× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
اِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُۙ
Apabila terjadi hari kiamat,
لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌۘ
terjadinya kiamat itu tidak dapat didustakan (disangkal).
خَافِضَةٌ رَّافِعَةٌ
(Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain),
اِذَا رُجَّتِ الْاَرْضُ رَجًّاۙ
apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya
وَّبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّاۙ
dan gunung-gunung dihancur luluhkan sehancur-hancurnya,
فَكَانَتْ هَبَاۤءً مُّنْۢبَثًّاۙ
maka jadilah ia debu yang beterbangan,
وَّكُنْتُمْ اَزْوَاجًا ثَلٰثَةًۗ
dan kamu menjadi tiga golongan.
فَاَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْمَيْمَنَةِۗ
Yaitu golongan kanan. Alangkah mulianya golongan kanan itu.
وَاَصْحٰبُ الْمَشْئَمَةِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْمَشْـئَمَةِۗ
Dan golongan kiri. Alangkah sengsaranya golongan kiri itu.
وَالسّٰبِقُوْنَ السّٰبِقُوْنَۙ
Dan orang-orang yang paling dahulu beriman
اُولٰۤىِٕكَ الْمُقَرَّبُوْنَۚ
Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah).
فِيْ جَنّٰتِ النَّعِيْمِ
Berada dalam surga-surga kenikmatan
ثُلَّةٌ مِّنَ الْاَوَّلِيْنَۙ
Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu,
وَقَلِيْلٌ مِّنَ الْاٰخِرِيْنَۗ
dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian.
عَلٰى سُرُرٍ مَّوْضُوْنَةٍۙ
Mereka berada diatas dipan yang bertahtahkan emas dan permata,
مُّتَّكِـِٕيْنَ عَلَيْهَا مُتَقٰبِلِيْنَ
seraya bertelekan diatasnya berhadap-hadapan.
يَطُوْفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُّخَلَّدُوْنَۙ
Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,
بِاَكْوَابٍ وَّاَبَارِيْقَۙ وَكَأْسٍ مِّنْ مَّعِيْنٍۙ
Dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari mata air yang mengalir,
لَّا يُصَدَّعُوْنَ عَنْهَا وَلَا يُنْزِفُوْنَۙ
mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk,
وَفَاكِهَةٍ مِّمَّا يَتَخَيَّرُوْنَۙ
dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih,
وَلَحْمِ طَيْرٍ مِّمَّا يَشْتَهُوْنَۗ
dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.
وَحُوْرٌ عِيْنٌۙ
Dan (di dalam surga itu) ada bidadari-bidadari yang bermata jeli,
كَاَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُوْنِۚ
laksana mutiara yang tersimpan baik.
جَزَاۤءًۢ بِمَا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ
Sebagai balasan bagi apa yang telah mereka kerjakan.
لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا وَّلَا تَأْثِيْمًاۙ
Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa
اِلَّا قِيْلًا سَلٰمًا سَلٰمًا
akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.
وَاَصْحٰبُ الْيَمِينِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الْيَمِيْنِۗ
Dan golongan kanan, alangkah bahagianya golongan kanan itu.
فِيْ سِدْرٍ مَّخْضُوْدٍۙ
Berada diantara pohon bidara yang tidak berduri,
وَّطَلْحٍ مَّنْضُوْدٍۙ
dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),
وَّظِلٍّ مَّمْدُوْدٍۙ
dan naungan yang terbentang luas,
وَّمَاۤءٍ مَّسْكُوْبٍۙ
dan air yang tercurah,
وَّفَاكِهَةٍ كَثِيْرَةٍۙ
dan buah-buahan yang banyak,
لَّا مَقْطُوْعَةٍ وَّلَا مَمْنُوْعَةٍۙ
Yang tidak berhenti (buahnya) dan tidak terlarang mengambilnya,
وَّفُرُشٍ مَّرْفُوْعَةٍۗ
dan kasur-kasur yang tebal lagi empuk.
اِنَّآ اَنْشَأْنٰهُنَّ اِنْشَاۤءًۙ
Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung,
فَجَعَلْنٰهُنَّ اَبْكَارًاۙ
dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan,
عُرُبًا اَتْرَابًاۙ
penuh cinta lagi sebaya umurnya,
لِّاَصْحٰبِ الْيَمِيْنِۗ
(Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan,
ثُلَّةٌ مِّنَ الْاَوَّلِيْنَۙ
(yaitu) segolongan besar dari orang-orang terdahulu,
وَثُلَّةٌ مِّنَ الْاٰخِرِيْنَۗ
dan segolongan besar pula dari orang-orang yang kemudian.
