بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
وَلَقَدْ وَصَّلْنَا لَهُمُ الْقَوْلَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَۗ
Dan sesungguhnya telah kami turunkan berturut-turut perkataan ini (al-Quran) kepada mereka agar mereka mendapat pelajaran.
Asbabunnuzul
Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dan ath-Thabarani, yang bersumber dari Rifaah al-Qurazhi bahwa ayat ini (al-Qashas: 51) turun berkenaan dengan sepuluh orang Yahudi yang masuk Islam, lalu disiksa oleh kaum Yahudi. Salah seorang di antara mereka adalah Rifaah al-Qurazhi.اَلَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلِهٖ هُمْ بِهٖ يُؤْمِنُوْنَ
Orang-orang yang telah Kami datangkan kepada mereka Al-Kitab sebelum al-Quran, mereka beriman (pula) dengan al-Quran itu.
Asbabunnuzul
Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Ali bin Rifaah bahwa sepuluh orang ahli kitab (Yahudi), di antaranya Rifaah, menghadap Nabi saw., kemudian mereka beriman. Namun mereka dianiaya oleh kaum Yahudi. Maka turunlah ayat ini (al-Qashash: 52) yang menjelaskan kedudukan mereka yang beriman kepada Taurat, kemudian beriman kepada Al-Quran.Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Qatadah bahwa ayat ini (al-Qashas: 52) turun berkenaan dengan peristiwa berimannya beberapa orang ahli kitab (Yahudi) kepada Nabi Muhamad saw., yang sebelumnya mereka beriman kepada Taurat dengan sebenar-benarnya. Di antara mereka adalah Utsman dan Abdullah bin Salam.
اِنَّكَ لَا تَهْدِيْ مَنْ اَحْبَبْتَ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ
Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.
Asbabunnuzul
Diriwayatkan oleh Muslim dll yang bersumber dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. Bersabda kepada pamannya: "Ucapkanlah laa ilaaha illallaah (tidak ada tuhan selain Allah), kelak aku akan menjadi saksi pada hari kiamat bahwa engkau telah beriman." Abu Thalib (pamannya) menjawab: "Sekiranya aku tidak takut wanita-wanita Quraisy mencelaku dengan menyatakan bahwa aku beriman karena terpaksa, tentu aku akan mengucapkannya dengan kesaksianmu." Maka turunlah ayat ini (al-Qashash: 56) yang menegaskan bahwa hanya Allah yang bisa memberikan hidayah.Diriwayatkan oleh an-Nasa-I dan Ibnu Asakir di dalam kitab Raariih Dimasyqa, dengan sanad jayyid (baik) yang bersumber dari Abu Said bin Rafi bahwa Abu Said Bin Rafi bertanya kepada Ibnu Umar tentang ayat, innaka laa tahdii man ahbabta.. (sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi) (al-Qashash: 56), apakah turunya berkenaan dengan Abu Jahl dan Abu Thalib ? Ibnu Umar membenarkannya.
وَقَالُوْٓا اِنْ نَّتَّبِعِ الْهُدٰى مَعَكَ نُتَخَطَّفْ مِنْ اَرْضِنَاۗ اَوَلَمْ نُمَكِّنْ لَّهُمْ حَرَمًا اٰمِنًا يُّجْبٰٓى اِلَيْهِ ثَمَرٰتُ كُلِّ شَيْءٍ رِّزْقًا مِّنْ لَّدُنَّا وَلٰكِنَّ اَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ
Dan mereka berkata: "Jika kami mengikuti petunjuk bersama kamu, niscaya kami akan diusir dari negeri kami." Dan apakah kami tidak meneguhkan kedudukan mereka dalam daerah haram (tanah suci) yang aman, yang didatangkan ke tempat itu buah-buahan dari segala macam (tumbuh-tumbuhan) untuk menjadi rezki (bagimu) dari sisi Kami? Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.
Asbabunnuzul
Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir dari al-Aufi yang bersumber dari Ibnu Abbas. Menurut an-Nasa-I, yang bersumber dari Ibnu Abbas, yang berkata demikian itu adalah al-Harits bin Amir bin Naufal. Bahwa orang-orang Quraisy berkata kepada Nabi saw, "Sekiranya kami mengikuti petunjukmu (beriman) kami akan diculik." Ayat ini (al-Qashash: 57) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut yang menjelaskan bahwa Allah telah menyediakan tempat yang aman dan rizki yang banyak baginya.اَفَمَنْ وَّعَدْنٰهُ وَعْدًا حَسَنًا فَهُوَ لَاقِيْهِ كَمَنْ مَّتَّعْنٰهُ مَتَاعَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ثُمَّ هُوَ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ مِنَ الْمُحْضَرِيْنَ
Maka apakah orang yang Kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik (surga) lalu ia memperolehnya, sama dengan orang yang Kami berikan kepadanya kenikmatan hidup duniawi; kemudian dia pada hari kiamat termasuk orang-orang yang diseret (ke dalam neraka)?
Asbabunnuzul
Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir yang bersumber dari Mujahid. Menurut sumber riwayat lain, ayat ini (al-Qashash: 61) turun sebagai penjelasan perihal perbedaan antara Hamzah (paman Nabi) dan Abu Jahl. Bahwa ayat, a fa maw waadnaahu wadan hasanaa, (maka apakah orang yang kami janjikan kepadanya suatu janji yang baik [surga]) (al-Qashash: 61) turun sebagai penjelasan perihal perbedaan antara Nabi dan Abu Jahl bin Hisyam.اِنَّ الَّذِيْ فَرَضَ عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لَرَاۤدُّكَ اِلٰى مَعَادٍ ۗقُلْ رَّبِّيْٓ اَعْلَمُ مَنْ جَاۤءَ بِالْهُدٰى وَمَنْ هُوَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ
Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) al-Quran, benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali. Katakanlah: "Rabbku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata."

