× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×

Keterangan Quran

عَبَسَ وَتَوَلّٰىٓۙ
Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,
اَنْ جَاۤءَهُ الْاَعْمٰىۗ
karena telah datang seorang buta kepadanya.
وَمَا يُدْرِيْكَ لَعَلَّهٗ يَزَّكّٰىٓۙ
Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa).
اَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنْفَعَهُ الذِّكْرٰىۗ
atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?
اَمَّا مَنِ اسْتَغْنٰىۙ
Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup,
فَاَنْتَ لَهٗ تَصَدّٰىۗ
maka kamu melayaninya.
وَمَا عَلَيْكَ اَلَّا يَزَّكّٰىۗ
Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).
وَاَمَّا مَنْ جَاۤءَكَ يَسْعٰىۙ
Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
وَهُوَ يَخْشٰىۙ
sedang ia takut kepada (Allah),
فَاَنْتَ عَنْهُ تَلَهّٰىۚ
maka kamu mengabaikannya.
كَلَّآ اِنَّهَا تَذْكِرَةٌۚ
Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Rabb itu adalah suatu peringatan,
فَمَنْ شَاۤءَ ذَكَرَهٗۘ
maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,
فِيْ صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍۙ
di dalam kitab-kitab yang dimuliakan,
مَّرْفُوْعَةٍ مُّطَهَّرَةٍۢ
yang ditinggikan lagi disucikan,

Keterangan Hadis

ِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أُنْزِلَ عَبَسَ وَتَوَلَّى فِي ابْنِ أُمِّ مَكْتُومٍ الْأَعْمَى أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلَ يَقُولُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرْشِدْنِي وَعِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ مِنْ عُظَمَاءِ الْمُشْرِكِينَ فَجَعَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْرِضُ عَنْهُ وَيُقْبِلُ عَلَى الْآخَرِ وَيَقُولُ أَتَرَى بِمَا أَقُولُ بَأْسًا فَيَقُولُ لَا فَفِي هَذَا أُنْزِلَ
Dari Aisyah, ia berkata; telah diturunkan surat Abasa wa tawalla mengenai Ibnu Ummi Maktum, seseorang yang buta. Ia datang kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan berkata; wahai Rasulullah, berilah aku petunjuk! Sementara di sisi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam terdapat pejabat-pejabat elit orang-orang musyrik. Kemudian Rasulullah shallallahu alaihi wasallam berpaling darinya dan menghadap kepada orang-orang elit musyrik itu. Maka Ibn Maktum berkata: Apakah anda melihat cela pada apa yang aku katakan? Beliau menjawab: "Tidak." Karena sikap nabi inilah wahyu diturunkan. (HR. Tirmidzi) [No. 3331 Maktabatu al-Maarif Riyadh] Shahihul Isnad.