× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi dari Jabir bahwasanya orang-orang Yahudi berkata, "Apabila menggauli istri dari belakang, maka mata anaknya akan juling." Maka turunlah ayat ini. Diriwayatkan dari Ahmad dan Tirmidzi, dari Ibnu Abbas bahwasanya telah datang Umar kepada rasulullah saw seraya berkata, "Celaka aku wahai rasulullah!" Rasul bertanya, "Apa yang membuatmu celaka!" Umar berkata, "Semalam aku menggauli istriku dari arah belakang." Maka rasulullah belum menjawabnya hingga turun ayat ini. Lalu rasulullah saw bersabda, "Datangilah istrimu dari arah depan ataupun belakang, namun jauhilah olehmu dubur dan haidh!" Diriwayatkan oleh Abu Daud, Al-Hakim dari Ibnu Abbas, ia berkata sesungguhnya Ibnu Umar semoga Allah mengampuninya, ia telah melakukan kesalahan (mengenai sebab turunnya ayat ini). Sebenarnya dahulu ada sebuah kampung Anshar yang mana mereka penyembah berhala dan di dalamnya terdapat orang-orang Yahudi. Orang-orang Yahudi tersebut adalah ahlu kitab dan mereka melihat orang-orang Yahudi lebih baik keilmuannya daripada mereka. Maka mereka pun banyak mengikuti apa yang dilakukan orang-orang Yahudi tersebut. Lalu ada perilaku ahli kitab yaitu mereka tidak mendatangi istri mereka kecuali dari satu arah saja. Dan hal itu membuat istri mereka lebih terjaga rasa malunya. Dan orang-orang kampung Anshar pun telah mengikuti perilaku ini. Sedangkan orang-orang Quraisy mendatangi wanita semau mereka baik itu dari depan, dari belakang ataupun sambil terlentang. Dan tatkala orang-orang Muhajirin mendatangi Madinah sementara salah satu dari mereka menikahi perempuan dari Anshar. Maka ketika menggauli istri dari Anshar itu pun menolak seraya berkata, "Sesungguhnya kami biasa digauli dari satu arah." Maka tersebarlah perkara mereka berdua. Dan sampailah berita ini pada rasulullah saw, lalu turunlah ayat ini. Yaitu bisa dari depan, dari belakang ataupun sambil terlentang, asalkan selama sasaran utamanya adalah kemaluan.

Back

Snow
Snow
Snow