بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ
Katakanlah: "Hai orang-orang kafir!"
Tafsir Jalalein
(Katakanlah, "Hai orang-orang kafir!)لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ
aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
Tafsir Jalalein
(Aku tidak akan menyembah) maksudnya sekarang aku tidak akan menyembah (apa yang kalian sembah) yakni berhala-berhala yang kalian sembah itu.وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ
Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah
Tafsir Jalalein
(Dan kalian bukan penyembah) dalam waktu sekarang (Tuhan yang aku sembah) yaitu Allah swt. semata.وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ
Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
Tafsir Jalalein
(Dan aku tidak mau menyembah) di masa mendatang (apa yang kalian sembah.)وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ
dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah
Tafsir Jalalein
(Dan kalian tidak mau pula menyembah) di masa mendatang (Tuhan yang aku sembah) Allah swt. telah mengetahui melalui ilmu-Nya, bahwasanya mereka di masa mendatang pun tidak akan mau beriman. Disebutkannya lafal Maa dengan maksud Allah adalah hanya meninjau dari segi Muqabalahnya. Dengan kata lain, bahwa Maa yang pertama tidaklah sama dengan Maa yang kedua.لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ
Untukmulah agamamu, dan untukkulah agamaku

