× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu Abbas bahwa kaum Yahudi dan Nasrani berkata: "Tidak akan masuk surga selain dari kami." Dan kaum Quraisy berkata: "Kami tidak akan dibangkitkan dari kubur." Maka Allah menurunkan ayat ini (an-Nisaa: 123), yang menjelaskan bahwa balasan dari Allah itu sesuai dengan amal masing-masing dan bukan menurut angan-angan mereka. Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Masruq bahwa kaum Nasrani saling menyombongkan diri dengan kaum Muslimin, dengan berkata: "Kami lebih mulia daripada kalian." Kaum Muslimin berkata: "Kami lebih mulia daripada kalian." Lalu Allah menurunkan ayat ini (an-Nisaa: 123) yang menegaskan bahwa keutamaan itu tidaklah menurut angan-angan mereka, akan tetapi bergantung pada amal masing-masing yang akan dibalas oleh Allah swt. Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Qatadah, adl-Dlahhak, as-Suddi, dan Abu Shalih bahwa yang saling menyombongkan diri itu (yang disebut dalam hadits di atas) adalah tokoh-tokoh agama. Dan dalam riwayat lainnya lagi, yang menyombongkan diri itu ialah Yahudi, Nasrani dan orang-orang Islam yang sedang duduk-duduk: masing-masing menegaskan lebih mulia daripada yang lainnya. Maka turunlah ayat ini (an-Nisaa: 123) sebagai teguran kepada mereka. Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Masruq bahwa setelah turun ayat ini (an-Nisaa: 123), ahli kitab (Nasrani dan Yahudi) berkata kepada kaum Muslimin: "Kami dan kalian sama." Maka turunlah ayat selanjutnya (an-Nisaa: 124) yang menyangkal persamaan antara Yahudi dan Nasrani dengan kaum Mukminin.

Back

Snow
Snow
Snow