بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَالْعٰدِيٰتِ ضَبْحًاۙ
Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,
Tafsir Ringkas Kemenag
Demi kuda perang yang berlari kencang dan bernafas terengah-engah ke arah musuh dengan penuh keberanian dan semangat guna membawa tuannya berperang di jalan Allah.فَالْمُوْرِيٰتِ قَدْحًاۙ
dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan demi kuda yang memercikkan bunga api karena hentakan kuku kakinya beradu dengan batu batu. Hal ini menunjukkan keberaniannya menghadapi rintangan sebesar apa pun.فَالْمُغِيْرٰتِ صُبْحًاۙ
dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan demi kuda yang menyerang dengan tiba-tiba pada waktu pagi hal ini menunjukkan kesiagaannya untuk berjihad tanpa mengenal waktu,فَاَثَرْنَ بِهٖ نَقْعًاۙ
maka ia menerbangkan debu,
Tafsir Ringkas Kemenag
sehingga dengan serangan kuda-kuda itu menerbangkan debu yang tebal, tanda betapa dahsyat serangan mereka ke arah musuh,فَوَسَطْنَ بِهٖ جَمْعًاۙ
dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,
Tafsir Ringkas Kemenag
lalu menyerbu bersama dengan kepulan debu itu ke tengah-tengah kumpulan musuh dengan gagah berani.اِنَّ الْاِنْسَانَ لِرَبِّهٖ لَكَنُوْدٌۚ
Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar tidak berterima kasih kepada Rabbnya,
Tafsir Ringkas Kemenag
Demi kuda-kuda perang yang demikian sifatnya, sungguh manusia itu enggan bersyukur dan sangat ingkar kepada nikmat Tuhannya. Manusia, kecuali yang dirahmati Allah, malas bersyukur ketika mendapatkan nikmat dan tidak mau memenuhi kewajiban yang dibebankan kepadanya.وَاِنَّهٗ عَلٰى ذٰلِكَ لَشَهِيْدٌۚ
dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,
Tafsir Ringkas Kemenag
dan sesungguhnya dia mengakui dan menyaksikan keingkarannya itu. Hal itu bisa dilihat dari mudahnya manusia bermaksiat kepada Allah.وَاِنَّهٗ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيْدٌۗ
dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan sesungguhnya cintanya kepada harta benar-benar berlebihan. Kecintaan berlebihnya pada harta membuatnya materialistis, mengumpulkan harta dengan jalan apa pun, tidak peduli halan atau haram. Cintanya itu juga membuatnya bakhil dan cenderung menggunakannya untuk sesuatu yang tidak benar.اَفَلَا يَعْلَمُ اِذَا بُعْثِرَ مَا فِى الْقُبُوْرِۙ
Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,
Tafsir Ringkas Kemenag
Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan dan dibangkitkan pada hari kiamat untuk mempertanggung-jawabkan amalnya,وَحُصِّلَ مَا فِى الصُّدُوْرِۙ
dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,
Tafsir Ringkas Kemenag
dan tidakkah mereka mengetahui nasibnya bila apa yang tersimpan di dalam dada dilahirkan, baik itu keimanan maupun kekafiran? Kelakuan seseorang adalah cerminan isi hatinya. Buruknya perilaku seseorang merupakan pertanda buruknya hati orang tersebut, demikian sebaliknya.اِنَّ رَبَّهُمْ بِهِمْ يَوْمَىِٕذٍ لَّخَبِيْرٌ
Sesungguhnya Rabb mereka pada hari itu Maha mengetahui keadaan mereka.

