَالْفَخَّارِ
Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,

Tafsir Ringkas Kemenag

Setelah menjelaskan penciptaan langit dan bumi seisinya, Allah menjelaskan penciptaan manusia dan jin. Dia menciptakan jenis manusia dari tanah kering seperti tembikar,
وَخَلَقَ الْجَاۤنَّ مِنْ مَّارِجٍ مِّنْ نَّارٍۚ
Dia menciptakan jin dari nyala api.

Tafsir Ringkas Kemenag

dan Dia menciptakan jenis jin dari nyala api yang murni tanpa asap.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
رَبُّ الْمَشْرِقَيْنِ وَرَبُّ الْمَغْرِبَيْنِۚ
Rabb yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Rabb yang memelihara kedua tempat terbenamnya.

Tafsir Ringkas Kemenag

Allah Yang Maha Pencipta itu adalah Tuhan yang memelihara dan mengendalikan dua timur, yaitu dua tempat terbit matahari pada musim panas dan musim dingin, dan Dia pula Tuhan yang memelihara dan mengendalikan dua barat, yaitu tempat terbenamnya matahari pada kedua musim tersebut.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيٰنِۙ
Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,

Tafsir Ringkas Kemenag

Dia membiarkan bebas dua laut mengalir berdampingan yang kemudian keduanya bertemu pada permukaannya.

بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيٰنِۚ
antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.

Tafsir Ringkas Kemenag

Di antara keduanya ada batas yang diciptakan Allah sehingga batas itu tidak dilampaui oleh masing-masing.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Keduanya tidak bercampur atau melampaui batas tersebut. Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُۚ
Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.

Tafsir Ringkas Kemenag

Demikianlah Allah membiarkan kedua laut itu mengalir berdampingan. Dari keduanya keluar atau ditemukan mutiara dan marjan yang indah.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
وَلَهُ الْجَوَارِ الْمُنْشَاٰتُ فِى الْبَحْرِ كَالْاَعْلَامِۚ
Dan kepunyaan-Nyalah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung.

Tafsir Ringkas Kemenag

Hanya milik-Nyalah kapal-kapal yang berlayar di lautan yang tampak bagaikan gunung-gunung yang menjulang tinggi.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍۖ
Semua yang ada di bumi itu akan binasa.

Tafsir Ringkas Kemenag

Usai menjelaskan anugerah-Nya bagi kelangsungan hidup makhluk di bumi, Allah mengingatkan bahwa semua itu tidak akan membuat mereka kekal. Semua yang ada di bumi itu akan binasa,

وَّيَبْقٰى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِۚ
Dan tetap kekal Wajah Rabbmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan

Tafsir Ringkas Kemenag

mati dan meninggalkan dunia ini, tetapi wajah atau Zat Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan itu tetap kekal.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

يَسْـَٔلُهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِيْ شَأْنٍۚ
Semua yang ada di langit di bumi selalu minta kepada-Nya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan.

Tafsir Ringkas Kemenag

Dalam kehidupan ini, apa saja yang ada di langit dan di bumi selalu meminta kepada-Nya untuk memenuhi hajat hidup mereka. Karenanya, setiap waktu Dia terus berada dalam kesibukan mengatur dan memenuhi kebutuhan makhluk-Nya.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhan-mu yang manakah yang kamu dustakan?

سَنَفْرُغُ لَكُمْ اَيُّهَ الثَّقَلٰنِۚ
Kami akan memperhatikan sepenuhnya kepadamu hai manusia dan jin.

Tafsir Ringkas Kemenag

Kami bersama para malaikat akan memberi perhatian sepenuhnya kepadamu, wahai golongan manusia dan jin. Kami akan melakukan perhitungan secara cermat atas semua perbuatanmu.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

يٰمَعْشَرَ الْجِنِّ وَالْاِنْسِ اِنِ اسْتَطَعْتُمْ اَنْ تَنْفُذُوْا مِنْ اَقْطَارِ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ فَانْفُذُوْاۗ لَا تَنْفُذُوْنَ اِلَّا بِسُلْطٰنٍۚ
Hai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, mak lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan."

Tafsir Ringkas Kemenag

Allah menegaskan bahwa manusia dan jin tidak akan dapat menghindar dari pertanggung jawaban. Wahai golongan jin dan manusia! Jika kamu sanggup menembus atau melintasi penjuru langit dan bumi untuk menghindari pertanggung jawaban dan balasan yang akan menimpamu, maka keluar dan tembuslah keduanya. Ketauhilah, kamu tidak akan mampu menembusnya kecuali dengan kekuatan, sedangkan kamu sama sekali tidak mempunyai kekuatan itu.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
يُرْسَلُ عَلَيْكُمَا شُوَاظٌ مِّنْ نَّارٍۙ وَّنُحَاسٌ فَلَا تَنْتَصِرَانِۚ
Kepada kamu, (jin dan manusia) dilepaskan nyala api dan cairan tembaga maka kamu tidak dapat menyelamatkan diri (dari padanya).

