Allah menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari, karena sebuah hikmah yang Dia ketahui. Padahal Dia mampu untuk menciptakannya dengan kalimat : Kun, maka iapun jadi. Kemudian Allah bersemayam, yakni naik dan meninggi sehingga Dia di atas Arsy sesuai dengan keagungan-Nya, tidak ditanyakan bagaimana dan tidak disamakan dengan makhluk. Tidak ada untuk kalian (wahai manusia) yang mengurusi perkara kalian, atau pemberi syafaat yang membantu kalian di sisi Allah untuk mengentaskan kalian dari siksa-Nya. Mengapa kalian tidak merenungkan dan memikirkan hal itu sehingga kalian mengesakan Allah dalam uluhiyah-Nya dan mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya??
Back

