× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Itu adalah sebagian dari berita-berita negeri (yang telah dibinasakan) yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekas­nya dan ada (pula) yang telah musnah. Dan Kami tidaklah meng­aniaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. Karena itu, tiadalah bermanfaat sedikit pun kepada mereka sembahan-sembahan yang mereka seru selain Allah, di waktu azab Tuhanmu datang. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka. Setelah Allah Swt. menceritakan kisah para nabi dan apa yang terjadi dengan mereka bersama umatnya masing-masing, lalu disebutkan bagaimana Allah membinasakan orang-orang kafir dan menyelamatkan orang-orang mukmin. Maka Allah Swt. berfirman: Itu adalah sebagian dari berita-berita negeri (yang telah dibinasa­kan). (Hud: 100) Yakni kisah-kisah penduduknya. yang Kami ceritakan kepadamu (Muhammad); di antara negeri-negeri itu ada yang masih kedapatan bekas-bekasnya. (Hud: 100) Maksudnya, masih terdapat reruntuhan-reruntuhannya. dan ada (pula) yang telah musnah. (Hud: 100) Yaitu hancur dan binasa tanpa bekas. Dan Kami tidaklah menganiaya mereka. (Hud: 101) saat Kami binasakan mereka. tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (Hud: 101) karena mereka mendustakan dan kafir kepada rasul-rasul Kami. Karena itu, tiadalah bermanfaat bagi mereka tuhan-tuhan mereka. (Hud: 101) Yakni berhala-berhala mereka yang mereka sembah dan mereka seru. selain dari Allah, barang sedikit pun. (Hud: 101) Sembahan-sembahan mereka itu tidak dapat memberikan sesuatu manfaat pun kepada mereka, tidak pula dapat menyelamatkan mereka dari kebinasaan. Dan sembahan-sembahan itu tidaklah menambah kepada mereka kecuali kebinasaan belaka. (Hud: 101) Mujahid, Qatadah, dan lain-lainnya mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah kecuali kerugian belaka. Dikatakan demikian karena penyebab kebinasaan dan kehancuran mereka tiada lain karena mereka mengikuti sembahan-sembahan itu. Untuk itulah mereka dikatakan merugi di dunia dan akhiratnya.

Back

Snow
Snow
Snow