Tafsir Ringkas Kemenag

Wahai jin dan manusia, bila kamu berupaya menembus langit dan bumi, maka kepada kamu akan dikirim nyala api dan cairan tembaga panas yang meleleh sehingga kamu tidak dapat menyelamatkan diri dari-nya.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
فَاِذَا انْشَقَّتِ السَّمَاۤءُ فَكَانَتْ وَرْدَةً كَالدِّهَانِۚ
Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak.

Tafsir Ringkas Kemenag

Usai menjelaskan ketidakmampuan manusia menghindar dari pertanggung jawaban, Allah menguraikan keadaan pada hari kemudian. Maka apabila langit telah terbelah karena takut dengan balasan Allah dan menjadi merah mawar seperti kilauan minyak akibat panas yang menerpanya.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
فَيَوْمَئِذٍ لَّا يُسْـئَلُ عَنْ ذَنْۢبِهٖٓ اِنْسٌ وَّلَا جَاۤنٌّۚ
Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka pada hari ketika langit terbelah itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya, melainkan ditanya untuk diminta pertanggung jawabannya.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
يُعْرَفُ الْمُجْرِمُوْنَ بِسِيْمٰهُمْ فَيُؤْخَذُ بِالنَّوَاصِيْ وَالْاَقْدَامِۚ
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandanya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.

Tafsir Ringkas Kemenag

Orang-orang yang berdosa itu diketahui dengan tanda-tandanya, lalu dengan mudah mereka direnggut ubun-ubun dan kakinya untuk dilempar ke neraka. Ini merupakan peringatan keras Allah kepada para jin dan manusia.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

هٰذِهٖ جَهَنَّمُ الَّتِيْ يُكَذِّبُ بِهَا الْمُجْرِمُوْنَۘ
Inilah neraka jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.

Tafsir Ringkas Kemenag

Kepada mereka dikatakan, “Inilah neraka Jahanam yang selalu di dustakan oleh orang-orang yang berdosa, termasuk olehmu.”
يَطُوْفُوْنَ بَيْنَهَا وَبَيْنَ حَمِيْمٍ اٰنٍۚ
Mereka berkeliling diantaranya dan diantara air yang mendidih yang memuncak panasnya.

Tafsir Ringkas Kemenag

Mereka ber-keliling berulang kali di sana, di antara neraka itu, dan di antara air yang mendidih karena panas api neraka.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهٖ جَنَّتٰنِۚ
Dan bagi orang yang takut saat menghadap Rabbnya ada dua surga.

Tafsir Ringkas Kemenag

Selain menyediakan siksa bagi pendurhaka, Allah juga menjanjikan pahala bagi orang yang bertakwa. Dan bagi siapa yang takut akan keagungan dan kekuasaan-Nya pada saat menghadap Tuhannya sehingga ia terdorong untuk beramal saleh, baginya ada dua surga.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۙ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
ذَوَاتَآ اَفْنَانٍۚ
kedua surga itu mempunyai pohon-pohonan dan buah-buahan.

Tafsir Ringkas Kemenag

Kedua surga yang Allah janjikan kepada orang yang bertakwa itu mempunyai aneka pepohonan yang rindang dan buah-buahan yang beraneka ragam dan menyenangkan
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيْهِمَا عَيْنٰنِ تَجْرِيٰنِۚ
Di dalam kedua surga itu ada dua buah mata air yang mengalir.

Tafsir Ringkas Kemenag

Tidak hanya pepohonan dengan buahnya yang beraneka ragam, di dalam kedua surga itu ada pula dua buah mata air yang memancar, mengeluarkan air yang jernih.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيْهِمَا مِنْ كُلِّ فَاكِهَةٍ زَوْجٰنِۚ
Di dalam kedua surga itu terdapat segala macam buah-buahan yang berpasang-pasangan.

Tafsir Ringkas Kemenag

Selain itu, di dalam kedua surga itu terdapat aneka buah-buahan yang berpasang-pasangan.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
مُتَّكِـِٕيْنَ عَلٰى فُرُشٍۢ بَطَاۤىِٕنُهَا مِنْ اِسْتَبْرَقٍۗ وَجَنَا الْجَنَّتَيْنِ دَانٍۚ
Mereka bertelekan di atas permadani yang sebelah dalamnya dari sutera. Dan buah-buahan di kedua syurga itu dapat (dipetik) dari dekat.

