× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Diriwayatkan oleh Abu Yala yang bersumber dari Ummu Hani. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Mundzir yang bersumber dari al-Hasan. Bahwa setelah Rasulullah diisrakan, beliau menceritakan kejadiannya kepada segolongan kaum musyrikin Quraisy. Akan tetapi mereka mengejek dan memperolok-olok beliau, bahkan meminta bukti kepada beliau. Lalu Nabi menerangkan ciri-ciri Baitul Maqdis dan juga menceritakan kafilah yang dilaluinya. Berkatalah al-Walid bin al-Mughirah: "Orang ini (Muhammad) tukang sihir." Maka Allah menurunkan ayat tersebut di atas (al-Israa: 60) yang menjelaskan bahwa peristiwa tersebut sebagai ujian bagi manusia. Diriwayatkan oleh Ibnu Marduwaih yang bersumber dari al-Husain bin Ali. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Sahl bin Said. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Amr bin al-Ash, Yala bin Murrah, dan Said bin al-Musayyab yang sanad-sanadnya dhaif. Hadits Said bin al-Musayyab ini mursal. Bahwa pada suatu pagi Rasulullah saw. Seperti orang yang kebingungan. Ada yang berkata kepada beliau: "Apa yang terjadi pada tuan, ya Rasulullah? Janganlah tuan berduka cita, karena apa yang tuan lihat itu adalah ujian bagi mereka." Maka turunlah ayat tersebut di atas (al-Israa: 60) yang membenarkan adanya ujian tersebut. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dan al-Baihaqi di dalam kitab al-Baats, yang bersumber dari Ibnu Abbas bahwa ketika Allah menerangkan Az-Zaqqum (al-Waqiah: 52) sebagai peringatan kepada penghuni kampung Quraisy, berkatalah Abu Jahl kepada kaumnya: "Apakah kalian tahu, apakah az-Zaqqum yang dipakai Muhammad untuk menakut-nakuti kalian?" Mereka berkata: "Kami tidak tahu." Abu Jahl berkata: "(Az-Zaqqum itu) roti pakai mentega. Jika aku menemukannya, pasti aku akan makan sebanyak-banyaknya." Ayat ini (al-Israa: 60) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, yang menegaskan bahwa turunnya peringatan tentang az-Zaqqum, mereka menjadi lebih sesat lagi; dan turun pula ayat lainnya (ad-Dukhaan: 43-44) yang menjelaskan tentang pohon az-Zaqqum itu.

Back

Snow
Snow
Snow