وَاَصْحٰبُ الشِّمَالِ ەۙ مَآ اَصْحٰبُ الشِّمَالِۗ
Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu.
فِيْ سَمُوْمٍ وَّحَمِيْمٍۙ
Dalam (siksaan) angin yang amat panas dan air yang panas yang mendidih,
وَّظِلٍّ مِّنْ يَّحْمُوْمٍۙ
dan dalam naungan asap yang hitam.
لَّا بَارِدٍ وَّلَا كَرِيْمٍ
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
اِنَّهُمْ كَانُوْا قَبْلَ ذٰلِكَ مُتْرَفِيْنَۚ
Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewah-mewah.
وَكَانُوْا يُصِرُّوْنَ عَلَى الْحِنْثِ الْعَظِيْمِۚ
Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa yang besar.
وَكَانُوْا يَقُوْلُوْنَ ەۙ اَىِٕذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَّعِظَامًا ءَاِنَّا لَمَبْعُوْثُوْنَۙ
Dan mereka selalu mengatakan: "Apakah apabila kami mati dan menjadi tanah dan tulang belulang, apakah sesungguhnya kami benar-benar akan dibangkitkan kembali?
اَوَاٰبَاۤؤُنَا الْاَوَّلُوْنَ
apakah bapak-bapak kami yang terdahulu (dibangkitkan pula)?"
قُلْ اِنَّ الْاَوَّلِيْنَ وَالْاٰخِرِيْنَۙ
Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang terdahulu dan orang-orang yang kemudian,
لَمَجْمُوْعُوْنَۙ اِلٰى مِيْقَاتِ يَوْمٍ مَّعْلُوْمٍ
benar-benar akan dikumpulkan di waktu tertentu pada hari yang dikenal.
ثُمَّ اِنَّكُمْ اَيُّهَا الضَّاۤ لُّوْنَ الْمُكَذِّبُوْنَۙ
Kemudian sesungguhnya kamu hai orang yang sesat lagi mendustakan,
لَاٰكِلُوْنَ مِنْ شَجَرٍ مِّنْ زَقُّوْمٍۙ
benar-benar akan memakan pohon zaqqum,
فَمَالِئُوْنَ مِنْهَا الْبُطُوْنَۚ
dan akan memenuhi perutmu dengannya.
فَشَارِبُوْنَ عَلَيْهِ مِنَ الْحَمِيْمِۚ
Sesudah itu kamu akan meminum air yang sangat panas
فَشَارِبُوْنَ شُرْبَ الْهِيْمِۗ
Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum.
هٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ الدِّيْنِۗ
Itulah hidangan untuk mereka pada hari Pembalasan."
نَحْنُ خَلَقْنٰكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُوْنَ
Kami telah menciptakan kamu, maka mengapa kamu tidak membenarkan (hari berbangkit)?
اَفَرَءَيْتُمْ مَّا تُمْنُوْنَۗ
Maka terangkanlah kepadaku tentang nutfah yang kamu pancarkan.
ءَاَنْتُمْ تَخْلُقُوْنَهٗٓ اَمْ نَحْنُ الْخَالِقُوْنَ
Kamukah yang menciptakannya, atau Kamikah yang menciptakannya?
نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ الْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوْقِيْنَۙ
Kami telah menentukan kematian di antara kamu dan Kami sekali-kali, tidak dapat dikalahkan,
عَلٰٓى اَنْ نُّبَدِّلَ اَمْثَالَكُمْ وَنُنْشِئَكُمْ فِيْ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ
untuk menggantikan kamu dengan orang-orang yang seperti kamu (dalam dunia) dan menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui.
وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ النَّشْاَةَ الْاُوْلٰى فَلَوْلَا تَذَكَّرُوْنَ
Dan sesunguuhnya kamu telah mengetahui penciptaan yang pertama, maka mengapakah kamu tidak mengambil pelajaran (untuk penciptaan yang kedua)?
اَفَرَءَيْتُمْ مَّا تَحْرُثُوْنَۗ
Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam.
ءَاَنْتُمْ تَزْرَعُوْنَهٗٓ اَمْ نَحْنُ الزَّارِعُوْنَ
Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya?
لَوْ نَشَاۤءُ لَجَعَلْنٰهُ حُطَامًا فَظَلْتُمْ تَفَكَّهُوْنَۙ
Kalau Kami kehendaki, benar-benar Kami jadikan dia kering dan hancur; maka jadilah kamu heran tercengang.
اِنَّا لَمُغْرَمُوْنَۙ
(Sambil berkata): "Sesungguhnya kami benar-bemar menderita kerugian."
