Allah menjadikan istri-istri dari jenis kalian sendiri, agar jiwa kalian tentram bersama mereka. Dia menjadikan anak-anak untuk kalian dari mereka, dan cucu-cucu dari keturunan mereka. Dia memberi kalian makanan yang baik berupa buah-buahan, biji-bijian, daging dan selainnya. Maka, apakah mereka beriman kepada kebatilan, yaitu mempertuhankan sekutu-sekutu mereka, sementara mereka mengingkari nikmat-nikmat Allah yang tidak terhingga, dan tidak bersyukur kepada-Nya dengan mengesakan-Nya dalam peribadatan??
Back

