Fir`aun dan kaumnya mendustakan mukjizat yang berjumlah Sembilan itu, padahal ia adalah mukjizat yang jelas yang membuktikan kebenaran kenabian Musa dan dakwahnya. Mereka mengingkari dengan lisan mereka bahwa ia dari Allah, padahal hati mereka meyakininya. Hal itu merupakan pelanggaran terhadap kebenaran, sebagai bentuk kesombongan sehingga menolak untuk mengakuinya. Maka lihatlah (wahai Rasul) bagaimana akhir perjalanan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah dan membuat kerusakan di muka bumi, manakala Allah menenggelamkan mereka di laut?? Dan hal itu mengandung pelajaran bagi siapa yang mengambil pelajaran.
Back