بَلْ نَحْنُ مَحْرُوْمُوْنَ
bahkan kami menjadi orang yang tidak mendapat hasil apa-apa.
اَفَرَءَيْتُمُ الْمَاۤءَ الَّذِيْ تَشْرَبُوْنَۗ
Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum.
ءَاَنْتُمْ اَنْزَلْتُمُوْهُ مِنَ الْمُزْنِ اَمْ نَحْنُ الْمُنْزِلُوْنَ
Kamukah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan?
لَوْ نَشَاۤءُ جَعَلْنٰهُ اُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُوْنَ
Kalau kami kehendaki niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?
اَفَرَءَيْتُمُ النَّارَ الَّتِيْ تُوْرُوْنَۗ
Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kamu nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu).
ءَاَنْتُمْ اَنْشَأْتُمْ شَجَرَتَهَآ اَمْ نَحْنُ الْمُنْشِئُوْنَ
Kamukah yang menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya?
نَحْنُ جَعَلْنٰهَا تَذْكِرَةً وَّمَتَاعًا لِّلْمُقْوِيْنَۚ
Kami menjadikan api itu untuk peringatan bahan yang berguna bagi musafir di padang pasir.
فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيْمِ
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar.
فَلَآ اُقْسِمُ بِمَوٰقِعِ النُّجُوْمِ
Maka Aku bersumpah dengan tempat beredarnya bintang-bintang.
وَاِنَّهٗ لَقَسَمٌ لَّوْ تَعْلَمُوْنَ عَظِيْمٌۙ
Sesungguhnya sumpah itu adalah sumpah yang besar kalau kamu mengetahui,
اِنَّهٗ لَقُرْاٰنٌ كَرِيْمٌۙ
sesungguhnya Al-Quran ini adalah bacaan yang sangat mulia,
فِيْ كِتٰبٍ مَّكْنُوْنٍۙ
pada kitab yang terpelihara (Lauhul Mahfuzh),
لَّا يَمَسُّهٗٓ اِلَّا الْمُطَهَّرُوْنَۙ
tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.
تَنْزِيْلٌ مِّنْ رَّبِّ الْعٰلَمِيْنَ
Diturunkan dari Rabb Semesta Alam.
اَفَبِهٰذَا الْحَدِيْثِ اَنْتُمْ مُّدْهِنُوْنَ
Maka apakah kamu menganggap remeh saja Al-Qurn ini?
وَتَجْعَلُوْنَ رِزْقَكُمْ اَنَّكُمْ تُكَذِّبُوْنَ
kamu (mengganti) rezqi (yang Allah berikan) dengan mendustakan (Allah).
فَلَوْلَآ اِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُوْمَۙ
Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,
وَاَنْتُمْ حِيْنَىِٕذٍ تَنْظُرُوْنَۙ
padahal kamu ketika itu melihat,
وَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلٰكِنْ لَّا تُبْصِرُوْنَ
dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tapi kamu tidak melihat,
فَلَوْلَآ اِنْ كُنْتُمْ غَيْرَ مَدِيْنِيْنَۙ
maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)
تَرْجِعُوْنَهَآ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ
Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?
فَاَمَّآ اِنْ كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِيْنَۙ
adapun jika dia (orang yang mati) termasuk orang yang didekatkan (kepada Allah),
فَرَوْحٌ وَّرَيْحَانٌ ەۙ وَّجَنَّتُ نَعِيْمٍ
maka dia memperoleh rezki serta surga kenikmatan.
وَاَمَّآ اِنْ كَانَ مِنْ اَصْحٰبِ الْيَمِيْنِۙ
Dan adapun jika dia termasuk golongan kanan,
فَسَلٰمٌ لَّكَ مِنْ اَصْحٰبِ الْيَمِيْنِۗ
maka keselamatan bagimu karena kamu dari golongan kanan.
وَاَمَّآ اِنْ كَانَ مِنَ الْمُكَذِّبِيْنَ الضَّاۤلِّيْنَۙ
Dan adapun jika termasuk golongan orang yang mendustakan lagi sesat.
فَنُزُلٌ مِّنْ حَمِيْمٍۙ
maka dia mendapat hidangan air yang mendidih,
وَّتَصْلِيَةُ جَحِيْمٍ
dan dibakar di dalam neraka.
اِنَّ هٰذَا لَهُوَ حَقُّ الْيَقِيْنِۚ
Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.
فَسَبِّحْ بِاسْمِ رَبِّكَ الْعَظِيْمِ
Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang Maha Besar.