Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah di dalam Kitab al-Mushannaf, yang bersumber dari Abdul Aziz bin Abi Rawad bahwa ketika para shahabat Nabi saw. tampak sendang bersenda gurau dan tertawa-tawa, turunlah ayat ini (al-Hadid: 16) mengingatkan mereka agar selalu ingat kepada Allah. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Muqatil bin Hayyan bahwa ketika para shahabat Nabi saw. sedang bersenda gurau, Allah menurunkan ayat ini (al-Hadid: 16) yang mengingatkan mereka agar selalu ingat kepada Allah. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari as-Suddi yang bersumber dari Qasim bahwa para shahabat Rasulullah saw. mengharapkan suatu cerita dari Rarulullah saw. Maka turunlah ayat nahnu naqushshu alaika ahsanal qashash, (kami menceritakan kepadamu kisah yang paling baik) (Yusuf: 3), yang menegaskan bahwa Allah menyajikan cerita yang paling baik, yang tercantum di dalam al-Quran. Tapi mereka menghendaki yang lainnya lagi, dan berkata: "Berilah kami cerita yang lain ya Rasulullah." Maka turunlah ayat ini (al-Hadid: 16) yang menberikan peringatan agar tunduk hati mengingat Allah. Diriwayatkan oleh Ibnul Mubarak di dalam Kitab az-Zuhd, dari Sufyan yang bersumber dari al-Amasy bahwa ketika para shahabat Nabi saw. (sewaktu hijrah dari Mekah) sampai di Madinah, mereka menderita penghidupan yang pahit. Mereka merasa lemah lunglai dalam kehidupan sehari-hari, dan berbakti kepada Allah tidak seperti sedia kala. Maka turunlah ayat ini (al-Hadid: 16) yang mengingatkan mereka untuk lebih khusyuk kepada Allah.
Back

