Diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim dan selain keduanya dari jalur Hamid bin Abdurrahman bin Auf, bahwasanya Marwan berkata pada penjaga pintunya, "Hai Rafi, pergilah pada Ibnu Abbas dan katakan bila seandainya setiap dari kita yang merasa senang dengan apa yang dilakukan dan suka apabila dipuji dengan apa yang tidak dilakukan akan membuat diazab, maka semuanya akan mendapatkan azab tersebut." Maka Ibnu Abbas pun berkata, "Ada apa dengan kalian ini? Sesungguhnya ayat ini diturunkan untuk para ahli kitab (orang-orang Yahudi) yang ditanya oleh nabi saw mengenai sesuatu, namun orang-orang ahli kitab itu menyembunyikannya dan mengatakan dengan hal lain yang bohong." Lalu orang-orang ahli kitab itu pergi seraya terlihat seolah-olah diri mereka telah memberitahukan apa yang ditanyakan. Dan mereka ingin dipuji dengan hal itu, maka mereka setelah itu merasa senang dengan apa yang telah mereka sembunyikan mengenai sesuatu yang ditanyakan. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abi Said Al-Khudri, bahwasanya apabila rasulullah saw pergi berperang, orang-orang munafik tidak ikut berperang dan mereka malah bangga dengan ketidakpergiannya itu untuk menyelisihi rasulullah saw. Dan apabila rasulullah saw kembali dari medang perang, mereka mengemukakan berbagai alasan dengan disertai sumpah. Kemudian mereka ingin dipuji dengan apa yang tidak mereka lakukan. Maka turunlah ayat ini.
Back

