Kemudian Musa memilih tujuh puluh orang terbaik dari kaumnya, lalu membawa mereka ke bukit Thursina pada waktu yang telah Allah janjikan kepada Musa untuk menemui-Nya di tempat itu bersama mereka, untuk bertaubat dari dosa penyembahan patung anak lembu yang dilakukan oleh orang-orang bodoh dari Bani Israil. Ketika telah sampai pada tempat yang dituju, mereka malah berkata : Kami tidak akan beriman kepadamu (hai Musa) sebelum kami bisa melihat Allah dengan mata telanjang. Sungguh kamu telah berbicara kepada-Nya secara langsung, maka perlihatkanlah Dia kepada kami. Kemudian mereka pun ditimpa gempa yang kuat, lalu semuanya mati. Kemudian Musa berkata dengan merendahkan diri di hadapan Allah : Wahai Rabbku, apa yang dapat aku katakan kepada Bani Israil apabila aku datang kembali kepada mereka. Sedangkan Engkau telah membinasakan orang-orang pilihan dari mereka? Jika Engkau menghendaki tentu Engkau telah membinasakan aku bersama mereka sebelum ini terjadi, sesunggguhnya yang demikian itu lebih ringan bagiku. Mengapa Engkau membinasakan kami hanya karena perbuatan sebagian orang-orang bodoh di antara kami? Penyembahan kaumku terhadap patung anak lembu itu adalah cobaan dan ujian. Dengan peristiwa itu, Engaku menyesatkan siapa saja yang Engkau kehendaki dari makhluk-makhluk-Mu dan Engkau memberi petunjuk bagi siapa saja yang Engkau kehendaki. Engkaulah pelindung dan penolong kami, maka ampunilah dosa-dosa kami dan kasihanilah Kami dengan rahmat-Mu. Engkaulah sebaik-baik pengampun dan penghapus semua dosa.
Back

