Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Said bin Jubair (hadits ini mursal). Hadits seperti ini diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ikrimah. Hadits seperti ini telah dikemukakan ketika menerangkan asbabun nuzul surah an-Nisaa ayat 163. Bahwa seorang pendeta gemuk dari kaum Yahudi, bernama Malik bin ash-Shaif, mengajak bertengkar kepada Nabi saw. bersabdalah Nabi kepadanya: "Terangkanlah kepada kami dengan sungguh-sungguh, Demi Allah yang telah menurunkan kitab Taurat kepada Musa, apakah kamu dapatkan di dalam Taurat bahwa Allah benci pendeta yang gemuk ?" Maka marahlah ia dan berkata: "Tidak, Allah tidak menurunkan apa-apa kepada manusia." Teman-temannya berkata: "Celakalah engkau. Apakah Ia juga tidak menurunkan apa-apa kepada Musa?" Maka turunlah ayat ini (al-Anam: 91) sebagai teguran kepada orang-orang yang menyembunyikan sebagian dari apa yang diturunkan Allah kepada Nabi dan Rasul. Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari Ibnu Abi Thalhah yang bersumber dari Ibu Abbas bahwa seorang Yahudi berkata: "Demi Allah, Allah tidak menurunkan kitab dari langit." Maka turunlah ayat ini (al-Anam: 91) sebagai bantahan terhadap orang-orang yang mengingkari diturunkannya kitab suci.
Back

