× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Said bin al-Musayyab, Abu Bakr bin Abdirrahman, dan Urwah bin Zubair bahwa Rasulullah saw. pernah mengutus Amr bin Umayyah adl-Dlamari untuk menyampaikan surat kepada an-Najasyi. Sesampainya di hadapan an-Najasyi, surat itupun dibacanya. Kemudian an-Najasyi memanggil Jafar bin Abi Thalib dan orang-orang yang hijrah (ke Habsyah)) bersamanya serta para rahib dan paderi. Ia menyuruh Jafar bin Abi Thalib membaca al-Quran. Jafar membacakan surah Maryam. Semua yang hadir beriman kepada isi Al-Quran dan berlinang-linang air matanya. Mereka inilah yang disebut Allah dalam ayat tersebut di atas (al-Maa-idah: 82-83). Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Said bin Jubair bahwa an-Najasi mengirim tigapuluh orang sahabat terbaiknya kepada Rasulullah saw, Rasulullah membacakan surah Yasin kepada mereka, sehingga mereka menangis. Maka turunlah ayat ini (al-Maa-idah: 82-83) yang menceritakan adanya kaum rahib dan pendeta Nasrani yhang tidak sombong dan beriman kepada apa yang diturunkan kepada Rasulullah saw. Diriwayatkan oleh an-Nasa-i yang bersumber dari Abdullah bin Zubair. Hadits seperti ini diriwayatkan pula oleh ath-Thabarani yang bersumber dari Ibnu Abbas, tetapi lebih jelas. Bahwa turunnya ayat ini (al-Maa-idah: 83) berkenaan dengan Najasi dan kawan-kawannya. Ayat tersebut menegaskan bahwa mereka mencucurkan air mata bila mendengar ayat-ayat yang diturunkan kepada Rasulullah saw. (karena mereka yakin akan kebenarannya).

Back

Snow
Snow
Snow