Tafsir Ringkas Kemenag

Para penghuni surga itu sangat menikmati anugerah Allah. Mereka bersandar dengan santai di atas permadani yang bagian dalamnya terbuat dari sutera tebal. Dan buah-buahan di kedua surga itu sangat dekat sehingga dapat dipetik dari dekat, tanpa perlu beranjak dari tempat mereka bersandar.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيْهِنَّ قٰصِرٰتُ الطَّرْفِۙ لَمْ يَطْمِثْهُنَّ اِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَاۤنٌّۚ
Di dalam syurga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni syurga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin.

Tafsir Ringkas Kemenag

Tidak saja buah-buahan, di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang menjadi pasangan para pria penghuni surga, dan bagi wanita ada pula pasangannya, yang amat santun sehingga membatasi pandangan dan tidak menoleh kecuali kepada pasangannya. Mereka itu perawan yang tidak pernah disentuh oleh manusia maupun jin sebelumnya.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
كَاَنَّهُنَّ الْيَاقُوْتُ وَالْمَرْجَانُۚ
Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.

Tafsir Ringkas Kemenag

Para bidadari itu demikian cantik dan sedap dipandang seakan-akan mereka itu permata yakut dan marjan.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

هَلْ جَزَاۤءُ الْاِحْسَانِ اِلَّا الْاِحْسَانُۚ
Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).

Tafsir Ringkas Kemenag

Tidak ada balasan untuk amal kebaikan selain anugerah Ilahi yang berupa kebaikan pula.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
وَمِنْ دُوْنِهِمَا جَنَّتٰنِۚ
Dan selain dari surga itu ada dua surga lagi.

Tafsir Ringkas Kemenag

Bila pada ayat yang lalu Allah menjelaskan keadaan surga, pada ayat ini Dia menerangkan suasana surga yang lain lagi. Dan selain dari dua surga yang telah dijelaskan itu masih ada dua surga lagi.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۙ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
مُدْهَاۤمَّتٰنِۚ
kedua surga itu (kelihatan) hijau tua warnanya.

Tafsir Ringkas Kemenag

Kedua surga yang lain itu tampak hijau tua warnanya karena lebat-nya pepohonan.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
فِيْهِمَا عَيْنٰنِ نَضَّاخَتٰنِۚ
Di dalam kedua surga itu ada dua mata air yang memancar.

Tafsir Ringkas Kemenag

Di dalam keduanya ada dua buah mata air yang memancar dan mengeluarkan air yang jernih dan segar.

فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

فِيْهِمَا فَاكِهَةٌ وَّنَخْلٌ وَّرُمَّانٌۚ
Di dalam keduanya ada (macam-macam) buah-buahan dan kurma serta delima.

Tafsir Ringkas Kemenag

Di dalam kedua surga itu juga ada buah-buahan, kurma, dan delima yang lezat dan manis.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?

فِيْهِنَّ خَيْرٰتٌ حِسَانٌۚ
Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik.

Tafsir Ringkas Kemenag

Di dalam surga-surga itu juga ada bidadari-bidadari yang baik-baik dan cantik jelita sebagai pasangan para penghuninya.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
حُوْرٌ مَّقْصُوْرٰتٌ فِى الْخِيَامِۚ
Bidadari-bidadari yang jelita, putih bersih dipingit dalam rumah.

Tafsir Ringkas Kemenag

Bidadari-bidadari yang terdapat dalam kedua surga itu dipelihara dan dijaga di dalam kemah-kemah.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
لَمْ يَطْمِثْهُنَّ اِنْسٌ قَبْلَهُمْ وَلَا جَاۤنٌّۚ
Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka) dan tidak pula oleh jin.

Tafsir Ringkas Kemenag

Para bidadari itu terjaga dengan baik. Mereka tidak pernah disentuh oleh manusia maupun oleh jin sebelumnya.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
مُتَّكِـِٕيْنَ عَلٰى رَفْرَفٍ خُضْرٍ وَّعَبْقَرِيٍّ حِسَانٍۚ
Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani yang indah.

Tafsir Ringkas Kemenag

Mereka, para bidadari, bersandar pada bantal-bantal empuk yang berwarna hijau dan permadani-permadani yang indah.
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِۚ
Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Tafsir Ringkas Kemenag

Maka, wahai manusia dan jin, nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?
تَبٰرَكَ اسْمُ رَبِّكَ ذِى الْجَلٰلِ وَالْاِكْرَامِ
Maha Agung nama Rabbmu Yang Mempunyai Kebesaran dan Karunia.

Tafsir Ringkas Kemenag

Demikianlah nikmat-nikmat Tuhanmu, wahai manusia dan jin. Akhirnya, wahai Nabi Muhammad, Mahasuci nama Tuhanmu, pemilik keagungan dan kemuliaan.