× Beranda Toko Online Artikel ↷ Baca Quran Asbabunnuzul Tafsir ↷ Mencari Artikel Mencari Ayat Advertisement
×
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
يٰٓاَيُّهَا الْمُزَّمِّلُۙ
Hai orang yang berselimut (Muhammad),

Asbabunnuzul

Diriwayatkan oleh al-Bazzar dan ath-Thabarani dengan sanad yang lemah, yang bersumber dari Jabir bahwa ketika kaum Quraisy berkumpul di gedung Darun Nadwah, mereka berkata satu sama lainnya: "Mari kita carikan bagi Muhammad nama yang tepat dan cepat dikenal orang." Mereka berkata: Kaahin (dukun). Yang lainnya menjawab: "Dia bukan dukun." Yang lainnya berkata lagi: "Majnuun (orang gila)." Yang lainnya menjawab: "Dia bukan orang gila." Mereka berkata lagi: "Saahir (tukang sihir)." Yang lainnya menjawab: "Dia bukan tukang sihir." Kejadian ini sampai kepada Nabi saw sehingga beliaupun menahan diri dengan berselimut dan berkerudung. Maka datanglah malaikat Jibril menyampaikan wahyu, yaa ayyuhal muzzammil (hai orang yang berselimut [Muhammad] (Al-Muzammil: 1)
dan yaa ayyuhal muddatstsir (hai orang yang berkemul [berselimut]) (al-Muddatstsir: 1)

Dalam riwayat lain dikemukakan bahwa ayat ini (Al-Muzammil: 1) turun saat Nabi saw sedang berselimut dengan selimut beludru.(diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibrahim an-Nakhoi

Diriwayatkan oleh al-Hakim yang bersumber dari Aisyah. Hadits seperti ini diriwayatkan pula oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ibnu Abbas dllbahwa setelah turun ayat ini (Al-Muzammil: 1-4), yang memerintahkan agar kaum Muslimin bangun untuk melaksanakan shalat selama kurang lebih setengah malam pada tiap-tiap malam, para sahabat melaksanakannya dengan tekun. Kejadian ini berlangsung selama setahun sehingga menyebabkan kaki mereka bengkak-bengkak. Maka turunlah ayat berikutnya (Al-Muzammil: 20) yang memberikan keringanan untuk bangun malam dan mempersingkat bacaan.