× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Alif Lam Mim. Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi senantiasa berdiri sendiri. Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat serta Injil sebelum (Al-Quran), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al-Furqan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Mahaperkasa lagi mempunyai balasan (siksa). Kami menyebutkan sebuah hadis yang menerangkan bahwa asma Allah yang teragung ada di dalam kedua ayat berikut, yaitu firman-Nya: Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). (Al-Baqarah: 255), Dan firman-Nya: Alif Lam Mim. Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi senantiasa berdiri sendiri. (Ali Imran: 1-2) Yaitu dalam tafsir ayat Kursi. Dalam pembahasan yang lalu yaitu dalam permulaan surat Al-Baqarah telah disebutkan tafsir Alif Lam Mim. Jadi, hal ini tidak perlu diulangi. Dalam tafsir ayat Kursi telah kami sebutkan pula pembahasan mengenai firman-Nya: Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). (Al-Baqarah: 255) Adapun firman Allah Swt.: Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Quran) kepadamu dengan sebenarnya. (Ali Imran: 3) Maksudnya, Dialah yang menurunkan Al-Quran kepadamu, hai Muhammad, dengan sebenarnya. Yakni tidak ada kebimbangan dan tidak ada keraguan padanya, melainkan ia benar-benar diturunkan dari sisi Allah. Dia menurunkannya dengan sepengetahuan-Nya, sedangkan para malaikat menyaksikannya; dan cukuplah Allah sebagai saksi. Firman Allah Swt.: Membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya. (Ali Imran: 3) Yakni kitab-kitab sebelum Al-Quran yang diturunkan dari langit buat hamba-hamba Allah dan para nabi. Kitab-kitab tersebut membenarkan Al-Quran melalui apa yang diberitakannya dan apa yang disiarkan-nya sejak zaman dahulu kala. Begitu pula sebaliknya, Al-Quran membenarkan kitab-kitab tersebut, karena Al-Quran sesuai dengan apa yang diberitakan oleh kitab-kitab tersebut yang isinya antara lain membawa berita gembira yang sangat besar, yaitu janji Allah yang akan mengutus Nabi Muhammad Saw. dan menurunkan Al-Quran yang agung kepadanya. Firman Allah Swt.: dan menurunkan Taurat. (Ali Imran: 3) Yakni kepada Musa ibnu Imran. dan kitab Injil. (Ali Imran: 3) Yaitu kepada Isa ibnu Maryam a.s. sebelumnya. (Ali Imran: 4) Yakni sebelum Al-Quran. menjadi petunjuk bagi manusia. (Ali Imran: 4) Maksudnya, sebagai petunjuk buat mereka di zamannya masing-masing. dan Dia menurunkan Al-Furqan. (Ali Imran: 4) Yaitu yang membedakan antara hidayah dan kesesatan, antara yang hak dengan yang batil, jalan yang menyimpang dan jalan yang lurus, melalui apa yang disebutkan oleh Allah Swt. berupa hujah-hujah, keterangan-keterangan, dan dalil-dalil yang jelas serta bukti-bukti yang akurat. Allah Swt. menerangkannya, menjelaskannya, menafsirkannya, menetapkannya, dan memberi petunjuk kepadanya serta mengingatkannya. Qatadah dan Ar-Rabi ibnu Anas mengatakan, yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah Al-Quran. Ibnu Jarir memilih pendapat yang mengatakan bahwa Al-Furqan dalam ayat ini adalah bentuk masdar dari Al-Quran, mengingat sebelumnya disebutkan Al-Quran, yaitu di dalam firman-Nya: Dia menurunkan Al-Kitab (Al-Quran) kepadamu dengan sebenarnya. (Ali Imran: 3), Yang dimaksud dengan Al-Kitab adalah Al-Quran. Adapun mengenai apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim, dari Abu Saleh, bahwa yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah kitab Taurat merupakan pendapat yang lemah pula, mengingat sebelumnya telah disebutkan Taurat. Firman Allah Swt.: Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah. (Ali Imran: 4) Yakni ingkar dan ragu terhadapnya serta menentangnya dengan kebatilan. Bagi mereka akan memperoleh siksa yang berat. (Ali Imran: 4) Yaitu kelak di hari kiamat. dan Allah Mahaperkasa. (Ali Imran: 4) Yakni Zat Yang Mahaperkasa lagi Mahabesar kekuasaan-Nya. lagi mempunyai balasan. (Ali Imran: 4) Yakni terhadap orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Nya, menentang rasul-rasul-Nya dan nabi-nabi-Nya.

Back

Snow
Snow
Snow