Sesungguhnya Allah Taala tidak malu dari kebenaran untuk menyinggung sesuatu tertentu, kecil maupun besar, sekalipun hanya membuat perumpamaan dengan sesuatu yang sangat kecil, seperti nyamuk, lalat dan yang sejenisnya yang Allah Taalaa membuat permisalan dengannya sebagai bukti kelemahan segala yang disembah selain Allah.Orang-orang mukmin mengetahui hikmah Allah di balik perumpamaannya dengan sesuatu yang kecil dan besar dari makhlukNya. Lain halnya dengan orang-orang kafir, mereka memperolok-olok dan berkata, Apa yang diinginkan oleh Allah dari perumpamaan dengan serangga yang hina ini? Allah menjelaskan bahwa yang Dia inginkan adalah ujian, membedakan orang-orang mukmin dengan orang-orang kafir. Oleh karena itu dengan perumpamaan ini Allah Taalaa memalingkan banyak orang dari kebenaran, karena mereka telah memperolok-oloknya. Sebaliknya Dia membimbing selain mereka kepada hidayah dan iman. Allah Taalaa tidak menzhalimi siapa pun, karena Dia tidak memalingkan kebenaran kecuali kepada orang-orang yang keluar dari ketaatan kepada Nya.
Back

