Orang-orang munafik yang mendirikan masjid dengan tujuan menimbulkan kemudharatan bagi orang-orang Mukmin, membuat kekafiran terhadap Allah dan untuk memecah belah mereka, agar sebagian orang Mukmin shalat di dalamnya dan meninggalkan Masjid Quba yang biasa digunakan shalat oleh orang-orang Mukmin, maka mereka berselisih dan terpecah karena hal itu. Masjid itu juga didirikan untuk menunggu orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dulu (yaitu Abu Amir ar-Rahib al-Fasiq) dan dijadikan tempat menyusun tipu daya terhadap orang-orang muslim. Mereka (orang-orang munafik) bersumpah bahwa mereka tidak mendirikan masjid itu kecuali untuk kebaikan dan menolong umat muslim, juga untuk memberikan kemudahan bagi orang-orang lemah dan tua yang merasa payah jika harus pergi ke Masjid Quba. Allah menjadi saksi bahwa sumpah mereka adalah palsu dan dusta. Maka dihancurkan dan dibakarlah masjid itu.
Back

