Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan, yaitu kesombongan jahiliyah, agar mereka tidak mengakui risalah Muhammad saw di antaranya mereka menolak menuliskan dalam perjanjian Hudaibiyah lafal "bismillah ar-rahman arrahim," dan menolak menuliskan "inilah yang ditetapkan Muhammad Rasulullah." Lalu Allah menurunkan ketenangan kepada RasulNya dan kepada orang-orang Mukmin yang bersamanya, dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat "laa ilaha iIIaIIah" yang notabene adalah pokok segala ketakwaan. Rasululla saw dan orang-orang mukmin yang menyertainya itu lebih berhak dengan kalimat takwa daripada orang-orang musyrik, dan mereka juga penganut kalimat ini bukan orang-orang musyrik. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengetahuan-Nya.
Back

