Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Zaid bin Aslam bahwa ketika turun ayat, qul huwal qaadiru alaa ay yabatsa alaikum adzaabam ming fauqikum, (katakanlah: "Dialah yang berkuasa untuk mengirimkan azab kepadamu, dari atas kamu) sampai akhir ayat (al-Anam: 65), Rasulullah saw. bersabda: "Sesudah aku tiada, janganlah kalian kembali menjadi kafir dengan menimbulkan pertumpahan darah di antara kalian." Mereka menjawab: "Bagaimana mungkin terjadi, padahal kami bersaksi bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah dan sesungguhnya engkau Utusan-Nya?" Berkatalah yang lainnya: "Tidak mungkin hal itu akan terjadi selama-lamanya, karena kami tetap Muslimin." Maka turunlah ayat selanjutnya (al-Anam: 65-67) yang memperingatkan bahwa bentrokan itu akan terjadi bila ada segolongan orang yang mengaku Mukmin tapi tidak melaksanakan hak (kebenaran).
Back

