× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement

Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi yang bersumber dari Umar bin al-Kaththab bahwa Nabi saw. melihat kaum musyrikin berjumlah seribu orang, sedang shahabat-shahabatnya hanya berjumlah tiga ratus dan beberapa belas kuda saja. Beliaupun menghadap kiblat dan mengangkat tangannya seraya memohon kepada Allah dengan perasaan sedih: "Ya Rabbana, kabulkanlah apa yang telah dijanjikan kepadaku. Ya Rabbana, sekiranya Engkau membinasakan golongan Muslimin, tidak akan ada lagi yang menyembah-Mu di bumi ini." Tiada henti-hentinya beliau memohon dengan perasaan sedih, dengan mengangkat tangan sambil menghadap kiblat, sehingga selendangnya pun jatuh. Datanglah Abu Bakr mengambil selendang tadi seraya meletakkannya di pundak beliau. Kemudian Abu Bakr merangkul beliau dari belakang sambil berkata: "Wahai Nabiyullah, cukuplah jeritan hatimu itu. Sesungguhnya Rabb-mu akan meluluskan permintaanmu dan menepati janji-Nya." Ayat ini (al-Anfaal: 9) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, sebagai janji Allah untuk mengabulkan doa orang yang meminta dengan sungguh-sungguh. Dalam peristiwa tersebut, Allah menurunkan malaikat yang berbondong-bondong.

Back

Snow
Snow
Snow